[Ficlet] That I was Once by Your Side

That I was Once by Your Side

Title: That I was Once by Your Side

Scriptwriter: The Bomz

Main Cast: Son Naeun (Apink), Lee Taemin(Shinee)

Support Cast: Kim Myungsoo/L (Infinite), Kim Jongeun (OC)

Genre: Angst

Duration: Ficlet

Rating: PG

Soundtrack : That I Was Once By Your Side – Kyuhyun

Sepertinya waktu membenciku…Kehidupan yang kujalani selama ini penuh dengan penyesalan dan semua itu hanya karena waktu sama sekali tak memberiku kesempatan untuk melakukan apa – apa. Hanya dalam satu kedipan, semua kehidupan sempurnaku hilang begitu saja dan waktu tak mengizinkan aku untuk memutarkannya kembali atau bahkan untuk memperbaikinya.

Aku benci waktu…Aku benci dia yang selalu mempermainkan perasaanku…Aku benci dia yang selalu setia hadir dalam hidupku dan mengacaukan segalanya… Aku benci dia yang berpura – pura seolah tak terjadi apa – apa dan melangkah maju, sedangkan aku ? Ia meninggalkanku disini tanpa ada rasa penyesalan

Maka, saat waktu tiba – tiba memutarbalikkan cerita dan memperbaiki kehidupanku, aku mulai curiga, jangan – jangan ia berencana untuk menyakitiku suatu saat nanti ? Aku berusaha membuang jauh – jauh pikiran itu karena sudah 4 tahun ia tak memberiku penderitaan, malah kebahagiaan…

Maka, tak kusangka hari ini aku bertemu dengannya… Aku memang sengaja melewati restoran tempat dia bekerja, tapi kupikir waktu sudah berada di pihakku….Aku pikir lelaki itu sudah tak akan terlihat lagi di pandanganku, di kehidupanku…Kurasa aku salah ?

Ternyata, lelaki itu masih tetap sama, riang dan pekerja keras… Aku tak menyangka ia masih ada di tempat yang penuh memori itu, di tempat kami berbagi kata, cerita, dan cinta…Sejujurnya aku merindukan sosoknya, tapi tak cukup keberanian yang kupunya bahkan hanya untuk berhadapan dengannya.

“Eomma, palli ! Aku lapar !”

Anak lelakiku yang baru berusia 4 tahun mulai merengek.

“Kita jalan sedikit lagi yah, Jongeun-ah…Disana ada restoran yang enak sekali…”

Aku berusaha tersenyum, menepis semua rasa tak menentu yang kurasakan.

“Shirreo ! Aku mau makan disini !!”

“Di restoran sana ada sup rumput laut yang kau suka loh…”

Sepertinya anakku mulai menyukai ideku karena rengekkannya mulai berhenti.

“Jadi ? Kita makan disa-“

“Naeunnie ?!”

Aku berusaha tak mendengar suara teriakan yang familiar itu.

“Yah ! Son Na Eun !”

Suara derap kakinya semakin mendekat dan seiring aku menyusun kata untuk berhadapannya, lelaki itu sudah tepat berada di hadapanku.

“5 tahun…5 tahun lamanya aku berusaha menghubungimu…”

“A-Aku…”

“Kamu tau rasanya itu ?! Menunggu seseorang sangat lama, sampai kamu hampir putus asa ?! 5 tahun…5 tahun aku menunggu tanpa ada kepastian keberadaanmu…Bahkan, aku tak tau apakah kamu masih hidup atau tidak…”

Dari sorot matanya, aku bisa melihat berbagai macam perasaan yang terluapkan… marah, sedih, kecewa…dan ini pertama kalinya ia berbicara dengan suara tinggi padaku…Selama 3 tahun hubungan kami, ia selalu menjadi lelaki yang riang, lembut, konyol, dan penuh perhatian.

Kurasa, aku menyakitinya lebih dari yang kukira…

“Eomma ? Waeyo ? Kenapa eomma menangis ??”

Jongeun menggoyang – goyangkan lenganku, lalu ikut terisak

“Mian eomma… Jongeun janji jadi anak yang baik, jangan nangis…”

“E-Eomma ???”

Lelaki dihadapanku terlihat sungguh terkejut, tentu saja, wanita yang menghilang dari sisinya tanpa kata 5 tahun lalu telah menjadi seorang ibu.

“Taemin oppa….Jjinja mianhae…”

Hanya kata itu yang bisa keluar dari mulutku sebelum aku meninggalkannya penuh penyesalan.

Sudah lebih dari sebulan semenjak kejadian itu dan aku baru saja mulai merelakan semuanya…Tapi, tiba – tiba lelaki itu, Lee Taemin, muncul di ambang pintu rumahku.

“O-Oppa…”

“Aku pikir kita perlu bicara…”

“T-T-Tapi aku—“

“Yeobo ! Siapa disana ?”

Suamiku, Kim Myungsoo berlari menuruni tangga.

“Dan….Siapa ini ?”

Ia mengerutkan alis sambil menatap Taemin oppa heran..

“Ah…Ini teman lamaku, Lee Taemin…Dan Taemin oppa, ini suamiku, Kim Myungsoo.”

“Oh, Hei…Ayo masuk…Tapi aku tak bisa menemani kalian, hari ini aku ada janji dengan klient besar… Yeobo, Mianhae…Aku pergi dulu yah…”

Setelah kepergian suamiku, suasana menjadi tegang…Taemin oppa duduk tenang di sofa, tapi tak ada kata yang tertukar di antara kami.

“Sepertinya…Kamu bahagia, Naeunnie ?”

Ia tersenyum sambil mengamati foto keluargaku…

“Aku datang kesini karena khawatir bahwa hidupmu akan menderita….Tapi, kelihatannya kamu baik – baik saja…”

Dadaku terasa sesak….Aku memang bahagia…Tapi bukan karena lelaki yang sekarang menjadi suamiku…Hanya karena Jongeun, aku bisa merasakan kebahagian yang sudah lama tak kurasakan.

“Oppa… Apakah kamu ingat pertengkaran terakhir kita ?”

“Tentang aku pergi ke Amerika untuk kuliah seni tari ?”

Aku tak mengerti mengapa air mata kembali jatuh dari air mataku, kupikir aku sudah merelakan kejadian itu…

“Kau tau, oppa ? Hari itu, setelah bertengkar denganmu, aku pergi untuk menenangkan diri…Kau tau kan, temanku punya tempat minum terbaik di kota ? Tujuanku kesana tadinya hanya untuk meminum segelas dua gelas…Tapi rasanya aku hanyut dalam perasaanku sendiri…Entah berapa banyak yang kuminum sampai pandanganku mulai kabur…Saat itulah aku bertemu Myungsoo, lelaki itu memberikan pandangan yang selalu kau beri, penuh kasih, entahlah, aku tak bisa menolaknya….Apalagi saat itu pikiranku sedang kacau …”

Dadaku terasa sesak….Entah mengapa mengatakannya sungguh sulit untukku.

“Aku….Aku hanya berhubungan dengannya satu kali, tapi…Tapi Jongeun tiba- tiba sudah berada di perutku… Dan, aku tak sanggup memberitahumu…”

Lelaki itu hanya terdiam, entah, aku tak bisa menebak apa yang dirasakannya ataupun yang ada dalam pikirannya.

“Lalu…Kamu mencintainya ?”

“Dengan waktu yang terus berjalan, kurasa aku bisa mencintainya…”

Aku tersenyum pahit, masih dengan air mata yang mengalir deras.

“Ah, mianhae…Aku rasa aku bukan di posisi yang tepat untuk menangis dihadapanmu…”

Aku mengeluarkan tawa terpaksa sembalri menghapus semua air mata.

“Naeun-ah…Kau tau ? Aku tak pernah pergi ke Amerika…Aku terus menyesal karena kupikir kepergianmu adalah kesalahanku…Semenjak saat itu hidupku hancur, aku bahkan berhenti menari…Maka, mendengar kenyataannya hari ini malah membuatku lega…. Hanya satu hal yang kusesali, seandainya hari itu aku punya cukup keberanian untuk mengejarmu, mungkin sekarang wajahku yang terpampang di foto ini…”

Dirinya tersenyum kecil sambil menunjukkan fotoku, Jongeun, dan Myungsoo, foto keluarga kami…

“Pertanyanku….Apakah aku masih punya kesempatan, Son Naeun ?”

Lidahku terasa kelu…Aku mencintainya….Dan melihatnya hampir putus asa seperti ini, ingin rasanya aku kembali ke pelukannya….Tapi aku tau sekarang aku tak bisa mementingkan diriku sendiri dan keinginanku.

“Melihatmu hanya terdiam, kurasa aku sudah tau jawabannya…”

Dirinya tersenyum lalu bangkit berdiri…

“O-Oppa… A-Aku…”

“Aku tau kok…Bukan Myungsoo yang tak bisa kau tinggalkan….”

Ia tertawa kecil, tertawa terpaksa…

“Well, setidaknya, kali ini kita bisa mengucapkan kata perpisahan…Annyeong Son Naeun…Ani, Kim Na Eun… Aku harap kamu bahagia…”

Untuk sebentar saja, aku bisa merasakan kembali kehangatannya saat ia memelukku sesaat, sebelum akhirnya dirinya benar – benar pergi…

“Goodbye, Lee Taemin…”

THE END

 

2 thoughts on “[Ficlet] That I was Once by Your Side”

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s