[Ficlet] Answers

3ficlet-answersa short movie by tsukiyamarisa

starring BTS’ Rapper-line and OCs duration triple-ficlet genre Romance, Fluff, Friendship rating G

.

Jadi, kenapa kau mau jadi pacarnya, sih?

.

.


1st: Namjoon x Ellie


Ouch, kenapa kau memukulku, sih?

Seruan itu spontan, keluar dari bibir Namjoon kala tangan Hoseok menoyor kepalanya tanpa permisi. Kawannya itu lantas berdecak keras-keras, telunjuknya tak lupa diarahkan pada sebaris lirik di layar komputer. Lirik buatan Namjoon.

Man, bisakah sekali-kali kau membuat lirik dengan benar?” Hoseok berceloteh sembari membuat tanda kutip dengan kedua tangannya. “Apa semua lirikmu harus mesum atau rated seperti itu? Apa kau tidak bisa—”

“Hei, hei!” Namjoon mendorong Hoseok, memelototinya dengan tidak tanggung-tanggung. “Kau berkata seolah kau dan Yoongi Hyung tidak pernah membuat lirik seperti itu saja! Ingat ya, Jung Hoseok—”

“Setidaknya, kami tak melakukannya sesering dirimu.” Hoseok mengedikkan bahu, tahu bahwa kalimatnya itu menghantam Namjoon dengan telak. “Aku jadi heran, kenapa Ellie yang polos begitu mau jadi pacarmu, sih?”

Namjoon tidak menjawab. Namun, seolah dikomando, pintu studio mereka berderit terbuka beberapa menit kemudian. Sosok Ellie yang masih berbalut jaket tebal berdiri di sana, menatap Namjoon dan Hoseok bergantian tanpa merasa curiga.

“Ah, El! Coba lihat ini!”

Hoseok-lah yang berbicara, mengundang gadis itu mendekat selagi kakinya bergerak menendang kursi beroda yang diduduki Namjoon. Tidak butuh waktu lama baginya untuk segera menyodorkan lirik-lirik buatan Namjoon pada Ellie, sementara sang penulis yang bersangkutan hanya bisa memasang ekspresi tak percaya.

“Eum—”

“Jadi, apa pendapatmu, El?”

Ellie menelengkan kepala, mengamati baris demi baris lirik di layar komputer seraya mengerucutkan bibir. Gadis itu lalu mengangguk-angguk pelan, melirik Namjoon sekilas sambil mengulas senyum lebar.

“Bagus. Aku suka.”

“Itu saja?” Hoseok lekas menyela. “Tapi El—”

“Tapi, aku tidak begitu paham maknanya. Kenapa kamu selalu membuat lirik yang susah dipahami, sih?”

Mendengar pengakuan gadis tersebut, Namjoon pun spontan tergelak puas. Ia beringsut mendekat, tak memedulikan tatap bertanya dari Ellie kala tangannya terulur untuk mengacak-acak rambut pendek gadis tersebut.

“Nah, inilah alasannya dia menjadi pacarku, Hoseok-a,” seru Namjoon bangga. “Dia terlalu polos, jadi dia tak mungkin memukuliku sepertimu, bukan?”

 

 


2nd: Yoongi x Minha


 

“Ponselmu bunyi, tuh.”

Yoongi hanya menoleh sekilas, melihat layar ponselnya yang berkedip-kedip selama sepersekian sekon sebelum akhirnya berhenti berbunyi. Sebuah notifikasi pertanda missed call kini berganti memenuhi layar, lengkap dengan nama sang kekasih yang tertera di sana. Namun, alih-alih memberi perhatian pada panggilan tak terjawab tersebut, Yoongi hanya mengedikkan bahu dan kembali memfokuskan diri pada track lagu yang baru setengah jadi.

“Tidak kauangkat?” Namjoon mencondongkan badan, mengangkat sebelah alisnya kala ia melihat sikap Yoongi yang tak acuh. “Itu dari Minha.”

“Aku tahu.”

“Dan kau tidak mau meneleponnya balik?”

“Kaubisa lihat sendiri, kan?” Yoongi melempar tatap malas pada temannya itu, mengisyaratkan agar Namjoon lekas bungkam. “Aku sedang sibuk.”

“Tapi—” Argumen Namjoon seketika terpotong kala Yoongi memelototinya. Tak berani membantah lagi, ia pun memutuskan untuk membiarkan temannya mengutak-atik komposisi lagu. Kendati begitu, maniknya tetap mengamati ekspresi Yoongi dengan penuh rasa ingin tahu. Mungkinkah temannya itu sedang bertengkar dengan Minha?

Mungkin saja, jawab suara kecil di benak Namjoon, selagi pupilnya kembali mengamat-amati ekspresi wajah Yoongi yang serius. Mungkin Minha sudah tidak tahan dengan sikap Yoongi yang cuek itu. Lagi pula, Namjoon sendiri hingga sekarang tidak pernah bisa memahami mengapa kedua orang ini—

“Kau menggangguku, Namjoon-a.”

Huh?

“Berhenti mengamat-amatiku seperti itu, kau membuatku merinding. Ada apa lagi, sih?”

Nada suara Yoongi terdengar begitu datar, dan selama beberapa detik, Namjoon sempat merasa ragu akan pertanyaan yang tertahan di ujung lidahnya. Namun, rasa ingin tahunya telah mengalahkan segala hal. Maka, tanpa peduli akan reaksi Yoongi berikutnya, Namjoon pun lekas berujar:

“Kalian sedang marahan?”

“Tidak.”

“Lalu bagaimana kalau dia marah? Teleponnya—”

“—tidak kuangkat, aku tahu. Tak masalah. Minha pasti paham kalau aku sedang sibuk. Biasanya juga begitu.”

Jawaban itu masuk akal, tetapi Namjoon masih belum merasa puas. Menurutnya, sikap Yoongi saat ini tidaklah sesuai dengan semua lirik lagu romantis—dan cheesy—buatan pria itu. Yoongi boleh saja bersikap seakan ia tak peduli. Tapi, walau bagaimanapun juga, ia hanya lelaki biasa, bukan? Dan lelaki biasa seharusnya cemburu jika….

“Hei, Hyung, kauyakin?”

“Apanya?”

“Kalau Minha tak akan—”

Yoongi menggelengkan kepalanya mantap, lantas menepuk pundak Namjoon dengan sikap menggurui. Lagi-lagi menggagalkan usaha pemuda itu dalam memanas-manasi dirinya. “Kau tak mengerti apa-apa soal cinta, Namjoon-a.”

“Maksudmu? Mungkin saja ‘kan, jika ia dekat dengan lelaki lain dan—”

“Tidak akan.”

“Kenapa?”

“Karena ada Jimin,” jawab Yoongi, yang langsung disambut helaan napas panjang dari Namjoon. Tentu saja. Seharusnya, arah pembicaraan ini memang sudah bisa ditebak, bukan?

“Jadi, tahu sendiri, kan?” Yoongi terkekeh lagi, separuh puas menertawakan ekspresi Namjoon yang terlihat kesal. “Mana mungkin kakak Minha yang satu itu membiarkannya dekat-dekat lelaki lain? Selama ada dia, posisiku pasti aman, bukan?”

 

 


3rd: Hoseok x Jinhee


 

“Terkadang, pacarmu itu benar-benar tak punya malu, ya.”

Jinhee tak tahu harus berkata apa kala ucapan Yoongi itu menyambutnya, tepat saat ia baru saja memasuki studio musik. Gadis itu berniat untuk menemui Hoseok hari ini, tetapi yang bersangkutan malah sedang tertidur pulas di atas sofa. Maka, alih-alih mendapat sambutan ceria darinya, Jinhee malah harus berpuas diri mendengar celotehan Yoongi soal tingkah polah Hoseok hari ini.

“Memang kenapa lagi?”

“Menurutmu, bagaimana rasanya jika kawanmu tiba-tiba melakukan tarian ala girl group di pinggir jalan?”

Gelak tawa spontan keluar dari bibir Jinhee, selagi ia mendudukkan dirinya di pinggiran sofa panjang tempat Hoseok tidur. Dengan usil, ia pun menggerakkan tangannya untuk mencubiti pipi Hoseok, sama sekali tak peduli dengan dengkuran pelan yang keluar dari bibir kekasihnya. “Bagaimana ceritanya?”

“Ada sekumpulan street dancer yang sedang melakukan kompetisi bodoh ini di depan toko musik,” Yoongi langsung memulai, kelewat bersemangat untuk segera membongkar aib sahabatnya. “Mereka memamerkan segala jenis dance, dan tepat ketika ada lagu girl group yang terputar, Hoseok tiba-tiba saja menghilang dari pengawasanku dan Namjoon.”

“Apa lagunya?”

“Entahlah,” jawab Yoongi sambil mengernyitkan kening dan mengeluarkan ponselnya. “Yang jelas, ada banyak sekali gerakan menggoyangkan pantat dan tadi Hoseok malah sempat berbaring dengan pose sok seksi di atas trotoar. Aku merekamnya, mau lihat?”

Jinhee tahu kalau Hoseok pasti tak akan menyukai ini, tetapi ia tak bisa menahan diri untuk tidak meraih ponsel Yoongi dan menonton video memalukan itu. Selama hampir dua setengah menit lamanya, gadis itu pun tenggelam dalam keasyikannya menertawakan ekspresi Hoseok di video, pun merasa kagum pada cara lelaki itu meliuk-liukkan pinggangnya bak anggota girl group yang sedang menggoda kaum pria. Pantas saja jika Yoongi dan Namjoon merasa malu karenanya. Memangnya, siapa sih yang tidak malu jika ada lelaki memakai kaos bertuliskan ‘swag’ tetapi malah menari tidak jelas di jalanan?

Mungkin Yoongi benar. Hoseok memang tak punya malu untuk urusan seperti ini. Namun—

“Kenapa kau mau berpacaran dengannya, Jinhee-ya?”

Pertanyaan Yoongi itu membuat Jinhee serta-merta mendongak. Ia sendiri tak tahu pasti kenapa ia mau menerima ajakan Hoseok untuk berkencan, tetapi ia jelas tahu bahwa bersama dengan Hoseok membuatnya bahagia. Lelaki itu selalu bisa membuatnya tertawa, menghilangkan mood buruk yang kadang kala menghantui hari-hari Jinhee. Dan ia menyukai itu, terlebih jika….

“Eum, Jinhee-ya… Aku merindukanmu.”

Seolah menyadari keberadaan Jinhee, salah satu lengan Hoseok tiba-tiba saja sudah melingkari pinggang gadis itu. Matanya memang masih terpejam rapat, tetapi sikapnya itu telah membuat Jinhee mengulas senyum geli sekaligus menemukan ide untuk menjawab pertanyaan Yoongi.

“Tidak masalah kalau dia sering melakukan hal-hal memalukan,” ujar Jinhee sambil melirik Yoongi sekilas, membiarkan ekspresi jahil itu muncul di wajahnya. “Setidaknya, Hoseok sering bersikap manis seperti ini, dan ia tidak seperti dirimu yang terlalu cuek pada Minha. Aku benar ‘kan, Min Yoongi?”


fin.

note:

1. Cewek kelewat polos kaya Ellie itu ada beneran serius .__. ((sambil komat-kamit biar orang aslinya nggak marah baca ini))

2. Lagi kangen rapper line tapi ide buat seriesnya nggak keluar-keluar T T untuk sementara ficlet dulu yaaa ^^

3. Last, mind to review?

regards,

tsukiyamarisa (@tsuki016)

Iklan

14 tanggapan untuk “[Ficlet] Answers”

  1. oh god! aku senyum-senyum sendiri baca bagian hoseok xD maklum my bae hahaha. ehtapi aku jadinya baca sambil mikir kalau jinhee itu aku ah beruntungnyaaa.. hoseok-a kamu sama aku aja gimana? xD tanggungjawab dong, kamu kan udah ngrusak list bias aku tau /lmao

    btw, lagunya bts knapa jadi banyak yg rated yaa.. xD

    buat jalan cerita sama diksi sih, udah oke banget lah. (y) ditunggu karya lainnya thor ♥

    Suka

    1. hihi hoseok emang perusak bias list yang nggak tanggung-tanggung sih yaaa~
      dan sebenernya punya mereka ga rated-rated amat sih makna di baliknya, emang liriknya aja yang ribet gitu hahahah

      sip, makasih banyak ya 🙂

      Suka

  2. “Tidak masalah kalau dia sering melakukan hal-hal memalukan. Setidaknya, Hoseok sering bersikap manis seperti ini, dan ia tidak seperti dirimu yang terlalu cuek pada Minha”
    ahaha suka banget bagian ini.. setuju deh sama Jinhee.. daripada punya cowok cuek sih aku juga mending pilih cowok malu-maluin tapi sikapnya manis.. aku bayangin itu mukanya mas aguS habis dibilang begitu ama Jinhee pasti ngumpat dalam hati wkwk

    Suka

  3. Ada ada bener cewek kayak ellie yang kelewat plos heran wkwk
    Itu pacarnya hoseok juga terlena banget sama maz hosok
    Ahhh mas yungi nyebelin masa barang bentar doang ngangkat dan bilang Kalo dia sibuk ga bisa syebellll /Baper/abaikan/ (buang aja ka reader kaya gini wkwkw)

    Suka

  4. Aku ngerasa perlu banget ngomenin satu satu itu fic.

    [Namjun] hahahahahahahahahahahahabener banget rap nya namjun rated semua. Itu aku malah curiga di war of hormone itu liriknya yang nulis dia semua tanpa bantuan Yungi Hoseok ataupun penulis lirik bighit laennya. Doa aja sih si Ellie da di apa-apain

    [Yungi] Yelah bang selow amat si. Di rebut orang mampus lu. Itu si Jinhee emang ada benernya ya yang di segment HoseokxJinhee. TERLALU CUEK. Alasannya bisaan lagi. “Kan ada Jimin.” Seakan dia bilang “Yelah, emang abangnya bolehin dia ama cowo laen? Nggaklah, bagi dia gua yang terbaik bagi Minha, makanya gua aman, coy” Feel buat nampol Yungi mulai bertumbuh.

    [Hoseok] Tuhan, berkati Hoseok. Bahkan ketika dia tidur swit nya ganahan. “Inalillahi,” aku si mikirnya gitu ya. Gabisa banget bertahan dari Hoseok yang pecicilan-suka-dance-cewe-dengan-pantat-kemana-mana dan dari Hoseok yang sweet-bet-bahkan-pas-tidur-mati-ajah-loe UDAH BHAY.

    Zyan

    P.s: Ohiye kamer, saya pinjem HoseokxJinhee ya buat next fic di sini~

    Suka

    1. Dan aku merasa perlu membalas komenmu satu persatu juga lol

      HAHAHAH Namjun memang…………..parah yha /.\ tapi sejujurnya war of hormone mah belum ada apa-apanya dibanding Look Here… coba deh liat lirik look here bagian namjun itu lebih…………… ((isi sendiri))

      Yungi emang tipe cuek selow tapi aslinya dia ga seselow itu HAHA gengsinya gede sih -__- tapi yaudahlah, toh walau alasannya bawa2 jimin, nyatanya minha masih betah bertahan gini ((lalu baper))

      Hoseok…hosok….. UDAHLAH ZYAN DIA EMANG MINTA DIGOSOK AKU JUGA KESEL HUH ((lalu baca doa bareng bareng sama zyan))

      okeee, silakan dipinjem pairing yang satu ini hehe
      makasih ya Zyan! 😀

      Suka

  5. Tgn aku gatel bgt pengen comment aku tau ini telat bgt commentnya.-. Aku baru2 ini lgi suka suga (beralih dari taehyung sbntar :p)

    ya aku emg nemu ad org semacam ellie dan itu temen akuxD aku jg gk bisa byangin gmn nnti namjoon sama ellie smoga ellie baik2 aja.

    Yoongi mentang2 ada jimin cueknya setengah mati. Aku jadi minha sabar ajalah ya. Untung yoongi cuek2 ,romantis kagak, tpi klo mau sweet malu2 kucing gk jelas tpi itu yg aku suka HAHA *abaikan*

    Udhlah HOSEOK TUH SUAMI IDAMAN pengecualian klo gila dia kambuh ya.. tpi gpp sih yg penting dia romantis aja klo lgi bosen bisa menghibur(?) Makan tuh Yoongi kata2 jinhee *kebawa emosi* haha gedek ama nih satu org.. aku tunggu crita sugaxminha lgi thor c:

    Suka

  6. Ugh, gak bisa berhenti ketawa waktu baca bagiannya Hoseok. Nge-dance dance girl group dengan ekspresi yg super duper jengkelin itu lho XD

    Pas bagiannya si Suga, aku agak kesel jg sih. Soalnya Minha kan baik banget, tp telepon darinya gak diangkat sama Suga. Duh, aku jg gak bisa nebak knp Suga biasa aja wkt Namjoon blg kalau Minha bisa aja jalan sama cowok lain. Duh, padahal aku udh bolak-balik, balik-bolak baca ff Park sibling, lho -_____- *dilempar me Kutub Selatan*

    Terus yg terakhir…. Ciyeeeee! Ellie mirip banget sama aku! Gak jarang aku gak paham sama lirik lagu anak2 bangtan (apalagi yg Cypher). Error -_______-

    Suka

  7. Terhibur banget saat baca ff inii. Rasanya itu beneran kayak nonton film wkwkwk. Aku paling suka yang Hoseok × Jinhee karenaaaaaa aku ngebayangin hoseok imut banget kalo nari girl group😂😂 Good Job, unnie.

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s