[Vignette] My Beautiful Woman

My Beautiful Women

Title: My Beautiful Women

Scriptwriter: Shofimutsaqofah

Cast: Jung Soo Ah | Kim Taehyung | Jung Soo Bin

Genre: Family, Sad, little romance

Duration: Vignette

Rating: Teen

Disclaimer: cerita ini terinspirasi dari sebuah iklan dari negeri tetangga –thailand- dengan judul yang sama, abis liat itu iklan tetiba aja dapet inspirasi mau buat ini ff. ceritanya aku ubah-ubah dikit sesuai imajinasi aku tapi masih sama ko kaya iklannya cuma aku tambah adegan romantisnya di ff ini hehe, biar feelnya lebih dapet bisa di liat dulu iklannya baru baca ffnya atau mau baca ffnya dulu baru liat iklannya juga boleh hehehe. Oke daripada kelamaan cuap-cuapnya mending langsung baca ffnya aja deh CEKIDOT^^

Note author:  Tolong jangan mengCOPY dalam bentuk apapun. TERIMAKASIH

SUMMARY: I believe that all women were created to be beautiful. Beauty inside…

Jung Soo Ah. Itulah namanya, gadis biasa yang tengah mengenyam pendidikan tingkat akhir di sebuah sekolah menengah atas SMA di seoul. Tak banyak yang menarik tentang dirinya, Soo Ah hanyalah seorang gadis pendiam yang tidak banyak berinteraksi dengan teman sebayanya. Setiap hari sepulang sekolah gadis itu akan langsung terburu-buru pulang tak seperti gadis SMA kebanyakan yang menghabiskan waktunya dengan berjalan-jalan atau hangout bersama teman, bukannya tak ingin pergi jalan-jalan atau semacamnya hanya saja ada alas an tersendiri kenapa gadis itu lebih memilih untuk cepat pulang ketimbang menghabiskan waktunya di luar.

“Soo Bin-a”

“Eomma” seorang gadis kecil berlari menghampiri Soo Ah dan memeluk gadis itu.

“apa kau menunggu lama? Mian tadi eomma ada pelajaran tambahan jadi telat menjemputmu” Soo Ah menjelaskan sambil membelai rambut gadis kecil di pelukannya dengan sayang.

“gwenchana eomma,kajja kita pulang”

“ah beri salam dulu pada gurumu Soo Bin-a. ah khamsahamnida seongsaenim” Soo Ah membungkuk hormat pada guru putrinya tersebut yang hanya di balas dengan senyum tipis oleh guru tersebut.

“bagaimana sekolahmu hari ini Soo Bin-a?” Tanya Soo Ah ketika mereka dalam perjalanan pulang

“membosankan” Soo Bin menjawab sambil mengerucutkan bibirnya lucu, sementara Soo Ah hanya terkekeh melihat tingkah putrinya. Soo Ah tau alasan kenapa sekolah membosankan bagi putrinya, karena dia juga mengalami hal yang sama, baginya sekolahnya juga terasa membosankan.

Saat hendak berbelok menuju rumahnya tanpa sengaja Soo Ah melihat selebaran yang di tempel oleh seseorang, hanya selebaran yang memberitahukan tentang pembukaan kelas menggambar, namun entah mengapa menarik buat Soo Ah, mungkin ini bagus untuk Soo Bin begitulah kira-kira yang ada di pikiran Soo Ah.

“Soo Bin-a kau suka menggambarkan?” Soo Bin menganggukan kepalanya sebagai jawaban atas pertanyaan ibunya.

“kau mau ikut kelas menggambar?” Tanya Soo Ah yang langsung di jawab dengan anggukan semangat oleh Soo Bin. Tanpa membuang waktu keduanya langsung menghampiri seseorang yang sedang menempel selebaran tersebut.

“permisi” Sapa Soo Ah.

“Ya”

“apa kau mengajar anak kecil?” orang tersebut memandang Soo Ah bingung, sedetik kemudian dia menyadari bahwa di sebelah Soo Ah ada seorang gadis kecil tengah menatapnya sambil tersenyum lebar. Orang tersebut menganggukan kepalanya sebagai jawaban.

Melihat jawaban orang tersebut membuat Soo Ah tersenyum lebar saking senangnya “Soo Bin-a kau akan ikut kelas menggambar, jadi kau tidak akan merasa bosan lagi sekarang” Soo Bin ikut tersenyum melihat tingkah ibunya.

“ah ya aku Soo Ah dan ini Soo Bin” Soo Ah memperkenalkan dirinya dan Soo Bin pada laki-laki di hadapannya

“Kim Taehyung. Ah apa dia adikmu? ” Soo Ah tersenyum mendengar pertanyaan dari lelaki di hadapannya.

“dia… putriku”

MY BEAUTIFUL WOMEN

 

Hari ini sekolah Soo Ah mengadakan pembelajaran tambahan bagi siswa tingkat akhir dan yang Soo Ah tau pembelajaran tambahan itu akan selesai saat menjelang petang ,itu artinya dia tidak bias menjemput Soo Bin. Soo Ah mencemaskan keadaan Soo Bin, dia khawatir terjadi sesuatu pada Soo Bin. Saat sedang bingung tiba-tiba saja Soo Ah teringat pada Tehyung.

“Apa aku minta bantuannya saja ya?” Soo ah menatap handphonenya dengan gelisah, sedang menimbang-nimbang apakah dia harus menghubungi Taehyung -lelaki yang di kenalnya selama sebulan terakhir sebagai guru privat menggambar putrinya- atau tidak. Tanpa pikir panjang Soo Ah langsung menghubungi laki-laki tersebut.

“Yeobboseo, taehyung-ssi maaf mengganggu emm apa sekarang kau ada waktu luang?”

“sekarang aku sedang istirahat makan siang, ada apa Soo Ah-ssi?”

“emm begini aku mau minta bantuanmu taehyung-ssi”

“bantuan apa? Selagi aku bias bantu pasti akan aku bantu”

Hening beberapa saat, Soo Ah tampak ragu apakah dia yakin meminta bantuan dari laki-laki ini “Soo Ah-ssi? Kau masih di situ?”

“ah, i..iya. mmm begini aku mau minta bantuanmu untuk menjemput Soo Bin ke sekolah, hari ini aku ada jadwal tambahan dan selesai sebelum petang sementara sekolah Soo Bin sudah selesai dari sejam yang lalu, aku bingung bagaimana menjemputnya sementara saat ini aku masih terjebak di sekolah, aku khawatir dia sendirian di sekolah, maka dari itu aku minta bantuanmu taehyung-ssi soalnya aku tidak tau lagi mau minta bantuan pada siapa, kau tidak keberatankan menjemput Soo Bin ke sekolah?”

“Hahahahaha tidak perlu sepanjang itu menjelaskannya Soo Ah-ssi, kau hanya perlu bilang kalau kau minta aku menjemput Soo Bin dan aku akan dengan senang hati melakukannya” jawab Taehyung di iringi tawa khasnya. Mendengar jawaban Taehyung Soo Ah merasa lega. “gomawo Kim Taehyung”.

Dan begitulah, saat Soo Ah tidak bisa menjemput Soo Bin maka Taehyung akan dengan senang hati menjemputnya. Dan seiring berjalanya waktu hubungan ketiganya menjadi dekat, terutama Soo Ah dan Taehyung.

MY BEAUTIFUL WOMEN        

 

 Soo Ah POV

“Soo Bin-a” aku menghampiri gadis kecilku yang sedang asik menggambar, melihat kedatanganku dia langsung memelukku.

“eomma datang” serunya senang. Hari ini aku datang ke sanggar tempat Soo Bin kursus menggambar, kebetulan hari ini aku tidak ada jadwal tambahan di sekolah jadi aku bias cepat pulang dan menemui Soo Bin.

“annyeong Soo Ah-ssi” sapa lelaki di hadapanku

“oh Taehyung-ssi, annyeong” balasku dengan senyum

“Soo Bin semakin pandai menggambar, hari ini dia menggambar ibu dan anak, kamu dan dirinya” jelas taehyung saat aku asik melihat Soo Bin menggambar.

“ini eomma dan yang ini aku, kita pergi jalan-jalan ke pantai sambil pegangan tangan hehe” ada rasa haru saat mendengar Soo Bin mengatakannya, Soo Bin-a gadis kecilku dia sudah mulai beranjak besar.

“Soo Bin gadis yang pintar, dia bisa cepat memahami apa yang di ajarkan kepadanya, aku senang punya murid sepertinya”

Aku  menatap Taehyung dengan lembut “Gomawo Taehyung-ssi, dan maaf kalau selalu merepotkanmu” Taehyung terkekeh mendengar ucapanku “tidak usah sungkan Soo Ah-ssi, aku senang ko melakukannya lagipula aku sudah menganggap Soo Bin seperti putriku sendiri” aku balas tersenyum menanggapi ucapannya.

“dan kalau kau perlu bantuan kau bisa menghubungiku” dan lagi aku hanya tersenyum menanggapinya, kau baik sekali kim taehyung aku beruntung bisa mengenalmu.

“Gomawo Taehyung-ssi”

“ah bisakah kau memanggilku tanpa embel-embel ssi? Aku merasa kurang nyaman di panggil seperti itu lagipula kita sudah cukupdekat dan umur kita tidak beda jauh”

“baiklah akan aku coba, taehyung-a” Taehyung tampak sedikit terkejut saat mendengarnya namun setelahnya dia tersenyum manis sangat manis.

“gomawo Soo Ah-ya”

MY BEAUTIFUL WOMEN

Hari ini Soo Ah mengajak Soo Bin pergi ke taman bermain dan tak lupa dia mengajak Taehyung ikut pergi bersamanya, sejak hari itu hubungan mereka semakin dekat ya meskipun hanya sebatas teman tapi tidak ada yang tahu kan kedepannya apakah mereka akan tetap menjadi seorang teman atau lebih, yang jelas sekarang keduanya menikmati ‘hubungan’ pertemanan di antara mereka.

“Soo Ah-ya, kenapa kau tidak ceritakan yang sebenarnya kepada semua orang” Soo Ah menatap Taehyung bingung mendengar pertanyaannya.

“menceritakan yang sebenarnya? Maksudmu?”

Taehyung terdiam sejenak “kebenaran tentang Soo Bin” Soo Ah menatap Taehyung dengan pandangan yang sulit di artikan “itu tidak penting” Soo Ah mencoba untuk tersenyum

“apa kau tau, semua orang membicarakanmu di belakang” Soo Ah terdiam, dia membenarkan perkataan Taehyung. Semua orang yang mengenalnya membicarakn soal dirinya mengenai asal-usul Soo Bin, Soo Ah sudah sering mendengar rumor tentang dirinya yang hamil dan melahirkan Soo Bin tanpa sepengetahuan siapapun serta rumor soal dirinya yang hamil akibat berpacaran dengan om-om kaya. Ah andai mereka tahu yang sebenarnya, ya kebenaran tentang Soo Bin yang selama ini Soo Ah sembunyikan.

Flashback

Biasanya sepulang sekolah Soo Ah langsung pulang menuju rumahnya tapi hari itu moodnya lagi tidak bagus sehingga gadis itu memutuskan untuk berjalan mengelilingi komplek untuk melepas penat. Hingga sebuah suara tangisan mengusik indra pendengarannya. Soo Ah mencari asal suara tersebut dan betapa terkejutnya dia saat mengetahui suara tangisan tersebut berasal dari seorang bayi yang di terlantarkan di dekat tempat pembuangan sampah. Soo Ah menghampiri bayi tersebut dan saat melihat si bayi entah kenapa hati kecilnya terasa pilu, ia menangis membayangkan orang tua si bayi yang tega membuang anaknya. Tanpa pikir panjang Soo Ah memutuskan untuk merawat bayi tersebut, ya dia memutuskan untuk menjadi ibu dari si bayi.

Seiring berjalannya waktu bayi yang di beri nama Jung Soo Bin itu mulai tumbuh besar, dan hal itu membuat Soo Ah senang karena hari-harinya yang dulu selalu datar kini penuh dengan warna sejak kehadiran Soo Bin. Setiap hari sepulang sekolah Soo Ah akan langsung menjemput Soo Bin ke sekolah dan selanjutnya mereka akan pulang ke rumah dan menghabiskan waktu berdua. Sungguh menenyangkan, itulah yang ada di pikiran Soo Ah. Tapi di balik semua kesenangan yang dialaminya Soo Ah tahu bahwa orang-orang mulai membicarakannya, menyebarkan rumor tentang dirinya. Tapi lagi-lagi Soo Ah tidak peduli,dia tidak mau ambil pusing, selagi ada Soo Bin di sampingnya itu sudah lebih dari cukup.

………

Flashback end

MY BEAUTIFUL WOMEN

Soo Ah POV

“apa kau tau semua orang membicarakanmu di belakang” kata-kata Taehyung kembali mengusikku.

Ku tatap Taehyung dan mencoba untuk tersenyum “aku pikir lebih baik mereka membicarakanku daripadan mereka membicarakan soal Soo Bin”

Taehyung menatapku cukup lama, sampai kurasakan tangannya menggenggam tanganku lembut “kau tahu Soo Ah, kau adalah ibu yang baik buat Soo Bin dan aku yakin laki-laki yang akan menjadi suamimu kelak pasti sungguh beruntung” aku hanya terkekeh mendengar ucapan Taehyung.

“suami? Aku tidak yakin akan memiliki suami, ya kau tau maksudku kan pasti calon suamiku nanti akan berpikir dua kali untuk menikah denganku jika mereka tahu aku memiliki Soo Bin, lelaki mana yang mau menikah dengan gadis yang sudah memiliki anak” taehyung menatapku dengan pandangan yang sulit di artikan.

“tidak semua laki-laki seperti itu kau tau. Aku yakin akan ada laki-laki yang menerimamu apa adanya, menerima Soo Bin dan menyayanginya seperti putrinya sendiri” kurasakan genggaman tangan Taehyung di tanganku semakin erat.

“kau percaya itu kan Soo Ah-ya?” ku anggukan kepalaku sebagai jawaban atas pertanyaan Taehyung “aku percaya Taehyung-a”

“dan kau juga harus percaya kalau laki-lak itu kini ada di hadapanmu, laki-laki yang akan menjadi suamimu, menjadi ayah dari Soo Bin, menyayangimu juga Soo Bin dan membuat kalian selalu bahagia. Kau juga harus percaya itu Soo Ah-ya” aku terpaku mendengar penyataan Taehyung barusan dan tanpa ku sadari air mataku menetes, aku tidak pernah membayangkan hal ini sebelumnya, tidak pernah membayangkan akan ada seseorang yang mengatakan hal seindah itu padaku, dan sekarang hal itu terjadi dalam hidupku, bolehkah aku bahagia sekarang? Memiliki Soo Bin dalam hidupku saja adalah sebuah anugerah dan sekarang di tambah hadirnya seorang lelaki yang akan melengkapi anugerah yang sudah di berikan tuhan untukku.

“Taehyung-a, ak..aku.. aku percaya” kurasakan pelukan hangat dari Taehyung, pelukan yang baru pertama kali ku rasakan dari seorang laki-laki selain ayahku, pelukan yang akan selalu ku rindukan, pelukan seorang Kim Taehyung.

“gomawo, gomawo Taehyung-a” aku mengeratkan pelukanku pada Taehyung

“aku yang seharusnya berterima kasih Soo Ah-ya, terima kasih karena kau telah hadir dalam hidupku, terima kasih karena sudah mau menerimaku, terima kasih karena sudah mengizinkanku untuk menyayangimu dan Soo Bin, terima kasih karena sudah mengizikinkanku menjadi bagian dari hidupmu. Terima kasih Jung Soo Ah” ku rasakan pelukan Taehyung semakin erat sedangkan aku hanya bisa membenamkan wajahku di dada bidangnya.

“eomma” tiba-tiba sebuah suara mengahampiri pendengaraknku, ku lepaskan pelukan Taehyung dan melihat kearah asal suara, Soo Bin tengah menatapku dan Taehyung bingung, sedetik kemudian ekspresinya berubah terkejut “eomma! Eomma menangis?” aku buru-buru menghapus air mataku

“apa pak guru mengganggu eomma? Pak guru sudah buat eomma nangis?” Soo Bin menatapku dan Taehyung bergantian, sedangkan aku dan Taehyung hanya terkekeh melihat tingkah gadis kecilku ini. Dan tanpa aba-aba aku langsung memeluk Soo Bin dengan erat

“Soo Bin-a apa kau menyayangi eomma?” kurasakan Soo Bin mengangguk di pelukanku

“apa kau bahagia tinggal bersama eomma?” lagi kurasakan Soo Bin mengangguk di pelukanku

Ku lepaskan pelukanku dan menatap Soo Bin penuh kasih sayang, seraya membelai rambutnya aku berkata “ Soo Bin-a apa kau ingin punya ayah?” ku lihat Soo Bin menatapku bingung namun seketika wajahnya berubah cerah

“aku mau eomma, aku mau punya ayah” jawabnya semangat tapi sejurus kemudian wajahnya kembali berubah bingung

“tapi eomma di mana aku bisa mendapatkan ayah? Apa kita akan membelinya di toko ice cream Park ahjussi?” aku tergelak mendengar ucapan Soo Bin. Betapa polosnya dia

“tidak sayang, kita tidak perlu membelinya, karena orang yang akan menjadi ayahmu ada di sini” lagi-lagi Soo Bin menatapku bingung, aku mengalihkan pandanganku pada Taehyung yang di balas dengan senyuman olehnya

“Soo Bin-a kau menyukai pak guru Kim kan?” kini Taehyung yang bicara, ku lihat ia merangkul Soo Bin dalam pangkuannya.

“tentu saja, pak guru adalah orang yang aku sukai setelah eomma, dan aku juga menyayangi pak guru seperti aku menyayangi eomma” Taehyung mencubit gemas pipi Soo Ah saat mendengar jawabannya

“kalau begitu apa kau setuju kalau pak guru jadi ayahmu?” Soo Ah mengangguk semangat mendengar pertanyaan Taehyung

“tentu saja aku setuju. Yeeeaaayy pak guru akan jadi ayahku. Eomma sekarang aku punya ayah” aku hanya tertawa melihat tingkah girang Soo Ah, sungguh aku ingin selalu melihatnya bahagia seperti ini

“nah sekarang coba kau panggil pak guru Appa”

“appa, appa, appa” Soo Ah memanggil taehyung appa sebanyak tiga kali saking bahagianya, dan sejurus kemudian dia memeluk Taehyung erat “appa, aku sayang appa”

“appa juga sayang Soo Bin” aku terharu melihat pemandangan di hadapanku, sungguh aku tidak pernah membayangkan akan mengalami hal seperti ini dan sekarang ketika aku mengalaminya aku sungguh-sungguh bahagia. Ku rasakan Taehyung ikut menarikku ke dalam pelukannya. Beruntung aku memiliki mereka di dalam hidupku, Jung Soo Bin dan Kim Taehyung terima kasih kalian sudah hadir dalam hidupku, aku menyayangi kalian.

MY BEAUTIFUL WOMEN

Soo Ah berlari secepat mungkin, dia tidak ingin terlambat datang ke acara kelulusan Soo Bin, ya hari ini Soo Bin sudah menyelesaikan pendidikannya di taman kanak-kanak maka dari itu sepulang dari sekolah Soo Ah langsung bergegas pergi ke sekolah Soo Bin.

Saat sedang dalam perjalanan Taehyung mengiriminya sms menanyakan di mana keberadaan Soo Ah dan mengatakan bahwa acaranya akan segera di mulai serta meminta Soo Ah cepat datang.

“Taehyung-a” Soo Ah langsung menghampiri Taehyung begitu sampai

“kau sudah datang, bergegaslah acaranya akan dimulai” Soo Ah memberikan tasnya pada Taehyung dan langsung menuju ke panggung tempat acara, dilihatnya Soo Bin melambaikan tangan dan memanggilnya dari atas panggung.

“Eomma” Soo Ah langsung bergegas menuju tempat yang sudah di sediakan untuk para orangtua murid.

Acara pun di mulai. Satu per satu murid memberikan seikat bunga pada orangtua mereka dan memberikan salam penghormatan sebagai bentuk upacara kelulusan. Dan kini tiba giliran Soo Bin. Soo Ah memandang Soo Bin penuh haru saat gadis kecil itu menghampirinya dengan senyum lebarnya, seketika Soo Ah teringat saat pertama kali dia menemukan Soo Bin, gadis kecilnya kini sudah tumbuh besar dan semakin cantik.

“eomma” tangan mungil Soo Bin menggenggam erat tangan Soo Ah, dan tanpa sadar air mata Soo Ah menetes, dia menangis bahagia saat Soo Bin memanggilnya ‘eomma’ bayi munggil yang dulu ia temukan di dekat tempat pembuangan sampah kini sudah berubah menjadi gadis kecil yang cantik, gadis kecil yang membuat hidup Soo Ah lebih bermakna, gadis kecil yang mengajarkan Soo Ah tentang sebuah pengorbanan dan arti dari kasih sayang, gadis kecil itu adalah putrinya Jung Soo Bin dan selamanya Soo Ah akan menyayangi Soo Bin layaknya darah dagingnya sendiri.

“aku sayang eomma” Soo Ah langsung memeluk putrinya dengan penuh kasih sayang

Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang tengah menatap mereka dengan senyum yang menghiasi wajahnya. Kim Taehyung, laki-laki itu menatap dua orang yang kini sedang berpelukan dengan haru, Taehyung tidak pernah membayangkan sebelumnya kalau kehadiran dua sosok itu mampu mengubah dunianya jadi lebih berarti. Dan Taehyung berharap agar kedepannya dia bisa lebih membahagiakan kedua orang tersebut agar ia selalu bisa melihat senyum cantik dari keduanya, senyum yang membuatnya jatuh cinta pada dua sosok tersebut, Jung Soo Ah dan Jung Soo Bin, dua malaikat yang akan menemani hari-harinya ke depan.

MY BEAUTIFUL WOMEN

EPILOG

Taehyung POV

Namanya Soo Ah, dia siswa tingkat akhir di sebuah sekolah menengah atas. Aku mengenalnya saat dia ingin memasukan putrinya Soo Bin –yang awalnya ku kira sebagai adiknya- ke kelas menggambar yang aku ajar. Dia adalah sosok gadis yang pendiam dan tidak mempunyai satupun teman dekat di kelasnya. Setiap hari sepulang dari sekolah dia akan langsung buru-buru pulang ke rumah. Ada alasan yang mengharuskannya untuk cepat pulang, dan alasan itu adalah Soo Bin, putri kecilnya.

Banyak rumor yang beredar tentang Soo Ah, menurut rumor dia melahirkan Soo Bin saat berumur 18 tahun, ada juga yang mengatakan bahwa dia memiliki anak hasil dari hubungannya dengan seorang om-om kaya. Tapi tidak ada satupun dari rumor tersebut yang benar, dan aku beruntung karena Soo Ah tidak terlalu menanggapi rumor miring soal dirinya. Sungguh gadis yang tegar dan ketegarannya membuatku mengagumi sosoknya.

Sebenarnya dia adalah seorang gadis biasa tidak begitu cantik atau luar biasa, tapi senyum yang dia berikan untuk Soo Bin membuat ku berpikir kalau dia adalah yang paling cantik. Kebesaran hatinya serta keikhlasannya merawat Soo Bin membuatku semakin mengaguminya. Bisa mengenalnya adalah sebuah anugerah dalam hidupku, hadirnya dia serta Soo Bin membuatku semakin memaknai apa itu arti kasih sayang. Dan kalau boleh jujur aku menyayangi keduanya, lebih dari seorang guru kepada orangtua muridnya dan lebih dari seorang guru kepada siswanya. Aku ingin mereka menemani hari-hariku untuk kedepannya, melihat Soo Ah merawat Soo Bin membuatku ingin selalu menjaganya serta Soo Bin, dan aku ingin selalu membuat Soo Ah tersenyum, karena kalau boleh jujur aku sudah jatuh hati pada senyumannya, senyum ikhlas yang dia berikan untuk Soo Bin, entah mengapa senyum itu tampak sangat cantik di mataku.

Dan kini keinginanku terkabul. Soo Ah mengizinkanku untuk mendampinginya, mengizinkanku untuk menjaganya serta mengizinkanku untuk menjadi ayah buat Soo Bin. Ayah? Apakah kini aku sudah menjadi seorang ayah? Tentu saja iya, setelah Soo Ah menerimaku hari itu juga aku langsung menjadi ayah untuk Soo Bin, biarpun belum resmi menjadi ayahnya tapi aku berjanji akan menjadi ayah yang baik sampai nanti aku dan Soo Ah menikah dan resmi menjadi ayah untuk Soo Bin.

….

Jung Soo Ah mungkin saat ini aku belum bisa seutuhnya membahagiakanmu juga Soo Bin, tapi aku akan berusaha lebih keras lagi untuk membuat kalian berdua selalu bahagia setiap hari, bahkan setiap waktu. Aku janji Soo Ah-ya akan selalu membuatmu serta Soo Bin selalu tersenyum, karena senyum kalian adalah penyemangat dalam hidupku. Teruslah tersenyum Jung Soo Ah, senyumanmu sudah membuatku jatuh cinta dan aku ingin selalu jatuh cinta padamu dengan melihat senyum cantikmu. Saranghae Jung Soo Ah dan terima kasih karena sudah hadir dalam hidupku dan mengizinkanku untuk menjadi bagian dari hidupmu.

-Kim Taehyung-

END

 

 

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s