[Vignette] Because of You

because of you

Because of You

Scriptwriter: Afrazilulla

Genre: Romance

Rating: T

Cast: Kang SeungYoon(Winner), Min Yura(OC)

Disclaimer: Kang Seung Yoon milik Ibunya dan Tuhan YME

Duration: Vignette(1000+)

Double shot

 

Semuanya berubah karena ulahmu.. lebih tepatnya ulah kita berdua yang tidak mengetahui keadaan masing masing

Suara dentuman musik yang keras terdengar dari tempat pelatihan di YG ent. Seorang Yeoja dengan rambut berwarna coklat muda yang sangat lurus  yang sedang asik menari dengan baju yang sangat santai, ia hanya menggunakan atasan polos berwana putih dan legging hitam pekat. Ia sudah berada di tempat ini semenjak 3bulan lalu, alasan ia bisa berada disini mungkin karena orang tuanya yang begitu banyak membantu President pemilik YG ini. Dan karena cita citanya dari kecil yang ingin menjadi seorang penyanyi. Sebut saja dia Min Yura, anak dari Min Yoongi dan Kim Shina pasangan pengusaha yang cukup terkenal di negara gingseng tersebut.

“Akkh, Nari lagi nari lagi kapan aku nyanyii~~!!!!”

Yeoja itu mulai membaringkan dirinya di lantai, ia bosan dengan semua ini. Semua yang ia lihat sama saja, pergi ke arah yg sama, pulang ke arah yang sama, tempat yang sama dan orang orang yang sama. Terkadang  ia kangen dengan eomma appanya ang sedang berada di negeri tetangga.

Appa, kenapasih harus ngebantu perusahaan sebesar ini, seharusnya mereka bisa mengerjakan hal hal dengan sendirinya” dengus kesal yura sambil menutp matanya. Ia membuka ponselnya, “mungkin saja kalau appa tidak memindahkanku kesini kita sudah bersenang senang, maafkan aku jino”

Seorang Namja terlihat membawa gitarnya keluar dari studio rekaman. Ia ingin beristirahat sejenak di tempat latihan sambil mendinginkan otaknya yang bergulat dengan lagu lagu yg ingin ia tunjukan kepada para member winner, Ya sebut saja dia Kang SeungYoon, Leader winner.

“Kelihatannya di tempat latihan tak ada orang” seungyoon membuka pintu latihan. Sontak ia kaget melihat seorang yeoja yang sedang terbaring di lantai.

“Ya~! Jika kau tertidur di lantai kau bisa terkena flu!” teriak namja  sambil menepuk badan sang  yeoja  tersebut

Yeoja itu sontak terbangun dari setengah mimpinya itu, “akh, mianhae

chakkaman, sepertinya aku jarang melihatmu.” Seungyoon melihat yeoja tersebut dengan tatapan mata yang sinis

“ah, iya namaku Min Yura 96L, aku masih trainee disini.”

“aa arraseo, aku Kang SeungYoon Winner Leader 94L”

“tidak usah menjelaskan aku juga tau dirimu”dengus yura sambil membenarkan rambutnya yang berantakan

“a haha, apa yang sedang kamu lakukan disini?” Seungyoon tersenyum tipis

“sedang mencoba beberapa gerakan, kemampuanku masih biasa saja”

“bagaimana kalau kita keluar? Kebetulan perutku lapar”Seungyon memegang perutnya yang terlihat sangat kurus

“ya~! Kita baru kenal beberapa menit tapi kau sudah mengajakku begitu saja” yura menjawabnya dengan sinis

“mau atau tidak?”

Suara perut yura terdengar di keheningan mereka, “….ne…..” dengan rona merah di sekitar wajahnya.

Disebuah restoran yang tak jauh dari YG terdapat seorang namja dan yeoja, keduanya sedang asik memakan makanan mereka, sama sekali tidak ada suara diantara mereka berdua, hanya ada suara orang orang yang sibuk dengan makanannya masing masing

“bagaimana makanannya? Aku sudah sering kesini bersama para member jadi rasanya sudah tidak diragukan haha”

Yura hanya mengangguk karena mulutnya sudah terpenuhi makanan. Seungyoon memperhatikan wajah yura,

“kamu kalau jadi yeoja makannya agak anggun sedikit dong, muka aja cantik makan belepotan” seungyoon mengambil beberapa lembar tisu dan membersihkan sisa sisa makanan yang berada di mulut yura.

mian, makanannya terlalu enak dan aku lapar heheh, gomawo seungyoon-ssi

“tidak usah formal memanggilku dengan menggunakan –ssi cukup seungyoon saja, oya pipi mu merah apa karena makanannya terlalu pedas?”

Shit sepertinya mukaku sudah sangat merah seperti buah apel karena ulahnya tadi

“aaa….aniyo seungyoon aku terlalu bahagia karena makanan disini rupanya sangat enak!!!” yura berusaha menutupi mukanya yang sudah merah ini

“lain kali kalau ada waktu senggang ku ajak kesini lagi” mwo ya dia tipe laki laki yang tidak berpikir panjang

“gomawo sudah niat mengajakku seunyoon, wah sudah jam segini aku sebaiknya pulang, oya ini ku bayar untuk makanannya karena sudah mengajakku kesini” sambil melihat jam yang jarum panjangnya sudah menuju angka 10

“ sudahlah tidak usah biar aku saja, bagaimana kalau aku mengantarkanmu ke rumah?”

“aniya seungyoon, kau sudah membayariku dan mengajakku kesini lagi pula rumahku cukup dekat kok dengan YG”

“seorang yeoja tidak baik untuk pulang sendiri apalagi sudah selarut ini.”

“baiklah, kuharap besok winner tidak mempunyai jadwal yang cukup padat”sebetulnya yura tidak mau diantarkan pulang oleh seungyoon namun apa daya memang betul apa yang telah dikatakan seungyoon, apa yang terjadi apa bila yura pulang sendirian di jam yang sudah kelewatan malam ini.

Malam itu keduanya hanya terdiam, jika saja seungyoon tidak melakukan hal seperti ini dari awal yura sudah bertemu kasur tercintanya. Selang 5 menit mereka berdua sudah sampai di sebuah rumah bergaya irlandia dengan tembok bercat putih, jendela dan pintunya bewarna hitam dan tidak lupa dengan gerbang yang terbuat dari batu marmer.

“gomawo seungyoon sudah mau mengantarkanku sampai kerumah, kau pulang naik apa?”

“cheonma yura, tenang saja aku memakirkan mobilku di parkiran YG, kau tidurlah yang nyenyak sampai ketemu besok. Annyeong

*

“akkh akhirnya kasur tercintakuuu”

Yura langsung membaringkan dirinya ke kasurnya, sebuah kasur berukuran kingsize di sebuah ruangan yang cukup luas dengan warna tembok berwarna kuning muda dan sebuah jendela yg sangat besar

Tulaliitt..tulaliit..

“siapa yg mau mengirim sns jam segini”

From: Kang Seung Yoon YG

Annyeong yura ku harap malam ini mimpimu indah dan jangan kapok bertemu dengan ku kkk~

 

“dia tau dari mana akun sns ku.. mungkinkah dia stalker yang sedang menghadapi misi untuk memata mataiku.. ah sudahlah semua itu hanya terjadi di film”

To: Kang Seung Yoon YG

Ya~! Kau tau dari mana alamat snsku ini?

 

From: Kang Seung Yoon YG

Dari Presiden Yang, ia memberi tahu kalau kau orang yang penting di YG jadi dia memberiku alamat snsmu siapa tau kita jodoh kkk~

 

Yura terlihat kaget saat membaca sns dari seungyoong. Bagaimana tidak, namja  itu sukses membuat mukanya merah kembali seperti saat ia makan besama dengannya.

 

To: Kang Seung Yoon YG

Ya~! Mana ku mau berjodoh dengan orang yang baruku kenal, dasar tukang ngarep!!

Paginya di sebuah tempat latihan yang sama  yura berlatih seperti biasa terlihat lingkaran hitam di bawah matanya karena ulah seungyoon yang sudah mengiriminya sns hingga ia tak bisa tidur dengan tenang, selang beberapa menit ada seorang yeoja yang menghampirinya, “yura-ssi kau disuruh president Yang untuk datang ke studio rekaman”

“ah, ne unni kamsahamnida sudah memberitahu” yura begitu senang, karena setelah beberapa bulan ia menunggu dan akhirnya bakatnya bisa ia tunjukan ke teman ayahnya tersebut.

Sesampainya ia di ruang studio rekaman, ia melihat seorang namja  yang mukanya tidak asing baginya. Ya namja yang kemaren mentraktir ia makan, mengantarkan pulang dan juga mengirimnya sns. Kang SeungYoon si leader Winner yang sedang memegang gitar kesayangannya yang berwarna hitam lengkap dengan beberapa tanda tangan setiap member winner. Seungyoon tersenyum saat melihat yura yang sudah datang

“wah akhirnya kau datang juga, sudah siap untuk lagumu?”

mwo? Laguku? Maksudmu?” yura terlihat bingung. Dia sama sekali belum pernah menciptakan lagunya sendiri.

ne, ini lagu yg aku buat tapi ku berikan untukmu, siapa tau lagu ini cocok denganmu” seungyoon langsung memberikan kertas yang sudah banyak coretan tangannya, ya lagu untu yura darinya

The blue sky is beautiful
but why am I becoming so insignificant and shabby.
I keep holding onto the unanswered phone.
The melody flowing out of the phone is sweet
but why does it sound painful to my ears.
It sounds like my heart screaming after it lost you.
It sounds like the melody is mocking my longing for you.

Seungyoon mendengarkan nyanyian yura dengan sangat tenang, bagaimana tidak yeoja yang didepannya adalah yeoja yang ia cintai, ia jatuh cinta begitu cepat.

Suara tepuk tangan memenuhi ruangan studio, rupanya yura sangat mahir dalam hal tersebut. Beruntungnya ia karena bisa menunjukan bakatnya.

“bagaimana lagu ciptaanku? Baguskan hahaa?” seungyoon merangkul yura sambil tertawa,

“aku suka kata katanya, terima kasih seungyoon sudah memberiku sebuah lirik yang sangat bagus ini, jadi sebagai gantinya aku bakal mentraktirmu” ucap yura dengan senyum bahagianya.

“hmm, bagaimana dengan id kakaomu saja? Kebetulan mengirimkan sns lumayan menghabiskan pulsaku hehe” seungyoon langsung memberi hpnya agar yura dapat memberi id kakaonya dengan mudah

“nih sudah, kajja kita makan” yura menarik lengan seungyoon dan pergi keluar dari tempat tersebut. Untungnya yura tidak melihat ekspresi wajah seungyoon yang sudah merah seperti yura kemarin

*[malam sebelumnya]*

“uwaa uri leader baru pulang jam segini, bukankah kau bilang bakal pulang sebelum jam 8 ya?” seorang namja dengan rambut berbelah tengah berwarna coklat tua yang sedari tadi menunggu sang leader. Ya Nam Taehyun sang magnae Winner

“ada urusan”jawab seungyoon singkat,

“urusan atau… bertemu seorang yeoja cantik???? Bisakah kau kenalkan ku dengannya??” balas taehyun, taehyun memperlihatkan matanya yg sangat besar, pupil hitamnya yg begitu menawan.

“ah, mau tau saja kau, sudah tidur aja sana!” jawab seungyoon yang langsung memasuki kamarnya. Selang berapa menit kemudian Seungyoon langsung membuka laptopnya, ia dari tadi berpikir bahwa sebenarnya ia pernah melihat yura tapi entah dimana. Akhirnya ia mengetik beberapa kata di halaman pencarian di internet ia menuliskan Min Yura.

Putri dari pasangan Min Yoongi dan Kim Shina, Min Yura berhasil memasuki bidang akademi di University of Oxford.

“chakkaman, Min Yoongi? Sepertinya tidak asing” seungyoon kembali mengetik beberapa huruf, kali ini ia mencari nama Min Yoongi.

Min Yoongi adalah seorang pengusaha ternama di Korea Selatan, menikah dengan Kim Shina yang juga pengusaha ternama. Mereka dikarunia seorang putri yang bernama Min Yura

“tak kusangka aku jatuh cinta pada seorang yeoja seperti ini” seungyoon menutup laptopnya dan ia kembali tidur di ranjang empuknya

 

*[]*

“Seungyoon.. ayo cepat aku lapar” yura memelas kepada seungyoon, bagaimana tidak dari tadi ia hanya melihat seungyoon bulak balik di ruang latihan seperti mencari sesuatu.

“chakkaman, sepertinya aku menaruhnya disini” seungyoon mencari sesuatu di dalam tas gitarnya,”dapat!” seungyoon menunjukan dua buah tiket taman bermain di lotte world.

“mwo? Ku kira kupon makanan gratis..” yura kecewa karena sekarang ia lebih mementingkan perutnya

“ya~! Dasar gembul pikiranmu makanan saja, kalau begitu kita makan dulu baru kesini bagaimana?”

“SETUJU” yura terlihat gembira akhirnya perutnya bisa mendapatkan asupan yg cukup banyak

“kajja, tapi pertama kau harus menemaniku mencari pakaian yang cocok”ucap seungyoon sambil memegang kunci mobilnya

mwo? Kenapa tidak kau suruh stylist-mu saja yang urus?” dengus yeri kesal karena perutnya sudah kelaparan

“karena siapa tau kau bisa memilih pakaian yang cocok untukku” wajah seungyoon mendekati muka yura dan seungyoon tersenyum tipis. Usaha seungyoon tidak sia sia, dia berhasil membuat muka yura kembali merah seperti apel

“ya~! Jauh jauh dariku dasar namja pabbo!!!!” yura mendorong seungyoon karena ia malu diperlakukan seperti itu oleh seungyoon

[toko baju favorite seungyoon]

“seungyoooooonnn sudah belummmmm????Ayolah perutku lapar” terlihat yura mengomel dengan sebuah tirai, ya didalamnya terdapat seungyoon yang sedang mencoba beberapa baju

chakkaman, disini terlalu banyak baju yang harus ku coba”

“tadikau bilang kau yang menyuruhku untuk memilih baju tetapi mengapa kau mencobanya semua satu satu..”yura cemberut karena si seungyoon yang tergila gila dengan style itu terlihat senang dengan baju baju yang ia coba. Sebenarnya seungyoon bukan senang karena itu saja tetapi yura yang sedang menemaninya.

Sesudah seungyoon membayar pakaian dikasir mereka langsung menuju restoran terdekat.

“seungyoon, buat apa kau mencoba semua pakaian kalau akhirnya yang dibeli hanya pilihanku?”

“karena yang ini special dipilih oleh seorang yeoja yang mau menghabiskan waktunya denganku, bagaimana kalau kita makan disitu saja?” tunjuk seungyoon kesebuah kedai makanan, kedai itu terlihat cantik dengan cat tembok yang berwarna warninya.

Jino honey is calling….

“seungyoon, kau duluan saja kedalam. Aku harus mengangkat telfon dari appa” yura langsung keluar dari kedai tersebut, ia mengangkat telfonnya

“yura.. sebaiknya kita putus, aku tak sanggup melakukan hubungan jarak jauh denganmu, dan aku kecewa kepadamu..” jawab seorang namja yang tidak lain adalah namjachingunya sendiri.

“mwo? Mengapa jino? Bukankah kita sudah berjanji akan menunggu satu sama lain?kenapa kau berfikir seperti ini?” isak tangis yura, ia tidak percaya apa yang telah dikatakan jino saat ini. Bagaimana tidak namja yang sudah mengisi hari harinya tiba tiba berkata seperti itu.

“ku harap kau mengerti jika kau melihatnya di berita sekarang..”

Kira kira apa isi beritanya? Bersambung..

A.n: masih newbie dalam ff jadi maafkan yak kalau ada typo ataupun kesalahan. Ini ff hasil dari imajinasi sendiri.Mohon bantuannya!.

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s