[Ficlet] Of a Competition and Kuhn’s Mask

Of a Competition and Kuhn’s Mask

1449099390311

UP10TION’s Kuhn and OC’s Tea

school-life, friendship, slight!fluff | ficlet (500 words) | G

.

presented by Rizuki

.

Kuhn menyesal merelakan Minggu siangnya demi Tea (lagi).

.

.

Kalau boleh jujur, Kuhn sebenarnya malas melangkahkan kaki ke luar rumah di Minggu siang yang begitu panas ini. Toh, jika bukan karena Tea yang terus menyuruh untuk datang, Kuhn mungkin masih akan berkarib ria dengan kasur serta selimutnya. Tadi pagi Tea sudah membombardir ponselnya; memaksa untuk datang menyaksikan perlombaan dance yang sedang diikuti gadis bernama Lee Cha itu. Mau tak mau, Kuhn harus datang kalau ia masih sayang rambutnya. Jika ia menolak, maka Tea akan benar-benar mengamuk dan menjambaknya tanpa ampun.

Kini, pemuda bersurai lebat itu sudah berdiri tepat di depan panggung. Banyak pasang mata tertumbuk ke arahnya; termasuk Ibu-Ibu yang ramai menggunjing penampilan lelaki muda itu. Beberapa anak kecil di pinggiran panggung juga menertawakan serta meneriakinya “Paman Gila”. Namun, Kuhn sudah terlampau tak acuh pada sekitar. Ia masih berdiri tenang dengan kedua tangan dimasukkan ke dalam saku celana. Menatap sekeliling; mencari presensi sahabatnya yang paling cerewet itu. Tim sekolah mereka baru saja menyelesaikan penampilan. Jadi, sudah saatnya Kuhn menemui gadis Lee tersebut.

“Oi, Kuhn!”

Tepat saat Kuhn membalikkan badan; ia sudah mendapati sesosok gadis dengan jins belel serta jumper tengah melambaikan tangan ke arahnya. Bibir Kuhn seketika melukiskan senyuman selagi melangkah mendekati sang gadis. Masih seperti tadi, setiap tungkai Kuhn tergerak, maka pekikan serta tawa anak-anak kecil menyerbu gendang telinganya.

“Paman Batman aneh itu berjalan, teman-teman.”

“Hei, lihatlah dia!”

Kuhn hanya mendesah dalam hati. Oh sial! Demi Tea, apa aku harus menjadi idiot seperti ini?

“Bagaimana penampilanku tadi?”

Tea menangkap sebotol air mineral serta handuk yang baru saja dilempar Kuhn. Meneguk cepat lantas kembali tertawa kepada pemuda jangkung di hadapannya. Kuhn mendengus, kemudian menepuk dahi Tea keras-keras.

“Sampai kapan seperti ini, Tea?” Alih-alih menjawab pertanyaan Tea, Kuhn lebih memilih untuk balik melempar tanya.

“Uh?” Handuk di tangan Tea beralih posisi, lantaran Kuhn sudah merebutnya. Sejemang, pemuda itu mengusap pipi serta pelipis Tea yang basah oleh keringat. “Pakai topeng begini setiap menyaksikan kamu lomba, apa aku harus seperti ini terus, Te?”

Tea mendecak. Fokusnya melebar, tak benar-benar terpaku pada sang pemuda. “Harus dong! Cewek-cewek di sana itu terus-terusan melihatmu, tahu.” Mengumpat sebentar, Tea lekas-lekas menyembunyikan pipinya yang memanas.

Kuhn tertawa selagi melepas topeng Batman yang dikenakannya. Cubit pipi tembam Tea, Kuhn lantas mengecupnya singkat. Tea hanya membelalakkan mata serta bergeming seketika.

“Memangnya kenapa? Biarkan saja mereka melihatku, yang penting aku, ‘kan, hanya melihatmu.”

Belum ada jawaban.

Tea masih membisu. Sepasang maniknya menatap Kuhn, tanpa ekspresi. Gadis itu merasa sekitarnya mendadak hening. Tidak ada suara, selain dengungan kalimat Kuhn tadi.

“Kenapa diam? Kamu malu habis aku gombalin?” Kuhn terkekeh selagi menepuk-nepuk pipi Tea yang sudah semerah tomat.

Mengambil napas dalam-dalam, kemudian—

“SIAPA BILANG AKU MALU, HAH? DASAR TUKANG GOMBAL!”

—Tea sudah menjambak rambut Kuhn. Gadis itu abai pada tatapan ibu-ibu serta beberapa gadis yang mengaku penggemar Kuhn. Berpolah mereka hanya berdua saja di dalam tempat itu, Tea masih terus memarahi Kuhn lantas menyeret pemuda itu pergi dari sana.

Oh, tampaknya rambut Kuhn tidak akan pernah lolos dari jambakan Tea kendati pemuda jangkung itu sudah memaksakan diri untuk datang hari ini.

.

-fin.

.

Hasil obrolan gajelas ujungnya ngeplot di LINE bersama kak yein ihihihihi. Semoga draft kuhntea yang lain bisa cepet dikelarin yaaa😄

Do drop some comments guys!❤

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s