[Vignette] Our [Happy] Anniversary

OHA

A debut movie by Joonisa

Starring VIXX Kim Wonshik, OC’s Song Yoanne

Slight Appearance by Ikon Song Yunhyeong and VIXX Han Sanghyuk

Duration Vignette (2K Words)

Genre Romance! crack, Fluff

Rating PG-15

.

Romantis, sensual, intim. Seperti itulah perayaan satu tahun hubungan mereka –

– seharusnya, sih

.

“Sebaiknya aku pakai baju apa, ya?”

Yoanne menyibak satu-persatu baju yang tergantung di lemari miliknya. Dua kali sibak, ia merasa menemukan baju yang cocok, namun saat mematut dirinya di depan cermin tiba-tiba baju itu terasa tak pantas karena terkesan terlalu santai. Yoanne kembali menyibak kumpulan bajunya, mencoba lebih berkonsentrasi untuk menemukan padu padan yang sesuai sampai-sampai ia tidak menyadari kalau Yunhyeong tengah memerhatikannya dari depan pintu kamar Yoanne yang terbuka sedikit.

“Tumben sibuk memilih baju. Ada acara apa?”

“Makan malam bersama Wonshik,” Yoanne mengambil rok flare berwarna putih dan blouse berbahan silk berwarna hitam garis-garis putih, “ini bagus tidak, kak?”

“Dalam rangka apa kau harus mengenakan baju bagus saat makan malam?” bukannya menjawab, Yunhyeong malah bertanya balik dengan alis bekerut tiga lengkungan yang dibalas Yoanne dengan dengusan pelan.

“Hari ini sudah satu tahun kami berkencan.”

“Kalau begitu pakai baju tidur sa – “

BUGH!

Belum selesai Yunhyeong berbicara, sebuah boneka larva kuning mendarat di kepalanya. Ia sudah ingin membuka mulutnya untuk protes, namun Yoanne sudah keburu menyeret Yunhyeong untuk keluar dari kamarnya.

“Yoanne, dengar ya, Wonshik itu sudah dewasa dan pasti dia ingin sesuatu yang lebih dari sekedar makan malam untuk perayaan satu tahun! Percayalah, kalau tidak berakhir di tempat tidur, kalian pasti akan berakhir di mo – “

“DIAM! DASAR MESUM! KELUAR DARI KAMARKU!”

Sebuah tendangan di pantat disertai dengan bunyi bedebum yang cukup keras di lutut dirasa Yoanne cukup untuk memberi pelajaran pada kakak laki-laki yang mencoba meracuni pikirannya. Yoanne mengunci pintu kamarnya dua kali agar kakaknya tidak bisa masuk lalu kembali mematut diri di depan cermin dengan baju pilihannya. Berputar ke kiri dan ke kanan, ia rasa baju yang sekarang lebih cocok dibanding yang pertama dicobanya tadi.

“Baiklah, yang ini saja.”

Tiba-tiba angin bertiup cukup keras dari jendela kamar Yoanne, membuat rok flare yang dikenakannya tersingkap hingga bagian pahanya terlihat utuh. Yoanne menahan roknya dengan satu tangan agar tidak tersingkap lagi, namun sebuah pikiran tiba-tiba terlintas di benaknya.

Malam-malam biasanya angin bertiup lebih kencang. Kalau rokku tersingkap lalu terlihat oleh Wonshik…

Bagaimana kalau apa yang dikatakan Kak Yunhyeong itu benar? Bagaimana kalau Wonshik tiba-tiba –

Yoanne menggelengkan kepalanya kuat-kuat, mencoba menghilangkan prasangka buruknya terhadap Wonshik yang sudah berkencan selama satu tahun dengannya. Selama satu tahun belakangan, yang ia tahu, Wonshik adalah pria yang sopan. Meskipun ia sering merayu dan menggoda Yoanne yang hanya ditanggapi Yoanne dengan gelak tawa seperti menonton pertunjukan stand up comedy, namun tidak pernah terjadi skinship berlebihan di antara mereka.

Hari ini kan tepat setahun, bagaimana kalau Wonshik meminta lebih?

Yoanne melepas roknya lantas melemparnya kuat-kuat ke daun pintu sebelum pikiran-pikiran lain menghantuinya.

“Dasar Song Yunhyeong sialan!”

.

.

Karena ini perayaan satu tahun, Yoanne secara khusus meminta Wonshik untuk tidak menjemputnya dan meminta untuk bertemu langsung di restoran. Wonshik mengiyakan saja, mengingat alasan yang disebutkan oleh Yoanne adalah untuk mengenang masa-masa kencan pertama mereka yang belum ada acara saling jemput.

Taksi yang ditumpangi Yoanne berhenti di depan sebuah restoran mewah bernuansa Italia. Setelah membayar bill taksi, ia buru-buru turun sembari merapikan penampilannya. Begitu masuk restoran, terlihat Wonshik tengah menunggu di meja nomer delapan sambil sesekali melirik jam tangannya.

Yoanne langsung kehilangan fokus saat melihat penampilan Wonshik. Ia mengenakan kemeja putih pas badan dengan lengan panjang digulung sampai siku, tiga kancing teratas yang dibiarkan terbuka, poni yang ditata rapi ke atas membuka keningnya, dan celana kain yang membuat kakinya yang sudah panjang terlihat semakin panjang. Jauh berbeda sekali dengan Yoanne yang mengenakan rok span selutut motif kotak-kotak dan atasan turtleneck berwarna krem yang membuatnya terlihat masih seperti anak sekolahan.

“Sudah lama menunggu?” tanya Yoanne sesampainya di meja Wonshik, membuat pria itu menoleh. Bukannnya menjawab, Wonshik malah menatap Yoanne dari atas ke bawah lalu sebaliknya. Yoanne sempat berpikir apakah ada yang salah dengan penampilannya, namun kerlingan mata Wonshik memusnahkan segala pikiran itu.

“Tidak ada kata lama untuk wanita yang sangat cantik malam ini.”

Wonshik berdiri lantas menarik kursi yang ada di seberangnya untuk diduduki oleh Yoanne, tapi sebelum Yoanne duduk, Wonshik merapatkan tubuhnya pada tubuh Yoanne seakan hampir memeluknya dari belakang.

“Siapa yang mengajarimu berdandan? Sial!

Wonshik berbisik tepat di telinganya, membuat bulu kuduk Yoanne meremang. Seolah tidak terjadi apa-apa, Wonshik kembali ke kursinya namun senyum di bibirnya tak berhenti tersungging. Merasa tersinggung, Yoanne melipat kedua tangannya di depan dada dan memasang beberapa kerutan di alisnya.

“Barusan kau mengumpat padaku, huh, Tuan Kim?”

“Bukan, sayang. Itu untuk diriku sendiri karena aku terlalu lemah padahal kau hanya sedikit menggunakan – apa ini namanya?” Wonshik menggulurkan jemarinya untuk menyentuh bulu mata Yoanne.

“Oh, ini namanya maskara. Untuk membuat bulu mata terlihat lebih tebal.”

“Kalau yang ini?” Wonshik mengalihkan jemarinya ke pipi Yoanne, mengusapnya perlahan seraya melemparkan tatapan bertanya, namun Yoanne menangkap ada yang janggal dari sikap Wonshik sampai akhirnya ia menyadari sesuatu.

“Yang itu namanya modus, sayang.”

Wonshik mengulum senyum demi menahan tawanya agar tidak menggelegar. Yoanne selalu mampu menangkap basah dirinya saat ia mencoba melancarkan godaan dan hal itu membuat Wonshik bertambah gemas.

“Sudah pesan?”

“Sudah. Sebentar lagi sepertinya pesanan kita datang.”

Wonshik mengambil botol wine lalu mulai menuangnya ke gelas Yoanne. Namun belum wine itu menyentuh dasar gelas, Yoanne sudah mencegat tangan Wonshik.

“Aku tidak minum alkohol, bukannya kau sudah tahu? Kau juga tidak minum ‘kan?”

“Kau tidak mau mencobanya?”

“Hah?”

“Kita sudah cukup umur untuk mencoba minum, Yoanne. Lagipula ini untuk menghangatkan tubuh dan dengan jumlah sedikit belum cukup untuk membuat kita mabuk.”

Tiba-tiba terbersit di pikiran Yoanne untuk melakukan sesuatu yang diyakininya akan membuat Wonshik membatalkan niat untuk mencoba alkohol. Ia meraih tangan Wonshik yang tidak sibuk lalu menggenggamnya erat-erat.

“Kim Wonshiiiik, aku ‘kan masih tellalu kecil untuk minum sepelti itu. Nanti aku dimalahi ayah bagaimana, huh? Kalau aku dimalahi Kak Yunhyeong bagaimana, huh?”

Serangan aegyo dari Yoanne sanggup membuat Wonshik melongo selama beberapa saat. Pun puppy eyes sudah dikeluarkan oleh Yoanne, namun Wonshik ternyata tetap pada pendiriannya. Ia tetap menuangkan wine itu ke gelas Yoanne.

“Sedikit saja, sayang. Sedikiiiit saja, aku janji.”

Yoanne melepaskan tangan Wonshik dan bibirnya mengerut maju beberapa sentimeter. Setelah gagal membujuk Wonshik, tiba-tiba suara Yunhyeong menyambangi pikirannya.

Wonshik itu sudah dewasa dan pasti dia ingin sesuatu yang lebih dari sekedar makan malam untuk perayaan satu tahun! Percayalah, kalau tidak berakhir di tempat tidur, kalian pasti akan berakhir di mo –

BUGH!!!

Suara benturan yang cukup keras itu sanggup menghilangkan suara Yunhyeong dari pikiran Yoanne. Namun saat menyadari apa yang terjadi di depannya –

“DASAR OM-OM MESUM! BERANI-BERANINYA MEMAKSA ANAK DI BAWAH UMUR UNTUK MINUM?”

Empat orang wanita yang tampaknya adalah ibu-ibu arisan sosialita sedang mengerubungi Wonshik dan salah satunya tengah memukuli Wonshik dengan tas kulitnya yang terlihat mahal. Wonshik mencoba menghindar dari pukulan itu namun wanita yang lain justru mendorong-dorong tubuh Wonshik.

“Stop! Stop!” Yoanne mencoba menjauhkan Wonshik dari serangan brutal itu, “maaf ibu-ibu sekalian, tapi dia ini pacar saya dan saya tidak di bawah umur – “

“DIAM KAMU ANAK KECIL!”

“Dari tadi kami lihat om-om ini terus merayumu, DASAR PERUSAK!”

“Kamu juga, mau-maunya berkencan dengan om-om seperti dia! Murahan sekali! Diiming-imingi uang saja sudah lemah!”

Telinga Yoanne panas begitu mendengar kata ‘murahan’ yang terlontar untuknya. Yoanne memutar otak untuk menemukan cara agar Wonshik bisa selamat dari ibu-ibu salah paham itu. Matanya bersirobok dengan tas kecil bertali panjang miliknya yang tersampir di tepi kursi restoran dan sebuah ide muncul di kepalanya. Yoanne mengambil sesuatu dari dalam tasnya dan menunjukkan pada ibu-ibu itu.

“Ibu-ibu sekalian, ini KTP saya. Di sini tertulis kalau saya lahir 25 tahun yang lalu dan saya bukan anak kecil, jadi tolong lepaskan pacar saya!”

.

.

Yoanne menghampiri Wonshik yang tengah bersandar di bangku taman yang ada di dekat apotik, tak jauh dari restoran tempat insiden dengan ibu-ibu arisan tadi. Ia langsung mengoleskan salep ke atas luka yang ada di dahi Wonshik dengan hati-hati. Tas mahal milik oknum ibu-ibu itu membuat satu goresan panjang bahkan sampai berdarah di dahi sebelah kanan Wonshik. Saat salep itu mulai meresap, rasa perih mulai datang menghampiri sampai Wonshik harus meringis untuk menahannya. Yoanne ikut meringis saat melihatnya.

“Harusnya aku tadi tidak memaksamu minum. Maaf ya.”

Yoanne mengangguk sambil terus mengobati luka Wonshik.

“Aku juga minta maaf, karena cara berpakaianku yang – “

“Tidak ada yang salah dari cara berpakaianmu.”

Memang benar, tidak ada yang salah dengan cara berpakaiannya, namun bagaimana pun juga Wonshik dipukuli karena ia bertingkah seperti anak di bawah umur. Namun Yoanne memilih diam agar tidak terjadi perdebatan. Wonshik yang hanya berjarak sejengkal menatapnya lamat-lamat.

“Berapa aku harus membayar susterku yang cantik dan baik ini, huh?”

Wonshik mulai meluncurkan rayuannya untuk menggoda Yoanne, membuat yang dirayu berpikir sejenak untuk menemukan jawabannya. Bagaimana pun Yoanne suka digoda oleh Wonshik, jadi ia pikir tidak seru kalau tidak membalasnya.

“Bayar aku dengan Kim Wonshik.”

Mendengar jawaban itu, Wonshik langsung merentangkan kedua tangannya dan hampir saja memeluk Yoanne kalau tidak ada sebuah suara cempreng –

“Kak Yoanne! Itu kau rupanya! Oh, ada Kak Wonshik juga?”

– milik Han Sanghyuk, sepupu Yoanne, yang menginterupsi perilaku Wonshik. Dua sejoli itu langsung salah tingkah saat Sanghyuk yang berusia sepuluh tahun itu berjalan menghampirinya dengan tampang bingung.

“Ha – Hai Sanghyuk.” Sapa Wonshik sedikit gelagapan. Ia menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal tapi terasa gatal.

“Sanghyuk, sedang apa malam-malam di sini?” tanya Yoanne tanpa basa-basi.

“Hewan peliharaanku lepas, Kak. Tadi kulihat dia berlari ke arah sini.”

“Memangnya kau memelihara hewan apa? Apa perlu kubantu mencarinya?”

“Ah tidak usah, Kak. Teruskan saja pacarannya.”

Rasa geli bercampur gatal dirasa Wonshik terlalu nyata untuk diabaikan. Ia mulai menggaruk lebih keras leher sampai ke punggungnya dari luar baju. Badannya sedikit menggeliat karena ada sensasi geli di antara rasa gatal itu. Sanghyuk meneruskan pencariannya dengan celingak-celinguk di sekitar rumput taman, namun saat maelihat Wonshik yang menggeliat, ia juga melihat hewan peliharaannya ada di sana.

“Kak Yoanne, peliharaanku sepertinya masuk ke baju Kak Wonshik.” Tunjuk Sanghyuk dengan wajah polosnya ke arah Wonshik. Yoanne lantas panik,, begitu pula dengan Wonshik.

“Memangnya kau memelihara apa?” tanya Wonshik gemetar.

“Laba-laba tarantula, Kak.”

“APA? LABA-LABA? AAAAAAAAA!!!”

Wonshik spontan menarik kemejanya hingga semua kancingnya terlepas, lalu melempar kemeja itu ke tanah. Tarantula itu kontan melompat dari balik kemejanya dan langsung ditangkap lalu dimasukkan ke sebuah kandang kecil oleh Sanghyuk.

Meninggalkan Wonshik yang topless dan jadi pusat perhatian orang-orang yang lewat di sekitar taman kota tersebut.

“Wah lihat, di sana ada pria cabul!”

“Eh iya ya! Ganteng-ganteng kok cabul!”

Bisikan-bisikan dari pengguna jalan itu membuat Wonshik ingin bunuh diri saat itu juga.

.

.

“Sekarang kita terlihat lebih serasi, ya ‘kan?”

Yoanne terlihat puas saat sweater biru muda pilihannya melekat sempurna di tubuh Wonshik. Sweater itu dibelinya di salah satu toko baju langganan Wonshik. Hanya Yoanne yang masuk ke toko itu, sedangkan Wonshik yang bertelanjang dada hanya menunggu di dalam mobil ditemani oleh mesin penghangat.

“Kau tidak suka bajunya?”

Wonshik menggeleng lemah. Namun raut wajah gusarnya menganggu Yoanne.

“Lantas?”

“Seharusnya hari ini menyenangkan, bukan berantakan seperti ini. Akulah penyebabnya dan sekarang aku kesal pada diriku sendiri.”

“Siapa bilang hari ini tidak menyenangkan? Aku senang, kok.”

Wonshik diam. Tatapannya kosong menerawang ke jalan di depannya. Perayaan satu tahun usia kencan mereka yang ia rencanakan harusnya berlangsung romantis dan penuh kejutan layaknya pasangan yang lain, namun semua itu kacau akibat ulahnya sendiri dan jelas ia merasa bersalah pada Yoanne. Moodnya rusak dan itu membuatnya malas bahkan hanya untuk sekedar berkata-kata.

“Kim Wonshik, lihat aku.”

Wonshik menarik nafas, kemudian menoleh malas pada Yoanne, namun tiba-tiba…

Sebuah kecupan mendarat di sudut bibir Wonshik, membuat waktu membeku selama beberapa saat untuk mereka berdua.

“Aku senang hubungan kita baik-baik saja sampai saat ini. Aku juga senang kau masih menggunakanku sebagai objek godaanmu. Memangnya apa lagi yang lebih menyenangkan daripada hal itu, Kim Wonshik?”

Wonshik akhirnya tersenyum, namun hal itu hanya berlangsung selama beberapa saat saja karena tatapan mata Wonshik berubah kembali menjadi ‘Wonshik si penggoda’.

“Nona Song, kalau kau menciumku, kau harus bertanggung jawab terhadap apa yang akan terjadi selanjutnya.”

Suara Yunhyeong tiba-tiba muncul kembali dalam pikiran Yoanne, membuat Yoanne gelagapan, terlebih Wonshik menyudutkannya sampai Yoanne membentur kaca mobil yang ada di belakangnya.

Wonshik itu sudah dewasa dan pasti dia ingin sesuatu yang lebih dari sekedar makan malam.”

Wonshik itu sudah dewasa dan pasti dia ingin sesuatu yang lebih dari sekedar makan malam.”

Wonshik itu sudah dewasa dan pasti dia ingin sesuatu yang lebih dari sekedar makan malam.”

“Memangnya a – apa yang akan te – terjadi selanjutnya?”

.

.

.

“Kau harus menikah denganku, Nona Song.”

.

.

FIN

a/n:

Happy debut, Song Yoanne *throw batu akik*

Semoga cocok dengan Wonshiki ya *lalalala*

Akhirnya berhasil juga membuat Wonshik di dalam fiksi yang tidak dark. Dan pic Wonshik yang paling atas, yang berpakaian ala-ala mas kantor itulah yang membuat dia jadi bias wrecker saya sekaligus inspirasi terciptanya fakfiksi ini. ehe ehe ehe😀

Comment(s) and like are welcome😀

26 thoughts on “[Vignette] Our [Happy] Anniversary”

      1. KAKNEZZ AKU BALIK /ikutan kayak nita biar ngehitz/
        MIan…mian..mian *nyanyi apology* baru komen kak, duh dua hari aku puasa laptop. dan juga rasanya tidak puas mengetik komentar tentang om ravi yang ternistakan kalo cuma di hape wkwkw
        pertama-tama YA AMPUNN KAK NISAAA AKU BISA BAYANGIN BANGET GIMANA UNYU PLUS NGESELINNYA SI HYUK. EH GAK NGESELIN SIH CUMA MASIH POLOS AJA *matiin capslock*
        dan apa itu summarynya bikin salfok kakk wkwkw
        Dari pertama liat, wah yoanne mah si nita inih wehh nita mau debut ini ama om woncik. wkwkwk haruskah mulai sekarang nita kupanggil tante /plakk/ eh enggak deng nyonya wonshik kan ya bentar lagi / nah loh dodong gimana/ /leh ugha lah dodong buat taty/
        waduhhh udah ngakak banget pas ada yunhyeong wkwk tapi seru juga ya punya kakak kaya gitu /loh seru darimananya?/
        dan omaigat sekali lagi aku mau bilang sama kaknisa kalo ff ini nano-nano😄
        bcs antara senyum2 pas si woncik godain yoanne. dan juga pengen ngakak pas digebukin ibu sosialita dan makin terjungkal lagi pas ada laba2 wkwkwk udah kebayang banget gimana muka woncik.
        ohiyaa btw aku suka banget kata2nya nita yg “itu namanya modus, sayang” wkwkw mantap kak lucuu bangett
        dan apakah aku harus bertrio sama kaknez dan nita bcs om woncik dgn kemeja putih sempat mengalihkan duniaku /ga
        huhuu rapi makin kece aja rambutnya item T^T
        udahlahh pokoknya aku sukaaa wkwk dan foto woncik pake switer biru dan tutup muka itu pas banget sama sikon dia di ff wkwk
        waduh maaf aku membuat ficlet di kolom komentar kaknisaa😄

        Suka

      2. LHA INI IKUTAN MANGGGIL OWE KAKNEZ YA TUHAN APA SALAH OWE *dikeplak*
        Summarynya itu sengaja dibikin begitu biar pada penasaran ehe ehe ehe😄
        Wah ini Dodong mau buat Taty nih?😄 Asik akhirnya Leyo bebasss bas bas XDXD
        intinya aku menganiaya woncik kesayangan ini di sini hahaha maapkan nuna ya woncik ucucucucucucu😄
        Woncik tuh sengaja pengen pegang2 gitu, pake nanya ‘ini namanya apa’ ‘ini namanya apa kok bulu matamu bagus’😄
        Alhamdulillah akhirnya komen Taty meningkat dari drabble ke ficlet.. selanjutnya Vignette ya taty😀
        Ditunggu komen Vignettenya muehehe
        Makasih komen ficletnya😄
        See ya❤

        Suka

  1. Wkwkwkwkkkk…..kasian si bang larva dikeroyok emak2 arisan…dari awal baca udah mikir bakal kayak apa nih comedy-nya,,dan ternyata cracknya kentel banget sampe abangku heran kenapa ketawanya sampe guling2 begitu,,,

    oh ya selamat atas debutnya Yeoanne-wonsik…semoga kedepannya absrud lagi/dilempar panci/
    *datang2 rusuh*
    salam kenal Nisa aku reader baru ifk

    Rara

    Suka

    1. Iya sebenernya kasian sih padahal aku sayang abang larva😄
      Wah ati2 ya klo kebanyakan ketawa nanti dibawa abangnya ke dokter /becanda deng/😄
      Salam kenal juga Rara. Trims komennya ya😀

      Suka

  2. YOANNE MUNCUL!!! (dilemparin tarantula sama sanghyuk)

    Oke kaknezz bagian digeplak tas branded nya oke sekali kak! Pas bgt sama ide yg pernah aku kasih ke kk lol dan sanghyuk? GATAU SANGHYUK UMUR SEPULUH TAHUN BAKALAN SEUNYU INI GILA KAK! ternyata niat balas dendam kk ke ravi oke juga nih, bikin ketawa ketawa ngebayangin wonshik beneran buka baju and topless ._.
    Entah knp udah ngerasa janggal sama posternya. Kok om kantor kita (kita? Eh?) tiba-tiba dikasi grid sama om bersweater biru begitu eh ternyata buat scene ini. Joss bgt kak :’)
    Ibu arisan udah, sanghyuk udah, dan ya Yunhyeong! Aku suka bgt sama deskripsi kk ttg karakter Yoyo disini. Persis gmn aku nulis Yoyo (which mean jahil kebangetan dan kampret minta ampun-_-) beda sama penulis yg biasanya masang yoyo dgn karakter mellow abis -_-
    Udah sampai disitu, aku mau bahas endingnya. OMG WONSHIK NGEPROPOSE YOANNE? OH GOD INI AKU TAK KUASA AH KK JADI BAPER UGH GIMANA NASIP DONGHYUK NTAR (beda lapak nit-_-)

    Yasud sampai sini dulu kaknis aku komennya. Udah sepanjang drabble lebih ini mah wkwkkw pokoknya ditunggu another wonshikxyoanne ya kak hihihi

    P.s: aku nemu typo(?) ravi ketulis instead wonshik kkk

    Suka

    1. Kaknezz? Kok gue berasa jadi agnezmo /GAK/
      Eksekusinya pas kan? Hahaha wonshiki dipukulin😄
      Han sanghyuk umur sepuluh tahun peliharaannya tarantula, umur 20 nanti pelihara dinosaurus dia -__-
      Om kantor kita? Kita? Kita???😄
      Yep.. aku terganggu banget sama dua kostum wonshik itu duh aku hampir mengesampingkan babang leo gara2 dia😄
      Yoyo is cocok for kampret mesum thingy like dongryeong HAHAHAHA MAAFKAN AKU YUNHYEONG😄
      Ehey jangan bawa2 donghyuk di sini haha beda lapak beda lapak😄

      FYI AKU SENANG DAPET DRABBLE DI KOTAK KOMEN HAHAHA
      Yep.. ditunggu aja ya another propose yang ga kunjung dijawab ama yoanne😄

      Yes maap mata ini udah siwer kayanya.. aku nulisnya ravi pdhl harusnya woncik😄

      See ya nit😄

      Suka

      1. Panggil kakneez biar hitz (eh)
        Gak kak. Umur 20 dia peliharaannya hati cewek kak (horror) (ini hsh apa siapa sih). KAK KITA SUDAH MENDEKLARASIKAN BAHWA WONSHIK ADALAH OM KANTOR YG BISA DIBAGI BAGI! eyyy kak jgn geser ub kak. Ntar leyo marah bisa robek ntar jas nya (kemudian rated)
        KAK AKU NGAKAK! Yoyo itu reply 2015 nya Dongryeong kali ya kak wkwkkw. Kalau begitu aku menunggu Junghwan versi reply 2015 nya kak wk
        Wah wonshik digantung Yoanne? Astaga mbak Yoanne cepetan aja ngapa diterima. Biar fic nya naik level jd marriage-life (eh)

        Suka

      2. (kok horor nit pelihara hati cewek) (emang voodoo doll XD)
        BAIKLAH AKU AKAN NGEBAGI WONSHIK TAPI JAS NYA LEYO JANGAN DIROBEK NANTI RATED *PLAK*😄
        ya ampun ga niat owe bikin yoyo jadi dongryeong, malah minta Junghwan duh gimana sih😄
        Lha kalo langsung diterima nanti seriesnya cepet abis trus wonshiknya ga teraniaya lagi dong?😄 *ini jahad*😄

        Suka

      3. (Sanghyuk memang horror kak) (horror tapi bikin rindu) (eaa)
        BIARIN AJA! BIARIN MAS LEYO BIARIN! DIA KALO DITEGUR MALAH BERULAH KAK (kemudian dicincang leyo)
        Junghwannya 2015 Ravi aja kak. Ganteng-ganteng mesum (?) (ngebully ravi lagi)
        Yaudah deh aku serahin semunya ketangan kaknezz dah aku mah apa daya cuma reader kakak tercinta lol

        Suka

  3. udah bisa nebak kalo hyuk yang gangguin mereka, tapi tolong itu kalimat yunhyeong bikin ngakak😄. Laba-laba sialan, btw WONSHIK TOPLESS YOANNE APA KABAR? bah :’v
    nggak nyangka larva bakal dikeroyok ibu-ibu sosialita, jatoh bgt martabatnya sebagai seorang cool rapper/?
    udah ah gak mau nyampah lagi :v keep writing, kak~

    Suka

    1. Hyuk usil, yunhyeong usil juga😄
      Yoanne masih belajar napas😄
      Ravi martabatnya udah jatoh abis ketahuan takut sama semua serangga dan cacing (ngakak pol)😄

      Yeep tengkyu ya komennya

      Suka

  4. To be honest, aku belum begitu kenal sama vixx selain sama n. Itupun karena nntn drama hahaha tapi aku enjoy banget bacanya dan lucu aja ngebayangin first anniversary-nya jadi beginian😀 dan kalo sampe punya kakak cem yoyo, masukin kerdus aja udah. Kalo oppa2 yg lain biasanya marah2 kalo adeknya diapa-apain. Ini malah mutusi segala kalo Wonshik-nya mau cemacem xD

    Suka

    1. Kenalan aja sama yg lain juga, anaknya asik2 kok *kaya kenal aja*😄
      Salam kenal ya, Nisa 91 line
      Alhamdulillah kalau enjoy baca ff yang masih kaya recehan ini😄
      Iya yoyo masukin kardus aja😄
      Iya malah adiknya jadi umpan, Yoyo gimana sih #plak😄
      makasih komennya ya😄

      Suka

      1. Hahaha😀 Nanti deeh otw, habisnya udah kebanyakan yang diidolain sampe bingung kalo ada yg nanya ‘kamu suka apa di kpop?’ Wqwqwq
        Salam kenal juga mbak nisa (kayak nama dosenku) aku nokav 96l😀
        Sama-samaaaaa ^^

        Suka

  5. OMAYGAT KAK NISAAAA INIMAH PENGEN DIBUNGKUSIN AJA RAVINYA😄

    Kak nis, nabil selalu suka sama ff nya🙂 apalagi yang ini lot of fluff banget, bikin baper euy wkwk:) gud job ka gud job!

    Suka

    1. EITS JANGAN LUPA CABENYA TIGA TRUS PAKE TELOR CEPLOK /lah ini ravi apa pecel/ kemudian digampar/😄
      Wah makasihi ya Nabil kalau selalu suka😀 .. hehehe di sini fluff2 happy-happy, di lain fic bikin sakit hati😄
      Tengkyu nabil tengkyu😀

      Suka

  6. Astaga yaampun kaknis…………..aku ngakak dr awal sampe akhir wkwkwk. KANG RAPI TEH KENAPA KUDU BANGET YA NISTA GITU HUHUHUHU TAPI KUSELALU CINTA RAPI SELAMANYAA……engga tau deh yaampun kusayang rapi huhuhu. Udah kaknis ini ucul banget aku gemeessshhh dan pen peluk rapi /ditendang😄

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s