[Ficlet] The Lost Smoke

The Lost Smoke

Joonisa present

The Lost Smoke

Starring DAY6 OT6

Genre Friendship, Surrealism | Duration Ficlet (+500 words) |Rating PG – 13

.

Lambat laun kita pasti akan lenyap.

.

Younghyun mendelik tajam saat Dowoon terbatuk begitu keras. Ia bukannya marah karena Dowoon batuk, tapi asap yang keluar dari hidung, pantat, dan kepala Dowoon dirasa Younghyun terlalu mengganggu. Temannya yang paling muda itu tadi malam tidur paling awal, oleh karena itu ia dipaksa bangun paling pagi. Padahal baik Younghyun maupun Wonpil tahu betul kalau teman mereka itu tidak bisa dipaksa-paksa begitu.

“Sudahlah, Dowoon. Lebih baik kau pensiun dini saja, mengikuti jejak Sungjin, Jae, dan Junhyeok.” Wonpil menasihati Dowoon sambil melirik takut-takut ke arah Younghyun. Yang dilirik justru tercuri perhatiannya saat Sungjin lewat di depan matanya dengan terburu-buru, mengacuhkan dirinya. Itu adalah satu hal lagi yang dibenci oleh Younghyun selain gangguan dari Dowoon.

“Sungjin melengos begitu saja. Huh, dasar. Mentang-mentang sudah berada di atas lalu dia lupa daratan!”

“Bukan begitu, Young.” Wonpil kali ini berniat menenangkan Younghyun.

“Lalu kenapa setiap kali lewat, baik Sungjin maupun Jae dan Junhyeok yang sudah berada di atas sana, tidak pernah sekali pun mereka menyapa kita lagi? Kenapa?” Younghyun berteriak pada Wonpil, membuat tubuhnya seketika berderak dan membuat orang-orang yang lewat terkejut.

Sementara Younghyun melampiaskan kekesalannya, Wonpil dan Dowoon hanya bisa menggeleng-geleng dalam batin mereka. Dowoon terbatuk lagi, kali ini lebih pelan, namun itu justru menambah kepalan asap yang membumbung di atas kepalanya.

“Sepertinya setelah mengantar orang-orang bekerja, aku akan langsung pensiun.” Dowoon terkekeh, lalu berpamitan dengan Younghyun dan Wonpil sembari membawa orang-orang yang membutuhkan dirinya sebagai pengantar. Younghyun menghela nafas seraya menatap nanar kepergian Dowoon yang semakin jauh, asap yang keluar dari kepalanya semakin menggerus lurusnya cakrawala.

“Dowoon akan mati.”

“Bukan mati. Berganti tubuh, lebih tepatnya.”

“Dan dia akan jadi sombong seperti teman-teman kita yang sudah lebih dahulu pensiun, lalu hilir mudik di atas sana.” Younghyun menunjuk Jae yang lewat tanpa sama sekali menoleh dengan dagunya. Tidak lama berselang, dari arah yang berlawanan dari Jae, Junhyeok lewat dengan kecepatan yang lebih mengerikan.

“Kita juga akan seperti itu. Hanya saja, karena kita lebih sehat, jadi asap masih dibiarkan mengepul di kepala kita.”

Younghyun dan Wonpil saling bersitatap. Orang-orang mungkin berpikir seleksi alam hanya akan terjadi pada makhluk hidup, namun kenyataannya tidaklah demikian. Kereta uap seperti mereka pun akan mengalami seleksi, siapa yang dalam kondisi tidak sehat, mereka akan dipensiunkan dan berhenti beroperasi. Nama mereka pun akan dipindahkan pada kereta listrik yang lebih canggih, membuat fisik mereka berganti menjadi muda kembali. Suka ataupun tidak, kenyataan itulah yang harus mereka hadapi.

“Lambat laun kita pasti akan lenyap.” Younghyun berujar sebelum kumpulan orang-orang berseragam sekolah dan baju kerja menaikinya. Asap lantas mengepul tipis dari kepalanya.

“Dan hanya akan menjadi objek hiburan.” Wonpil menimpali.

“Benar.”

“Tapi, Young – astaga kampret! Bikin kaget saja!” Wonpil mengumpat saat seorang masinis tiba-tiba naik dan membuat kepulan asap di kepalanya. “Kita berenam akan berkumpul kembali seperti dulu kalau kita berubah menjadi kereta listrik. Bukankah itu berita bagus?”

Younghyun tercenung. Kalau dipikir-pikir apa yang dikatakan Wonpil ada benarnya.

“Benar juga katamu! Baiklah, aku akan pensiun setelah mengantar para penumpang ini sampai tujuan, biar aku bisa cepat menghajar mereka bertiga!”

Sungguh ia kini berjanji dalam hati, kalau mereka berenam bisa berkumpul lagi dalam satu markas, Younghyun akan menanyakan kenapa Sungjin, Jae, dan Junhyeok berubah menjadi sombong setelah menjadi kereta listrik lalu kemudian memberi mereka pelajaran.

Younghyun pun berlalu meninggalkan Wonpil seorang diri di stasiun dalam keadaan penuh penyesalan.

.

.

“Sepertinya aku memberikan ide yang salah. “

.

FIN

A/N:

Also posted in day6fanficsindo😀

14 thoughts on “[Ficlet] The Lost Smoke”

  1. ASTAGA KAKNISAAAAAAAAA

    kak tau gak aku awalnya mikir mereka jadi kuda/ikan terus nanti mereka berubah jadi manusia😄 ternyata jadi kereta uap😄 pantesan kok ada asep dari pantat segala😄 /ngakak/

    kaknisa jago banget lah kalo bikin personifikasi(?) kayak gini :” dulu sweater-nya Leo, terus sekarang kereta uap :”

    great story kaknisaaaaa!!! ^^

    SEE YAAA

    Suka

  2. astaga kak :’)

    tau gak kak, aku tuh awalnya ngira ini si bertiga itu tuh jd hantu yg mati grgr ngerokok-_- trs si Dowoon ngerokok dan mau sekarat grgr batuk mele ini akibat dr liat judulnya oke sip. ternyata jd kereta uap :’) /terlalu ga nyambung dengan pemikiranku/ trs si Yoonhyun ini bisa liat hantu :”) /astaga cia, ini pencerahan drmn/ /bodo amat/

    seketika kebayang thomas and friends tut tut tut

    Suka

  3. ASTAGA KAK

    aku kirain mereka ini kyk manusia yg bisa liat siapa yg bakal meninggal gtu, ternyata mereka kereta toh HUAKAKAKKAKAKAK

    iya dah sana kalian pensiun dini bae lah ya

    Salam kenal kak, Jo

    Suka

  4. Demi apa aku kira pas bagian “baik Sungjin maupun Jae dan Junhyeok yang sudah berada di atas sana”, aku kira mereka bertiga udah meninggal terus gentayangan di atas gitu, eh ternyata…
    Ah kak nisjoo mah masternya surreal, jadi gak gak perlu diraguin lagi deh 😏
    Keep writing kak 😁

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s