[Mad Winter Series] The Star

winterediton_3

The Star (.별)

Ariesha97 presented

Lee Seokmin a.k.a DK [17] & Lee Jiwoo/Jiu [OC]

Family, Sad | PG-15 | Ficlet

Is a pretty little star
This star can get a little close
But once it drifts, it’s gone forever

GOT7 – The Star (이.별)

 

Petikan gitar yang terdengar kala waktu menunjukan pukul 11 malam agaknya mengundang rasa kuriositas Seokmin terlebih suara itu terdengar dari bilik kamar saudarinya. Lamat-lamat ia masuk setelah berhasil membuka pintu itu tanpa berderit dan mendapati adiknya tengah duduk bersila sembari memainkan gitar di balkon kamarnya.

 

“Jiu.”

 

Yang dipanggil lantas menoleh, sedikit terkejut kala melihat sang kakak tengah berada dalam kamarnya, “Kakak? Kenapa disini? Apa aku membangunkanmu?”

 

“Tidak,” jawab Seokmin ketika ia sudah mendudukan diri di samping adiknya, “Apa yang sedang kau lakukan? Mengapa belum tidur?”

 

“Aku sedang menemani bintang itu kak,” telunjuk Jiu terarah pada setitik sinar putih yang hampir tak terlihat lagi di tengah langit malam yang semakin kelam, hanya itu yang tertinggal sedang yang lain mungkin sudah lelah untuk bersinar, “Aku merindukan ayah, kak.”

 

“Mungkin terlihat kekanakan, tapi aku masih menganggap bahwa bintang yang disana itu,” Jiu terdiam sejenak, matanya memanas dan pandanganya mulai kabur sebab air mata yang mulai menggenang,  “..adalah ayah yang sedang berada di surga, ayah sedang melihat kita kak, karena itu aku menemaninya.”

 

Yang dapat Seokmin lakukan berikutnya hanyalah merengkuh Jiu dalam pelukannya, menenangkannya agar tak menangis. Seokmin sangat mengerti seberapa besar rasa sayang Jiu untuk sang ayah, bagi Jiu beliau bukan hanya seorang ayah namun juga sosok ibu disaat yang sama, terlebih setelah perceraian yang sempat terjadi beberapa tahun silam. Namun, ketika keluarganya kembali utuh tiga tahun kemudian, Tuhan masih saja tak mengijinkan mereka merasakan kebahagian lebih lama, ayahnya meninggal dalam kecelakan tepat sehari setelah mereka dinyatakan lulus dari sekolah menengah pertama. Dan saat itu Jiu benar-benar terpukul, hingga saudari kembarnya itu hanya dapat berbaring selama seminggu penuh lataran sakit.

 

Jiu menarik diri lantas dengan gerakan cepat menghapus air mata yang sempat turun tanpa permisi, “Kakak tahu,” ujarnya sembari menyandarkan kepala pada bahu kakaknya dan Seokmin menautkan jemari mereka, berharap dapat mengurangi rasa sedih yang dirasakan adiknya saat ini, “Ayah pernah berjanji padaku akan bernyanyi bersamaku di acara kelulusan sekolah.”

 

Seokmin tersenyum kecil, “Hei, mungkin aku tidak sehebat ayah, tapi izinkan kakakmu ini untuk memenuhi janji ayah, kita bisa bernyanyi bersama saat kelulusan kita nanti, bagaimana?”

 

Jiu terkekeh mendengar tawaran kakaknya, lalu berujar pada bintang yang cahayanya semakin meredup, “Ayah, apa ayah dengar itu? Kak Seokmin ingin mengantikanmu.”

 

“Dan ayah akan mengijinkanku benar ‘kan?”

 

Jiu terkekeh lagi, sejenak memandang wajah kakaknya. Ia diam-diam bersyukur terlahir dengan memiliki seorang kakak yang ia butuhkan dikala sedih untuk menghiburnya, “Kak, terima kasih.”

Dan Seokmin mengangguk, mengacak pelan rambut saudarinya sebelum tangannya tergerak untuk menyandarkan kepala Jiu kembali ke pundaknya, “Sekarang tidurlah, aku akan menemanimu.”

 

Fin

3 thoughts on “[Mad Winter Series] The Star”

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s