[Changing Times] #1 A Date?

#1 A Date - snqlxoals818

#1

A Date?

.

GOT7’s BamBam & OC’s Mony with 15&’s Jimin | friendship | ficlet 375 words | Teen

.

Bambam mau kencan?

.

.

“Bamy!”

Menyembulkan kepalanya, senyum riang Mony seketika pudar. Beralih dahinya mengerut, melihat sahabat lelakinya tengah mengancingkan kemejanya. Berdiri di ambang pintu kamar Bambam, gadis dengan jumpsuit biru itu mengerucutkan bibirnya sembari bersedekap. Berusaha mengingat apakah dia atau Bambam membuat janji akan pergi bersama hari ini. Namun, meskipun daya ingat Mony terbilang lemah, dia ingat betul kalau hari Sabtu ini waktunya mereka nonton film kartun di kamar Bambam.

“Kamu mau ke mana?” tanya Mony. Duduk bersila di kasur Bambam, selagi maniknya tetap mengamati pergerakan sahabatnya. “Kenapa harus berpakaian rapi kalau—”

“Aku mau kencan.” Bambam memutar tubuhnya. Beralih dari kegiatannya mematut diri di depan cermin dan bersitatap dengan gadis bersurai auburn itu yang kini menelengkan kepala—bingung. “Tahu kencan, tidak?”

Mony menggeleng. Mau bertanya tapi diurungkan.

“Kencan itu pergi berdua dengan orang yang kamu sukai. Mengerti?”

Alih-alih mengangguk, Mony malah balik bertanya, “Terus, kamu mau kencan sama siapa?”

Mendudukan diri di sampingnya, Bambam menangkup kedua tangan Mony. Berikan senyum lebar dan wajahnya berseri-seri, layaknya lelaki dewasa yang jatuh cinta. Di usianya yang kelima belas, Bambam bisa merasakan suka terhadap lawan jenis. Rasa suka yang berbeda seperti yang dia rasakan kepada Mony, sahabatnya.

“Park Jimin. Teman sekelas kita. Cewek berpipi tembam, imut, rambut panjang, dan suaranya bagus itu. Tahu’ kan?”

“Oh.”

Penjelasan antusias dari Bambam hanya dibalas anggukan singkat dan kedikan bahu dari Mony. Mengabaikan respons biasa itu, Bambam kembali bangkit dan menghadap cermin. Memastikan tatanan rambutnya sudah rapi, celananya sudah dinaikan ritsletingnya, dan menyemprotkan parfum sekali lagi.

Mony masih duduk di atas kasur. Merenung meski tidak tahu apa yang dipikirkan. Dan, dia kesal. Entah kesal karena apa, tapi membayangkan sahabatnya jalan berdua dengan gadis lain… rasanya aneh. Seperti Hoshi yang pernah mencuri buah mangganya—Mony tidak rela setengah mati. Mengingat selama ini mereka selalu jalan berdua, nonton bersama, bahkan terkadang keduanya tertidur saling bersandar satu sama lain.

“Mony. Maaf, ya malam ini kita—”

Debum pintu menutup memangkas kalimat Bambam. Mony pulang tanpa mengucapkan apa-apa. Bambam menyambar ponsel dan mengetik pesan kepada Jimin—teman kencannya malam ini. Tak acuh pada sikap Mony yang tak biasa. Padahal Bambam sudah menyiapkan berbagai alasan kalau-kalau Mony merengek minta ikut. Tapi, nyatanya, gadis itu cuma diam dan pergi begitu saja. Biarlah.

.

.

Mungkin… Mony lupa makan mangga hari ini.

.

Benar, ‘kan?

.

.

fin.


Dan, yap, ini bakal jadi series. Tapi… untuk bisa update rutin, aku ga bisa janji ^^)V Oh, iya, maaf juga durasinya ga bisa panjang-panjang (_ _)

.

snqlxoals818

9 thoughts on “[Changing Times] #1 A Date?”

  1. NGAHAHAHAHAHAHAHHA MAU NGAKAK. SINI MONY KENCAN SAMA DEK CANU MAU? /GAK/ tapi mony kudu berantem dulu sama fei sama syanon /dibuang/
    Udaah mony malem minggunya sama kak ucin ajaaa ihihihi kasian kak ucin kan masih jomblo hihihihik😄 udah kayeeen gitu ajaa pft mangatsss terus kakaaaakkkk!!!!!❤

    Suka

  2. Lucu banget ya ampuuunn gemas sekali… persahabatan mereka seperti kepompong yang sudah menjadi kupu2, eh kupu2 yang satu udah pergi sama kesibukan sendiri. Yg satu malah galau soalnya gak ada yg bisa diajak main hahahhaa suk banget karakter moni huhuhu mony pacaran sama pohon mangganya bembem

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s