[Ficlet] Hemofilia

Hemofilia by Rizapark

Hemofilia | Aqua_girl | Ficlet | Sad, Romance | PG-12 | Zhang Yixing (EXO’s Lay)

“Oh, darah itu mengucur semakin deras dan lebih deras.”

Yixing kembali mendengar langkah kaki seseorang yang kian lama kian mendekat. Entah karena takut, atau khawatir, Yixing mulai mempercepat laju langkahnya, berharap tidak akan bertemu dengan orang yang tengah mengintainya. Dalam bayangan Yixing, ia jahat, seram, dan memiliki senyum licik.

              Derap langkah kakinya mulai memecah kesunyian. Setiap jengkal langkah yang ia ambil, tak luput dari perasaan was-was. Jika saja hati seperti sebuah helm, ia ingin melepasnya barang sebentar untuk menenangkan otaknya. Tapi yang namanya jatuh cinta, patah hati, berbunga-bunga, semua tidak luput dari hati itu sendiri.

              Yang Yixing rasakan adalah perih. Entah apa, tapi hatinya mungkin sudah tersayat karena baru saja melihat kekasihnya, Choi Min Ji bersama seseorang yang sangat dikenalinya. Bahkan ia adalah sahabat terbaik Yixing, Kim Min Seok. Bukan tidak ada apa-apa jika Min Ji bersama Min Seok di Perpustakaan umum malam-malam seperti ini. Apalagi perpustakaan sudah sepi, bisa jadi timbul fitnah bukan?

              Hah! Choi Min Ji mana peduli! Selama hidupnya berpacaran dengan Yixing, gadis itu tak pernah terlihat seperti mempunyai pasangan. Ia terlalu bebas bergaul, tidak peduli pacarnya mengizinkan atau tidak. Pekerjaan rutinnya ya, menyakiti hati Yixing. Kenapa pula Yixing memilih gadis seperti itu? Bodoh.

              Yixing punya beberapa alasan khusus. Ia punya prinsip. Yang selama ini ia yakini, pasti akan ia yakini seumur hidup. Dan Min Ji? Tetap sama, tidak peduli dengan kehidupan Yixing. Yang ia harapkan hanyalah status, memacari seorang siswa tampan, keren, cerdas pula.

Yang pertama adalah, jika Min Ji tahu penyakitnya, ia tidak akan bersedih, dan berkata seolah semuanya akan seperti biasa.

Yang kedua, ketika ditinggal nanti, Min Ji tidak akan menangis berhari-hari digundukan tanah Yixing kelak.

Dan yang paling penting adalah, Min Ji yang terbaik baginya. Karena Yixing teramat sangat mencintainya.

              Bukan mustahil bila penyakit ini membunuh Yixing secara perlahan. Bahkan sang waktupun menuntut, dapat dihitung dengan sejumlah jari.

Brukk!!

Yixing terjatuh. Lututnya terantuk batu. Perih kembali menggerayanginya, dan dengan laknatnya membuat si pemuda bermarga Zhang meringis kesakitan. Sunyi. Langkah seseorang yang mungkin membututinya sudah tak terdengar, entah tertelan angin, atau orang itu mungkin telah pergi.

              Yixing mendesah. Tidak ada siapapun selain dirinya. Sepi. Hanya angin semilir yang menyapa tengkuknya, membuatnya semakin meringis kesakitan. Ia tidak bisa dan mungkin tak akan bisa menghentikan cairan merah pekat itu untuk berhenti.

Yixing menyerah.

“Oh, darah itu mengucur semakin deras dan lebih deras.”

Dan saat itulah, Yixing menutup matanya, tak sadarkan diri.

“Goodbye, my Min Ji.”

____FIN____

A/N : Yoshh!! Huhuhu.. Yixing sakit ya? Aduh, jadi keinget Yi-ge mulu deh. Ini ceritanya ngawur banget dah. Enggak, Yi-ge nggak boleh mati. Hasemeleh, kenapa Yi-ge mulu? *ingetSuho
Yehet! Tinggalkan komentar! Author masih banyak kurangnya ampe semuanya minus. Haha. *cling.

 

One thought on “[Ficlet] Hemofilia”

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s