[Ficlet] Sepotong Roti

Sepotong Roti

A Ficlet by Joonisa

Cast [BTS] Jeon Jungkook, [OC] Jeon Sejin

Duration Ficlet [+400 wc]

Genre Family

Rating G

.

Sepenggal cerita tentang kakak beradik

.

“Kak, aku lapar.”

Jungkook menempelkan dagunya di atas meja belajar sang kakak, membuat Sejin mengalihkan atensinya pada Jungkook. Bibir adiknya itu terlihat pucat dan matanya pun terlihat sayu. Sejin meletakkan punggung tangannya ke kening Jungkook sembari berharap suhu tubuh adiknya tidak melebihi dirinya, namun ternyata tubuh Jungkook sedikit lebih hangat.

“Bukannya sudah kakak bilang jangan main bola setiap hari? Seminggu sekali saja cukup.”

“Tapi tadi Jimin nangis, Kak. Katanya dia kesepian di rumah, tidak ada yang diajak main. Kasihan, kak.”

Sejin mengepalkan tangan kuat-kuat. Ia sudah menjelaskan kalau lima hari lagi ia baru mendapat gaji dan sampai saat itu mereka harus makan sekali saja dalam sehari, tapi Jungkook yang baru berusia delapan tahun sepertinya belum mengerti bagaimana caranya hidup sambil mengencangkan ikat pinggang.

“Sebentar, kakak beli roti dulu. Tunggu di sini dan banyak-banyak minum air.”

“Iya, kak.”

Sejin memakai sepatunya lalu berjalan keluar. Setitik bulir air mata jatuh tepat saat ia menutup pintu. Di dalam saku bajunya hanya tersisa uang saku Jungkook untuk sekolah dan sarapan lima hari ke depan. Kalau ia membeli makan malam ini, artinya ia harus menahan lapar selama dua hari agar Jungkook bisa tetap makan walau hanya sehari sekali.

“Kak Sejin!”

Sejin buru-buru menghapus air matanya lalu berbalik ke sumber suara yang tentu dikenalnya.

“Jimin, ada apa?”

“Orang tuaku baru pulang dari Malaysia, Kak. Ini ada oleh-oleh untuk Kak Sejin dan Jungkook.”

Air mata Sejin nyaris tumpah lagi melihat kantong plastik yang disodorkan Jimin untuknya, namun berhasil ditahan oleh Sejin lantaran ia malu kalau harus menangis di hadapan Jimin. Sejin berjongkok agar tingginya sejajar dengan Jimin lalu mengelus lembut rambut anak laki-laki itu.

“Jimin, tidak usah repot-repot.”

“Tidak repot kok. Ini cuma roti.”

Ini – cuma – roti.

Tiga kata itu sanggup meruntuhkan pertahanan Sejin. Untuk sepotong roti saja ia berpikir puluhan kali untuk membelikan adiknya, sedangkan Jimin mengatakannya semudah membalikkan telapak tangan. Sebelum air matanya tumpah, Sejin menerima roti itu lantas memeluk Jimin selama beberapa saat.

“Bilang pada orang tuamu, terima kasih banyak ya.”

.

.

“Jungkook, lihat kakak bawa apa?”

Jungkook yang tadinya berbaring telentang tak berdaya di atas tikar, tiba-tiba bersemangat saat melihat kantong plastik yang dibawa oleh Sejin. Ia menghampiri Sejin lalu membuka plastik itu untuk melihat isinya.

“Wah, roti, kak!”

“Iya, tadi Jimin yang memberikannya, katanya orang tuanya baru pulang dari Malaysia.”

“Benarkah?”

“Makanlah yang banyak. Kakak mau belajar lagi.”

Baru selangkah Sejin meninggalkan Jungkook, tangannya ditarik oleh Jungkook sampai-sampai Sejin terduduk di atas tikar. Belum selesai keterkejutan Sejin, tiba-tiba Jungkook memasukkan potongan kecil roti ke mulutnya.

“Jung – “

“Kakak yang sebenarnya lebih lapar daripada aku. Suara perut kakak saja lebih berisik dari jangkrik di luar sana.”

Jungkook menyerahkan sepotong roti utuh ke tangan Sejin, mengambil sepotong roti utuh untuk dirinya sendiri, lalu memasukkan roti yang masih tersisa ke dalam tudung saji yang ada di meja makan.

“Buat dimakan besok pagi, kak. Lumayan.”

Jungkook memberikan cengiran lebar sebelum melahap rotinya sampai habis. Sejin lagi-lagi menangis entah untuk yang keberapa kalinya dalam satu malam.

Fin

 

Original posted in BTSFF and personal blog.

Yang di post di IFK sudah melalui tahap revisi (sedikit aja sih)😀

FYI Jungkook umurnya di sini 8 tahun, Sejin 15 tahun

12 thoughts on “[Ficlet] Sepotong Roti”

  1. orangtuanya… ke…mana?
    aih aku speechless gak tau rasanya sedih banget baca ini:( apalagi ditambah latar cerita yang emang pada masih kecil-kecil HUHU MAU NANGIS TT
    salam kenal ya kak aku Meyda dari 99line hehe, keep writing! ^^

    Suka

  2. ceritanya sedikit tapi menyentuh,…… menunjukkan susahnya buat nyari uang dan bertahan hidup T_T sedihhhh tapi kereeeennnn🙂 oiya annyeonghaseo Hida imnida ^.^

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s