[Vignette] Franz Schubert-Serenade

Processed with VSCO with a6 preset

 

Franz Schubert-Serenade

BTS’s Kim Taehyung & OC’s Primrose | Vignette | Failed!fluff | G



Mainkan sebuah lagu, dong.




“Sugar Plum Fairy, huh?”

 

Taehyung, si tetangga, datang pagi ini. Membawa angin musim dingin yang menempel di sepanjang mantel marun miliknya. Membawa cengiran masuk bahkan tanpa izin dari Primrose kemudian langsung duduk pada sisa spasi di sebelah si gadis, maniknya memandang Primrose dengan tatapan setengah prihatin dan setengah menahan tawa. Bilang saja Taehyung jahat, hidung merah si Gadis benar-benar terlihat menggelikan di matanya. “Sekali-sekali ganti lagu, dong. Masa setiap hari main lagu itu terus. Mungkin hanya Tchaikovsky yang senang, tapi ’kan aku bosan, Prim.”

 

Ha, cerewet.

 

Si gadis mendengus di balik syal tebal yang menutupi sebagian wajah, ibu bilang ia harus memastikan kalau tenggorokannya hangat. Well, seharusnya pagi ini ia berada di rumah Taehyung, meledakkan beberapa silinder konfeti dan mengunyah potongan shortcake, bukan sebaliknya─lelaki itu yang malah datang ke rumahnya.

Nyatanya kejutan ulang tahun untuk Taehyung harus berakhir mengenaskan. Mengingat setumpuk hiasan dinding dan berplastik-plastik balon teronggok mengenaskan di sudut kamar. Beberapa buah konfeti masih terbungkus rapi, terletak beberapa meter dari tempat tidur. Satu silindernya tak sengaja ia patahkan karena kesal.



Seperti Jinx, Primrose selalu saja terserang demam saat hari-hari penting.



Dasar sial.

 

“Ugh, masa teman sedang sakit begini kau masih bisa-bisanya protes, sih.” Primrose menekan tuts pianonya sembarangan, memainkan nada acak yang tak terdengar bagus sama sekali.

 

Ia akui, mood nya sedang tidak beres sepagian ini. Tenggorokannya sakit dan ia merasa tubuhnya sedang berada di sauna. Ia bahkan melewatkan waffle madu sarapannya. Semua kombinasi itu jelas membuat sedikit mendung menghias seluruh maniknya. Memaksa skenario kejutan yang telah ia persiapkan sejak dua hari lalu hancur berantakan. Membuat ia harus melewatkan hari ulang tahun Taehyung tanpa sesuatu yang spesial.



Maka ia mempertemukan maniknya dengan milik sang lelaki yang sedari tadi memandangnya heran.



“Hei, Taehyung.”

 

 

“Ehm.”

 

 

“Karena kejutannya gagal, diganti sama ini saja, yah.” Ia mengambil beberapa lembar partitur lusuh di atas piano tuanya, menaruhnya sembarangan di meja partitur kemudian jemari si gadis kembali menekan tuts piano. Memainkan sebuah lagu yang Taehyung tak pernah dengar.

 

Beberapa detik, lantas mulut Taehyung yang cerewet kembali memprotes. “Kok lagunya sedih, sih.” Ia berdecak sebentar kemudian melanjutkan. “Mainkan sesuatu yang lebih ceria, dong.”

 

Seperempat lagu Primrose mainkan, tiga perempatnya lagi ia putuskan untuk berhenti atas distraksi lelaki di sampingnya. Obsidian si gadis beralih memandang Taehyung, tangannya mengacak pelan rambut cokelat madu milik si Lelaki sambil tersenyum geli sebelum berkata.

 

“Bodoh. Kau memang tak mengerti musik klasik, yah.”

 


 

Hei, tahu tidak, Serenade itu hanya dimainkan untuk orang yang spesial.



Selamat ulang tahun, Kim Taehyung.





end

A/N :

Sumpah ya ini telat abis buat birthday fic nya doski haha and HAPPY NEWYEAR IFK!

2 thoughts on “[Vignette] Franz Schubert-Serenade”

  1. *langsung browsing serenadenya di gugel*
    asik asik ultah taehyung agak serius disini😄 daaan, dia special. Wk trmksh mbak primrose! *harus bgt manggil mbak* *biarin* *abaikan aja*
    good job author-nim!

    Suka

  2. EYYYYY KAK ASAAAA HAPPY NEW YEAR DAN SELAMAT ULANG TAHUN KIM TEHYUNG!

    maaf aku lagi seneng nyapa orang dengan “eyyyyy” soalnya kalo dibaca nadanya lucu. kak asa apa kabar??? sudah lama tida melihaaat ((atau aku yang terlalu lama menghilang))
    bekla abaikan yang di atas kalau mengganggu plz let me comment!

    -> Mungkin hanya Tchaikovsky yang senang, tapi ’kan aku bosan, Prim.” -> tidak perlu ada simbol ( ‘ ) kaak setahuku, karena kalau dikasih ( ‘ ) jadinya merupakan singkatan dari bukan. dan memang penulisan kan (aku baru tau juga) tak perlu pakai itu
    dah, sisanya kuanggap sebagai ciri khas kak asa dalam menulis, jadi takkan kuganggu gugat :B

    aku suka bagian deskripsi dan dialognya, manis dan menyenangkan, enak juga dibacanya. kak asa sering menggunakan kata-kata pengganti seperti “obsidian” dan sebagainya yang membentuk ciri khas dalam permainan kata, yang pas juga untuk cerita ini yang kontennya fluff, juga karakter Primrose (EVERDEEN????) yang feminin (dari deskripsinya yang senang hal-hal manis) dan punya badan agak rentan tapi ada sisi yang tegas pada dirinya dimana dia gasuka kalau tehyung ngocolin(?) dia. Intinyah, semua elemen di fic ini tak ada yang berlawanan! kalo dah gini aku haus sama pendalaman karakterisasi tehyung selain lucuk (pas hari ultahnya malah datengin ciwinya gimana tida lucuk)

    daaaan terima kasih kak asa aku jadi searching Serenade di youtube dan di foto-foto yang ditampilin di videonya ada bunga-bunga mawar primrose. emang sengaja kah ambil lagu ini karena imej lagunya Primrose? It is indeed a beautiful classical piece :))

    semoga sehat dan sukses selalu di tahun ini kak asaaaa! keep writing yeay!!!
    xx, fikha.

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s