[Ficlet] Aku Menunggumu

STAND ALONE 1 - aku menunggumu

[FICLET] Aku Menunggumu

Tittle: Aku Menunggumu // scriptwriter: ER // cast: Go Junhoe (iKON), Daisy Jung (OC) // Genre: Romance, hurt/comfort or fluff (?) // Duration: ± 448 words (ficlet) // rating: PG-15

Disclaimer : i just own the Plot and The Original Character

Summary

‘Junhoe-Oppa, berhentilah menyiksa perasaanku. Tolong kembalilah dan berikan aku kejelasan..’

***

Hampir setiap malam aku ada di tempat ini. Di tempat yang sepi ini. Sendirian. Kau mungkin bertanya kenapa aku sendirian di tempat sepi malam-malam begini? Jawabannya adalah karena seseorang.

Dia berjanji bahwa ia akan kembali kesini. Kembali kepadaku. Maka dari itu aku selalu menunggunya disini. Dia mengatakan bahwa ia hanya akan pergi selama dua tahun, selama dua tahun itulah aku tak menunggunya disini. Tapi ini sudah tiga tahun sejak ia pergi, jadi aku menunggunya disini selama setahun ini, mungkin ia sedang menguji kesabaranku jadi aku menunggu. Disini, Di tempat terakhir kami berpisah. Ya, itulah alasannya. Mungkin sedikit berlebihan.

Setiap aku menunggunya, aku selalu merasa kesepian. Tapi entah mengapa akhir-akhir ini aku merasa tak begitu kesepian. Bukan karena aku sudah menemukan penggantinya. Itu tak mungkin. Aku bahkan sangat mencintainya.

Begini, saat aku duduk disini memandang langit malam yang kelam dan terkadang penuh bintang, aku merasa ada seseorang yang menemani kesepianku. Itu hanya perasaanku saja. Karena orang itu sesungguhnya tidak ada.

Atau mungkin karena akhir-akhir ini suara EXO Chen yang selalu kuputar di ipodku yang selalu menemaniku menunggunya. Suara itu sungguh indah dan menenangkan. Aku sangat menyukai suaranya. Karena suara indahnya itulah, aku merasa seolah-olah Chen ada di dekatku. Ah, ini benar-benar delusi. Kurasa aku sudah mulai gila karena menunggu seseorang yang tak pasti. Sadarlah, Daisy Jung!

Kurasa ia tak akan datang hanya karena aku selalu menunggunya disini. Aku harus realistis. Seharusnya aku menunggu di rumah saja. Ini kan bukan drama. Kalau ia pulang pasti ia akan mencariku. Itu kalau masih aku yang dia cari.

Ah. Kenapa aku jadi hopeless begini.

Ya Tuhan, terus terang saja, rasa-rasanya aku tak ingin menunggunya lagi. Kenapa aku begini? Tak bisakah aku mempercayainya dan menjalani hidupku seperti biasanya? Tanpa harus menunggunya disini seperti orang gila?

Aku harus bangkit. Seminggu lagi aku sudah mulai bekerja. Aku hanya akan menunggunya hari ini saja. Aku sudah memutuskannya. Aku punya kehidupan, dan hidupku tak hanya untuk menunggunya di tempat seperti ini. Kenapa aku baru menyadarinya sekarang sih?

‘Junhoe-Oppa, berhentilah menyiksa perasaanku. Tolong kembalilah dan berikan aku kejelasan..’

“Daisy-a .. aku tahu kau sangat merindukanku.. karena itulah aku tahu kau pasti ada disini.. menungguku”

Ah, suara itu.. bahkan terdengar lebih indah daripada suara Chen, kurasa ini delusi. Otakku sudah rusak kurasa.

Tapi, tangan itu.. mengelus rambutku seperti..

‘Junhoe-Oppa, kaukah itu?’

Dan ia hanya tersenyum seperti saat pertama kali ia menyatakan cinta padaku.

Aku benar-benar tak bisa mengatakan apapun. Suaraku seperti tertahan di tenggorokan. Akhirnya dia datang. Seseorang yang sangat aku rindukan. Kekasihku, yang berjanji hanya pergi dua tahun, tapi dia baru datang setelah tiga tahun ia meninggalkanku. Go Junhoe.. kenapa kau baru datang sekarang, sih!

FIN –

 

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s