[Ficlet] Fate

fate

Title: Fate

Main Cast: APINK Jung Eunji and SHINee Key (Kim Kibum)

Support Cast: Yagi Arisa (Japanese Model)

Genre: Sad, Hurt, Angst

Rating: PG-15

Duration: Ficlet

Fanfiction by kkyuzizi

Diclaimer: Sorry for typo(s) and i own this story plot. Give a feedback after you read this. Don’t copy my plot please.

“Sepertinya cintaku yang menyedihkan yang dan hanya memandangmu, terlupakan dalam kesedihan” –Its You by Eunji.

==

Disinilah Eunji berdiri. Di depan sebuah gereja yang akan menjadi saksi bisu sebuah janji suci pernikahan. Perlahan, Eunji memasuki pintu megah gereja itu. Mata Eunji mencari-cari sosok yang dirindukannya selama ini. Sosok yang selalu hadir dalam setiap mimpi Eunji. Akhirnya, Eunji menemukannya. Sosok itu kini tengah tersenyum pada Eunji. Senyum yang akan Eunji rindukan. Eunji tersenyum kecut dalam hati. Tangannya meremas ujung blazer yang ia kenakan.

Ya! Eunji-ya! kau datang?”

Suara itu. Suara paling merdu yang pernah Eunji dengar. Suara yang selalu terngiang dalam telinga Eunji. Sosok itu sudah berada di hadapan Eunji dengan tatapan bingung. “Eunji-ya, gwenchana?” ucapnya.

Eunji tersadar dari lamunanya, dan tersenyum. “Ya. aku baik-baik saja,” Eunji mengangkat lenganya perlahan. Memberikan selamat pada pria di hadapannya “Selamat atas pernikahanmu, Kibum-ah. Semoga kau bahagia selalu.” Key tersenyum dan menyambut jabatan tangan Eunji. “Terimakasih,”

Eunji mengangguk kecil dan mulai melepaskan jabatan tangannya dari Key ‘Semoga kau bahagia selalu. Meskipun bukan denganku.’ Batin Eunji. Eunji lalu meninggalkan Key yang sibuk menyambut tamu undangannya.

Eunji lalu mencari tempat duduk yang telah disediakan untuk para tamu. Eunji memilih untuk duduk di barisan belakang. Tak lama terdengar riuh tepuk tangan para tamu. Pria dengan setelan tuxedo putih dengan dasi kupu-kupu hitam memasuki altar. Eunji tersenyum. Ia memuji ketampanan pria yang ia cintai itu dalam hati. Begitu pria itu sampai di depan altar, seorang wanita dengan gaun putih nan anggun berjalan menuju altar dimana Key berdiri –menanti pengantinnya.

Eunji bisa merasakan betapa riuh tepuk tangan yang menggema di gereja tersebut. Eunji tak mempunyai kekuatan untuk sekedar memberikan tepuk tangan kepada mempelai wanita. Tubuhnya lemas. Kelopak matanya dipenuhi genangan air mata yang siap menetes kapan saja.

Kini, kedua insan tersebut sudah berdiri di depan pastur yang akan meresmikan janji suci mereka. Mungkin hanya Eunji saja yang merasa sedih dengan pernikahan ini. Eunji hanya menunduk dan tak bisa mendengar apapun sampai tepuk tangan dan sorak sorai yang begitu meriah menyapa telinga Eunji. Saat Eunji mendongakkan kepala, terlihat kedua insan yang telah resmi menjadi suami istri itu saling menautkan bibir masing-masing.

Air mata kini lolos begitu saja dari pertahanan Eunji. Eunji gagal. Ia gagal untuk tak menangis hari ini. Eunji menghapus kasar air mata yang mengalir di kedua pipinya dan bergegas meninggalkan gereja tersebut.

Dari altar, Key melihat Eunji meninggalkan gereja. Key melihat cinta pertama dan terakhirnya pergi meninggalkannya. Sontak, air muka Key berubah masam. Sungguh, Key ingin berlari menyusul Eunji dan memeluknya saat ini juga. Hanya Eunji satu-satunya wanita yang Key cintai dan akan selalu Key cintai.  Wanita di hadapannya –Yagi Arisa, menyadari perubahan raut wajah suaminya. “Ada apa?” Tanyanya. Key menggeleng. “Tidak ada apa-apa,” Key kemudian merangkul pinggang wanita pilihan mendiang ayahnya itu.

==

Eunji melempar semua benda pemberian Key kedalam lubang yang telah ia gali di belakang rumahnya. Air mata tak hentinya mengalir di pipi Eunji. Eunji tak tahu akan jadi seperti apa hidupnya tanpa kehadiran sosok Key di sekitarnya. Memikirkan Key mencium Arisa saja sudah membuat Eunji gila apalagi memikirkan Key yang tak bisa lagi menemani sisa hidupnya. Eunji mengubur semua benda itu dan masuk kedalan kamarnya. Ia mengirimkan sebuah video dirinya kepada Key. Eunji lalu menegak sebuah pil. Tak butuh waktu lama, tubuh Eunji sudah terbujur kaku di samping tempat tidurnya.

“Annyeong, Kibum-ah!

selamat atas pernikahanmu dengan Ari-chan!

aku berharap kalian akan terus bahagia.

Aku.. harus memberi tahumu sesuatu, Kibum-ah.

Aku.. mencintaimu.

Aku tak tahu apakah aku masih pantas mengatakan hal ini padamu

Terimakasih telah mengajariku bagaimana mencintai

Dan bagaimana dicintai.

Terimakasih telah menemani hidupku selama ini, Kibum-ah

Meskipun akhirnya kita tak ditakdirkan bersama.

Jagalah Ari-chan. Cintai dia seperti dulu kau mencintaiku

Aku akan menjaga perasaan ini untukmu, Kibum-ah.

Aku akan membawa perasaan ini sampai aku mati

Kau harus tahu bahwa aku akan selalu mencintaimu

Maafkan aku, Kibum-ah.

Aku mencintaimu.

Annyeong.”

 

‘Jangan tinggalkan aku, Eunji-ya..’

FIN

 

eaaaaa xD haloooo~ aku kembali dengan project ff terbaruku. Gimana? Aku agak susah nulis ff genre sad gini >< soalnya aku orangnya ceria (gak nanya.) oke, kritik dan saran diperlukan banget buat perbaikan fanfiction aku selanjutnya. Rada-rada gajelas gitu kan alurnya? Ya kannnn?:3 i think that’s all (sok inggris lu, Nad -_-) sampai jumpa lagi di project ff selanjutnyaa~ anyeooonggg ^^/

3 thoughts on “[Ficlet] Fate”

  1. Aku selalu gak suka sama karakter yang bunuh diri huhuhu tapi gimana dong emang cerita yang begini selalu mengiris hati. Ga ada yang lebih perih dari sama – sama suka, tapi gabisa bersama😂. Good job! Keep writing!

    Suka

  2. MBAK EUNJIIII SADAAAR KEY CUMA MAIN WGM KOK CUMA WGM *coba menguatkan* *tapi telat karena mbak eunji udah tepar*
    huhuhu, penggambarannya udah dapet kok sedihnya, cuman endingnya kenapa harus pake ucapannya kibum kenapaaaaaa >< di endingin di pesannya mbak eunji mungkin bakal lebih ninggalin feel, gitu ajaaaa :')
    sering2 bawa SHINee dong *request* hehe

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s