Something in the Way (Chapter 1)

Something in the Way

Something In The Way (CHAPTER 1)

By plainyoghurt

Genre: Angst, friendship || Main Cast: Jeon Jungkook (BTS) , Jung Eunhi (OC) || Support Cast: Tuan Jung || Duration: Chaptered || Rating: 17+ ||

Summary:

Selama ini Jungkook belum pernah mencium seorang gadis untuk menghapus kesedihan yang sedang dirasakannya, namun malam itu tanpa Jungkook sadari ia sedang melakukannya.

Eunhi melempar koran itu dan berlari ke kamar ayahnya. Amarahnya ia luapkan pada pintu dihadapannya.Eunhi menemukan ayahnya sedang duduk di kursinya menatap suasana malam kota Seoul lewat jendela kaca besar di depannya, lampu kamar itu mati. Begitu juga dengan hati sang pemilik kamar, batin Eunhi.

“Kenapa ayah melakukan ini padaku?” Eunhi tidak membutuhkan jawaban ataupun permintaan maaf. Dia bahkan tidak tahu apa yang dia inginkan. Dia tidak tahu apa yang dia ingin ayahnya lakukan. Mungkin pertanyaan itu sebenarnya ingin dia tujukan pada dirinya sendiri.

Tuan Jung mengetahui pada hari pertama ia menggunakan uang itu untuk membelikan Eunhi sebuah mobil baru demi melihat putri tercintanya tersenyum sepanjang hari, dia telah bersalah. Dia juga mengetahui betul bahwa mereka akan menangkapnya suatu hari nanti, tapi ia tidak mengetahui bahwa ini adalah hari itu. Ini adalah hari dimana kepercayaan, cinta dan rasa hormat Eunhi kepadanya hancur oleh tangannya sendiri.

Tuan jung menutup kedua matanya diikuti sebuah air yang turun membasahi pipinya. membayangkan Eunhi akan melewati ulang tahunnya besok seorang diri, membuatnya berharap tidak pernah menerima uang itu. Tuan Jung mendengar suara-suara dari meja kerjanya, diikuti suara pintu yang ditutup dengan keras. Eunhi telah mengembalikan semua yang diberikan ayahnya di atas meja itu. Mobil, handphone, uang, perhiasan, dan mungkin, cinta.

 Ini bukan pertamakalinya Eunhi berdiri di depan pintu itu dengan perasaan yang tidak karuan. Patah hati, kerinduan, kegagalan, pintu ini telah menjadi saksi lika liku kehidupan Runhi. Pintu ini merupakan pintu milik sebuah apartemen yang ditinggali sahabat Eunhi, Jeon Jungkook.

Pemuda berambut cokelat itu membuka pintu dan terkejut mendapati sahabatnya sedang berdiri di hadapannya. Ini bukan waktu yang tepat, karena sekarang Jungkook sedang kedatangan seorang tamu dan mereka baru saja akan melakukan- well, kau pasti tahu apa yang dilakukan pemuda lajang di malam minggu seperti ini.

“Eunhi.” Jungkook menyapa sahabatnya dengan kikuk. Ia berusaha mencari kata-kata yang tepat untuk menjelaskan keadaannya saat ini. Meski Eunhi bukan kekasihnya, Jungkook merasa bertanggung jawab untuk menjelaskan kepada sahabatnya.

“Tidak apa-apa, aku akan menunggu di lobby dan kau, bisa, melakukan…..” keduanya menemukan pembicaraan ini sangat memalukan.

“-nya.” dan Eunhi pun melangkahkan kakinya menuju lift, meninggalkan Jungkook yang sudah tidak berselera untuk ‘melakukannya’.

….

“Sekali lagi aku minta maaf Jena-ssi.” Jungkook menutup pintu lift itu dan menatap kearah angka merah yang berkedip-kedip diatasnya. Terlalu malu untuk menatap tamunya yang untung saja bisa memaklumi atau mungkin terlalu bodoh untuk mempercayai alasan yang digunakannya.

“Ah, tidak apa Jungkook-ssi, lagipula ini adikmu yang sedang kita bicarakan.” Wanita itu mendekat ke arah Jungkook, membuatnya semakin gugup, karena sejujurnya ia sangat payah dalam hal berbohong, “Haruskah aku ikut denganmu ke rumah sakit?”

“Aaa-emm, tidak perlu. Ibuku sedikit galak.” Alasan yang payah. Namun sepertinya gadis ini lebih payah.

Begitu pintu lift terbuka Jungkook mengantarkan gadis itu keluar dan menutup pintu taksinya sembari memberi janji untuk menelfonnya malam nanti. Baik Jungkook dan gadis itu tahu bahwa hal tersebut tidak akan terjadi.

“Cepat sekali.” Eunhi menghampiri Jungkook, sedikit merasa bersalah telah mengganggu kesenangan sahabat baiknya. Keduanya memandangi taksi yang dinaiki gadis itu menjauh dan berbelok, menandakan kini hanya tinggal mereka berdua dan Eunhi sebaiknya memberikan Jungkook alasan yang kuat kenapa ia harus menggagalkan kegiatannya malam ini.

“Ada apa kali ini Eunhi?” Jungkook menginginkan penjelasan, namun ia tahu ia tak akan mendapatkannya semudah itu.

Mereka kini sedang duduk di sebuah anak tangga, keduanya memandang lurus ke arah sungai Han yang ada di depan mereka. Eunhi sedang memikirkan masa kecilnya, sedangkan Jungkook sedang memikirkan Eunhi. Meskipun Jungkook menyukai Eunhi lebih dari sahabat, namun ia tidak berniat untuk menjadikannya kekasih. Ada banyak alasan kenapa Jungkook masih bertahan disamping Eunhi meski hanya sebagai sahabatnya. Eunhi mempunyai kecenderungan untuk mudah kecewa pada orang yang mencintainya. Hampir semua laki-laki yan dikencani Eunhi datang padanya, mengatakan bahwa Eunhi tidak pernah puas terhadap apapun yang mereka lakukan. Menjadi sahabat adalah satu-satunya cara yang aman bagi Jungkook untuk tetap dekat dengan Eunhi tanpa perlu mendengarkan protes dari Eunhi tentang betapa tidak sempurnanya dia. Dan juga Jungkook bisa melakukan hal-hal seperti yang akan dilakukannya beberapa waktu lalu tanpa perlu kehilangan kepercayaan dari Eunhi. Singakatnya, Jungkook tidak ingin kehilangan Eunhi, tapi ia lebih tidak ingin kebebasannya direnggut.

“Jungkook.” Eunhi mengalihkan pandangannya pada laki-laki yang kini juga sedang menatapnya.

kiss me….to take the pain away.” air mata itu turun seiring dengan keluarnya kata-kata yang membuat Jungkook tertegun.

Jungkook tahu, Eunhi hanya menggunakan bahasa asing itu ketika ia malu untuk mengungkapkan apa yang ia inginkan. Atau, saat ia benar-benar sedang berada di titik terendah kehidupannya.

Ada apa denganmu Eunhi? Jungkook ingin tahu sebesar apa rasa sakit itu hingga membuat Eunhi memintanya untuk menciumnya.

Pasti sangat sakit? Kau biasanya hanya memintaku untuk memelukmu.

Tanpa Jungkook sadari kini bibirnya sudah mendarat di bibir Eunhi. Bibir Eunhi bergetar. Menyadari hal itu Jungkook menimbang bahwa rasa sakit yang dirasakan gadis itu pasti sangatlah besar dan ia ingin benar-benar menghilangkannya meski ia tidak tahu ciuman seperti apa yang bisa menghilangkam rasa sakit seseorang. Tangannya mulai meraih pipi Eunhi dan mendekatkan tubuhnya untuk memperdalam ciuman itu.

Jungkook belum pernah mencium seorang gadis untuk menghapus kesedihan yang sedang dirasakannya, namun malam itu tanpa Jungkook sadari ia sedang melakukannya.

2 thoughts on “Something in the Way (Chapter 1)”

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s