[FICLET] Truth to be Told

truth to be told

source

Main Cast: ASTRO’s Moonbin, OC Lara Jean | Support Cast : YG Trainee’s Moon Sua, IKON’s Jung Chanwoo

Genre : Romance, School Life, Fluff | Rating : Teen | Duration : Ficlet

a comeback fic and part of #04 series by dhiloo98

.

Ain’t no lie

I’ll be honest now

.

“Jean, kau suka aku, ya?”

Moonbin adalah pemuda tergila yang pernah aku temui. Maksudnya, lihat saja perangai dan ucapannya; sembilan puluh persen guyonan, lima persen sampah, lima persennya lagi bagian paling menyebalkan. Well, ini kali ke sekian ia menanyakan hal yang sama padaku. Masalahnya adalah, Moonbin menanyakannya di depan teman-teman kami—enam murid laki-laki dan tiga murid perempuan, ditambah satu asisten guru—setiap ada kesempatan.

“Jangan bodoh.” kataku. Manik yang lain memperhatikan reaksi lebih lanjut dariku, tapi toh aku hanya melepas sebuah senyum asimetris, menatap langsung di matanya seolah-olah aku jujur. Jujurkah aku?

Moonbin mengangkat bahu, bibir bagian bawahnya dimiringkan aneh sekali, kemudian ia langsung membicarakan pokok bahasan lainnya. Aku menghela napas. Pastilah akan ada perbincangan seputar aku dan dia di ruang chat kelas kami nantinya.

.

.

Enam tahun mengenal Moonbin seharusnya sudah cukup menyurutkan semangatnya untuk menggodaku. Alih-alih begitu, ia tampaknya malah semakin senang saja setiap hari. Jam olahraga yang seharusnya menjadi celahku untuk lari darinya justru gagal total lantaran latihan kali ini mengharuskan kami berpasangan lawan jenis.

“Maaf, Jean. Aku berpasangan dengan Halla.”

Ada sepercik ketulusan dari permintaan maaf Chanwoo. Aku ingin sekali melepaskannya, tapi tidak begitu melihat Chanwoo mengedipkan sebelah matanya ke orang di belakang punggungku. Oh, here comes trouble.

“Chanwoo sudah dengan Halla. Denganku saja, yuk!” ajaknya, setengah terdengar polos, sisanya membuatku ingin melempar sepatu.

Siang itu, jadilah kami bermain bulutangkis berdua. Iya, maksudnya berada dalam satu tim yang sama. Begitu kalah, lekas-lekas Moonbin menarikku dari leher, menyeretku ke ujung tribun.

“Kita kalah,” bisiknya jahil. Aku menyikutnya, dibalas kekehan sebelum diakhiri dengan pertanyaan ke-entah-berapa. “Jean, kau suka aku?”

Begitu aku berhasil melepaskan diri, ada satu pukulan ringan di keningnya, ditemani dengan aku yang berkata, “Jangan bodoh, Moonbin.”

 

.

.

Tapi, hari-hari dengan Moonbin jumlahnya lebih banyak daripada hari tanpanya. Artinya, aku hanya punya dua hari untuk berpikir jernih, untuk mengingatkan kepalaku kalau aku, Lara Jean, tidak mungkin jatuh hati pada Moonbin. Sisanya, well, kurasa bahkan di hari tanpa Moonbin pun aku tetap tidak bisa berpikir normal.

“Diganggu kakakku lagi?”

Aku mengangguk lesu ketika Sua bertanya. Gadis itu mengunyah apel di tangan kanannya, sebelah tangan memegang kendali sepeda. Setiap minggu, biasanya klub bersepeda kami akan mengayuh bersama di sepanjang track. Sua masuk lebih dahulu, kemudian aku bergabung, dan sekarang kami sering mengobrol di perjalanan.

“Menanggapi Moonbin itu mudah, kok. Kamu hanya perlu jujur dan terbuka.” katanya, manik mengerling pada pemberhentian di depan. Aku melihat ke sana juga, lalu menyesal pernah terlihat.

Di sana berdiri Moonbin, memegang botol air mineral di tangan kiri, sementara bahunya digantungi handuk berwarna merah. Dia melambai dan berlari kecil ke arah kami.

“Minum?”

“Tidak, terima kasih.” Moonbin memandangku aneh, sebelah alis lebih tinggi dari yang lain. “Jangan begitu, Jean. Kalau kau menolak terus, makin jelas saja kalau kau suka aku.”

Ada senyum jahil tersangkut di wajahnya, dan aku bersumpah aku melihatnya mengedipkan sebelah mata.

.

.

.

“Lara Jean?”

“Apa?”

“Kau suka aku—”

“Berhenti! Oke, aku suka kau. Jadi tidak perlu bertanya terus-terusan!”

Moonbin diam. Jean diam.

Sua mengeluarkan bunyi batuk aneh sebelum kedua manusia itu sadar atas pernyataan terakhir yang diucapkan.

“Nah, kalau begitu sudah jelas. Ayo pacaran!”

—fin.

 

A/n:

  • Dibuat sambil dengerin Truth-nya Twice.
  • Sama sekali gak ngerti kenapa nama oc-nya Lara Jean dan kenapa fic ini sama sekali gak punya inti dan gak punya eksekusi yang pas.
  • Huhu maafkan aku.
  • #04 series itu series yang isinya fic-fic yang kutulis dengan latar lagu yang masing-masing track ke-4 di setiap album.
  • Anyway, ini merupakan fic astro pertama dan langsung narik Moonbin soalnya beberapa hari belakangan aku mabok dia di chatroom bersama Lais HAHA.
  • Thanks, You’re 100% quallified sister.
  • Thanks sekaliii buat kak Eci yang udah mendukung biar ini di post di IFK hehehe ily kaaak.
  • Its nice to post something here:)

11 thoughts on “[FICLET] Truth to be Told”

  1. Dhiluuu banyakin moonbin sama canu dong wakakakakakakaka /diinjek/ aku haus fic merekaaa uhhuhu /dibuang/
    Tapiiii ini maniiisss huhuhuhu keep writiiing ihik ♡

    Disukai oleh 1 orang

      1. –“Jean, kau suka aku, ya?”

        me: YA YA YA BETUL BETUL BISA JADI TENTU SAJA YA YA YA. dari dialog pertama pun aq sudah menbunq

        –“Maaf, Jean. Aku berpasangan dengan Halla.”

        ((LALU KENANGAN DI CHATROOM KITA KEMBALI TERPUTAR DI KEPALA AING))

        AHHHHHHHHHHHHHTGERTGFYGRYGTYGTY. INI BERASA ‘GUIDE TO NEMBAK CEWEK BY MOONBIN’ GITU TAU GA SI KAK YA ALLAH MASYA ALLAH MOONBIN;_____; AKU JUGA SUKA KAMU NOTIS AKU TOLONG //lalu ditepak sanha. kak, ini tuh jeannya tuh sesuatu banget aku suka. pas banget gitu dia akhirnya setelah sabar untuk sekian lamanya dan boooooomm! NGAKU SI MBAKNYA FINALLY HAHAHA KESEL YA MBAK JEAN

        terakhir:

        –“Nah, kalau begitu sudah jelas. Ayo pacaran!” dhil pls gue kan setia -bin.

        p.s; dibAJAK BANG BIN

        Suka

  2. Tadi malam baca, sekarang waktunya komen *ahelah kelamaan tp ga papa ya dhil :D*
    First of all horeeeeeeeeee ada moonbin /plak/ horeeeeee ada dhilaaaa /maaf ini gaje banget basa basinya ya ampun astaga maaf/
    trus, yah, kalau aku jadi Jean aku bakal seperti ini:
    “Jean, kau suka aku ya?”
    “Iya. Baru tau ya? Kasian banget sih” /lalu dibakar massa/

    Feel ff nya menggelitik dhil, sumfeh😀
    nice to post here. memang benar adanya😀

    Suka

    1. WAHIYAYAH
      ojadi pantas hubungan kami hambar….. rupanya karena Jean jawabnya gak gitu ya kak😄 tapi beneran nih sayangnya Jean sama Bin udah putus setelah sebulan jadian :’)

      HEHEHEHE
      makasih kaknis! gapapa kak, sesungguhnya aku pula kadang bingung mau nulis apa di boks komen :)) thanks again, kakak! seeyou!

      Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s