[Gallery Series] 1st. Veni Vidi Vici

01. Veni vidi vici

ZICO GALLERY

..

#1. VENI VIDI VICI

By All.Want.Candy © 2016

Album Scans By @Eilyn_Chan

Woo Ji Ho aka Zico (Block B) & Oh Se Ra aka Kimi (OC) || Fluff || Ficlet || PG-15 (For cursing and other bad words)

..

“When I say I’ll do something, I’m the bastard who goes all the way to the end
I proved that my big talk is real”

..

..

October 13, 2015

22.17

“Kau serius?”

Pertanyaan milik Se Ra masih mengambang tanpa jawaban, tapi lawan bicara di ujung telepon lain menghilangkan keraguannya. Ketuk jari menggema detik demi detik sebelum Se Ra kembali membuka mulut untuk menjawab.

“Kau benar-benar yakin? Jangan bicara berlebihan, greed can bit you,” sebuah tawa terdengar keras tanpa perlu mendekatkan telinga pada speaker teleponnya—si lawan bicara mendapatkan humor sarkasme yang kocak.

Menit berikutnya perbincangan selesai dan sambungan suara ditutup. Hela napas panjang membanjiri ruangan temaram dengan rintihan musik jazz manis, tapi yang keluar dari mulut Se Ra tidak bisa dibilang manis.

“Dasar laki-laki brengsek.”

..

October 14, 2015

02.09

Ia laki-laki paling dicari tahun ini, dan itu artinya pekerjaannya menumpuk ratusan kali lipat. Ia bukan masokis tapi pekerja keras—setidaknya itu caranya mencari kata ganti masokis—dan tahun ini ia juga bekerja sangat keras hingga lupa seperti apa rasanya tidur nyenyak. Woo Ji Ho sedang menggila dalam ruang kantornya, beberapa orang ada disana tapi tak ada fokus untuk mereka.

“Uh, My God,” Ji Ho mengusap wajahnya yang lelah, menghirup napas panjang tanda relaksasi sebelum memutar bola mata menuju jam di pergelangan tangan—lalu ia menyepat marah.

SHIT! HYUNG! Ini sudah jam 2?!”

Seketika Poptime dan Stay Tuned—dua arranger, menatap Ji Ho kebingungan. Yang satu, tadi nyaris bertemu dewi mimpi, sedangkan yang satu lagi masih bekerja di samping Ji Ho. Saat sadar dua orang lain yang ada dalam ruang temaram itu tak sadar maksud erangan penuh masalahnya, Ji Ho menepuk dahinya—mengutuk kebodohan yang dibawa otaknya.

“Mati aku.”

..

October 14, 2015

02.43

Se Ra duduk dalam diam, memeluk kakinya sendiri sambil bermain dengan api dari lilin. Ia belum bisa tidur dan belum juga ingin tidur. Masih pukul 2 dini hari, belum bisa dibilang waktu tidurnya. 4 Jam yang lalu ia di beri perintah untuk membuka mata hingga jam 1—bukan perintah yang susah, tapi tak mudah juga. Lalu kini ia menunggu selama nyaris 2 jam, tanpa tahu untuk apa.

“Dasar masokis…”

Mungkin makian Se Ra mengandung doa yang segera di kabulkan pemilik semesta, karena detik ke depan bunyi bel yang mengaum dan bunyi pintu yang terbuka menarik perhatiannya. Hanya satu-dua orang yang tau pin apartemennya, Moon Jin Na atau Woo Ji Ho.

“Maaf aku terlambat,” itu sebuah kalimat dengan vokal berat yang familiar, membahana di ruang tengah hingga terdengar ke kamar. Sontak saja si pemilik apartemen keluar dari kamar, menemukan sesosok pemuda tak tampan yang berpakaian nyaman dengan sebuah boks di tangan.

“Jadi?”

Ji Ho menoleh pada si empunya ruang setelah meletakkan boks karton biru di atas meja ruang tengah, ia melepaskan coat nya lalu duduk nyaman di sofa–baru menjawab pertanyaan, “Aku datang membawa kejutan, seperti kubilang.”

Mengerti lawan bicaranya tak paham, Ji Ho bergegas membuka boks biru yang tadi dibawanya. Se Ra tak butuh lampu terang untuk tahu isi kotak itu adalah sebuah cake kecil dengan krim berwarna orange yang dihiasi beberapa potong strawberry dan coklat.

“Aku tidak bisa mencari kue lain, hanya ini yang tersisa.”

Kepala milik Oh Se Ra mulai mencari padanan yang baik untuk menghubungkan cake, Woo Ji Ho, dan dirinya, sayangnya ia gagal.

“Jadi ini kejutannya?”

Se Ra menatap nyinyir Ji Ho sebelum berkacak pinggang, tanda tak umum untuk mempertanyakan. Ji Ho sendiri lebih memilih mempersiapkan kuenya–menyusun lilin di atas kue kecil berwarna orange pucat—tak menarik.

“Aku sudah bilang padamu kan?” pertanyaan Ji Ho belum selesai saat si pemuda mulai menyalakan lilin kuenya satu persatu, “Kau bisa panggil aku brengsek, tapi aku tidak mudah lupa janjiku.”

Dalam kurangnya pencahayaan ruang tengah, lilin-lilin tinggi menyala lembut di atas kue, membawa suasana menyenangkan. Itu kue pertama Se Ra yang tak menarik sama sekali—sama saja dengan alasan mengapa kue itu ada disana. Ia baru juga tahu betapa pintarnya Ji Ho mengerjainya.

Happy 1 year anniversary? Yah, apapun lah itu,” tiba-tiba Se Ra tergelak, tawanya nyaring dan itu membingungkan Ji Ho.

“Kau benar-benar serius? Aku bahkan tidak ingat hari apa ini!!” mendengarnya Ji Ho tak serta merta sebal, ia hanya memperhatikan Se Ra hingga tawanya menghilang.

“Cepat tiup lilinnya!! Aku tidak mau makan kue dengan campuran lilin!”

Mau tak mau, suka tak suka, paham tak paham, Se Ra maju mendekat, memejamkan mata lalu membentuk gestur doa. Dalam sunyi senyap dini hari dan di hadapan lilin kue yang menyala, Se Ra membisikan doanya, “Demi Tuhan dan Woo Ji Ho.”

“Kau tidak berdoa yang aneh-aneh kan?” picingan mata curiga milik Ji Ho disambut kikik puas Se Ra, yang tak menunggu lama untuk meniup mati seluruh lilin yang tadinya menyala, menyambut kembali remang ruangan yang mereka huni.

“Jangan lakukan hal menggelikan macam ini lagi,” Ji Ho tersenyum, merendahkan tubuhnya untuk sejajar dengan pemilik rumah, lalu meraih kepala Se Ra hanya untuk membelainya dan memberi acakan lembut pada helaian surainya.

“Aku sudah bilang kan tahun lalu, aku akan merayakan 1 tahun hubungan simbiosis parasitisme ini,” rangkaian kalimatnya ditutup dengan senyum, “Kau saja yang tak percaya padaku.”

Se Ra kembali tergelak, lalu menggeleng tak setuju, “Mana bisa aku percaya pada laki-laki brengsek macam dirimu?”

Lengkungan dibibir Ji Ho sebelum ia menutup ruang antara mereka berdua.

I’m the bastard who proves my big talk, Miss Oh.”

..

END.

..

A/N: HAI HAI HAI!! Ini ff SeraxJiho pertama 2016, masih sweet-bego gitu tapi abis itu bencana LOL lagi pengen aja buat playlist fic albumnya mas Jiho yang tak tahu akan selesai kapan, ya walaupun begitu terima kasih sudah membaca!!

All.Want.Candy © 2016

2 thoughts on “[Gallery Series] 1st. Veni Vidi Vici”

  1. BENTAR INI ANIV SERA JIHO YANG PERTAMA? MB SERA ATURAN TIDUR AJA NGAPAIN NUNGGUIN MAS BERENGSEK MACAM JIHO IHHHH KESEL

    aduh kenapa jadi simbiosis parasitisme, berarti cuman satu yg untung dong hon? sapa nih yg untung? jiho? apa sera?

    suka banget pas abis ngomong ngeselin gitu si jiho malah elus-elus kepala sera, semacam kontradiksi banget elaaaah, tumben keluar manisnya biasanya anyir mah jihonya /gak gitu/

    keep writing ya hon! aku menunggu seri lainnya!

    Suka

    1. IYAA!! HAHAHAHA
      ya kan daripada dimarahin gitu kan jadi mending nungguin… lebih takut dimarahin waktu itu soalnya….
      HAHAHA, iya sih parasitisme kan soalnya kan enak di Jiho doang Sera….. ya gitu lah ya….
      biasa dia lagi jam-jam goblok jadi agak geser gitu otaknya wkwkwk
      MAKASIH HUBBY!❤

      Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s