[Ficlet] MY FOCUS

MYFOCUS

[FICLET] MY FOCUS

By Pandazy

Main Cast:

  • Kim Ji Won [iKON]
  • Jung Ye Jin [OC]

Genre: Romance, Fluff

Duration: Ficlet

Rating: G

Backsound: iKON – Today

Summary

Apa Jiwon tidak tahu, ada seseorang yang memotretnya diam-diam?

A/N: Kritik + saran plis:3

**^^**

Jiwon gemar memotret,

Hasil jepretannya tidak pernah mengecewakan – setidaknya itulah yang aku pikir,

Ia selalu mengajariku bagaimana cara memotret dengan baik.

Tetapi aku punya rahasia, tanpa Jiwon sadari, aku selalu memotret dirinya. Aku menyukainya, ketika ia tersenyum, ketika ia bernyanyi, ketika ia menari, ketika ia tertawa – semua itu adalah fokusku.

Yah, aku tahu aku pengecut. Aku tidak berani jujur ke Jiwon, aku takut reaksinya akan berbeda dari yang kuharapkan; aku tidak mau Jiwon menjauh.

“Yejinnn…” panggil Jiwon dengan nada manjanya seperti biasa.

Ia tersenyum manis ke arahku, lalu menyeret kursinya dan membawanya ke mejaku agar ia bisa duduk di sisi mejaku. Aku mencoba menatapnya seperti biasa, tapi tidak bisa, entah mengapa hari ini ia terlihat sangat tampan – seratus persen lebih tampan dari hari kemarin.

“Eh? Kenapa wajahmu merah?” tanya Jiwon, “seperti sup tomat buatan ibuku, haha.”  Ia kembali tertawa.

“Ah… haha.” Sekeras mungkin aku mencoba untuk tertawa, tetapi tawaku tidak keluar seperti biasa – entah mengapa hari ini aneh.

Jantungku berdegup seribu kali lebih cepat dari biasanya, aku tidak berani melakukan kontak mata meskipun satu detik pun – aku canggung. Perasaan macam apa ini?

“Yejin, kamu sakit? Kamu tidak seperti biasanya, deh,” kata Jiwon, mengangkat tangannya dan menaruhnya di dahiku, mengecek kondisiku.

“Aku hanya sedikit pusing saja,” alasanku.

“Aduh, lebih baik kamu beristirahat dulu saja! Aku, kan, tidak mau kamu sakit.”

Satu kalimat yang dapat membuat wajahku kembali memerah.

“Oh ya, Yejin, tadi Nyona Song memanggilku, aku akan segera kembali,” kata Jiwon, meletakkan kameranya begitu saja di mejaku, lalu beranjak pergi dengan janji ‘akan segera kembali’.

Seiring kepergian Jiwon, aku sangat mengkhawatirkan perasaanku yang ‘berbeda’ dari biasanya – menurut Jiwon pasti seperti itu. Aku sudah mati-matian menyembunyikan perasaan ini, tetapi sepertinya otak memang tidak mau kompromi lagi denganku.

“Aku bosan,” gumamku, meraih kamera Jiwon dan membuka galerinya.

Aku menampakkan ekspresi kagum karena trik pencahayaan pada hasil jepretan Jiwon, aku bahkan sempat berpikir Jiwon adalah anak seorang fotografer profesional sehingga karyanya bisa sehebat itu,

… eh?

Aku melihat satu foto yang tampak sangat-sangat-sangat familiar bagiku, aku sepertinya pernah melihatnya, sering lebih tepatnya. Butuh waktu lama untuk mencerna foto apa itu – dan itu adalah aku sendiri!

Aku termenung, segala pikiran berkecamuk padaku.

“Jiwon suka padaku ya?”

“Aduh, mungkin itu tidak sengaja terpotret,”

“Apa yang kamu lakukan?” tiba-tiba suara Jiwon mengejutkanku, ia tampak khawatir, lalu sepersekian detik kemudian rautnya berubah normal. “Kamu sudah tahu ya?”

“Tahu apa?” balasku bingung.

Ia kembali menampakkan senyumnya yang menawan, “Bahwa selama ini aku memotretmu dalam diam – aku menyukaimu, tetapi aku pengecut, jadi aku tidak berani jujur padamu,” jelas Jiwon. “Maafkan aku, aku memang tidak sopan.”

“Benarkah?” aku sangat terkejut dengan penjelasan singkat tersebut. “Tapi – aku juga menyukaimu, aku selalu memotretmu, kamu tidak sadar?”

Jiwon membulatkan matanya, lalu tertawa dengan riangnya hingga matanya yang bulat itu menjelma menjadi segaris – melihat reaksinya itu, aku jadi ikut tertawa juga.

“Mulai sekarang, jangan ada yang dirahasiakan lagi, ya.”

**^^**

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s