PMH Team (Pt. 1)

P M H  T E A M poster 1

C U P I D

 

Present

PMH Team | Chaptered | School Life, Comedy

Main Cast: Mark (SR1B) – Kudo Haruka (Morning Musume’15)

Other Cast: Kim Yeri (Red Velvet), Chou Tzu Yu (TWICE)

Etc

PG-13 | Don’t like don’t read | Inspiration by Another Film & Drama

 

Note: FF ini pernah di post di blog pribadi Cupid

.

.

.

“Ssst…Tzuyu, coba kau lihat Kuduu selalu memperhatikan Mark”

 

.

 

.

 

.

 

Happy Reading

 

.

 

.

 

.

 

Plameria Jeongguk Empire Highschool

 

Classroom

 

Author P O V

 

.

 

.

 

.

 

Kudo Haruka, seorang gadis berambut pendek itu terus saja menatap si Mark, seorang murid laki – laki yang paling tampan dikelasnya. Nampaknya, murid laki – laki itu sedang membaca sebuah buku komik sembari mengisi jam kosong.

Sebuah senyuman terukir dibibirnya ketika Mark mendongak ke arahnya, laki – laki itu menoleh kemudian tertawa, “ternyata kau masih menyukai Kangmin, ya?” ledek Mark kepada Haruka yang ekspresinya sudah berubah.

“Aku menyukaimu bodoh!”

 

“Hey, kenapa diam? Aku memang benarkan…” Mark tertawa terbahak – bahak lagi.

Haruka cemberut, kemudian mengambil buku IPA – nya dan pura – pura tidak mendengar tawa Mark.

“Aku tahu kau tidak suka IPA, jadi jangan berpura – pura” Mark mulai melunak. Haruka mendongak, gadis itu kemudian tersenyum tipis, “Kau tau? Tadi aku berkhayal sedang menonton konser Girls

Generation”

Mark terkikik pelan mendengarnya,

“Kalau begitu jangan kebanyakan berkhayal, aku kasihan kepadamu lama – lama”

Jadi Mark menganggapnya akan gila jika berkhayal lama – lama? Pikir Haruka.

.

P   M   H      T  E  A  M

 

.

 

Canteen

 

.

Haruka memakan ramyeon-nya dengan lahap, sembari terus memperhatikan Mark yang tengah berada 3 meja di depannya. Ia tidak peduli dengan ocehan Arin, Yeri, Jane, dan Tzuyu yang sibuk membicarakan hubungan Saeron -si adik kelas- dan Chanwoo -kakak kelas- mereka.

“Tapi kata mereka Chanwoo sunbae suka sama Yeeun” celutuk Arin sembari melahap burgernya.

“Bukannya Yeeun sunbae sudah jadian dengan Jaeho sunbae?” tanya Jane

“Yeeun sunbae dengan Jaeho sunbae-kan sudah putus…” tanggap  Arin polos

“Ingat tidak saat Chanwoo sunbae mencium bibir Saeron di depan  kita pada saat masa orientasi?”

 Tanya Tzuyu sembari mengaduk –  aduk jus stroberinya.

“Itukan hanya dare dari Hyunkyung oppa” Yeri menyeruput tehnya, semua murid sudah tahu jika Yeri sudah berpacaran dengan Hyunkyung.

“Walaupun itu hanya dare, tapi itu tetap sebuah ciuman” Arin berkata polos lagi.

“Kuduu, kenapa kamu diam saja?” Jane menyikut lengan Haruka yang sibuk dengan ramyeon-nya dan sedikit mencuri pandang ke arah Mark.

“Melihat Kangmin?” goda Tzuyu yang sukses membuat Haruka memberikan death glare kepadanya.

“Ya, tidak lah! Mantan hanya mantan, layak dibuang atau tidak dijual ke situs online shop saja…” ucap Haruka sedikit keras sehingga membuat semua orang menatapnya.

“Jadi, Haruka sunbae dan Kangmin sunbae sudah putus?” tanya Chaeryeong sembari menahan ekspresi bahagianya. Haruka mengangguk, “kau sukakan? Ambil saja”

Jane dan Arin melongo ketika mendengar percakapan sangat singkat antara Chaeryeong dan Haruka.

Sementara Yeri, gadis itu kini sudah pindah di sebelah Hyunkyung.

“Apa? Kalian suka juga dengan Kangmin?”

Semuanya buru – buru kembali dengan aktivitasnya setelah  mendengar death glare mematikan dari

Haruka.  Kangmin yang mendengar ucapan Haruka tadi hanya bisa menunduk, Haruka memang benar – benar membencinya.

“Aku tahu kau masih menyukainya…” Mark menepuk – nepuk pundak Kangmin, sementara Kangmin hanya membalasnya dengan senyum tipis.

Ucapan Mark tadi sampai ke telinga Haruka, membuat gadis itu menunduk, rupanya Mark belum peka dengan perasaannya.

.

 

P M H   T E A M

 

.

 

Library

 

.

Dibalik ensiklopedia berukuran sedang itu, Haruka lagi – lagi mencuri – curi pandang ke arah Mark yang sedang membaca ensiklopedia dengan judul yang sama juga.

Chu~

Haruka melirik ke arah Yeri dan Hyunkyung yang sedang duduk dipojokkan sembari menutup ke dua wajah mereka dengan sebuah kamus yang besar.

Mereka berciuman diam – diam, tentu saja.

Pendengaran gadis bermarga ‘Kudo’ ini memang begitu tajam.

“Uhuk…” Haruka pura – pura batuk, matanya melirik ke arah Yeri dan Hyunkyung yang kini sudah diam dan duduk rapi sembari membaca kamus besar itu.

Sudah kubilangkan? Kuduu memang mempunyai telinga yang tajam seperti pisau

Yeri menyodorkan sebuah kertas kepada Hyunkyung, sementara kekasih dari gadis bermarga ‘Kim’ itu hanya tersenyum.

Kembali lagi dengan Kudo Haruka, well, gadis itu rupanya kembali lagi mencuri – curi pandang ke arah Mark dan apa yang terjadi?

Takdir berkata Mark dan Haruka melakukan kontak mata, otomatis -entah mereka berdua- Haruka menjadi salah tingkah.

Buru – buru, Haruka kembali membaca ensiklopedianya, Mark yang melihat hal itu hanya bisa tersenyum

kecil.

“Aku tahu kau sedang melihat Kangmin…”

.

 

P M H   T  E  A  M

 

.

 

Teacher Room

 

.

“Aku bisa, aku bisa…”

 Haruka nampak keberatan dengan setumpuk buku yang kini ia pegang, Mark kemudian mengambil setengah dari setumpuk buku itu, “perempuan tidak boleh mengangkat beban berat” ucap Mark disertai dengan senyum jahilnya, tangan kanannya kemudian mengetuk pintu.

Haruka hanya tersenyum kecil, manik matanya terus menatap pergerakan kecil Mark.

“Jeon songsaenim…” Mark menyerahkan setumpuk buku itu kepada Mrs. Jeon “oke, Haruka taruh sisanya di meja saya” perintah Mrs. Jeon sembari berjalan menuju mejanya.

Haruka menurut, kemudian mengikuti langkah kaki Mrs. Jeon.

“Nilaimu makin hari meningkat, pertahankan itu okay?” Senyum Mrs. Jeon, “ne saem, akan saya

pertahankan. Gamsahamnida” Haruka membungkuk 45 derajat, kemudian berbalik dan berjalan keluar dari ruang guru.

“Kau menunggu?”

Gadis itu mengernyit ketika melihat Mark yang menunggunya di depan pintu, “seorang gadis tidak boleh kembali ke kelas sendirian” ucap Mark yang sukses membuat pipi Haruka memerah,

“Tuh, kan, ternyata kau memang masih menyukai Kangmin! Buktinya tadi, kau memerah setelah mendengar gombalan Kangmin dulu” ledek Mark.

Krak!

Hati Haruka hancur seketika ketika mendengar ledekkan Mark tadi,

Laki – laki ini memang tidak pernah peka!

Akan tetapi, hati Haruka kembali utuh ketika Mark merangkulnya, dan seperti kejadian kebanyakan, jantung gadis itu berdegup kencang.

“Kita sahabatkan? Sahabat yang serasi…” tandas Mark dengan senyum lebarnya yang membuat seribu kupu – kupu warna – warni keluar dari tubuh Haruka dan membentuk sebuah formasi hati, yang menandakan bahwa lebih dari sekadar sahabat yang serasi.

“Aku berharap itu kode kalau kau menyukaiku…”

 

.

 

P M H  T  E  A  M

 

.

 

Classroom

 

.

Pelajaran ketiga dimulai, semua murid berkonsentrasi pada mata pelajaran yang sekarang ‘kembar’ dengan matematika, ilmu pengetahuan alam yang biasa disingkat IPA.

Banyak yang mengeluh, banyak yang senang, banyak yang biasa saja, dan sampai ada yang ingin tidur ketika mendengar penjelasan Mr. Kang mengenai pelajaran IPA itu.

Lagi – lagi dan selamanya akan menjadi ‘tentu saja’, Haruka sedang mencuri – curi pandang ke arah Mark yang nampak bosan dengan mata pelajaran ‘kembaran’ matematika itu.

Walaupun Mark menyukai matematika, tapi tetap saja, bagi Mark IPA

itu membosankan, berbeda dengan matematika yang penuh tantangan.

“Ssst…Tzuyu, coba kau lihat. Kuduu selalu memperhatikan Mark” Yeri berbisik kepada Tzuyu sembari menunjuk Haruka yang sedang memperhatikan Mark sembari tersenyum.

“Nampaknya…Kuduu suka dengan Mark” balas Tzuyu pelan sembari melirik Haruka yang masih memperhatikan Mark.

“Baik, pelajaran hari ini saya akhiri…” ucap Mr. Kang sembari membereskan peralatannya.

“Saya harap, kalian mengerjakan tugas kalian…” pesan Mr. Kang sebelum meninggalkan kelas.

“Ne, Mr~”

Sesudah Mr. Kang pergi, kelas kemudian menjadi ribut layaknya pasar ikan.

“Kangmin, kau melihat Haruka terus, ya?” goda Mark sembari menghampiri Kangmin yang sibuk menatap Haruka.

“Kalau iya?”

Mark terkikik, kemudian iseng memancing emosi Kangmin, “aku tadi merangkul Haruka, lho!”

Kangmin hanya diam tanpa ekspresi, kemudian memasukkan buku – bukunya ke dalam tas.

“Min?”

Laki – laki itu hanya diam, kemudian keluar kelas. “Kebiasaan…” batin Mark sembari mengambil botol air mineralnya.

Haruka melihat Mark dengan tatapan ‘apa – kau – menyukaiku?’ , sementara Yeri dan Tzuyu sudah merasakan tanda – tanda jika Haruka suka dengan Mark.

Mereka berdua kemudian memutuskan untuk menginterogasi Haruka nanti sore, well, Yeri dan Tzuyu sudah merasa menjadi dektektif sekarang.

 

-To Be Continued-

Hello~

 

I’m Cupid ^^

 

Nice to meet u guys~

Well, jujur aja, ini baru pertama kali Cupid bikin FF About 99L xD

 

Seperti yang kalian tahu, susah banget lho cari idol yang line-nya 99.

 

Akhirnya terpilih lah beberapa cast 99L yang Cupid pilih yaitu:

 

Markonah-nya esersatuempatbe /? , Maknae gagal morning musume /? , Maknae red pelpet /? , Maknae Twais /? *kalo gak salah .__.*, Maknae Romeo, Maknae The Ark, en terakhir Maknae Oemjih Hellow /?

 

Rata2 maknae semua ye wkwkwk

 

Maaf, ya, kalo misalnya ada kata2 yang kurang pas menurut kalian di FF ini.

 

And sorry for bad poster too, next, I’ll promise to bring awesome poster *bahasa Inggris gagal .__. *

 

Last, thank you so much for you ^^

 

Sehabis baca, jangan lupa leave a comment ya~

 

See you ^v^

 

 

 

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s