[Oneshot] Divorce

divorce

Divorce

scriptwriter Andrea Kenza

Cast Cho Kyuhyun – Kang Yumi OC

genre Romance, Angst, married life duration  Oneshot (5700 words) rating 17

.

==**Happy Reading**==

“Sampai kapan kau bertahan? Aku tidak tahan pada sikapmu, suamimu seperti itu tapi kau masih bertahan dengannya” Yong Kyo mengerutu melihat sahabatnya meraung didepannya. “Dua tahun kau bertahan dalam pernikahan. Baiklah katakanlah dia pria yang kau cintai dan tampan tapi untuk apa kau bertahan jika ia tidak pernah menghargaimu sebagai istrinya! Apa gunanya wajah tampan jika tidak mampu setia?! Sekarang dia bersenang-senang dengan wanita lain. Bila aku jadi kau pasti kusiram suamiku itu dengan obat keras!” ucap Yong Kyo dengan nada berapi-api.

“Lalu kau ingin aku bercerai?”

“Setidaknya keputusan berpisah lebih baik dibanding harus bertahan dalam neraka bersama suami brengsek seperti Kyuhyun” sungut Yong Kyo penuh emosi.

“Aku malu” Yumi menengelamkan wajahnya dalam bantal.

“Malu? Ini jaman apa? Banyak wanita memilih berpisah dari pada bertahan dengan suaminya!”

“Tapi aku…”

“Jangan bilang malu! Aku muak mendengarnya. Siapa yang ingin menjanda? Ya kalau suaminya baik tapi jika suamimu seperti pecundang haruskah kau bertahan?”

“Tapi aku sudah berjanji akan menerima segala kekurangan suamiku”

Yong Kyo mendesah frustasi mendengar jawaban Yumi “Kau memilih mati tersiksa dari pada harus berpisah? Huaah DEABAK!” ucap Yong Kyo mencemooh.

“Bukan begitu, aku yakin Kyuhyun bisa berubah”

“Jadi superman” saut Yong Kyo dengan nada mengejek. “Aku sangsi jika pria bajingan itu mengenal kata berubah. Ini bukan pertama kalinya ia berselingkuh”

“Harusnya kau beri aku saran” Yumi mengusap air matanya “Beri aku saran supaya ia mau berhenti selingkuh”

“Saranku masih sama. Berpisah saja” nada bicara Yong Kyo sangat sinis.

“Jangan begitu”

“Harusnya kau pakai kaca mata agar bisa menilai seberapa brengseknya suamimu itu! Buka matamu dan lihat seberapa busuknya suamimu Cho Kyuhyun”

“Kenapa kau ingin aku bercerai darinya? Harusnya kau menghiburku”

“Aku tidak ingin kau bercerai tapi melihatmu setiap hari menangis padaku membuatku muak. Kau cerita tentang segalanya padaku, selalu mencurahkan isi hatimu padaku tapi kau tidak pernah mendengarkan apa yang kusarankan padamu”

“Aku masih mencintainya”

“Ya sudah, lanjutkan pernikahanmu. Siapkan banyak hati untuk tetap bertahan dengan bajingan tidak tau diri seperti Cho Kyuhyun itu”  Yumi merungut mendengar umpatan serapah yang Yong Kyo katakan. “Jangan perlihatkan wajah memelasmu padaku”

“Yong-ah…”

“Pulanglah”

“Kau marah?”

“Tidak, aku kesal. Pulanglah aku ngantuk”

Divorce

Gelapnya malam tak membuat wanita berusia 24 tahun itu mengurungkan niatnya meninggalkan apartment Yong Kyo. Gadis itu duduk dihalte bus seorang diri. Mata gadis itu msih sembab dan wajahnya terlihat pucat, berulang kali ia membuang nafas kasar. Selama dua tahun pernikahannya dengann Kyuhyun lebih banyak sakit yang ia rasakan. Masih lekat dibayangan Kyuhyun melamarnya begitu romantis membuat siapa saja iri padanya.

 

“Aku mencintaimu”

 

“Lengkapilah hidupku..”

 

“Jadilah istriku, Kang Yumi”

Yumi tersenyum getir mengingat setiap kata yang Kyuhyun katakan waktu melamarnya dua tahun lalu. “Beginikah rasanya menyangdang status istri?” gunam wanita itu lirih. Berulang kali Kyuhyun berselingkuh tak membuat Yumi meninggalkan Kyuhyun. Seburuk apapun kelakuan Kyuhyun padanya Yumi tetap setia pada pria bermarga Cho itu. Bahkan Yong Kyo muak mendengar keluh kesah Yumi tapi tetap luluh pada Kyuhyun. Berharap pria itu akan berubah menjadi lebih baik. Namun kenyataannya setelah hampir setahun Kyuhyun tetap tidak berubah. Berulang kali Yumi melihat Kyuhyun dengan wanita yang berbeda-beda. Setiap hari mereka lalui dengan pertengkaran tanpa ujung. Tak jarang Kyuhyun melakukan kekerasan padanya tapi Yumi tetap bertahan disisi Kyuhyun.

Selama ini Yumi tak pernah berani menceritakan kelakuakan suaminya pada orang tuanya, Yumi takut orang tuanya meminta dirinya bercerai dengan Kyuhyun. Seperti yang disarankan Yong Kyo padanya. Ia masih sangat mencintai Kyuhyun. “Tuhan, kenapa pernikahanku sangat menyedihkan?” kembali gadis itu bersuara dengan wajah sembab. Dihapusnya air mata yang membasahi wajahnya. “Aku merasa lelah… sangat lelah..”

Memasuki rumah serasa akan memasuki pintu neraka. Langkah kaki Yumi begitu berat masuk kedalam apartementnya itu. Sebelum masuk berulang kali gadis itu menarik nafas panjang. Perlahan tangan Yumi menyentuh handle pintu, ia melihat didalam rumah itu tampak sepi. “Oppa pasti sudah tidur” gunam gadis itu menuju dapur. Ia meminum air sebanyak mungkin sebelum masuk kedalam kamar.

Kamar terbuka tak ada tanda-tanda Kyuhyun didalam “Kemana oppa? Apa dia belum pulang?” buru-buru ia mengambil ponselnya menghubungi Kyuhyun. Berulang kali dicoba tapi tetap panggilannya tak diterima Kyuhyun. “Oppa kau dimana?”

Direbahkan tubuh diatas ranjang, Perlahan Yumi menutup mata. Air mata itu menetes begitu saja meski mata bulat Yumi telah tertutup. “Oppa… kau dimana?”

Divorce

Cahaya matahari memasuki celah korden memaksa Yumi terbangun dari tidur lelapnya. Ia melihat kesamping tempat tidur. Kosong. Suaminya tak pulang. Buru-buru gadis itu mencuci mukanya dan meninggalkan kamar. Baru saja sampai diruang tengah Kyuhyun masuk ke apartment. Penampilan pria itu tampak kacau. Jas mengelantung dibahu dan dasi ditarik serta ujung kemeja keluar dari celananya. Sangat berantakan.

“Oppa, darimana saja? Aku menunggumu semalaman” Yumi langsung menghampiri suaminya. Ia memeriksa kondisi Kyuhyun yang tampak kacau.

“Cerewet sekali! Minggir!” Kyuhyun menghempaskan tangan Yumi kasar. “Aku lelah butuh istirahat”

“Oppa darimana?” mendengar suara istrinya meninggi tak membuat Kyuhyun menghentikan langkahnya. “CHO KYUHYUN!!!” akhirnya langkah Kyuhyun terhenti didepan pintu kamar mereka. Pria itu memutar tubuhnya malas.

“Tidak bisakah kau tidak berisik?”

“Kau yang membuatku marah”

“Kau tidak bisa tenang sedikit? Aku lelah! Kau mengerti kata lelah? Hah?!” Kyuhyun mendengus kesal “Lama-lama kau semakin membuatku tak betah dirumah” Yumi tersenyum miris mendengar ucapan Kyuhyun.

“Jadi kau betah menghabiskan malam bersama selingkuhanmu itu?” Kyuhyun memutar bola matanya malas. “Kau senang bersamanya? Kau senang menghabiskan waktu dengan Jung Sena?”

“Ya, aku senang bersamanya. Kenapa?” tak ada rasa bersalah mengatakan itu.

“Kau benar-benar sampah” suara Yumi bergetar. Wanita itu bersiap-siap menumpahkan semua air matanya pagi ini.

“Sebaiknya bercerminse sebelum menilai. Siapa yang sampah disini? Aku yang mencampakanmu layaknya sampah!” Yumi tak menyangka suaminya sekejam itu. Tidak cukup dengan berselingkuh kini Kyuhyun juga menghinanya “Harusnya kau sadar kenapa aku lebih suka menghabiskan dengan wanita lain dari pada bersamamu.” lanjut Kyuhyun dengan nada sinis. “Lihatlah dirimu, kau seperti ibu-ibu usia 40 tahun! Tubuhmu tak terawat, serta wajahmu tidak membuatku bergairah saat memandangnya. Jangan salahkan aku jika aku tertarik pada wanita lain”

“Bukankah dulu kau bilang aku cantik?” suara Yumi terdengar lirih. Wanita itu menahan segala rasa sesak didadanya “Kau memujiku, aku wanita tercantik dimatamu”

“Itu dulu. Lihatlah dirimu sekarang? Kau jauh dari kata cantik” Kyuhyun meninggalkan Yumi yang menangis mendengar hinaan pria itu. Mungkin jika orang lain yang mengatakannya Yumi tak akan sesakit itu, tapi yang menghinanya suaminya sendiri. Itu jauh lebih menyakitkan.

“Jadi kau memilih bersama wanita lain karena aku sudah tidak secantik dulu?” Gadis itu tertawa getir mendengar suaminya menghina dirinya serendah itu “Kau hanya mencintai fisikku semata?”

Sebanyak apapun dia diam tapi jarum jam terus bergerak maju meninggalkan jejaknya. Masa-masa indah bersama Kyuhyun serasa kenangan pahit setelah mendengar suami yang ia cintai menghinanya sekeji itu.  Yumi masih betah duduk berjam-jam kursi meja makan. Sejak 3 jam lalu Yumi tak bergerak sedikitpun. Matanya menatap kosong kedepan memikirkan pertengkaran dengan suaminya. Dua berpacaran dan dua tahun menikah,  selama dua tahun terakhir lebih banyak air mata dari pada kebahagiaan.

“Aku berjanji akan membahagiakanmu. Janjiku padamu setelah kita menikah nanti”

 

“Aku milikmu dan kaupun menjadi milikku”

 

“Akan kujaga hatiku untukmu seorang”

 

“Kau wanita terakhir untukku”

Air mata itu kembali meluncur membasahi wajah Yumi. “Semua kenangan itu hanya kenangan manis yang harus kukubur” seakan bangun dari tidur panjang. Yumi menghapus air matanya kasar. “Sudah cukup semuanya..”

Kyuhyun muncul setelah berjam-jam tidur didalam kamar. Pria itu langsung membuka kulkas, ia melirik istrinya sembari menengak minuman dari dalam botol. “Buatkan aku sarapan” perintah Kyuhyun setelah mengembalikan botol kedalam kulkas. “Kenapa belum masak apapun?” Yumi tak bergeming, gadis itu tetap bagai patung mengabaikan perintah Kyuhyun “Kau tuli?” kembali Kyuhyun bersuara “Kau dengar tidak?” Kyuhyun mulai membentak.

Setelah menarik nafas panjang Yumi bangkit dari tempat duduknya meninggalkan Kyuhyun didapur “YA!!! KAU DENGAR AKU TIDAK?” teriak Kyuhyun membuat urat lehernya menonjol keluar.

Wanita itu menoleh Kyuhyun dengan tatapan penuh kebencian “Untuk apa kau minta padaku?” Kyuhyun tak percaya mendengar ucapan Yumi yang tak pernah menolak keinginannya

“Tugas istri adalah melayani suaminya”

“Lalu apa tugas suami?” balas Yumi dengan tatapan membunuh. “Apa perlu kuingatkan tugasmu?!” Kyuhyun menelan ludah.

“Aku tidak mau tau! Buatkan aku makanan”

“Jika kau lapar buat sendiri. Kau pikir kau siapa berani meyuruhku?” Kyuhyun sedikit heran. Tidak biasanya Yumi membangkang ucapannya. Meski bertengkar gadis itu pasti membuatkan makanan untuknya. Tapi kali ini tatapan mata itu berbeda.

“KAU BILANG APA!!” Kyuhyun medekat dan..

PLAK

Kali ini tak seperti biasanya. Yumi akan menangis dan tunduk setelah ditampar Kyuhyun, gadis itu semakin menatap tajam suaminya. “Cepat buatkan aku makanan” tegas Kyuhyun dengan nada tajam.

Yumi tertawa sinis membuat Kyuhyun semakin heran “Kau pikir aku mau tunduk seperti dulu? Aniya.. Jangan harap!”

“Kau bilang apa?” Kyuhyun melayangkan tangannya “Kau…”

Sebelum tangan itu mendarat untuk kedua kalinya tangan Yumi lebih dulu menahannya “KAU LAPAR MINTALAH MAKAN PADA SELINGKUHANMU. MINTA DIA MEMASAK UNTUKMU. JANGAN MINTA DAPAKU!! BAJINGAN!!!” Kyuhyun membisu tak percaya istrinya yang lugu mengatainya bajingan.

“Kau..”

BUGH

Sebelum Kyuhyun menampar istrinya kaki Yumi sudah lebih dulu menyapa selangkangan pria itu “Arrrggghhhh sialan kau!!!”

“Kau lebih sialan!!! DASAR BINATANG!!!” mulut Kyuhyun mengaga mendengar di katai binatang.

“YA!”

Yumi mengemasi seluruh pakaiannya, ia memasukkan pakaiannya kedalam koper besar. Kyuhyun menyusul kekamar, ia kembali dibuat tak percaya. Dua tahun pernikahan Yumi tak pernah meninggalkan rumah dengan mengemasi pakaiannya “Mau kemana kau?”

“Aku tidak mau lagi tinggal dengan bajingan sepertimu”

Ditarik tangan Yumi sampai gadis itu tersungkur kelantai “Kau tidak akan pergi kemanapun”

“Coba hentikan aku jika kau sanggup” tantang Yumi balik. Kyuhyun serasa tak mengenali sikap Yumi. Istrinya yang penurut menjadi wanita pembangkang dan tak mau menuruti ucapannya. Gadis itu berjalan meninggalkan Kyuhyun setelah barang-barangnya masuk kedalam koper.

“Kau akan menyesal” ucapan Kyuhyun sukses membuat Yumi berhenti melangkah.

“Seharusnya sejak dulu kutinggalkan neraka ini.” mata Kyuhyun melebar. “Menikahimu serasa tinggal dineraka. Kini aku lega bisa bebas darimu”

“Kau tidak akan bebas semudah itu?” Yumi tertawa sinis.

“Wae? Apa kau menyesal membuang wanita sampah sepertiku? Harusnya kau ajak saja selingkuhanmu itu kerumah ini. Suruh dia menyiapkan segala kebutuhanmu itu” nafas Yumi memburu mengatakan segala isi hatinya selama ini. “Sudah cukup aku diam, sekarang aku bebaskan dirimu dariku. Kau bisa membawa wanita itu kesini. Tidak perlu sembunyi lagi dihadapanku. Kau tidak perlu malu jika  bersama dengannya.” sekuat apapun gadis itu menahan air matanya tapi ia tetap menangis didepan suami brengseknya.

“Baik! Pergilah! Kau pikir aku sedih kehilanganmu? Tidak!!!! Aku bisa mendapatkan wanita yang lebih baik darimu!!! Aku bahagia kehilanganmu!!! AKU TIDAK AKAN MENCARIMU!!! JANGAN BERPIKIR AKU AKAN MENCARIMU!!! ITU TIDAK AKAN TERJADI!!! KAU TIDAK LEBIH DARI SAMPAH”

Yumi tetap melangkah meninggalkan Kyuhyun yang berteriak memaki sepuas hatinya. Yumi melanjutkan langkah walau kaki wanita itu bergetar lemas. “Aku bersumpah tidak akan pernah kembali lagi padamu” untaian kata penuh keyakinan Yumi ucapkan setelah pintu apartment itu tertutup. Ia akan menutup segala rasa cintanya pada pria itu.

Divorce

Yong Kyo berdecak pinggang melihat sahabatnya meraung didepannya. Baru kemarin Yumi datang dan kali ini sahabatnya itu kembali muncul membawa koper. Yong Kyo sangat prihatin melihat bagaimana kondisi Yumi setahun belakangan ini. Ia merasakan bagaimana sakitnya hati Yumi dihianati oleh suaminya tapi ia juga kesal karena Yumi tidak bisa bersikap tegas sepertinya. Yumi type gadis penurut dan patuh, wanita itu terlalu terbawa perasaan sampai tak berani mengambil sikap atas apa yang suaminya lakukan.

“Hikksss…Hikkksss….hikksss…” Yumi memeras hidungnya. Melihat kelakuan Yumi memeras ingus Yong Kyo mendengus geram “Hiiiikkksss…. dia jahat! Tega sekali bilang aku sampah.. hikss….hikss…”

“Kau bodoh, wajar dia mengataimu sampah” Yumi mendelik marah. “Jangan mendelik padaku! Aku bicara apa yang kulihat. Kau bodoh mau hidup seperti itu. Demi memberi uang pada orang tuanya kau bersedia hidup susah. Kau menyisihkan uang belanja yang tak seberapa untuk orang tua Kyuhyun. Sekarang kau dapat apa? Bahkan pakaian murah saja tak mampu kau beli” ejek Yong Kyo dengan nada sinis “Apa mereka menghargaimu sebagai menantunya? Tidak! Kau tetap sendirian tak mendapat tempat dihati orang tua Kyuhyun”

“Waktu itu ibu Kyuhyun membutuhkannya”

“Apapun alasannya kau tetap saja bodoh. Mementingkan orang tua Kyuhyun dari pada kepentinganmu. Tidak masalah jika kau ingin memberi orang lain tapi kau harus menyadari kemampuanmu. Baju saja tak mampu kau beli tapi dengan suka rela memberikan tabunganmu pada mereka. Cih!”

“Tidak bisakah sedikit menghiburku! Aku hancur! Hikks…” kembali Yumi menangis memeluk guling sembari menyumpal hidungnya dengan tissue.

“Oh Yumi kasihan sekali kau! Aku prihatin pada nasibmu! Kau mau aku bicara seperti itu?” Yong Kyo memutar bola matanya malas. “Aku tidak suka berbelit-belit dan tidak suka bicara omong kosong! Kau tau sendiri bagaimana sikapku. Jika tidak suka lebih baik jangan mengadu padaku” kembali Yong Kyo mengomel. “Harusnya kau sadar kalau kau itu bodoh. Jika tidak Kyuhyun tidak akan memanfaatkanmu. Kau selalu menghabiskan waktu dirumah tanpa merawat dirimu sampai suamimu menganggapmu sampah. Pria suka melihat sesuatu yang indah. Bagaimana Kyuhyun bertahan denganmu jika kau berpenampilan seperti ini! Lihatlah penampilanmu dicerim. Kapan kau terakhir membeli baju?” Yong Kyo menarik kaos longar yang Yumi kenakan “Kau tampak seperti pelayan saja. Dijaman modern ini wanita harus tetap cantik. Padahal banyak wanita yang berpenapilan cantik tapi suaminya tetap selingkuh. Apa lagi dengan penampilan seperti ini”

“Huuuuaaaaa….” Yumi makin histeris.

“Aihh… pelankan tangismu! Kau membuatku tuli” Yong Kyo menutup telinganya.  “Tidak pernah nonton drama?” Yumi mematung melihat Yong Kyo tanpa berkedip. “Diceritakan dibanyak drama sang suami berselingkuh karena penampilan istrinya tak menarik lagi. Hampir sama dengan kasusmu”

“Jangan samkan kami”

“Bedanya apa? Kau dicampakan suamimu karena penampilanmu, didrama yang kutonton juga sama seperti itu. Sang suami mencari wanita yang lebih menarik dari istrinya” Yumi makin merasa buruk mendengar penuturan Yong Kyo.

“Jadi aku harus bagaimana?”

“Paboya! Masih bertanya?! Pakai otakmu” berulang kali Yong Kyo mentoel kepala sahabatnya itu “Rubahlah dirimu menjadi cantik! Buat suamimu itu melihat kalau kau cantik”

“Tapi aku tidak punya uang…” gadis itu menunduk.

“Inilah kenapa aku bilang kau bodoh! Harusnya kau meminta hakmu pada Kyuhyun!”

“Mana sempat memikirkan uang disaat kabur”

“Ya Tuhan… kepalaku mau pecah menghadapimu. Untung aku punya satu teman sepertimu”

“Aishh….” dengus Yumi.

Divorce

Sebelum  matahari terbit Yumi dan Yong Kyo mendatangi apartment Kyuhyun. Yumi melangkah dibelakang Yong Kyo sambil menautkan tangannya. “Ya! Apa tidak ada cara lain?”

“Jangan banyak omong! Serahkan semua padaku”

“Tap—“

“Jika kau membantahku kali ini akan kukatakan pada kakakmu agar masalahmu cepat selesai”

“Jahat sekali”

Yong Kyo mengeleng heran melihat sahabatnya “Aku heran padamu, bisa-bisanya aku betah berteman denganmu”

“Aish…”

Kediaman Kyuhyun tampak sepi. Yumi dan Yong Kyo tak melihat siapapun didalam rumah itu. “Cek kamar” perintah Yong Kyo. Seperti pelayan gadis itu melakukan yang sahabatnya perintahkan. Yumi terdiam didepan pintu “Cepat buka!!!” Yong kyo meninggikan volume suaranya. Yumi mengeleng tanda menolak. “Aish jinjja!” tak tahan dengan sikap Yumi Yong Kyo bergerak maju. Tanpa ragu wanita itu membuka pintu kamar Kyuhyun.

Seketika air mata Yumi menetes melihat wanita lain sudah menganti posisinya. Didalam tempat tidur Kyuhyun dan Sena tengah berpelukan dalam selimut tebal. Hati istri mana yang tak sakit melihat pemandangan menyakitkan itu. Walau memiliki kepribadian keras Yong Kyo juga terkejut melihat pemadangan didepannya. “Hah, bajingan tengik” Yong Kyo menarik tangan Yumi.  gadis itu mendudukkan Yumi disofa ruang tengah “Tunggu disini! Apapun yang terjadi jangan pernah melihatnya, arrasoyeo?!” Yumi mengangguk pasrah. “Bagus. biarkan aku yang membalas rasa sakitmu pada si brengsek itu”

Yong Kyo gadis bukanlah gadis tomboy tapi ia memiliki sikap seperti kembang api yang meledak-ledak. Bukan hanya itu gadis itu sangat pintar bela diri. Yong Kyo mengambil sebuah botol air didalam kulkas lalu ia masuk kedalam kamar Kyuhyun. Melihat bagaimana mesranya Kyuhyun memeluk wanita itu membuat hatinya ikut terbakar. Kyuhyun dan Sena tertidur begitu lelap tanpa memakai apapun. “Nikmatilah kisah cinta hitam kalian sebelum aku membuatmu merasakan neraka” gerutu Yong Kyo sembari memotret Kyuhyun dan kekasih gelapnya itu. Yong Kyo menarik selimut hingga kepinggang memperlihatkan tubuh polos keduanya. “Pria dan wanita sama-sama tidak tau malu” Dibuka tutup botol air itu dengan giginya hingga lepas “Rasakan ini brengsek”

BYUUURRRRRR

 

BYYUUUUUUUUUUUUURRRRRRHhhhh…

 

“AAAAA…” si wanita berteriak histeris. “DINGIN!!!!” wajah Sena basah kuyup.

“YA!!! APA YANG KAU LAKUKAN?” Kyuhyun mengeliat dalam tidurnya “Kau…” Yong Kyo mengeluarkan smirknya “Kenapa kau disini?”

“Aku? Kau pikir saja sendiri”

BRUSSSHhhhh…

Sisa air dingin itu sukses membuat wajah tampan Kyuhyun basah “MATILAH KAU CHO KYUHYUN!!!!!”

BRUKKKHHH….

 

BBRAKKKHHH…

“YA hentikan!!! HENTIKAN” Sena berteriak histeris dalam dalam balutan selimut setengah basah. Diruang tengah terlihat Yumi meremas tangan karena gelisah. Ia penasaran ingin melihat tapi ia memilih tetap diam sebelum Yong Kyo mengamuk padanya.

“DIAM KAU JALANG TIDAK TAU MALU!!!!” teriak Yong Kyo sembari memberi Kyuhyun pelajaran.

“Aakkkkhhhhhhhh….” Yong Kyo menginjak tangan Kyuhyun dengan sepatu higheels yang ia pakai. “Aaaakkkhhh sakit!!!!!”

“Sakit? Rasa sakit ini tak sebanding dengan rasa sakit yang istrimu rasakan!!!” gadis itu semakin menginjak telapak tangan Kyuhyun tanpa belas kasihan.

“Akkkhhhhhhhhhh…..” wajah Kyuhyun memerah menahan sakit “Aaahhhh apa maumu?”

“Mauku? Aku mau kau meminta maaf pada Yumi!”

“Itu bukan urusanmu” Yong Kyo menginjak kepala Kyuhyun “Akkhh… appohh…”

“Ini sudah menjadi urusanku”

“Serahkan semua uangmu pada istrimu! Anggap bayaran sakit hati selama menjadi istrimu”

“MWO?” kaki Yong Kyo menekan lebih keras “Aaaakkkkhhh…. iya…” Kyuhyun menyerah ditangan Yong Kyo.

“Kyu…” Sena hendak menolong tapi tatapan membunuh membuat nyali Sena ciut.

“Kau ingin mengantikan posisinya?” Sena mengeleng cepat.

“Dasar jalang”

Divorce

Yumi dan Yong Kyo berada disebuah kedai, Yong Kyo sangat menikmati sarapan paginya setelah menghajar Kyuhyun dan selingkuhannya. Berbeda dengan Yumi yang sejak tadi terdiam tanpa kata. Tak sekalipun menyuapkan sup ayam panas bercampur nasi itu kedalam mulutnya. Yong Kyo sangat paham akan apa yang dirasakan Yumi, ia memilih menikmati sarapannya dan mengabaikan Yumi dengan wajah penuh luka.

“Hah…” terdengar hembusan nafas kasar dari bibir Yumi.

“Sejak tadi kau mendesah ratusan kali. Tidak ada gunanya bersedih untuk pria seperti itu. Sebaiknya kau makan supmu sebelum dingin.”

“Aku tak menyangka secepat itu dia mengantikan posisiku. Dikamar itu banyak kenangan kami berdua” Yumi mendunduk lesu mengingat banyak kenangan manis yang ia jalani selama bersama Kyuhyun. Kenangan itu seolah menyakitkan untuk dikenang lagi.

“Mulai sekarang belajarlah untuk mengubur kenanganmu dengannya. Semakin kau mengingatnya semakin kau terluka”

“Kau benar. Aku sudah memutuskan untuk berpisah” gerak tangan Yong Kyo berhenti mendengar kata perpisahan. “Aku berusaha bertahan dengan harapan Kyuhyun akan berubah. Tapi selama setahun aku bertahan rasanya semua perngorbananku sia-sia”

“Kau yakin dengan keputusanmu?”

Yumi mengangguk lemah “Semakin aku bertahan rasanya semakin menyesakkan”

Yong Kyo ikut mendesah, dulu ia selalu menyarankan Yumi berpisah tapi kali ini gadis itu merasa tak tega. Tapi ia juga tak ingin Yumi bertahan dengan pria seperti Kyuhyun. Yong Kyo meletakkan sendoknya ia menghampiri Yong Kyo memberi gadis itu pelukan. “Rasanya sangat menyakitkan melepas orang yang kucinta”

“Arra..”

Yumi menangis dalam pelukan Yong Kyo “Terimakasih kau sudah membuatnya merasakan apa yang kurasakan. Aku sediki lega”

“Sejujurnya aku emosi melihatnya seperti itu”

“Aku bermimpi memiliki pernikahan bahagia. Membangun semuanya dengan cinta tak membuatku dan Kyuhyun hidup bahagia seperti yang ada dalam hayalanku”

“Susah untuk dipertahankan jika salah satu tidak setia.”

“Kau benar”

Divorce

Wajah tampan Kyuhyun penuh dengan cakaran. Ingin sekali ia melaporkan tindakan kekerasan yang dilakukan Yong Kyo kepolisi tapi ia tak akan mempermalukan dirinya sendiri jika melaporkan Yong Kyo kepolisi. Pasalnya gadis itu memengang foto yang mampu menghancurkan kariernya dan juga kehidupannya jika foto itu sampai tersebar. Berulang kali Kyuhyun mengeram menahan rasa sakit diwajahnya dan telapak tangan akibat ulah Yong Kyo. Bukan istrinya yang memberinya pelajaran atas perselingkuhan yang dilakukannya tapi Yong Kyo. Sahabat istrinya.

“Aakkhh.. appo.. pelan sedikit” bentak Kyuhyun kesal.

“Ini sudah pelan” Balas Sena ikut membentak Kyuhyun “Siapa gadis itu? Apa itu istrimu?”

“Bukan” jawab Kyuhyun lemah.

“Lalu siapa gadis itu?”

“Dia teman Yumi”

“Untuk apa dia ikut campur urusan kita?”

“Entahlah, jangan dibahas lagi” Sena mendengus jawaban Kyuhyun.

“Apa tidak sebaiknya kita laporkan dia kekantor polisi?”

“Tidak perlu. Jika kita lakukan maka hanya akan membuat diri kita malu”

“Waeyo?”

“Dia memotret kita. Kau mau foto kita disebar olehnya? Aku bisa dipecat dari pekerjaanku” dengus Kyuhyun kesal.

“Wanita licik.” Umpat Sena sebal. Gadis itu kembali mengobati pipi Kyuhyu yang penuh dengan goretan bekas cakaran “Ngomong-gomong, kapan kau akan menceraikan istrimu?” Seketika raut wajah Kyuhyun berubah binggung. “Kau bilang ingin menceraikan  dia. Kau serius’kan menceraikan Yumi?”

“Aku belum memikirkannya” terdengar nada keraguan dari jawaban Kyuhyun.

Sena geram mendengar jawaban Kyuhyun “Jadi kau belum siap berpisah? Bagaimana dengan aku? Sudah 7 bulan hubungan kita tapi kau selalu mengulur waktu untuk menceraikannya. Apa kau serius denganku?” Kyuhyun memilih pergi meninggalkan kekasih gelapnya “YA CHO KYUHYUN!!!!” teriak Sena.

“Aku tidak akan menahanmu jika kau ingin pergi” mulut Sena mengaga mendengar jawaban Kyuhyun. Segampang itu pria itu berucap.

“Apa katamu?”

“Aku tidak akan menahanmu disisiku”

“Kau benar-benar bajingan” Kyuhyun tak mengelak disebut banjingan “Kau akan membuangku setelah apa yang kita lakukan?”

“Kita sama-sama suka. Aku juga tidak memaksamu. Kita impas”

“Kau memang bajingan” Sena mengambil tasnya meninggalkan apartment Kyuhyun.

Divorce

Dimeja makan sudah tersaji sarapan, Yong Kyo melihat sarapan itu kagum. Yumi memang pandai memasak makanan tapi ia tak melihat Yumi didapur. Gadis cantik yang terkenal dengan kesadisannya itu melihat kesemua arah mencari sosok sahabatnya. Ia melihat dari balik jendela Yumi duduk sendirian dengan wajah murung. Nasib gadis itu sangat malang, menikah dengan Kyuhyun selama dua tahun tapi selama menikah Yumi banyak menderita. Dia mendapat banyak tekanan dari keluarga Kyuhyun.

Sikap Kyuhyun yang selalu memihak orang tuanya dan juga pria itu suka sekali bermain wanita diluar rumah membuat Yong Kyo tak tahan. Yong Kyo sering kali memarahi Yumi dan menyarankan pada Yumi untuk berpisah dengan bajingan semacam Kyuhyun. Yong Kyo kembali kedapur. Wanita itu membuat dua cangkir kopi.

“Untukmu” Yumi menatap Yong Kyo sendu lalu menerima kopi dari tangan Yong Kyo “Kau buatkan sarapan kesukaanku. Sebagai balasannya kubuatkan kopi” Yumi hanya menangapi ucapan Yong Kyo dengan senyum samar. “Bagaimana perasaanmu?”

“Buruk..” jawab Yumi lemah tak bersemangat.  Ia memandangi asap kopi digengamnya. “Hidupku serasa sangat berat”

“Sudah kukatakan berulang kali padamu! Akhiri pernikahanmu dengannya!!” Yong Kyo membentak “Aku tau kau masih sangat mencintai bajingan itu tapi.. Kyuhyun itu bukan pria yang pantas untuk dicintai. Dia tak menghargaimu sebagai istrimu. Dia selalu membela keluarganya dibandingkan ada dipihakmu. Kau selalu patuh pada Kyuhyun dan keluarganya, lalu apa yang dia lakukan untukmu? Dia berselingkuh dengan wanita lain.” Yong Kyo menguliti segala keburukan Kyuhyun dan keluarganya. “Apa yang kau harapkan dari pernikahan seperti ini? Kebahagian? Apa kau sanggup bahagia dengan pria seperti Kyuhyun?”

Meski menyakitkan semua yang Yong Kyo ungkapkan semuanya benar “Kau benar tapi aku tidak bisa pergi darinya”

Yong Kyo tersenyum mengejek mendengar ucapan Yumi “Aku heran padamu. Sebesar itu cintamu pada bajingan tengik itu. Berapa kali kubilang dia itu sampah! Orang seperti dia tidak pantas kau cintai!! Jika Kyuhyun pria setia, baik hati dan  memperlakukanmu dengan baik kau pantas bertahan disisinya. Dia memperlakukanmu seperti sampah! Setiap hari menangis kerena dia selalu bersikap sinis layaknya musuh. Dia tidak pernah menghargaimu. Dia selalu memukulmu. Dia itu tukang selingkuh! Apa pria seperti itu yang ingin kau pertahankan? Apa pria semacam Kyuhyun it—“

“Aku hamil” Yong Kyo diam. Mulut Yong Kyo terbuka mendengar pengakuan Yumi. “Aku hamil” ulang Yumi lirih, air matanya menetes.

“Kau hamil? Berapa bulan? Kenapa tidak bilang?” Yumi dicerca banyak pertanyaan.

“Kemarin. Kemarin malam saat kau tidur aku melakukan tes. Hasilnya positif”

“Ya Tuhan…” gadis itu mengusap wajahnya kasar.

“Anak ini hadir disaat yang tidak tepat”

Divorce

Seminggu berlalu setelah hari dimana Yong Kyo memberi pelajaran Kyuhyun hingga kini Kyuhyun tak pernah memberinya kabar. Jangankan kabar Kyuhyun tak pernah sekalipun menghubungi Yumi. Hubungan mereka semakin memburuk Kyuhyun semakin tak memperdulikannya. Yumi mencoba bertahan dengan sikap Kyuhyun tapi hari ini ia merasa sangat lelah. Sembari mengelus perutnya gadis itu meneteskan air matanya.

“Apa eomma harus mengambil jalan ini?” gunam Yumi bicara pada bayi dalam perutnya. “Tidak apa-apa appamu menyakiti eomma tapi bagaimana denganmu? Apa kau siap lahir tanpa appamu? Apa eomma mampu membesarkanmu sendirian?” banyak pertanyaan yang tak mampu Yumi jawab. Tak masalah Kyuhyun dan keluarganya menyakitinya tapi demi bayinya ia rela bertahan disamping Kyuhyun.

“Susumu! Tidak baik menangis, akan berpengaruh pada kandunganmu” Yong Kyo menyodorkan segelas susu untuk Yumi. Hanya Yong Kyo yang ada disini. keluarga Yumi tinggal di Namwon. Yumi sendirian tinggal di Seoul. Yang ia miliki keluarga di Seoul cuma Kyuhyun tapi kini Kyuhyun tak ada disampingnya. Hanya Yong Kyo yang ada untuknya.

“Terimakasih…” segelas susu habis diminum. Yong Kyo ikut sedih melihat kondisi Yumi. Dalam keadaan hamil harus menjalani hidup seberat ini. Harusnya ia mendapat perhatian sang suami tapi suaminya sibuk dengan wanita lain.

“Apa Kyuhyun sudah menghubungimu?” Yumi cuma bisa mengeleng. “Hah, lalu apa rencanamu?”

“Besok aku pergi menemuinya”

“Kau yakin akan mengatakan semuanya pada Kyuhyun?”

Yumi mengangguk kecil “Aku akan tetap bertahan demi bayi kami. Siapa tau dia akan berubah..” kata yang keluar dari mulut Yumi seakan berbanding terbalik dengan apa yang ia rasakan. Mungkinkah Kyuhyun berubah?

Divorce

Seperti rencananya Yumi mendatangi apartment yang ia tinggali selama dua tahun dengan Kyuhyun. Gadis itu membuang segala harga dirinya dan kembali kerumahnya. Dengan koper ditangan Yumi bersiap memulai lembaran baru bersama Kyuhyun dan bayi mereka. Lama Yumi berdiri didepan pintu, ia ragu membuka pintu didepannya. Takut kejadian yang lalu kembali terulang. Haruskah ia meminta Kyuhyun untuk menerimanya kembali?

“Kebetulan sekali kau disini” Yumi membalik tubuhnya. Sena berdiri dibelakangnya. Gadis cantik dengan tubuh sexy dan penampilan menarik. Lee Sena berdiri angkuh dihadapan Yumi. Mata Yumi menelisik wajah Sena. Bibir wanita itu merah membuatnya terlihat menantang dan penampilan gadis itu begitu modis.

Sena membuka kaca mata hitam yang bertenger dihidung mancungnya “Aku tidak perlu repot-repot untuk mendatangimu” Sena mengeluarkan sesuatu dari dalam tas. Gadis cantik itu mengeluarkan sebuah amplop coklat berukuran sedang. “Ini, aku diminta Kyuhyun memberikan ini”

“Apa ini?”

“Buka saja”

Wajah Yumi pucat melihat surat gugatan cerai itu. Kyuhyun ingin bercerai. “Kyuhyun tidak ingin hidup denganmu”

Yumi membisu membaca setiap kata yang tertulis dikertas itu “Dimana Kyuhyun?”

“Untuk apa mencarinya? Dia masih dikantor. Dia hanya menitipkan ini.” jawab Sena sinis. “Lagi pula untuk apa bertahan dengan suami yang sudah tidak mencintaimu. Sena tersenyum mengejek sambil memperhatikan penampilan Yumi. Dari segi penampilan Yumi kalah jauh darinya. Meski Sena tak bicara tapi dari cara ia mengamati  penampilan Yumi terlihat jelas ia menertawakan  kondisi Yumi.

Divorce

Kyuhyun terpaksa menemui istrinya, wanita itu menghubunginya dan meminta bertemu. Awalnya Kyuhyun menolak tapi Yumi memaksanya datang. Walau engan melihat istrinya Kyuhyun tetap menemui Yumi sepulang ia kerja. Sejak tadi Yumi duduk disalah satu kursi dikedai yang tak jauh dari apartement Yong Kyo. Yumi menunggu kedatangan suaminya.

“Kau sudah datang”

Kyuhyun duduk dikursi tepat didepan istrinya “Untuk apa kau memintaku bertemu?”  bahkan Kyuhyun tak menanyakan kabarnya. Yumi cuma bisa menelan segala harapannya pada sosok suaminya.

“Kau mau makan apa?” kata Yumi mengalihkan pembicaraan.

“Aku datang bukan untuk makan. Untuk apa kau memintaku datang? Katakan secepatnya aku banyak urusan” sinis Kyuhyun.

“Kau sibuk dengan kekasihmu, Lee Sena?” tebak Yumi membuat Kyuhyun berdehem pelan. “Aku datang kesini ingin bertanya satu hal padamu”

“Cepatlah aku tidak mau lama-lama disini”

“Apa artiku untukmu?” mata mereka saling bertemu “Apa kau masih mencintaiku?”

“Kenapa tiba-tiba bicara ini?”

“Jawab saja”

“Entahlah, aku sendiri tidak yakin.”

“Dengan kata lain kau tidak mencintaiku lagi?” Kyuhyun memilih memalingkan wajahnya kesamping. Yumi menatap sendu pria itu. Mata gadis itu sudah berembun melihat suami yang ia cintai tak lagi memperdulikannya. “Jawab aku…”

Kyuhyun mengalihkan padangannya pada Yumi “Kau mau mendengar jawabanku?”

“Ne..”

“Baiklah. Aku tidak yakin masih mencintaimu” tak banyak yang bisa Yumi lakukan selain menunduk menyembunyikan wajah sedihnya didepan Kyuhyun. “Bagaimana denganmu?”

Gadis malang itu berusaha keras untuk tidak menangis didepan Kyuhyun “Perasaanku tidak berarti lagi setelah mendengar jawabanmu” jawab Yumi berusaha tegar didepan Kyuhyun. Ia mengambil surat yang diberikan Sena. Kyuhyun heran melihat Yumi mengeluarkan kertas itu dari tasnya. Sebuah stempel dikeluarkan dari dalam tas membuat Kyuhyun mematung “Mari kita bercerai” Yumi menempelkan stempel diatas kertas itu. “Seminggu lagi kita pergi kita bertemu untuk mengesahkan perceraian kita” Yumi melepas cincin kawin yang masih terpasang dijari manisnya. Diletakkannya cincin kawin itu diatas meja Yumi pun pergi meninggalkan Kyuhyun yang mematung tak percaya.

“Apa dia serius?” Kyuhyun masih tak percaya istrinya memutuskan bercerai setelah hampir dua tahun pernikahan mereka. “Ini tidak bisa dipercaya”

Divorce

Kyuhyun tak bisa berkonsentrasi dengan pekerjaan, pikirannya melayang entah kemana. Banyangan Yumi selalu terlintas dibenaknya. Berulang kali ia menarik nafas panjang dan kembali memfokuskan pikirannya pada pekerjaan. Cincin kawin yang selama dua tahun dipakai Yumi telah dikembalikan padanya. Kyuhyun terus memandangi cincin itu tanpa berkedip sedikitpun. Kembali ia tak mampu fokus.

“Serius sekali.” Donghae mengeser kursi mendekati Kyuhyun. “Cincin siapa? Kuperhatikan dari tadi kau tidak bersemangat.” Donghae terus melirik kearah cincin yang masih Kyuhyun pengang. “Cincin siapa?”

“Cincin kawin”

“Kenapa dilepas?”

“Milik Yumi”

“Kenapa ada padamu?”

“Dia minta cerai”

Donghae langsung menepuk punggung Kyuhyun “Daebak!!! Sudah sepantasnya istrimu itu meninggalkanmu” bukan prihatin Donghae tertawa puas. Kyuhyun membuang muka masam engan melihat Donghae tertawa diatas penderitaannya. “Kenapa baru sekarang? Kenapa tidak dari dulu?”

“YAK!” Kyuhyun berteriak tak suka mendengar ucapan Donghae yang menabur garam diatas luka.

Donghae tertawa sinis “Jika aku ada diposisi Yumi sudah dari dulu kuakhiri pernikahan ini! Yumi bodoh mau hidup denganmu. Kalau aku, aku tidak mau hidup denganmu lebih lama.”

“Bisa tutup mulutmu?”

“Ini mulutku!” pria itu tertawa miris melihat sahabatnya Cho Kyuhyun. “Sebaiknya kau tinggalkan dia dari pada terus membuatnya terluka. Aku tidak tega saat dia melihatmu berciuman dengan salah satu kariawan kantor”

“Tapi aku merasa berat..”

“Apa itu ungkapan penyesalan?” Ledek Donghae sembari tertawa. “Kau sudah punya ban serep. Masih ada Sena yang setia menantimu” kembali Donghae mengejek Kyuhyun. “Dia sexy, cantik, modis dan sangat memuaskanmu diranjang. apa lagi yang kau harapkan dari seorang wanita?”

BRUKH

Kyuhyun melepas tumpukan kertas kewajah rekan kerjanya itu “Mulut kompor”

“Aishh…” gerutu Donghae merapikan kertas-kertas itu kembali.

Divorce

Berulang kali Yumi menatap pantulan dirinya dicermin. Selama ini ia selalu memakai celana dipadukan kaos tapi kali ini Yong Kyo memintanya memakai gaun hitam diatas lutut.

“Apa tidak terlalu sexy aku memakai ini?”

Yong Kyo mengeleng mendengar Yumi ketinggalan jaman “Kau seperti hidup dijaman purba! Sejak menikah kau seperti bukan dirimu. Kau tampil dengan gaya kuno dan ketinggalan jaman. Aku tau Kyuhyun tidak mampu membelikanmu pakaian mahal tapi bukan berarti kau tidak tau style terbaru. Aku sengaja mengambil ini dibutik khusus untukmu. Kau harus tampil cantik saat bertemu Kyuhyun dipengadilan. Jangan tunjukkan hidupmu menderita setelah kehilangan dia. Kau mampu hidup, kau bisa lebih baik tanpa sosok Kyuhyun” kata Yong Kyo mengebu.

Mendengar itu Yumi terharu “Terima kasih banyak, jika tanpamu aku pasti mengelandang”

“Karena kau sahabat terbaik yang kupunya. Meski mulutku kasar dan selalu menohok tapi kau tetap betah ada disisiku. Aku bahagia bila kau bahagia. Aku akan membantumu semampuku”

Yumi mendekati Yong Kyo “Gomawo chingu..” keduanya berpelukan.

Mereka saling tersenyum sambil berpelukan “Kapan kau akan memberitahukan keluargamu tentang perceraianmu?”

Yumi melepaskan pelukan “Sampai kapan kau menyembunyikan semua ini? Mereka berhak tau masalah ini”

“Tunggu sampai aku melahirkan”

“Kau yakin?”

“Aku ragu tapi aku belum siap melihat wajah kecewa kedua orang tuaku” Yong Kyo menatap Yumi iba “Selama aku di Seoul maukah kau menampungku?”

“Paboya! Tentu saja. tinggalah selama yang kau mau. Karenamu aku tidak kesepian tinggal disini” kembali mereka berpelukan.

“Terimakasih banyak, Yong-ah..”

Divorce

Jalan cerai bukanlah solusi tapi ketika pasangan tak menemukan titik temu maka peceraian menjadi jalan terbaik bagi mereka. Seperti Kyuhyun dan Yumi, keduanya sepakat mengakhiri kisah cinta mereka dipengadilan. Kyuhyun terdiam sesaat melihat penampilan Yumi. Gadis itu terlihat berbeda hari ini. Biasanya ia melihat Yumi dengan kaos kebesaran dan celana tapi kali ini ia melihat istrinya itu mengunakan dress hitam. Rambut yang biasa dikucir hari ini digerai dan wajah yang tak pernah dipoles make up hari ini terlihat bersinar dengan polesan make up tipis.

“Kau terlihat berbeda” Yumi tersenyum tipis mendengar komentar Kyuhyun pada penampilannya.

“Kajja…” Kyuhyun menahan tangan Yumi “Wae?”

“Kau yakin?”

Yumi mengangguk “Aku semakin yakin setelah aku tau kau tak lagi mengharapkanku disisimu” seperti mendapat tamparan keras Kyuhyun tersenyum canggung.

“Ya sudah, aku juga sudah bosan hidup denganmu”

“Karena itu mari kita akhiri segalanya dengan baik-baik”

“Baiklah..”

Lima bulan kemudian….

Kyuhyun dan Sena sedang jalan-jalan disebuah pusat perbelanjaan. Mereka berdua sedang sibuk memilih kado yang akan dibawanya kerumah sakit. Hari ini Donghae resmi menyandang status ayah. Kyuhyun mengajak Sena kesana tapi sebelum ia pergi kerumah sakit Kyuhyun dan Sena memilih sebuah kado yang cocok untuk anak rekan kerjanya itu.

“Bagaimana dengan ini?” Sena mengambil bantal bayi berwarna biru.

“Bagus” Kata Kyuhyun. “Anaknya laki-laki jadi kita beli warna biru saja”

“Apa lagi?”

“Selimut bayi”

Ditempat yang sama sosok wanita yang tengah mengandung enam bulan sedang sibuk memilih sepatu bayi. Senyum tercetak jelas dibibir Yumi melihat sepatu bayi yang sangat lucu menurutnya. Setelah lima bulan berlalu banyak hal yang berubah dari sosok Yumi. Sekarang ia terlihat sangat cantik dan terawat meski dalam keadaan hamil besar.

“Nona, aku mau yang ini” kata Yumi pada penjaga.

“Baik. Ada lagi?”

Yumi mengeleng “Tidak…”

Kyuhyun yang berdiri ditempat selimut bayi menoleh kesamping “Yumi-ya…” Mendengar suara Kyuhyun Yumi langsung menoleh “Kau…” Tatapan Kyuhyun tertuju keperut Yumi “Kau hamil?”

Yumi tampak terkejut melihat Kyuhyun disana tapi tak berapa lama ia melihat sosok Sena disamping Kyuhyun. “Annyeong Kyuhyun-ssi..” wanita itu menyapa mantan suaminya begitu formal.

“Nona semua 23 Won” usai membayar Yumi langsung meninggalkan toko perlengkapan bayi itu. Kyuhyun masih tak percaya mantan istrinya hamil.

“Apa dia sudah menikah lagi? Bahkan dia sudah hamil” Gunam Sena melihat Yumi pergi lebih dulu “Kyuhyun bahkan belum melamarku meski ia sudah bercerai” melihat Yumi pergi buru-buru Kyuhyun mengejar mantan istrinya meninggalkan Sena didalam sana sendirian “Ya! Mau kemana?” Sena ikut lari mengejar Kyuhyun. “Issh untuk apa dia mengejar mantan istrinya.” Gerutu Sena sembari berlari mengejar Kyuhyun.

Ditariknya tangan Yumi sampai gadis itu menoleh kebelakang “Kau hamil?”

Yumi tertawa pedih mendengar pertanyaan Kyuhyun “Seperti yang kau lihat”

“Apa itu.. anakku?” Kyuhyun terus memperhatikan perut buncit mantan istrinya. “Jawab aku!” bentak Kyuhyun keras.

“Cho Kyuhyun!!!” panggil Sena. Yumi meririk sinis Kyuhyun dan Sena bergantian. “Kau meninggalkan aku!” Kyuhyun mengabaikan keberadaan Sena.

“Kalau memang anakmu, kenapa?” Kyuhyun melangkah mundur tak percaya atas apa yang Yumi katakan. “Sebaiknya kau susul kekasihmu. Dia mencemaskanmu” sebelum pergi tak lupa Yumi membungkuk sopan layaknya orang asing tapi sebelum ia melangkah Kyuhyun menghentikan langkahnya dengan menarik lengan Yumi. “Apa lagi?”

“Kenapa tidak bilang kalau kau hamil? Kenapa diam?”

“Apa jika kukatakan kau akan berubah?” seperti ditampar keras. “Sepertinya tidak” Yumi tersenyum sinis ia melepaskan tangan Kyuhyun dari lengannya.

“Tapi aku appanya. Aku berhak tau”

“Appa seperti apa? Appa yang selalu bersenang-senang dengan wanita lain?” pria itu tak mampu berkutik. Semua yang Yumi katakan benar. “Keluarga seperti apa yang akan kau janjikan pada anak ini?” diusap perut bulatnya sembari memandangi wajah mantan suaminya “Kau bisa katakan?! Keluarga seperti apa yang kau janjikan bagi anak kita?” Yumi berbalik meninggalkan Kyuhyun. Pria itu masih tak mampu menyembunyikan keterkejutannya melihat mantan istrinya mengandung bayinya.

E.N.D

 

Thanks for reading^^

 

2 thoughts on “[Oneshot] Divorce”

  1. Jahatnyaaaaa Kyuhyun😦 overall, cara penulisan dan pemilihan bacanya sukses membuat saya tertarik untuk membaca sampai selesai, padahal biasanya saya mudah bosan ketika baca ff. Tapi tidak dengan ff yang satu ini. Saya juga suka plot ceritanya. Sebenarnya ff seperti ini bisa dijadikan serial, tapi authornya hebat bisa membuatnya singkat menjadi oneshot. Sebagai pembaca yang suka oneshot, saya senang sekali.😀

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s