[Vignette] Midnight Girl

Midnight Girl

Title: Midnight girl

Scriptwriter: Violia Natha

Main cast: Kim Han Bin ( B.I iKON).Lee Ha Yi ( Lee Hi

Support  Cast: All member iKon, Nam Tae Hyun,

Genre: Mystery, Romance

Rating: General

Duration: Vignette

Summary: Petikan gitar, suara, dan wajah serius  gadis itu membuatku tetap bertahan ditempat ini hingga pagi hari. Daya tarik yang aneh.  Namun apakah  keberadaan gadis itu nyata?

Disclaimer: Happy reading  and dont forget give me your opinion about this ff.

MIDNIGHT GIRL

            Dua minggu lagi akan diadakan penilaian bulanan. Aku harus menjadikan grup kami debut. Ini bisa menjadi kesempatan terakhir. Dalam penilaian bulanan ini aku harus menyelesaikan aransemen lagu yang akan kami mainkan, berlatih dance dan yang sekarang membuatku sangat pusing adalah membuat lagu.

            Argh… fikiranku buntu. Biasanya suasana tenang ruang latihan di malam hari akan melancarkan imajinasiku. Tapi kenapa kosongnya ruangan malah membuat imajinasiku ikut kosong? Aku butuh ke kamar mandi untuk menyegarkan diri.

            Sekarang sudah hampir jam dua malam. Hanya ruang latihan yang dipakai grupku yang lampunya masih menyala. Itu sudah pasti. Kebanyakan trainee akan pulang ke dorm paling lama jam dua belas malam. Beda denganku yang menganggap ruang latihan justru lebih nyaman daripada dorm. Sampai – sampai Bobby-hyung berkata akan membuat sebuah ruang latihan di dorm baru kami, agar setelah debut aku tidak lagi tidur di ruang latihan.

            Setelah membasuh wajah dengan air rasanya segar sekali. Sekarang tinggal kembali ke ruang latihan.Tapi sepertinya otakku sudah sangat lelah kali ini. Lebih baik aku berkemas dan pulang ke dorm.

            Suasana sangat hening, sampai terdengar petikan gitar dan suara gadis menyanyi. Aku memperhatikan sekitar. Sepi sekali. Tapi suara itu masih sayup – sayup terdengar. Apa mungkin ada trainee lain yang latihan sampai larut malam juga? Dan gadis?

            Aku melangkah perlahan mendekati arah suara. Kutemukan salah satu ruang yang lampunya ternyata juga masih menyala. Tepat di sebelah tangga. Setahuku ruangan ini hanya digunakan oleh penulis lagu Han Jun Su dan seharusnya kedap suara. Alasan suaranya terdengar hingga keluar, teryata karena pintunya terbuka sedikit.

            Lewat celah itu aku mengintip. Ternyata benar seorang gadis. Badannya kecil, rambutnya hitam panjang diikat longgar dan wajahnya pucat terlihat lelah. Sesekali gadis itu berhenti bermain gitar dan mencorat – coret buku di depannya. Dia tersenyum puas, lalu wajahnya berubah lagi serius seperti sedang berfikir keras.

            Tanpa sadar aku memperhatikannya agak lama. Sebelum gadis itu menyadari kehadiran orang lain, aku memutuskan segera kembali ke ruang latihan. Entah kenapa senang mengetahui bahwa aku bukan satu – satunya orang yang masih tinggal disini.

*

            “Kau tidak pulang lagi tadi malam?”tanya Jin –Hwan hyung  yang sedang duduk dibangku panjang begitu melihatku masuk ruang latihan. Member yang lain sedang pemanasan dipimpin Bobby hyung.

            “Aku pulang jam 4 pagi.”jawabku santai dan duduk disebelah Jin Hwan hyung. “Tapi bangun sebelum hyung dan langsung ke studio musik.”

            “Aku sudah bilang ke Jin Hwan hyung kalau kau pulang.”Kata Bobby hyung yang mengentikan pemanasan dan ikut duduk dibangku panjang. Sekarang yang memimpin adaah Jun Hee”Dia kira kau hanya pulang untuk mandi dan ganti baju. Aku kan bangun saat kau pulang.Tapi dia tidak percaya.”

            “Jangan terlalu memaksakan badanmu.”Jin Hwan hyung menasehati.”Aku tahu kau ini leader kami,tapi kalau badanmu sudah lelah, segera istirahat. Berhenti jadi trainee gila yang latihan sampai malam.”

            “Buat saja ruang tengah kita sebagai ruang latihan.”usul gila itu kembali dilontarkan Bobby hyung.

            Mendengar hal itu Jin hwan langsung mendorong Bobby hyung main – main. “Jangan bicara yang aneh – aneh.”

            Aku hanya bisa tertawa melihat kelakuan dua hyung-ku itu. Kemudian aku ingat sesuatu. “Tapi hyung. Ternyata tidak hanya aku yang latihan sampai malam.”

            “Memang ada lagi orang yang gila latihan selain kau?”Jin Hwan hyung tidak percaya pada apa yang aku katakan.

            Aku memasang wajah paling serius. “Perempuan.”melihat ekpresi dua hyungku yang masih tidak percaya, aku langsung menambahkan dengan suara keras. “Aku serius.”

            Ternyata mereka yang sedang pemanasan mendengarkan apa yang kami sedang bicarakan. Mereka berempat, Dong hyuk, Yun Hyeong, Jun Hee dan maknae Chan woo mengentikan pemanasan dan malah duduk dilantai menatapku.

            “Mungkin itu hantu?”komentar mengerikan itu dicetuskan Jun Hee.

            “Atau hanya imajinasimu saja.”kata Yun Hyeong datar.

            “Jangan – jangan dia alien?”Dong hyuk ikut menyimpulkan. Hanya Chan Woo yang diam saja memperhatikan hyung – hyungnya membuat kesimpulan aneh.

            “Mana ada gadis yang berani di ruangan malam – malam sendirian.”Jin Hwan hyung bergumam pelan. “Aneh sekali kalau memang yang kau ceritakan benar.”

            “Apalagi kalau dia tahu Han Bin selalu disini tiap malam.”Bobby hyung cengengesan.

            Mendengar komentar mereka yang semakin tidak jelas aku langsung berdiri. ”Sudah! tidak penting! Ayo latihan.”

            Wajah mereka kecewa. Tapi kerumunan penasaran itu akhirnya bubar juga. Membentuk formasi di belakangku. Ya benar. Daripada berdiskusi soal gadis itu lebih baik latihan untuk  penilaian bulanan.

            Percuma menceritakannya pada mereka. Yang ada malah aku berfikiran yang tidak- tidak. Mana mungkin gadis cantik bersuara merdu itu bukan nyata. Aku sungguh tidak ingin mempercayai pendapat mereka.

*

            Beberapa hari kemudian, mereka segera melupakan gadis itu. Sementara aku setiap malam selalu melewati ruang Mr.Han. Berharap kembali menemukan gadis itu. Kadang dia ada, kadang tidak ada. Saat pintu ruangan tersebut tertutup, aku akan menempelkan telingaku untuk memastikan. Tapi sepertinya dia tidak pernah ada saat pintunya tertutup. Beberapa kali aku mendapati wajah seriusnya dan semakin yakin kalau gadis itu pasti nyata. Bukan seperti komentar para member beberapa hari yang lalu.

            Satu hari sebelum penilaian bulanan, aku bertemu dengan Tae Hyun hyung ditangga. Sepertinya dia baru keluar dari ruangan Mr. Han.

“Anyeong haseo hyung.”sapaku sopan.

            “Oh, Anyeong. Bagaimana kabarmu? Aku dengar besok penilaian bulanan?”Tae Hyun hyung berbalik dan melepas kacamata hitamnya.

            Aku mengangguk.“Untuk menentukan debut kami. Hyung sendiri sedang apa? Kenapa sendiri?”

            ”Aku dari sana.”Dia menunjuk ruangan Mr. Han, seperti yang aku duga. “Ada lagu yang bagus. Bisa digunakan untukku solo.”

            Lagu? Setahuku Mr Han sedang tidak terlalu sering menulis lagu akhir – akhir ini. “Mr.Han yang membuat?”

            “Bukan.”jawaban Te hyun hyung membuat keningku berkerut. Setahuku hanya Mr. Han yang biasa membuat lagu solo. “Aku dengar dia keponakan Mr Han. Masih kuliah musik di tahun kedua. Tapi aku tidak bisa bilang kalau lagunya biasa saja. Katanya Mr. Yang sendiri bilang gadis itu sangat berbakat dan mengizinkannya tinggal disini sebagai penulis lagu.”

            “Gadis?”gumamku tanpa sadar.

            Tae hyun Hyung tertawa ringan. “Kau harus hati – hati. Kau punya saingan untuk mendapat gelar maniak lembur”

            Aku ikut tertawa ringan. “Maniak lembur?”

            “Gadis disana itu benar – benar luar biasa. Dia bahkan menginap disini.”

            Tawaku langsung terhenti. Jangan – jangan, dia gadis yang selalu aku lihat tiap malam?

*

            Satu tahun kemudian, grup kami debut dengan nama IKON. Aktifitas baru sebagai penyanyi sungguhan membuatku sangat sibuk dan tidak sempat lagi bertanya – tanya soal gadis maniak lembur itu. Karena terakhir kali aku melihatnya adalah dua hari setelah penilaian bulanan. Sudah sangat lama. Meski setelah itu aku masih sering mengintip ruang Mr. Han yang ada di dekat tangga. Berharap mendengar petikan gitar, suara dan wajah serius gadis itu.

            “Kenapa akhir – akhir ini lagumu sedih sekali?”komentar Mr Yang setelah selesai mendengar lagu yang baru aku buat. “Sesekali buatlah lagu ceria.”

            Mendengar komentarnya aku hanya bisa tersenyum dan menggangguk – angguk canggung. Meski sudah sering bertemu bertatap muka sendirian dengan Mr. Yang di ruangannya, tapi tetap saja aku merasa gugup.

            Saat itulah terdengar pintu diketuk, kemudian masuklah seorang gadis yang langsung memberi salam pada Mr Yang.

 “Duduklah.”perintah Mr. Yang.

            Gadis itu mengangguk sekali lagi dan duduk di sofa, disebelahku. Aku tidak mampu bergerak. Kami bertatapan, dia menggangguk kepadaku. Aku dapat merasakan Mr Yang memperhatikan kami.

            Fikiranku melayang. Setelah satu tahun, aku tidak bisa percaya akhirnya bisa bertemu dengannya lagi. Seorang gadis yang menurut member lain adalah hantu, alien atau imajinasiku saja kini nyata duduk disampingku. Perasaanku campur aduk. Tapi kenapa perjumpaan ini harus di ruangan Mr Han?

            “Kau tahu dia siapa?”pertanyaan Mr. Yang ditunjukkan untuk gadis itu.

            Gadis itu menatapku dengan mata beningnya.“B.I? Leader kharismatik?”

            Mr. Yang tersenyum lalu menapku.“Dia lulusan terbaik jurusan seni musik tahun ini. Banyak lagu yang sudah dia buat bersama Mr. Han. Meski namanya tidak banyak tercantum.”Mr Yang menjelaskan padaku. Lalu dia kembali memandang agdis itu.“Bantu B.I mengaransemen lagunya. Aku rasa lagunya butuh sendikit sentuhan. Itu pekerjaan resmi pertamamu.”

            Tangan gadis itu terulur kearahku. Saat kami bersalaman, dia tersenyum manis untuk pertama kalinya. “Mari bekerja sama! Lee Ha Yi imnida.”

One thought on “[Vignette] Midnight Girl”

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s