[Ficlet] House Husband

[FFPOST] House Husband

elfxotic12152  present

a cheesy marriage life film with Yoo Kihyun of Monsta X  OC

Romance, failed!Fluff, alert!Marriage Life |  Ficlet (773Ws) | G

.

Kihyun terbangun karena dering alarm yang menyebalkan. Sudah pukul sembilan, yang mana artinya, dia harus mulai bekerja. Tapi sebelum itu, ia pergi ke kamar mandi untuk mempersiapkan diri. Setelah ia mengganti piama kembarnya menjadi baju yang nyaman, ia keluar kamar untuk sarapan.

Setengah jam kemudian, di tangannya sudah ada vacuum cleaner, kemoceng, sapu, dan peralatan bebersih lainnya. Membersihkan rumah adalah kegiatan pembuka rutinitas paginya. Statusnya sebagai suami rumah tangga membuatnya mengerjakan tugas rumahan, kecuali membuat sarapan, dan bekal untuk anak-anaknya.

Sejujurnya, Kihyun menikmati saat-saat menyapu lantai, mengelap benda-benda agar bersih dari debu, atau mengepel lantai seperti ini. Kepribadiannya yang agak perfeksionis hanya bisa tenang saat pekerjaan-pekerjaan seperti itu dilakukan dengan benar, dan satu-satunya cara untuk menjamin hal-hal itu dilakukan dengan benar adalah melakukannya sendiri.

Setelah unit apartemen mereka bebas debu, Kihyun akan mengembalikan peralatan bebersihnya, dan pergi ke dapur. Gunung peralatan makan kotor mungkin cenderung membuat orang lain tambah malas membersihkan mereka, tapi tidak dengan Kihyun. Segera setelah ia pakai celemek anti air, dan sarung tangan karetnya, ia sikat satu-persatu peralatan makan kotor itu. Kemudian, pekerjaan keduanya akan ditutup dengan ia melepas celemeknya, dan pindah dari dapurnya, yang sudah bersih, ke ruang kerja.

Di ruang yang menerima banyak cahaya itu, Kihyun berlama-lama duduk di depan laptop-nya untuk menulis cerita untuk bukunya, atau membaca buku. Tampaknya memang menjadi novelis adalah hal yang paling cocok untuk dirinya. Buku-buku ditaruh rapi di rak-rak tinggi yang merapat ke dinding. Warna putih yang berpadu dengan tekstur kayu membuat Kihyun nyaman meskipun menghabiskan berjam-jam berada di dalam sana.

Anak-anaknya akan datang, dan mulai meramaikan rumah pada pukul dua. Hari ini hari Selasa, jadi mereka perlu diantar ke kolam renang untuk les renang yang akan berlangsung selama dua setengah jam. Sementara dua anaknya berenang dengan pelatihnya, Kihyun akan menunggu di pinggir kolam sembari menulis kalimat demi kalimat dalam ceritanya.

Tiba di rumah, ia akan membuat kopi untuk dirinya sendiri, sementara dua anaknya menyesap segelas susu dan memakan dua, tiga potong kukis. Setelah bergantian mandi, mereka bertiga akan menikmati dunia masing-masing. Entah itu menonton televisi, bermain bola bersama anak lain di taman apartemen, atau mengerjakan tugas dari sekolah.

Pada pukul empat, hal yang Kihyun tunggu-tunggu datang. Bel pintunya berbunyi ‘pip, pip‘ sebagai indikasi bahwa ada yang berusaha membuka pintu. Saat pintu itu terbuka, dari dalam dapat Kihyun lihat, istrinya pulang dari kerja. Saat inilah yang paling Kihyun suka dari rutinitas hariannya. Dirinya tak apa berada diam di rumah, hanya mengetik cerita, sementara istrinya bekerja di dalam ruangan dingin ber-AC di lantai sembilan gedung pencakar langit sebagai manager periklanan. Teman-temannya tidak mengerti saat ia menjelaskan hal ini di reuni tahunan angkatan mereka. Tapi yang pasti ada perasaan hangat yang menyelubungi badannya saat ia melihat istrinya datang dengan wajah cerah meskipun ia tahu, istrinya baru melalui satu lagi hari yang berat.

“Sudah pulang?” Kihyun kemudian akan bertanya basa-basi, lalu menghampiri istrinya. Dalam pelukannya, istrinya terasa kecil, tapi kehangatan yang menguar dari dalam tubuhnya saat mereka berpelukan terasa cukup untuk menjada Kihyun tetap hidup meski di malam paling dingin di tempat yang paling dingin.

“Hmm,” istrinya bergumam pelan. Setelah pelukan mereka mengendur, satu kecupan kasual Kihyun tanam di pipi istrinya. Semua itu berjalan cepat di mata orang-orang biasa, tapi hingga sekarang, hatinya masih berdegup, dan dunianya masih berputar saat waktu seperti ini datang.

Tidak sampai satu jam kemudian, makan malam siap. Malam ini tidak ada yang spesial. Mereka berempat makan di meja makan, bicara tentang hari masing-masing. Di mata Kihyun, saat-saat seperti ini tipikal di drama-drama. Dia masih berpikir bahwa keluarga yang dia miliki sekarang ini terlalu bagus, layaknya yang diimpi-impikan anak muda di pertengahan dua puluhannya.

Hun,” malam itu, Kihyun membuka percakapan antara mereka berdua. “Menurutmu, rumah tangga kita terlalu bagus, tidak, sih?”

Istrinya berbalik badan, berusaha menatap wajah orang yang ia cintai meski dalam kegelapan. “Jadi, kenapa? Kamu nggak mau hidup enak?”

“Bukan. Maksudku, sudah sembilan tahun kita menikah, tapi rintangan yang ibuku, sama ibumu omongin terus, nggak muncul-muncul. Apa mereka cuma nakutnakutin aja, ya?” Mata Kihyun lurus, menatap langit-langit kamar mereka, sementara istrinya memeluknya sambil berusaha mencari jawaban.

“Bukan begitu, dong, maksud ibu kita. Sembilan tahun itu baru sebentar, tahu. Siapa tahu rintangan yang Tuhan kasih ke kita baru bakal muncul dua puluh tahun lagi?”

Kihyun membalas pelukan istrinya, dan menghembuskan napas berat. “Iya, sih.”

“Tapi, pasti ada yang namanya kesulitan itu. Namanya juga hidup, pasti ada susah, ada senang, ‘kan?” Pertanyaan itu hanya dijawab gumaman malas dari suaminya.

“Aku nggak bakal kemana-mana, kok. Aku bakal ada terus untuk kamu. Satu abad, dua abad, selama-lamanya.”

Kihyun menatap wanita yang ada dalam pelukannya, dan tersenyum seperti orang bodoh. Respon dari istrinya cukup jelas “Apaan, sih? Dasar gombal,” disertai tamparan pelan untuk mukanya.

FIN.

Hun? HUN? HUN?! Apa-apaan sih otaknya.

Pergi dulu—ppyong!

Zyan

10 thoughts on “[Ficlet] House Husband”

  1. HUHUHU MAU SUAMI GINI DONG SATUUU

    akhirnya yg kihyun hehehhee walaupun dikit cuma ficlet tapi manis bgt hehe cocok buat takjil buka puasa xD

    Hi, Zyan. Aku kembali lagi btw kwkkwkwk

    Suka

    1. Aduh aku juga mau suami gini tapi Jooheon ver boleh ga ya:( Ini mah cuman ficlet aja udah bikin geli-geli sendiri, mana kuat kalo mau ngikut vignette kaya yang lainnya;;(

      Makasih yaa. Btw, belom kenalan. Zyan 00’line~

      Suka

  2. HAHAHA kalo aku jadi istrinya juga bakal aku tampar dia : ((
    suka sekali zyan, super manis seperti kihyunnya ♡

    semangat terus, ditunggu karya selanjutnya!!

    Suka

  3. Wah! Akhirnya keluar juga fanfic Kihyun. Disini kok aku ngerasa Kihyun terlalu feminim ya? tapi emang dia kayak ibu-ibu rumah tangga sih, jadi wajar kalau dia kayak gini hihi. Aku cuma mau kasih saran dikit nih Author, kalau misalkan Author menggunakan kata ‘adalah’ tidak perlu pakai koma hehe karena ‘adalah’ itu kata penjelas, kalau koma kan dipakai hanya untuk rincian,konjungsi pertentangan, KMB, dsb.

    sukses untuk fanfic berikutnya!

    Suka

  4. fix banget fix aku baper huhuhuu padahal masih pagi loh ini .__. (?)
    mas kihyun emang minta ditampar, iya…ditampar dengan ciuman maksudnya. wkwkw /lah/?

    maafkan ketidakjelasan readermu yg satu ini ya hehe.

    ceritanya unik banget, dari judul nya aja udah unik, house husband, kok kepikiran ya? kok penulis disini keren2 semua ya? kok aku gak bisa mikir ya? ah sudahlah..😢 alurnya pas, tulisannya enak dibaca. pokoknya semangat terus! salam kenal ya, aku dira (jodohnya dean), 99line /bows/

    – little deer(a). xx

    Suka

    1. Minta ditampar emang, dengan elusan kasih sayang (?) Ini mah hanya imajinasi aku ntar gede pengen punya suami yang tinggal di rumah aja gitu ya, biar ga lirik cewe lain (pelit emang)

      Salam kenal jugaa, Zyan ’00line. Makasih yaa kadira~
      Zyan

      Disukai oleh 1 orang

  5. Hun?Hun? Berhubung abis liat sehun, jadi inget dia masaaa… sehun versi edit2 memw maker yang jadi cewek. Wkwkw…
    Okefix.. aku membayangkan bagaimana pria seperti kihyun, yang gak cuma sebagai kepala keluarga, tapi juga jadi kepala ruang tamu, ruang main, ruang makan, dapur. Ngasilin uang juga tanpa pembantu. Ayayayyayayayya.. jadi mau yang kayak kihyun satu. Tulisan kamu juga!!! Awawawawaa… suka! Ringan dan lively sekaliiihh! Love deh ah sama ceritanya!!!

    Salam kenal Zayn!!
    Rass, 00 lain!!

    Suka

    1. Wanjay sehun versi cewe, itu bikinnya dimana aku pengen juga…

      Kepala keluarga, kepala rumah tangga, kepala hati aku juga (ngaco)(mulai ngawur) Emang ya, si abang satu ini idaman banget sumpah coba kalo gini beneran aku nikahin dia dah.

      Makazeh makazeh yah~ Salam kenal juga yaw, aku 00 layn juga~~
      Zyan

      Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s