[SELF-NOTE] A Truthful Mirror

yaaaaaaaaaaaaaaaaa
credit to chibird.com

by jojujinjin (@sanhaseyo on Twitter)

.

She knew something was wrong when her reflection didn’t frown back.

.

.

.

Shannon tahu ada sesuatu yang tidak beres ketika cerminannya tidak balik mengerutkan dahi.

Ia mengerutkan dahinya lebih dalam, seolah mengetes. Namun pantulan raganya di lapisan raksa tersebut justru memutar bola mata.

Shannon hampir kolaps.

What the heck—“

Whoa, whoa, chill.”

Dan Shannon yang ada di kaca melipat lengannya di dada, sementara Shannon yang asli terkejut setengah mati karena refleksi dirinya baru saja menyuruhnya untuk santai, ketika bayangannya sendiri berbicara padanya seperti itu adalah hal yang sangat lazim terjadi di abad 21.

Shannon kesulitan bernapas di kamarnya yang lengang.

“Siapa kau? Astaga, Tuhan—“

“Aku adalah kau! Tentu saja,” Shannon di Cermin berujar datar. “But … the brighter side. And probably happier.”

“Apa aku sedang bermimpi atau semacamnya—“

“Tidak, Williams,” Shannon di Cermin menghela napas. “Kita mempunyai masalah serius di sini, Man.”

Untuk beberapa saat, yang Shannon lakukan hanyalah mengerjapkan matanya. Sampai ia menyerah dan bayangannya di mirat menatapnya seperti orang bodoh. Shannon mengusap wajahnya kasar.

“Aku tak percaya aku sedang berbincang dengan bayanganku di kaca.”

“Harusnya sih aku tak muncul seperti ini, sekarang aku juga tidak bisa lama-lama,” Shannon menatap bayangannya yang mengembuskan napas berat—dan masih ngeri dengan fakta kalau ia sedang berbicara dengan cermin. “Tapi durasi berkacamu akhir-akhir ini makin parah dan aku tidak berpikir itu bagus untukmu. Maksudku, hello, Shannon Williams—“

It’s because I’m so ugly.

Shannon di Cermin nampak speechless, membiarkan Shannon mengangkat jemari dan mengusap refleksi kacamatanya. Membiarkan Shannon mengelus bayangan wajahnya yang penuh dengan bintik merah, dan menatap kosong rambutnya yang terlihat kasar dan hancur lebur di ujungnya (Shannon mencoba menerapkan teknologi smoothing pada surai almond-nya, tapi sayang tidak memenuhi ekspektasi. Rambutnya terlihat seperti habis terbakar malah).

“Shannon, Darling.”

Shannon di Cermin berubah serius.

“Pertama, kau tidak jelek, okay?”

Shannon tidak percaya.

Beauty isn’t all about looks, you know? You’re kind. Polite and sweet,” Shannon di Cermin berucap. “Lagipula, kau sungguh imut dengan kacamata itu, tahu. Kebanyakan gadis sekarang menggunakan kontak lensa, dan kau merasa tidak nyaman dengan benda itu, bukan?”

“Dan itu membuatku jelek di antara teman-temanku.”

Hey,” Shannon di Cermin tersenyum lembut, menggeleng pelan-pelan. “Jangan memaksakan dirimu. Toh kamu sudah mencobanya, ‘kan? Kamu sudah berusaha. Tapi jika takdir berkata lain, apa boleh buat? Kau tidak harus mengikuti perkembangan zaman ketika kau bisa bertahan di zona nyamanmu dan tidak menyulitkan dirimu sendiri. You’re just being … you. That’s the point. Kamu itu luar biasa, Shannon.”

Mulanya hening, lalu:

“….am I?

“Tentu saja!! Kau tahu Jung Chanwoo kelas XI-C?”

Mendengar nama itu, bola mata Shannon sontak berbinar. “Ya, aku tahu, kenapa?”

“Ini sebenarnya rahasia, tapi aku sangat sangat ingin memberimu secercah harapan. Well, dia sesungguhnya menyukaimu! Chanwoo sering membicarakanmu dengan teman-temannya tentang betapa menggemaskannya kamu dengan tesmak bundarmu, dan pipimu yang terlihat lucu karena seperti sedang blushing setiap waktu, dan fakta kalau kau itu sangatlah pintar—“

“Astaga, berhenti,” Shannon pun merasakan pipinya sudah memanas. Sudut bibirnya tertarik ke atas tanpa disadari.

Shannon di Cermin terkikik puas.

Great, sekarang….” Shannon di Cermin melenggut dua kali. “Kedua, Shannon Williams yang kutahu adalah Shannon yang percaya diri lho.”

Senyum Shannon pudar, segera ia membuang muka seraya menghela napas pendek. “Entahlah.”

“Ayolah, Shan,” Shannon di Cermin mengeraskan volume suaranya. “Self-confidence is the key. If you don’t believe in yourself, then nobody will.”

“Tapi—“

“Dan, tolong percayalah padaku karena aku sudah mempercayaimu.”

Shannon perlahan mendongakkan kepalanya, untuk melihat pantulannya di cermin mengulas satu senyum lebar lagi. Meski berat, ia akhirnya berusaha membalas lengkungan lambe itu.

“Jangan membandingkan dirimu dengan siapa pun. You’re good enough.”

 “SHANNON WILLIAMS?”

Shannon di Cermin membeku seketika, begitu pula Shannon yang langsung menatap pintu kamarnya was-was. “Oh. Aku bahkan belum selesai, tapi, oke, sekarang pejamkan matamu.”

Shannon menurut tanpa banyak bertanya.

“Intinya, you’re God damn amazing, and you’re good enough—love yourself. Please. Okay? Now—”

“Shannon?”

Ketika Shannon membuka matanya lagi, ibunya sudah berdiri di ambang pintu.

Shannon ditinggalkan bersama bayangannya betulan.

U-uh, iya?”

“Ada seorang bocah tampan bernama Jung Chanwoo yang ingin menanyakanmu jika kau bisa membantunya mengerjakan pekerjaan rumah?”

Oh my God, batin Shannon tak percaya. Tidakkah ini terlalu cepat?

“Tunggu, kenapa kau duduk di depan cermin, anyway?” tanya sang ibu, beranjak mendekat ke arah Shannon.

Shannon nyengir, kendati jantungnya berdegup begitu cepat. Ia menatap refleksi dirinya di mirat sebelum balas bertanya pada ibunya.

“Bu.”

“Ya?”

“Apakah Chanwoo tidak terlalu tampan untuk meminta bantuan pada perempuan sepertiku?”

Her mom snorted. “Perempuan seperti Shannon Williams, maksudmu? Yang manis dan menggemaskan?” ibu menepuk kepalanya beberapa kali, membenahi kunciran rambutnya dan mencubit kedua pipinya gemas. “Dia datang dan meminta bantuanmu untuk mengerjakan PR, bukan kencan yang tidak jelas—meski Ibu tahu ini pasti salah satu modusnya, sih.”

“Ibu!!”

Ibu tertawa lebar. Mengecup puncak kepala Shannon sebelum melanjutkan. “Jangan meragukan dirimu sendiri, Sayang. Lagipula Ibu yakin, selain tampan, dia juga anak yang baik kok.”

Ibu berjalan ke arah pintu, lekas memberinya satu kalimat penyemangat terakhir sebelum mengatakan bahwa Chanwoo sudah menunggunya di bawah.

Believe in yourself, Sweetheart, you’re good enough for everything.”

.

.

.

FIN.

a/n: just me being thankful with all of my amazing readers out there ‘n a little self-note for all of us! and i wanna make more friends! !! saya nggak selalu sempat ngebalas komen di setiap fic saya, jadi misalkan dari kalian ada yang ngerasa saya ga pernah ngebales komennya dan kalo ada (kalo sih..) yang mau temenan sama saya (iya kalo ada kok….) please do drop some lines here. i’ll reply🙂 but if y’all wanna stay as my quiet readers its ok too. aaand some of you asked me if i have my own wordpress, and yes, i do have one. tapi belum beroperasi hehe, here.

.


.

yayy

.


.

yayyyyy

.


.

yayyyyyyy

.


.

yay

.


.

yayyyyyyyy

.


.

yayyy

.


.

yayydt

.


last but not least,

mam

….thank you, really.

30 thoughts on “[SELF-NOTE] A Truthful Mirror”

  1. lucuuuuu sisipan canon selalu always tdk pernah never kalo ada shannon atau chanwoo di sebuah ff ya ahahaha
    well aku ga pernah bener2 mengalami problem fisik seperti ini sih, cuman kadang merasa paling bodoh di kelas aja :p penyajiannya asyik walaupun agak nyeremin sih ya ehehe takut aku kalo bisa ngomong sama cermin beneran -.-
    keep writing lais!

    Suka

    1. HEHEHE makasih kak lian!! and good to hear that🙂 terusss akademik memang kadang jadi mood-breaker utama sih huhuhuh :-(( semangat kitaa!!! pasti bisahhh!!

      terima kasyiii sudah mampir kak, keep writing juga dan sukses! :3

      xx

      Suka

  2. MAYGAWD AKU FOKUS KE CHANU NYA GIMANWA

    Sumpah, ini mungkin cuma aku aja, tapi kok aku gapernah ngerasa jelek ya? Apa aku kena princess disease? Apa aku emang beneran ber glitter kalo di dunia kartun? ANYWAY aku kok bayangin shannon yang di cermin itu kayak shannon pake baju lolita imut kawaii tapi attitude nya kayak jessi rapper korea yha. Apa ini legal?

    Bikin cerita terus ya layz (omaigat aku alay sekali) BTW CIYE BENVENUTO BANGET WELCOMING SPEECH NYA, aku pengen jawab pake bahasa yang sama jadi, ciao~
    Zyan

    Suka

    1. HEUNG IYA GAPAPA DEH ZY WWKWKWKWKWK

      loh bagus dong sayank, meski bangun tidur berbeler kalo ngaca ttp ‘eh muka gue baru mau kondangan’ kan cakep jdnya gausah ribet-ribet mandi??? HAHAHAHAHHAAH im glad to hear that🙂

      gw baru gugel baju lolita trus keselek ih zyan apasih……………………………………

      xx

      ps. gue mau leave secara dramatis
      pss. please jan stalk wp gonghohae itu

      Suka

    1. OHIYAA yg ada ciweinya ngaca juga itu yha HAHA!! wahh glad to know that this motivated you🙂 salam kenaaaal, aku lais 00l ;; and no need to thank me ofc i made this to cheer up people!<3

      terima kasih sudah meninggalkan jejak!!!!<3333

      xx

      Suka

  3. okay so this is nice and lovely and the last picture, the list, remind me of something haha thank you for being there, lais.

    tulisan kamu makin punya ciri khas ya asek chukahamnida!!!!!!!!! hm apa lagi ya, aku sUKA CARA CHANWOO NGEMODUS WOY ITU GOOD BANGET MAS WKWKWK langsung nyamper ke rumah loh ya:’) ya semoga kita semua makin sadar sama apa yang kita punya dibanding sama apa yang kita gapunya dan kurangkurangin ngerasa insecure (hm) (beneran self-note)

    okaay❤❤ ini maknanya baguus dan kamu ngasih bonus gambar-gambar di bawah itu how lovely! thankyou for the lesson!❤

    Suka

      1. LAH allah kepotong komennya……. kurang lebih seperti ini tengahnya>>

        aamiin punya ciri khas!! EMG CHANU DOANG DAH WKWK ngegas dia sekarang maenannya tancap trouz. Yapp! Semoga apa yang ada di laman ini bisa membekas di hati semua yang baca dan bermanfaat😀

        Suka

  4. Laiiiiis! Sampai saat ini rasanya aku makin suka aja sama tulisan kamu. Bener-bener kebawa banget, rasanya kayak aku yang ada di posisi shannon dan aku juga pengen ngerasain ngomong sama bayangin sendiri:3 (walau agak nyeremin sih)

    Mungkin ini emang bener2 jadi cerminan sendiri juga sih karena percaya gak percaya suka ja ya ngebanding-bandingin sama orang lain yang katanya biar ‘kekinian’. Walau gak semua orang sih.

    Last, thank you for make this fict, lais💝

    ((Aduh maaf ini kok kepanjangan ya wkwk))

    Suka

    1. Halooo kak alifah (??) (kenapa aku lupa nama kakak astagah aku emg jahat huhuhuhu bunuh aqoe yang pelupa akudh ini)

      Yayyy happy to know you enjoyed reading this!!! x)) exactly, kata ‘kekinian’ itu sebenarnya menyeramkan dan gak ada habisnya. Capek kalau mau diikutin teh:( and awwwww no need to thank mee! syukurlaah orang-orang ngasih respon positif :>

      Thank you so so for visiting and being one of my loyal reader(s)!<3

      xx

      ps. kayaknya karena kakak muncul di fic aku pertama udah lama bgt deh makanya aku sampe lupa nama kakak??? ? HEHEHE

      Disukai oleh 1 orang

      1. Sesusah itu kah namaku lais:’))))) ((kayaknya habis lihat komenan sebe lk umnya biar nyari nama ya wkwk))

        Emag kata tersebut nyeremin banget. Gakuat kumelihatnya 😥

        Suka

  5. aku suka banget pesan moralnya bener bener dapet dan aku kepo itu gambar gambarnya dapet darimana wkwk. Yaampun keren deh apalagi castnya shan sama chan. Aku suka banget quotes yang ada di fic ini. Apalagi gambar gambarnya.
    Aku nunggu banget fic semacam ini selanjutnya😀

    Nb: sesungguhnya diriku adalah sider kelas berat dan baru muncul saat ini :3 salam kenal!😀

    Suka

    1. Hello thereee🙂

      Aku kasih credit di foto poster sih but seems like ga begitu keliatan yha xD the photos are all from chibird.com dear (do visit! it contains soo many good vibes). Ditunggu aja yaa, inshaa allah kalo ga wb bakalan ada lagii. Dan waaahh haloo salam kenaal waaaa :3 aku lais 00liner hihiw.

      Thanks for showing urself here sweetheart! Nice to meet you<3

      xx

      Suka

  6. Kusukaaaa quotesnya laysss. Mana kapel ini tuh selalu imut imut emesin gitu huhuhu.
    emang yah, cewek itu paling susah sm yang namanya love yourself. padahal apa enaknya sih jelek jelekin diri sendiri, wong sudah diciptain Allah bagus bagus kok /eak.

    btw keep writing ya dear ^^

    Suka

    1. Yayyy credit those amazing quotes to the owner! [chibird.com] benerr, Allah uda nyiptain cantik-cantik, tinggal kitanya aja yang gimana. Keep writing jugaa kaknis!!

      Terima kasih yaaa udah mampirrr♥

      xx

      Disukai oleh 1 orang

  7. Baru nemu ff motivasi kayak gini hhaha well, aku memang lg krisis percaya diri, yah walau ga separah itu, tapi feel better-lah abis baca ff kamu. (+barubaru ini lagi suka sama chanwoo dan aw banget ada mas chanwoo disini/?). Aku suka yang kayak gini, banyak quotesnya dan punya amanat^^

    Keep writing yaaa^^

    Suka

    1. Whoaah real happy to know this succesfully brighten your mood!🙂 semoga bermanfaat yaa. Salam kenal, di sini lais 00l!!>•< And have a nice day♥

      Thank you sudah mampir yaaa!

      xx

      Suka

  8. Jadi keinget just right. Bentukan (?) cewenya jg kayak gini soalnya wkwk xD
    Aduh ini FF pas banget sama kegalauanku akhir2 ini yang sering ga pede kalo lagi pergi sama temen T.T (?) Makasih buat fictnya❤ suka banget hehe. Keep writing ^^

    Suka

  9. Ah! Ini ceritanya bener-bener sesuai dengan realita kehidupan sehari-hari. Setelah baca ini aku termotivasi loh, Author! Thanks for make this awesome fanfic. Aku baru sadar there are a lot of problem that I can’t solve it but after read this fanfic…aku kayak dapet semacam..pencerahan? Hihihi. Keren banget fanficnya Author! Ditunggu karya selanjutnya! Tetap semangat ya Author!!!

    Suka

    1. Call me laisss cuz i ain’t that thor guy HAHA haloo panggil aku lais aza ya :> aaamiin dapet pencerahan!! makasih yaa! :’D thanks a lot sudah mampir dan salam kenal. semangat juga!!!!!!!!!!

      glad to see you here<3

      xx

      Suka

  10. Maaf ya tapi aku ingin memberikan komentar untuk images yang kamu share lebih dulu. I followed chibird on tumblr and I always (please emphasize the ‘always’ there) loveeeeeee her. She’s so cute and her artwork too❤
    I'm new comer in wp world. Fun fact, cuma butuh satu ff kamu buat aku jadi pembaca setianya kamu.
    Aku izin follow blognya ya supaya nggak ketinggalan updatean tulisan kamu. Hehe.
    Btw, hi, I'm Key🙂

    Suka

  11. aku baru baca fic ini omg shannon is totally me!!!!!!! I had a crisis of confidence dari kecil:( gapernah percaya siapapun yang bilang aku cantik yeah haha makasih loh kak ini menghibur diri aku banget!! meskipun gaada sosok chanwoo di hidupku hahaha:D semangat tulis fic lainnya

    Suka

  12. Laissss! Our super duper lovely Layssss 💕 huaaaa I miss u so bad :((( anyway, thank you for writing this! As usual, I love your writing skill:””’)

    ;’) aku selalu kagum sama kamu yang punya banyak cara untuk ngasih pesan moral di setiap tulisanmu. ngena bangetlah pokoknya. Kamu sukses bikin para reader tersenyum dengan tulisan-tulisanmu yang positif. Ditambah kamu ngasih bonus pict yang relate sama tulisanmu. Ah kayaknya mah gak bakal ada abisnya pujianku buat tulisanmu yg satu ini.

    Sekali lagi keep writing lays!

    sincerely,
    xxxx
    (Guess who?)
    HAHA kamu masih inget gak sama aku? Kalau masih nanti bakal kukasih satu dus samyang gratis!
    .
    .
    .
    .
    tapi dus nya aja ya. Samyangnya mah buat aku :b
    😹

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s