[Ficlet Series] #CandyStation – Lollipop

Lollipop

Lollipop

a movie by Juliahwang

 

starring

[BTS’s] Jungkook & [GOT7’s] Yugyeom

slight! [BTS’s] Seokjin

Friendship, FantasyAU! // General // Ficlet

.

Jika kali ini gagal seperti kemarin, aku akan menangis di hadapan Seokjin hyung.”

.

All the characters in the story fully owned by Veli as Doremigirl in ‘WINGS’

Terima kasih telah meminjamkan mereka dan beberapa yang terkait dalam ff ‘Wings’ untuk cerita ini ^^

.

 

Jungkook dan Yugyeom mulai memasang telinga sambil mengendap-endap. Ini kali ketiga mereka masuk ke Menara Pengawas dan yang ini harus berhasil. Pasalnya, dua kali sebelumnya mereka tertangkap basah Seokjin yang kebetulan sedang berjaga. Untuk hukuman, Seokjin tak pernah memberikan hukuman yang ringan, sekali pun dengan adiknya sendiri. Tidak semudah lari keliling lapangan atau membersihkan kamar mandi seperti di sekolah, tapi mereka harus terbang terbalik sambil terus mengepakkan sayap di tempat selama tiga jam penuh. Mengerikan bukan?

“Kau memang sudah gila, Jeon Jungkook!” erang Yugyeom saat melihat sebuah siluet seseorang lewat di depan mereka. “Jika kali ini gagal seperti kemarin, aku akan menangis di hadapan Seokjin hyung.”

“Menangislah dengan tenang, Kim Yugyeom. Aku akan tetap melanjutkannya hingga lantai atas. Kata Seokjin, bumi dan dunia manusia sangat menyenangkan.”

“Berhentilah bermimpi. Teropong tembaga memiliki sihir dari penyihir. Hanya fairy yang memiliki bakat Humanity saja yang bisa memakainya.”

Jungkook mendengus kesal mendengar ocehan Yugyeom sedari tadi. Apa pria dengan rambut blonde yang nampak seperti gorden itu tak pernah berpikir? Dia bahkan lupa jika Jungkook memiliki bakat itu.

Mereka terdiam sebentar. Tak bergeming saat suara Seokjin terdengar melewati lorong dan sedang bercakap-cakap dengan seseorang. Yugyeom menelan salivanya dalam-dalam, lain dengan Jungkook yang nampak mengatur napasnya karena kekurangan oksigen tiba-tiba. Ini semua salah Yugyeom yang memakan banyak tempat saat mereka bersembunyi di balik pilar. Badan besar dan sayap –anak angsa- nya memang sangat merepotkan, pikir Jungkook.

Sesaat setelahnya, keduanya tersenyum lega dan menghirup napas panjang-panjang. Ini yang mereka tunggu, dimana Menara Pengawas telah sepi dan mereka bebas melancarkan aksinya. Jungkook memimpin langkah diikuti Yugyeom di belakang. Ia sedikit lega saat menyadari Yugyeom tidak mengomel lagi seperti tadi. Pria itu terlihat baik jika diam seperti itu.

“Wow! Ini benar-benar keren, Jeon Jungkook! Pantas saja Seokjin hyung betah berlama-lama di Menara Pengawas ini. Ini benar-benar keren!” Setelah masuk ke ruangan tempat teropong tembaga itu bersemayam, Yugyeom tak henti-hentinya memperlihatkan kekagumannya pada tempat itu.

Jungkook tak menanggapinya. Ia hanya berkeliling di dalam sana sambil melihat-lihat. Tempat itu memang bagus. Di sisi kiri-kanan dan juga depan-belakang terdapat kaca besar seperti Menara Mercusuar di tengah laut. Teropong tembaga itu terletak tepat di tengah, persis mengarah ke bola bulat dengan warna biru dan hijau yang mendominasi bernama bumi. Tempat manusia tinggal dan hidup.

“Jung, lihat! Bukankah ini sayap-sayap fairy paling di segani dahulu? Sayap-sayap cantik dari fairy sebelumnya. Wow, ini bahkan lebih indah dari sayap Seokjin hyung,”

Jungkook hanya melongos dan duduk di kursi yang tak jauh dari teropong tembaga. “Kau lihat sayapmu dulu, baru berkomentar. Sayapku bahkan lebih ba—“

“—bagus dariku dan berhentilah menghinaku!” sahut Yugyeom memotong kalimat Jungkook yang langsung memecah tawanya. “Baiklah, sekarang bagaimana cara kerja teropong ini?”

Yugyeom langsung berkacak pinggang dan menatap Jungkook tajam. “Bukankah sudah kubilang tadi, hanya bakat Humanity yang dapat memakainya.”

“Kau lupa apa bodoh, sih? Kau dan aku memilikinya, Yugyeom. Humanity. Bukankah waktu itu kau juga melihat hasil tesku dulu? Kau ingat?”

Mungkin, Yugyeom memang lupa.

Jungkook mendekatkan kembali sebelah matanya pada lensa. Teropong perak itu membuat matanya menangkap sesuatu. Sesuatu dari bumi yang membuat jantungnya berdegup kencang.

“Yugyeom, coba lihat sini!”

Yugyeom bergerak cepat tanpa pikir panjang. Melihat di balik teropong seperti yang dilakukan Jungkook tadi. Dan tidak beda jauh, Yugyeom juga merasakannya.

“Jung, aku seperti ingin terbang sekarang.”

Jungkook mendekat kembali. Melihat sesuatu di balik teropong itu bersama Yugyeom. “Sangat merah dan menawan.”

Yugyeom hanya mengangguk membenarkan. “Aku ingin sekali terbang ke sana dan membawanya kemari.”

“Aku juga, Kawan. Itu bahkan lebih cantik dari fairy-fairy wanita lainnya. Di sini, tak ada yang seperti itu ‘kan?”

“Oh, kau lihat bibir itu? Ia bermain lincah sekali.” Jungkook dan Yugyeom terkikik bersama tanpa menghilangkan pandangan dari lensa teropong.

“Aku ingin sekali memilikinya.”

“Sungguh menggoda.”

.

.

.

.

.

.

“Aku pernah melihat bentuk yang sama. Itu lollipop. Aku melihatnya di buku sekolah.”

Dan …

“Hey! Gadis kecil itu membawa lollipop itu pergi!”

Sialan!

“Kenapa di sini tak ada permen manis bernama lollipop itu?”

Itulah pertanyaan terakhir Jungkook setelah mereka berdua melihat Seokjin tengah berdiri di ambang pintu dengan senyum mengerikan.

“Adik manis ingin lollipop, ya?”

.

.

.

.

-fin

 

A/N : Oke baiklah satu #CandyStation lagi akhirnya selesai ^^

Sekali lagi, makasih banyak buat Veli yang baik banget minjemin karakter Jungkook, Yugyeom dan mas Seokjin buat ff ini :* /lope lope muahh deh/

mind to review?

 

 

Salam Juls❤

4 thoughts on “[Ficlet Series] #CandyStation – Lollipop”

  1. ini cerita rada fantasy ya? duh otak lagi kagak nyambung ini buat bayangin karakter-karakter disini /maafkan dakuuuu/

    tapi ngakak akhirnya ketahuan juga sama seokjin wuakakak… jadi ini anak-anak pada mau ngeliatin lollipop sampe naik ke menara pemancar/? duh plis anak-anak imut ini…. kasihlah lollipop buat mereka duhai seokjin…..

    Suka

  2. KAK JUL ASTAGA AKU TADINYA MAU SEPOTEU AKHIRNYA GAJADI HAGHAG.
    Taugaksih kak awalnya aku cuma iseng-iseng aja gitu, kan ngebukanya. Sebenernya malah gaada insting pas ngeliat ini di dasbor. Terus pas mulai baca, kok aku rada familiar sama Menara Pengawas. Eeeh ternyata ini, toh.😀
    Doh Jeon Jungkook Kim Yugyeom kenapa kalian selalu lawak, sih T^T Aku suka banget ternyata kak Jul ngerti banget kalo mereka berdua ini rada jail-jail-bodo-amat gitu haghag. Pas ngebaca ini sampe selesai aku puas banget. Refreshing! Hehe..
    DAN.. OMONA KIM SEOKJIN. SENYUM MENGERIKAN. OMO. OMO. DI AMBANG PINTU LAGI. ((hayoloh mikir apaan)) /slapped/
    Ini menambah mood aku jadi ++ kak Jul, makasih banget hehe. Love ya too kak!

    Suka

  3. Kyakny aku prnh baca cerita sebelumny yg pas jungkook blom ad sayap y ?? Hihi
    Dan dsni seokjin jd galak kah ?? Emg dy bs jahat ??? Hahahaha muka kalem bgitu… hahahaha

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s