[Pre-debut – WINNER] Music (Seungyoon ver.)

image

with WINNER’s Kang Seungyoon and OC’s Hana

life | romance

Teen

areta present something

Read! Television (Seunghoon ver.)

.

.

YG’s Building

Jemarinya dengan lihai bergerak ke sana kemari. Menari di atas tuts berwarna hitam putih dengan mahirnya, melantunkan sebuah melodi yang ear cacthing. Tak hanya itu, suara rocknya juga terdengar, menambah sensasi segar dari lagu ciptaannya itu. Sementara di sudut ruangan, seseorang menemaninya. Duduk diam membisu.

“Bagaimana lagu ciptaanku?” sahutnya setelah kelar menyanyikan lagu ciptaannya. Rencananya lagu ciptaannya ini akan dijadikan lagu dari album debutnya. Tapi ia masih harus menunggu keputusan lebih lanjut dari Yang Hyunsuk, CEO YG Entertainment.

Kembali ke cerita, Seungyoon masih menunggu jawaban dari gadis yang ia tanya. Ia menghela nafas pelan saat gadis itu ternyata masih tidak menyahutnya.

“Hana!”

“Ya? Ada apa?” gadis itu menoleh cepat ke arah Seungyoon, seketika lamunannya terhenti. Ia bingung saat menemukan wajah sedih Seungyoon sedang menatapnya. “Mengapa kau terus menerus sedih seperti ini?”

Hana kemudian menunduk, menatap pahanya erat, enggan menjawab pertanyaan Seungyoon yang sebenarnya menyerempet urusan pribadinya itu.

“Bisakah kau melupakan lelaki itu?”

“Seungyoon-a, hentikan,” Hana berujar, masih menunduk. Saat ia mendongak cepat, ia tersenyum. Sangat terpaksa. “Aku tidak mau membicarakannya. Kumohon.”

Mereka terdiam beberapa saat, saling berpandangan. Akhirnya, Seungyoon menyerah. “Baiklah. Maafkan aku.”

Hana mengangguk.

“Jadi…” Seungyoon kembali membuka mulutnya. Ia memainkan asal jemarinya sejenak di atas tuts, yang anehnya, juga terdengar enak. Saat mata mereka bertemu, Seungyoon tersenyum lebar. “Bagaimana lagu ciptaanku yang kunyanyikan barusan? Apa kau menyukainya?”

Tapi Hana hanya tertawa miris sambil menggaruk tengkuknya. “Maaf, Seungyoon. Aku.. tidak mendengarkannya tadi. Maafkan aku.”

Seungyoon tersenyum setelah menghembuskan nafasnya pelan. “Tidak apa. Akan kumainkan sekali lagi, untukmu.” Dan Seungyoon mulai bernyanyi.

“Judul lagu ini, ‘Smile Again’.”

Your eyes so full of tears

They drop, smudge into black

You cry today, once again

Tanpa sadar, Hana tertawa. Tidak ada yang lucu, karena ia menertawakan dirinya sendiri. Mendengar lirik lagu Seungyoon, pas sekali dengan hidupnya. Menyedihkan.

“Seungyoon-a.. Mengapa liriknya terdengar lucu?” Namun Seungyoon yang sempat berhenti hanya tersenyum kecil dan kembali bernyanyi.

I beg you to stop crying

But you keep crying soundlessly

What’s hurting you so bad

I want to take it all back

Cause’ your smile is like heaven

“Seungyoon-a.”
“Hana.. Maukah kau mendengarkan dan tidak berkomentar sampai aku selesai?”

Show your teeth

Smile, please

Hold my hand and run away, smile again

Smile again

Tuts terakhir sudah ditekan. Kedua orang itu hanya diam membisu. Seungyoon masih menaruh kedua tangannya di atas tuts keyboard, sementara Hana masih menunduk dengan mata pada kedua tangannya yang saling meremas.

“Tersenyumlah, Hana.”

Hana mengangkat wajahnya, mendapati Seungyoon tengah menatapnya dengan wajah sedih. “Aku hampir lupa bagaimana senyummu.”

Seungyoon bangkit dari duduknya, pelan melangkah mendekati Hana. Ia berhenti tepat di depan Hana. “Apa kau mau tersenyum untukku?”

Seungyoon dengan ragu mengulurkan tangan kanannya, mengharapkan sebuah balasan dari tangan Hana yang tak kunjung mengangkat. Setelah beberapa detik menggantung tanpa nasib yang jelas, dengan cepat Seungyoon menarik tangannya, menenggelamkannya ke dalam saku. Sangat dalam. “Lupakan saja.”

Seungyoon berbalik, hendak kembali ke keyboardnya, melanjutkan aktivitasnya membuat lagu. Sembari mengutuk dirinya sendiri atas tindak bodohnya yang berani berbuat hal yang kelewat percaya diri itu.

Tapi,

“Terima kasih, Kang Seungyoon.”

Seungyoon berhenti, menoleh cepat. “Apa–”

“Terima kasih. Aku akan tersenyum untukmu. Maksudku, akan kuusahakan,” tambahnya agak pelan di akhir kalimat. Hana tampak terharu, tersenyum kecil, lalu kembali menunduk. Sebaliknya, Seungyoon tersenyum bahagia. “Usaha saja sudah cukup bagiku.”

Seungyoon kembali melanjutkan langkahnya ke keyboard. Ia merenggangkan jemarinya, membuat suara kretek beberapa kali. “Aku punya satu lagu lagi untukmu.”

Sementara Hana menunggu penuh semangat, Seungyoon perlahan membuka mulutnya. Jemarinya mulai bermain, memainkan lagu seniornya di YG Entertainment. Taeyang, ‘Only Look at Me’.

– Fin. –

Hai lagi buat yg nunggu dan yg ga nunggu wkwk.. Ini bikinnya ngebut banget abis bikin yg punya seunghoon wkwk tapi baru dipost sekarang -____-
Oke! Kali ini sang leader yang udah solo debut duluan dibanding member lain. Yang masuk ke maknae line tp ternyata jadi leader. Kang Seungyoon! Dengan suaranya yang khas banget dan bakat yang luar biasa ~
Rencananya sih, mau ngepost lima-limanya sebelum WINNER debut, tapi fail ternyata hahaha
Btw, maap ya kalo ini rada gaje, jelek, dan mainstream.. So sorry 😐
Terimakasih udah baca sampai akhir 😀 keberatan untuk meninggalkan komen?

Iklan

10 tanggapan untuk “[Pre-debut – WINNER] Music (Seungyoon ver.)”

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s