[RIDDLE] C I P H E R

tumblr_nxlvih2ise1t9n75fo1_5002

a riddle by tsukiyamarisa

C I P H E R

.

[SEVENTEEN] Woozi (Lee Jihoon), Hoshi (Kwon Soonyung), and You

.

15 | College-life, Mystery, Riddle | Ficlet

.

.

Sikap Lee Jihoon akhir-akhir ini membuatku pusing.

Well, Jihoon memang tidak bisa dibilang teman yang asyik, sih, mengingat dirinya yang kadang galak dan suka sibuk sendiri dengan komputernya. Ia tak punya banyak teman, dan aku mungkin adalah satu dari sekian banyak orang yang terjebak bersamanya. Kami sekelas dari SMA, kemudian sejurusan ketika kuliah. Bisa dibilang aku sudah terbiasa dengan kehadiran Jihoon, sampai—

“Ini. Simpan baik-baik.”

Secarik kertas ia sodorkan ke tanganku, seraya dirinya berlalu cepat dari halaman kampus. Aku hanya bisa mengerjap, menatap sebaris tulisan tangannya yang sukses membuatku mengerutkan kening.

.

1 – 9

.

Entah apa maksudnya, tetapi aku tak menganggap angka itu penting—oh, maaf saja, aku sudah lulus ujian berhitung bertahun-tahun lalu—sehingga kuputuskan untuk membuang kertas itu ke tempat sampah terdekat. Sama sekali tak memikirkan apa makna di baliknya, terlebih ketika Kwon Soonyoung sudah terlihat menunggu tak jauh dari tempatku dan Jihoon berbicara tadi.

Lelaki itu bukan kekasihku, namun sejak kami tak sengaja terjebak berdua di halte kala hujan, kami menjadi dekat. Ia asyik diajak mengobrol, ia selalu bisa membuatku tertawa. Maka, benar-benar melupakan tingkah Jihoon tadi, aku langsung saja larut dalam percakapan bersama Soonyoung.

.

.

Tapi, hari berikutnya, Jihoon kembali memberiku pesan.

.

HI BEST DAY

.

Tiga kata itu tertulis di sana, lagi-lagi sukses membuatku kesal setengah mati. Ingin rasanya aku melempar Jihoon dengan botol minumku, menanyakan apa yang dia maksud dengan kata ‘HI’. Sebuah sapaankah? Lalu, frasa ‘BEST DAY’ itu juga membuatku bingung. Hari terbaik? Hari terbaik apa? Mengapa Jihoon menyuruhku untuk memberi sapaan pada hari baik—kalau itu bahkan masuk akal? Apa sih, yang Jihoon maksud?

“Lee Jihoon—“

“Simpan itu.” Jihoon hanya berkata singkat, menatap ke balik bahuku dengan sorot gelisah. “Dan jangan beritahu siapa-siapa.”

“Mengapa?”

“Agar yang bersangkutan tak marah atau membuatmu celaka.”

Lantas, Jihoon kembali berlalu pergi setelah melempar tatap cemas itu sekali lagi. Bukan ke arahku, melainkan kepada seseorang entah di belakang sana. Orang yang jelas berdiri di belakangku, tetapi anehnya, hanya Kwon Soonyoung-lah yang kudapati berada di koridor ini bersamaku.

“Soonyoung-a.”

Aku memanggilnya perlahan, bimbang sejenak. Soonyoung menatapku ingin tahu, namun akhirnya, kuputuskan untuk menggeleng cepat. Orang yang dimaksud oleh Jihoon tadi belum tentu Soonyoung, bukan? Lagi pula, sikap aneh Jihoon lebih membuatku bingung. Jadi, satu-satunya hal yang kulakukan hanyalah meremas kertas pemberian Jihoon dan buru-buru memasukkannya ke dalam saku celana sebelum Soonyoung bertanya lebih jauh.

“Ada masalah?”

“Tidak. Tadi, temanku hanya minta bantuan untuk tugas coding-nya, kok.”

.

.

Jihoon tak menyerah.

Pagi ini, ia duduk di sampingku dan menempelkan sebuah post-it ke atas buku yang tengah kubaca. Isinya sederetan angka, selagi matanya melirik ke kanan dan kiri dengan waspada.

“Apa, sih?”

“Ini satu-satunya cara agar pesanku tidak diketahui Kwon Soonyoung,” Jihoon mendesis, melempar tatap memperingatkan. “Aku hanya ingin menolongmu.”

Kemudian, sama seperti hari-hari yang lalu, Jihoon bergegas beranjak pergi. Meninggalkanku dengan deret angka tak beraturan, kening berkerut, dan pikiran yang berputar cepat. Jihoon memang maniak komputer, tetapi seaneh apa pun dia, ia tak akan sengaja mengerjaiku. Jihoon juga tak pandai berbohong, sehingga detak jantungku pun seketika meningkat kala teringat ekspresi cemasnya saat menyebut nama Soonyoung tadi.

.

1 4 2 5 7 4 8 7

.

Kupandangi kedelapan angka itu lagi, sementara tanganku gemetar kala pemahaman merambat masuk.

Oh, tidak.

Oh.

Ya, ampun.

Kurasa, aku harus meminta maaf pada Jihoon setelah ini.

.

Kwon Soonyoung adalah lelaki yang berbahaya.

.

fin.

 

Oke, riddle yang harus dipecahkan udah jelas, kan? Kalian tinggal tebak Soonyoung itu sebenernya kenapa.

Jawaban akan di-post hari Minggu. So, see ya!

18 thoughts on “[RIDDLE] C I P H E R”

  1. Kakmer kyaaa ada riddle xD udah lama banget gak mampir di lapak kakmer gegara tugas sekolah menumpuk :’’(malah curcol)
    Tadinya aku bingung. Tapi liat jawaban di kolom komentar aku jadi makin penasaran. Jadinya aku baca ulang dari bawah, dan…. Ah, akhirnya aku ngerti juga maksud wuji di sini xD
    1-9 & HI BEST DAY punya makna dalem yaa
    jadi aku sekarang tau kenapa jawabannya HE IS DEAD. Jadi…. Udah mati .-.
    Dan tetiba aku merinding sendiri dan nyangka si jihun itu indigo/gak
    Makasih kakmer, sensasi mecahin riddle itu beda banget senengnya wkwk semangat kak xD

    Suka

      1. ADUH DIKANGENIN KAKMER KYAAA
        aku baru kelar tes semester jadi baru bisa free kak :’
        yooosssh jawabanku benar hasek xD untungnya wuji pinter ngode wkwk

        Suka

  2. tadinya nebak-nebak terus komen2 atas bilang ‘he is dead’ terus mikir lagi sambil baca ulang dan jadinya ‘OOOOHHHHH’ iya ngerti! Duh, kalo dia dead kenapa dia berbahaya? Ada masalah sama aku? jihoon? apa hoshi sendiri? duh butuh dijelasin tetepan. wk.
    padahal sebelum komen barusan aku mau nge-cie-in kalimat “tak sengaja terjebak berdua di halte kala hujan,” tapi akhirnya hampir lupa saking mikir riddlenya. Good job mer, yampun! Favorit bgt kamu teh!

    Suka

  3. YAAMPUN YA TOTHE AMPUN KAK AKU BERHASIL MECAHIN¿¿

    wkwk padahal kemaren waktu baca aku cuma cengoh aka gitu, terus waktu aku baca lagi ‘HI BEST DAY’ Dan ‘14257487’ aku langsung “Oohhh jadi gichuuuu he is death” aigu daridulu emang suka cengoh baca riddle😂😂

    Suka

  4. Aku mikir keras banget

    Pertama kupikir dia orang mesum. Apa dia pengen cium-cium si cewek ya? Ato dia suka sama si cewe tapi cewenya suka jihun jadinya dia jadi orang mesum aja? Ato dia emang suka deket-deket cewe aja?

    Abis itu ternyata gamungkin, soalnya jihun bilang nanti kalo ketauan yg diomongin marah. Kalo orang mesum tau dia diomongin, bukannya dia takut kepergok terus akhirnya pergi ya? Berarti bukan orang mesum—mungkin dia suka sama si cewe tapi malu malu gimana=D

    Tapi gamungkin juga. Akhirnya aku nyerah.

    Terus aku ngintip link paling atas. Taunya dia mati… UDAHLAH KULELAH.

    BTW kok aku baru tau ya kamer bikin riddle… sejak kapan… anw keren kamer~
    Zyan

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s