[Ficlet] Freiheit

freiheit

Freiheit

By Kadewsy

Nam Taehyun

Angst;Hurt Ficlet (300+w) PG-17

persetan dengan kekangan. Bawa aku kedalam kebebasan.”

Aku tak begitu suka dengan tempat yang penuh dengan banyak orang. Bedesak-desakan. Bertempelan lengan bahkan bahu dengan orang yang sama sekali aku tak mengenalnya. Merasakan pengapnya udara, tanpa banyak luapan oksigen di sekitarku. Tetapi saat ini, aku malah menghakimi pemikiranku sendiri. Berpijak disini. Tanah lapang, ditengah kerumunan banyak orang. Dengan suplai oksigen yang terbatas, sementara suaraku telah habis tersendat-sendat.

Susah untuk dijelaskan. Aku tak bisa lagi berfikir jernih. Semua kebisingan ini membuatku mengalir bersama alunan melodi dan lirik yang penuh dengan makna kebebasan. Kepalaku pening. Tetapi beban di pundakku menghilang terbang ke angkasa. Aku menyerukan suaraku yang tak lagi sekencang beberapa waktu lalu. Suara sang vokalis bersama instrument music keras yang dibawakan memenuhi otakku. Aku berjingkrak penuh kemenangan. Bersama orang-orang ini. entah siapa mereka. Aku hanya menyebutnya sebagai teman sependukung kebebasan.

Menghabiskan dua botol anggur, membuatku mengeyahkan rasa dingin dari angin malam. aku hangat. Walau hanya dibalut dengan kaus tipis dan celana jins yang telah robek disana-sini, dan ditambal seperlunya. Aku tidak ingin pulang. Walau aku tahu, jam batas malamku telah berakhir. Aku hanya ingin terus menari, berjingkrak, menyerukan melodi dan lirik lagu kebebasan. Aku mau lepas dari kekangan, frustasi. Aku benci.

Aku sangat tahu. Ini diluar batas. Aku gila. Aku frustasi. Persetan dengan semua caci-maki, yang mereka lontarkan padaku nantinya. Aku hanya ingin merasakan semua kebebasan ini sejenak. Hanya untuk malam ini. Aku menggenggam semua kebebasan itu, ditanganku. Sebotol kebebasan. Aku harus menenggaknya, aku tak ingin terlalu lama dibuai oleh hasrat duniawi.

selamat tinggal.

Aku berhasil menenggaknya. Semuanya berhasil masuk melalui kerongkonganku. Ada rasa pahit yang ditinggalkan di ujung pangkal leherku. Tubuhku limbung. Aku terjatuh, dan semuanya begitu terasa indah, saat terbaring ditanah. Hamparan bintang yang menghiasi gelapnya langit malam. Eksotisnya bulan purnama dengan cahaya kuningnya. Semua bebanku sirna. Aku tak lagi merasa sakit. Kaki-kaki yang berada di atasku, aku tak lagi bisa merasakannya.

Aku kehabisan nafas.

Aku sudah bebas.

Aku menang.

Kini waktu-ku untuk melayang menjelajahi angkasa.

 

2 thoughts on “[Ficlet] Freiheit”

  1. hmmmmh suka suka suka deeh hng taehyun emang pantes gitu ya jadi tipe tipe orang ga suka keramaian huhu
    ah tapi akhirnya bahagia juga ditengah keramaian, sambil diinjek-injek orang banyak pula hiks :”’
    udah udah aku suka pokoknya ini keren kak ^^

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s