[Ficlet] Sidewalk

Sidewalk cover

Joonisa present

Sidewalk

Starring SEVENTEEN Mingyu, IOI Zhou

Genre Surrealism, Sad, Romance | Duration Ficlet ( +680 Words)|Rating PG – 13

Noranita’s Request Mingyu

.

Dia mencintaiku, begitu juga aku.

Seharusnya kita bisa bersatu, Mingyu.

.

Gadis itu bernama Zhou. Usia 25 tahun, pekerjaan sebagai pemilik sebuah butik ternama di daerah Gangnam sekaligus editor sebuah majalah politik, single, dan tentu saja cantik. Menilik dari pekerjaannya, gadis itu tampak tegas dan mapan. Pun dilihat dari caranya berpakaian, sudah barang tentu Zhou tidak terlihat seperti gadis kasta menengah ke bawah. Namun jangan salah, setiap hari gadis ini ke mana-mana masih menggunakan fasilitas kendaraan umum yang disediakan pemerintah yaitu.

Tidak percaya?

“Hai, Mingyu.”

Senyum yang mengalahkan cahaya matahari pagi itu diberikannya untukku. Zhou tidak pernah berubah, ia selalu seperti itu saat kami bertemu; ramah dan penuh senyum. Peduli setan dengan semua tatapan aneh yang ditujukan orang-orang padanya, senyum Zhou tak pernah pudar untukku. Ia mendudukkan diri pada kumpulan potongan besi dingin. Aku yakin seratus persen kalau potongan besi itu hanya mampu menahan beban tubuh Zhou, bukan beban hidup gadis itu. Kalau hal itu bisa terjadi, potongan besi itu mungkin sudah patah jadi dua.

“Kau tambah tampan saja.”

Suaranya terdengar lirih saat kepalanya menyandar padaku. Lelaki paruh baya yang duduk lebih dulu di sebelah Zhou menatap gadis itu dengan tatapan nona-apa-kau-sedang-sakit-jiwa. Kurasa karena ia merasa kata ‘tampan’ sedikit berlebihan jika ditujukan untuknya. Cih, tidak usah besar kepala, Pak! Zhou itu memujiku, bukan memuji Anda!

“Mingyu, besok aku libur. Selain ke tempat ini, di mana lagi aku bisa menemuimu?”

Mata Zhou berkedip dua kali, lalu ia berbalik menatapku. Gadis itu tampak baik-baik saja, namun jika kalian melihat lebih dekat seperti posisi kami saat ini, sudut bibir Zhou jelas sekali melengkung ke bawah. Ia menahan tangisnya mati-matian, aku tahu betul itu.

“Mungkin ada di ruang tunggu kereta bawah tanah?” tanyanya lagi. Seberkas harapan terbit dari dalam netranya berikut sebuah senyum getir dengan bibir setengah bergetar. Aku hanya bisa menatapnya dengan ekspresi tampan – aku tidak tahu bagaimana cara menjelaskannya, pokoknya kalau kalian melihatnya maka kalian akan tahu bagaimana ekspresi tampan itu tanpa sanggup menjelaskannya.

Bus yang akan ditumpangi Zhou akhirnya datang. Sebelum menaiki bus itu, Zhou sekali lagi menyandarkan kepalanya padaku dan membisikkan sesuatu,

“Sampai ketemu di stasiun kereta. Aku akan menaikinya dua hari sekali, bergantian dengan bus ini.”

Ia melambaikan tangannya padaku seraya tersenyum.Sebelum kalian mengatai Zhou gila, sinting, atau semacamnya, alangkah baiknya kalau kalian menyimak ceritaku sekarang. Pertama-tama, aku akan mengenalkan diri terlebih dahulu.

Namaku Kim Mingyu.

Untuk saat ini semua orang mengatakan kalau aku tampan dan memiliki tubuh sempurna nan proporsional. Semua itu benar adanya, aku memang seperti itu dan tidak ada hak untukku menyangkalnya. Namun ada satu hal yang tidak boleh dilupakan, aku hanya berwujud dua dimensi. Wajahku tampan namun rata, tubuhku proporsional namun hanya sampai ke indera penglihatanmu saja. Kalau kau raba, bentuk tubuhku tak ada bedanya dengan benda yang kutempeli.

Tolong garis bawahi, ini bentuk tubuhku saat ini.

Lalu aslinya bagaimana?

Lebih buruk daripada ini. Bisa ditatap namun tak bisa disentuh. Kalau kalian mencoba menyentuhku, yang terasa hanya hempasan udara yang membentur tangan kalian sendiri. Aku adalah penyanyi yang berwujud hologram, diciptakan dengan komputer, dan diisi suaranya oleh seseorang yang kuketahui bernama Seungkwan.

Bagaimana Zhou bisa mengenalku? Kenapa hubungan kami bisa ‘sedekat’ itu?

Berdasarkan cerita dari Zhou saat kami pertama bertemu, dulu ia memiliki tunangan bernama Kim Mingyu. Dua hari sebelum menikah, secara misterius tubuh Mingyu ditemukan tidak bernyawa di trotoar dengan beberapa luka tusukan. CCTV di sekitar TKP sudah dirusak lebih dulu oleh si pelaku dan tidak ada jejak apapun yang tertinggal di sana. Polisi mengatakan telah menutup kasus itu karena mereka tidak menemukan bukti ataupun saksi sehingga membuat mereka tidak bisa melanjutkan penyelidikan.

Zhou bilang, aku mirip sekali dengan tunangannya itu. Seratus persen aku mirip Kim Mingyu, makanya ia menamaiku dengan nama tunangannya itu. Aku tentu saja tidak bisa keberatan karena saat bertemu pertama kali dengan Zhou, keadaan gadis itu begitu menyedihkan. Kusam, acak-acakan, tak terawat, dan seringkali berjalan limbung sampai tersandung sesuatu. Setelah pertemuan kami di hari kamis yang gerimis, hidup Zhou seakan berubah. Ia mendatangiku lagi keesokan harinya dengan penampilan super cantik, sangat kentara dengan penampilan buruk Zhou di hari sebelumnya.

Mulai dari saat itu pula, Zhou kembali bekerja dengan menaiki bus setiap harinya demi bertemu denganku.

Demi bertemu dengan poster Kim Mingyu yang sesungguhnya hanya penyanyi berwujud hologram.

 

FIN

a/n:

Noranitas udah jadi ya reqnya ehe ehe

(request di chatroom berujung penistaan)

😄

mind to review?😄

 

5 thoughts on “[Ficlet] Sidewalk”

  1. INI MAH KEHIDUPAN FANGIRLING AKU YANG BISANYA CUMA MANDANGIN POSTER OPPA ;_; /slapped/
    awalnya aku kira ini comedy lho /dasar ga baca description/, soalnya baca kata ‘gila’ sama bapak-bapak tua yang kegeeran itu, tapi makin kesini kok makin greget sadnya.
    oke, jadi aku nangkepnya mbak Zhou ini so pasti nemuin poster Mingyu dimana-mana, makannya dia bisa ketemuan di kereta bawah tanah, di halte, dimana aja.
    tapi, tapi, aku agak ga ngerti sama identitas Mingyu sendiri kak. Mingyu yang hologram dan penyanyi ini apakah orang yang sama dengan tunangannya Zhou? I mean, kalau dia penyanyi hologram kan bisa jadi namanya berbeda [tergantung agensinya ngasih nama dia apa] tapi wajahnya sama,maka dari itu Zhou ngasih sebutan ‘Mingyu’.
    Huehehe, maaf kak Nisa komenku berbelit-belit /nyebur laut/
    satu lagi, ini pertama kalinya baca fic dengan cast IOI dan aku suka penggambaran karakternya di sini😀
    sering-sering nulis genre begini kak ^^

    Suka

    1. NAH ITU, AKU TERINSPIRASI DARI SITU. HIDUP FANGIRLING…. /slapped/
      Jadi gini, Zhou itu dulu punya tunangan namanya Mingyu, tapi dia udah meninggal gara-gara dibunuh bla bla bla. Nah suatu hari ada penyanyi hologram yang debut bernama Seungkwan, cuma dia visualisasinya pake muka Mingyu. Jadi yang ada di poster itu bukannya muka Seungkwan tapi muka Mingyu di mana-mana.
      Yang ngasih nama poster itu jadi ‘Mingyu’ adalah Zhou sendiri. Begitu penjelasannya. Sudah mengerti kan ya? Ehe /plis ngerti plis/😄
      Makasih yaaa udah komen panjang di sini EHE EHE AKU JUGA FANS IOI DARI ZAMAN 101😄

      Disukai oleh 1 orang

      1. Oooh, iya iya baru mudeng :3
        Aku terkecoh sama nama Seungkwan kak, itu yang bikin aku rada bingung tadi. Tapi setelah dapet penjelasan, udah ngerti kok😀
        Sip,sama-sama kak Nisa \[‘o’]/

        Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s