[Ficlet] Home

Home

Title: Home

Scriptwriter: newtela

Main Cast: Byun Baekhyun from EXO, Jung Soojung/Krystal from f(x)

Genre: Family, Hurt/Comfort, Drama

Duration: Ficlet

Rating: T

Summary : Baekhyun tidak punya tempat untuk pulang, selain kekasihnya Jung Soojung.

*******

Sudah 9 bulan semenjak pernikahan ayahnya, Byun Baekhyun tidak lagi merasakan apa itu rumah. Rumah yang dulu dia anggap sebagai tempatnya pulang sudah terasa asing baginya. Ayahnya, satu-satunya orang yang dia punya saat ini lebih sering memarahinya dibanding menyapanya dengan sapaan hangat seperti dulu saat dirinya pulang ke rumah.

Keadaan keuangan keluarganya memang sudah buruk sejak dulu, sejak masih ada Ibu nya dirumah, Ibunya kandungnya bukan Ibu tiri yang acap kali mencari kesalahan Baekhyun saat dirinya dirumah.

Baekhyun tau pekerjaan ayahnya tidak akan cukup untuk membiayai hidup mereka maka sejak dirinya mengijak bangku SMA dia mulai mencari pekerjaan sambilan. Awalnya hanya satu pekerjaan yang dia ambil tapi menjadi dua karena ibu tirinya yang selalu menganggapnya beban untuk Ayahnya.

Hari ini restoran tempatnya bekerja sedang ramai-ramainya membuat Baekhyun mencurahkan semua energinya disana. Saat dia pulang dengan tubuh yang lelah dan sekotak makanan sisa restoran untuk Ayah dan Ibu tirinya, alih-alih pelukan sebuah tamparan di pipi kiri dia terima saat dirinya sampai diruang tengah.

“Kau! Sudah aku sekolah kan susah payah, tapi apa yang kau lakukan pada Ayah?!” Tuan Byun meneteskan air mata sama halnya dengan Baekhyun yang merasa pijakan kakinya melemah.

Nyonya Byun atau Ibu tiri Baekhyun memegang tangan Tuan Byun tangan yang digunakan untuk menampar anak kandungnya sendiri, “Sayang tenanglah, kita dengar penjelasan Baekhyun dulu ya.”

Baekhyun tertawa getir melihat wajah dibuat-buat khawatir dan nada suara lembut yang keluar dari Ibu tiriya. Dirinya tau sekali kalau wanita itu sedang menertawakan Baekhyun meski sebuah airmata lah yang keluar dari Ibu tirinya.

Cukup. Mau sampai kapan Ayahnya memperlakukannya seperti orang lain, Baekhyun tidak salah kali ini dan dia tidak mengerti apa lagi yang salah darinya. Mata Baekhyun terpejam sementara menahan airmata jatuh diwajahnya, “Apa lagi yang wanita ini katakan pada Ayah?” kata Baehyun tak lupa dengan nada sindiran.

“CUKUP BYUN BAEKHYUN KAU MEMANG SALAH!! Setelah bermasah di sekolah, kemudian membuat keributan di jalan, kau berani-beraninya mencuri dari Ayah mu sendiri!” Tuan Byun mengatakan segala yang dia lihat dari kacamatanya, seorang Byun Baekhyun anaknya sendiri yang telah berubah menjadi kacau.

Baekhyun terdiam menatap Ayahnya tidak percaya apa yang membuat Ayahnya menganggap dirinya seperti itu, “Aku? Mencuri? Bagaimana bisa seorang Ayah menuduh Anaknya mencuri?” Ditahannya airmata yang sudah terbendung diwajahnya, Baekhyun tidak ingin terlihat lemah apalagi dihadapan Ibu Tirinya. Mana sudi Baekhyun membuatnya senang dengan menagis disini.

“Ayah….”

“Baek maaf kan Ibu harusnya Ibu tidak menceritakan ini pada Ayahmu,” Ibu tirinya mencoba mengapai tangan Baekhyun yang langsun ditepis kasar olehnya. Mana sudi dia disentuh wanita jahat itu.

“TIDAK USAH BERLAGA BAIK PADAKU!” Baekhyun sudah muak dengan sandiwara Ibu tirinya tidak tahan lagi dengan semua ini, sebelum dirinya bebicara lagi Ayahnya maju mendekat padanya.

“CUKUP! JAGA SIKAPMU BAEKHYUN! KALAU KAU TIDAK BISA SOPAN PADA IBUMU LEBIH BAIK KAU KELUAR DARI RUMAH!” Tuan Byun dengan emosinya yang memuncak tidak sadar sudah mengucapkan kalimat yang akan disesalinya nanti.

Pertahanan yang dibuat sejak dulu oleh Baekhyun seketika roboh dengan airmata, tanpa ucapan dibawanya kedua kaki nya berlari keluar rumah menghadapi hawa dingin luar yang tak terasa karna sakitnya hati.

Setelah lelah berjalan tanpa sadar kaki membawanya ke depan sebuah rumah. Rumah sederhana yang sama besarnya dengan rumah Baekhyun namun lebih terlihat hidup dan lebih pantas di sebut rumah. Baekhyun butuh seseorang, dirinya butuh seseorang untuk meringankan beban hidupnya dan orang yang Baekhyun butuhkan ada di lantai dua kamar yang lampunya masih menyala. Dengan tangan yang lemah Baekhyun mengambil ponsenya mengetik pesan untuk seseorang.

To : Soojung

Bisa keluar rumah sekarang?

Disandarkan badannya pada pagar rumah Soojung, dirinya berpikir mungkin pagar yang kuat ini bisa meringankan beban hidupnyanya sedikit, nyatanya hanya bisa menahan sedikit badannya.

Soojung dengan pakaian tidur dan jaket tipis yang melekat padanya terkejut melihat Baekhyun benar-benar ada di depan rumahnya dengan wajah kosong. Yang paling mengejutkan lagi melihat pipinya yang merah dan bekas airmata di wajahnya. Selama dirinya memegang status sebagai pacar Byun Baekhyun tidak pernah dilihatnya laki-laki itu menangis walau dihari pemakaman Ibunya pun Soojung tidak melihat setetes pun airmata keluar dari wajah sendu Baekhyun.

Sesuatu pasti terjadi pada nya dirumah, dengan lembut digenggam nya kedua tangan Baekhyun yang dingin.

“Baek, sesuatu terjadi dirumah?” Soojung mencoba bertanya dengan hati-hati takut terkesan memaksa dan takut menyakiti hati kekasihnya.

Baekhyun tersenyum tapi Soojung dapat melihat kesedihan dimatanya. “Aku diusir dari rumah.”

Bukan kaget lagi, Soojung seakan ikut merasakan kesedihan Baekhyun, matanya sudah berkaca-kaca tapi dirinya enggak untuk menangis. Bukan airmata yang dibutuhkan Baekhyun, Soojung tau itu maka dengan sekali gerakan ditariknya laki-laki itu dalam pelukannya.

Soojung ingin membuat Baekhyun merasa kalau ada dirinya disisinya, ada Soojung yang akan selalu ada untuk Baekhyun bagaimana pun dunia luar yang kejam menjatuhkan mereka, maka dipeluknya Bakhyun dengan kuat seakan mengalirkan kekuatannya.

“Baek kalau kau butuh sesuatu, aku dengan senang hati akan membantu. Jangan sungkan padaku.” Soojung berkata ditengah pelukan mereka.

Dengan mata tertutup Baekhyun tersenyum tulus meski Soojung sekalipun tidak dapat melihatnya, malam ini hanya eksistensi dari Soojung sajalah yang dia butuhkan, pelukan hangat inilah yang meringankan beban hidupnya. Seketika dirinya sadar Soojunglah arti dari sebuah rumah, tempat Baekhyun pulang. Tempatnya melepas rindu, membagi sedih dan tawa, membagi cinta, membagi cerita dan segala hal yang ia miliki. Boleh saja Baekhyun melepas rumahnya yang lama tapi dia tidak akan rela kehilangan Soojung, rumahnya yang baru.

“Tidak Soojung, yang aku butuhkan sekarang hanya kamu, rumahku.”

 

One thought on “[Ficlet] Home”

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s