[Vignette] Katrina

img1449750757236

Katrina

By sleepingpanda

BTS’s Jung Hoseok & OC’s Katrina | Vignette | fluff-fail | PG-13

+

She’s like a storm in mid of July

+

Katrina cantik.



Itu kata Jimin, sih, bukan Hoseok. Setidaknya definisi cantik bagi Hoseok itu relatif. Yang orang bilang cantik belum tentu menurutnya demikian―dan sayangnya Katrina tidak masuk dalam daftar gadis-gadis cantik baginya. Entah seleranya yang memang buruk atau dunia sekitarnya sudah gila karena hampir semua teman dekatnya, termasuk Jimin, tak pernah melepas pandangan dari si Gadis. Tapi toh Hoseok tak terlalu peduli. Ia tak pernah tertarik barang secuil pun pada Katrina.

Begitu pun dengan malam ini. Pria itu lebih memilih duduk di salah satu kursi di ujung ruangan―dekat dengan bergelas-gelas mocktail sehingga jika ia kebosanan, ia bisa mengisi perutnya dengan cairan kemerahan itu sampai kenyang―ketimbang berdansa seperti orang gila di tengah keramaian. Ia sedikit benci menjadi pusat perhatian. Ia agak benci keramaian. Ia bukan tipikal lelaki yang pergi ke pesta prom sekolah dengan setelan rapi, jas dan dasi kupu-kupu atau rambut yang ditata dengan sengenggam penuh gel rambut.



Maka ia sedikit tersenyum timpang; melecehkan; melihat sebentar sepasang sepatu sneakers di kakinya sebelum pandangannya beralih ke subjek lain.



Iris pekat Hoseok memicing kepada si Gadis. Ia Katrina, dengan dress hitam selutut dan stiletto sewarna darah. Rambutnya masih seperti kemarin, selegam arang dengan potongan hampir sependek lelaki. Tengah tertawa di antara teman-teman perempuannya. Tangan kanan memegang segelas mocktail dan tangan kiri sedikit menutupi bibir yang dipoles lipstick tipis ketika ia tertawa. Mau tak mau alis-alis Hoseok mengerut. Salahkan pemikirannya yang terlalu primitif bahwa wanita harus mempunyai rambut panjang agar terlihat lebih anggun―dan kikikan itu, oh yaampun.



Apa sih yang membuat Katrina begitu digilai semua lelaki?



Ia menghela napas keras, menandaskan cairan di gelasnya sampai habis sebelum ujung matanya menemukan gadis itu lagi. Kini bukan ada di kerumunan perempuan di ujung ruangan lain, melainkan berjalan ke arahnya. Hoseok bisa mendengar suara sepatu hak tinggi menggema di sepanjang ruang telinganya, bercampur dengan musik blues sebelum ketukannya berhenti. Membuatnya hampir tersedak minuman ketika ia menyadari Katrina sudah berdiri di depannya.



“Hei, resleting celanamu terbuka, tuh.”



Damn.

 



Si Pria beringsut. Melihat resleting celananya dengan mata melotot dan hampir tersedak dua kali ketika menemukan resleting celananya baik-baik saja. Ha, Jung Hoseok tak pernah mungkin melupakan masalah krusial seperti resleting celana.



“Hanya bercanda, kok. Mau berdansa? Katrina mengulurkan jemari lentiknya tepat di depan wajah Hoseok yang memerah. Setengah malu dan setengah lagi sebal. Kikikan masih keluar dari mulut si gadis, membuat warna merah tipis di bibirnya membentuk lengkungan manis.



Hal itu membuat Hoseok hampir tersedak tiga kali.



“Ah, t―tidak, terima―”



Jung Hoseok tak pernah bisa menyelesaikan kata-katanya ketika tangannya ditarik begitu saja oleh sang Gadis, membawa kaki-kakinya menandaskan sebagian ruangan hingga tepat ke bagian tengah―tempat yang paling dihindari oleh lelaki itu. Lewat beberapa sekon sebelum Katrina berbalik, memegang pundak Hoseok dan membawan jemari lelaki itu ke pinggangnnya. Iris galaksinya menatap lurus pada milik Hoseok dengan semua senyum yang merekah dari bibir.



“Kat, wait―”

 

 

“Diamlah sebentar.” Tandas si Gadis sembari membawa tungkainya dan milik Hoseok bergerak kesana kemari. Sang Gadis hanya tak pernah tahu kalau Hoseok sangat payah dalam hal berdansa.



Hei, ini sedikit aneh. Ia kira dirinya dan Katrina tak pernah terlalu dekat untuk bisa menari di acara prom sekolah. Ia rasa ia tak pernah mengenal Katrina, begitu juga sebaliknya. Well, Hoseok tak pernah sekalipun melihat Katrina dalam jarak sedekat ini. Bahkan ia baru sadar kalau iris miliknya tak sepenuhnya berwarna pekat, ada sedikit campuran kehijauan di sana. Dan tunggu, Seingatnya Hoseok tak pernah memelihara kupu-kupu di dalam perut.

Tiba-tiba ia hanya jadi terlalu penasaran kenapa gadis ini memilihnya sebagai pasangan dansa ketika bahkan banyak lelaki yang lebih keren darinya, Seokjin misalnya. Sesekali kakinya tersandung-sandung berusaha mengikuti gerakan kaki Katrina yang sama sekali asing di otaknya. Dari ujung matanya, ia bisa menangkap semua dengusan lelaki, termasuk Jimin di sana. Oh, matilah ia sebental lagi.



Ehm, Kat―”



Hem?”



“Terdengar bodoh, sih, tapi kenapa aku? ‘Kan masih banyak pria lain. Maksudku―”



“Tak ada alasan khusus, kok. Hanya saja aku jengah dikerubuti gadis-gadis yang hanya membicarakan barang-barang mahal dan kau satu-satunya lelaki yang duduk tegang di ujung ruangan dengan wajah di tekuk, sir.” Ia terkikik. “Dan juga tak ada gel di rambutmu.” Tambahnya.



Hoseok tak tahu pasti, tapi ia sekilas melihat ada ribuan bintang berjejal di maniknya. Pipi gadis itu merona merah. “Sepatumu keren, omong-omong.”



“A―apa?”



Lagi dan lagi, seolah tak ada habisnya, Katrina tersenyum. “Iya, sepatumu keren, sungguh.”



Saat itu, seluruh alasan mengapa gadis ini begitu digilai banyak orang menabrak wajahnya dengan keras, seolah semuanya menjadi hal paling logis di kepalanya. Dalam sekejap, definisi cantik menurut Jung Hoseok bisa berubah seratus delapan puluh derajat.



Klise memang, tapi sungguh, ia terhipnotis.



Gadis ini seperti badai.



Katrina cantik,

Kali ini kata-kata itu bukan dari Jimin―dan berbahaya kalau Hoseok boleh menambahkan. Dengan caranya sendiri, Ia bisa membuatmu porak poranda dalam sekejap.





end

A/N :

YAAAY NIGHT TRASHES! Hoseok minta diuyel :’ makasih yang udah baca!

17 thoughts on “[Vignette] Katrina”

  1. Kerennn aku suka tipe cerita kayak gini. Dan bener banget! Kadang kita ngeremehin kayak “apasih cantiknya/gantengnya?” Eh pas ngalamin sendiri baru deh klepek-klepek wkwk aura emang lebih kuat sih dibanding penampilan😀
    Nice fict ^^

    Suka

  2. Dedeeeeeeeeeekkkkk…. mantan pacalku (eh ga jadi mantan) *ralat pacarku kmu apain 😂😂😂😂 yaoloh jehop cayang jgn ma katrina ama della eh gak.. ama hellen aja😆😆😆

    Kusuka cerit ini jebal 😚😚😚😚 lope lope lope asa

    Suka

  3. Halo, kak? Aku Sher 98Liner, salam kenal🙂

    Aku baca ini karena tertarik liat judulnya yang kayak nama badai, terus ternyata endingnya emang disamain sama badai X)

    Ini manis, manis dengan pembawaan kakak tentang Hoseok yang akhirnya suka juga sama Katrina. Terus aku seneng sama kalimat akhirnya😄 awas aja ntar dia dimarahin jimin LOL.

    Tadi cuman ada typo di kalimat: “Hanya bercanda, kok. Mau berdansa? Katrina mengulurkan jemari
    Kurang tanda petik, sama kata sebental.

    Keep writing kak🙂

    Suka

    1. halo sher aku asa 93L salam kenal jugaa🙂 iyaa aku emang sengaja ambil nama cewenya dari nama badai hehe lucu aja soalnya kebanyakan nama badai tuh cewe semua dan bagus bagus🙂 aak makasih yah koreksinyaa iya nih agak mabok pas nulis padahal udah di liat berkali-kali, baru sadar pas udah di pos :’) makasih yah sher udah baca🙂

      Suka

  4. Ini enak banget bahasanya buat dibaca, manis-manis gimanaaa gitu🙂 dan setuju sama cewe cantik rambutnya ngga selalu harus panjang dan cekikikan wwkwk🙂

    thanks for this nice fict🙂

    Suka

  5. hoseok seharusnya percaya-percaya aja katanya si jimin biar ngga kaget lagi pas disamperin katrina nah sekarang kan rasain bat mana permulaanya ‘resletingmu terbuka tuh’ adoh kenapa harus dimulai dari sana hahaha.
    asa, ini cakep!

    Suka

  6. kak asaaa! masih inget diriku nggak? butuh kenalan lagi nih kayaknya huhu sudah lama aku tida mampir ke tulisan kakak hik. aku veli, kaaak 98 liner; salam kenal kembali lol.

    aku suka banget mah sama gaya penceritaan kak asa. ringan aja gitu. aku juga suka karakternya hoseok yang underestimate si katrina, tapi akhirnya eeee jatoh juga mah sama pesona katrina. karakternya si katrina juga lucu banget. santai aja gitu.

    aduuu entahlah kak asa aku bingung harus berkomen macam apa lagi. selama ini kumencari fanfic yang karakternya hoseok cocok denganku sangat-sangat jarang. ini pencerahan sungguh, huu. thanks for writing him kaak. ini piece yang apik dan manis banget, aku suka. semangat kak asa =))

    Suka

    1. halo velii maaf yah baru bales komen kamu hiks telat banget :” yaudah deh kita kenala lagi aja yah aku asa 93L salam kenal juga velii, hehe iyanih ceritanya hoseok kena karma kan yah dia asal ngejudge sih hihi makasih yaah veli udah mampir kesini, semangat juga buat kamu :)))

      Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s