MARRIED WITH THE PRINCE [Part 2]

Married with the Prince II

MARRIED WITH THE PRINCE PART 2

First Date…..

by Go Seung Ji

previous: 1

CAST

  • Lee Rae In
  • Lee Dong Hae (prince one)
  • Choi Siwon (prince two)
  • Cho Kyuhyun (prince three)
  • Lee Sungmin (prince four)
  • All member Super Junior

Suara sendok beradu dengan garpu dan piring. Hanya Itu yang aku dengar di ruang makan ini. Dan suara Ryeowook ssi yang sesekali menuangkan jus dan air putih pada gelas kosong disamping namja-namja itu.

“Rae in ssi…sekarang kau adalah tunanganku,aku akan  memanggilmu dengan panggilan special. ‘Jagiya’…”

Sungmin tiba-tiba bersuara setelah menghabiskan sarapannya. Sukses membuatku tersedak. Sepertinya sebentar lagi akan terjadi kericuhan di meja makan yang tenang ini.

Aku yakin sekarang mukaku terlihat merah. Merah bukan karena tersipu kata-kata manis Sungmin ssi. Tapi karena tersedak,,,akh appo -___-

Apa?jagiya…?memangnya aku ini sudah menjadi istrinya,ugh…ucapku dalam hati. Tapi aku akui dia sangat manis saat mengucapkan itu…

“Yak hyung…! kau mencuri start ku ya,mentang-mentang kau yang tertua” Siwon mulai menyahut dengan suara agak keras. ia membanting Koran yang dibacanya di meja makan.” Aku juga sudah berfikir akan memanggilnya dengan panggilan special…’my princess’…otte Rae in ssi?” tambah Siwon lagi.

Apa lagi ini…my princess?sungguh benar-benar ….kenapa tidak sekalian saja memanggilku Cinderella,karena aku memang seperti Cinderella sekarang,bedanya adalah aku Cinderella yang bertemu dengan empat pangeran aneh.

“aissh…kalian ini…baiklah begitu aku juga tidak mau kalah. Aku akan memanggilnya dengan ‘aegiya…’ ”Kyuhyun menambahi.

sepertinya orang ini sangat suka berkompetisi…ommooo….aku bukan mainan yang bisa dijadikan kompetisi aaaack.

Oh tuhan…seandainya bisa,aku akan melempar ommelette ini ke wajahnya yang menyunggingkan evil smirk itu…sungguh menggelikan.

“yak…!!! Kalian tidak boleh ikut-ikutan memanggilnya seperti itu…aku kan yang tertua disini”protes Sungmin pada dua dongsaeng nya.

“Tapi kan dia tunanganku juga hyung…!” Siwon tak mau kalah.

“Dia juga tunanganku hyung…”Kyuhyun mulai aksinya dia tak akan mau mengalah,seakan menganggap tempat makan ini adalah arena gamesnya dan dia yang harus memenangkannya. Dia tidak boleh kalah dari kedua hyung nya.

Oh my God mengapa tempat ini yang beberapa saat yang lalu sangat tenang menjadi seperti ini,,,,aku sama sekali tidak bisa mengangkat mukaku.

“jadi siapa yang akan kau terima Rae in ssi?panggilan dariku my princess?”siwon

“atau my ’aegiya’”kyuhyun.

“Ahniyo…dia’ jagiya’ ku…iya kan Rae in ssi”Sungmin pun jadi ikut-ikutan tidak mau kalah. Apa mereka ini sedang berebut sebungkus permen.

“Yak…!geumanhae…” Donghae angkat bicara. Ia menutup laptopnya. Ia merasa tidak bisa melanjutkan pekerjaannya karena suara ribut mereka“apa kalian tidak sadar kita sedang makan?”

“Aissh…kau gak asyik hyung,mana ada orang makan sambil bekerja…ugh”umpat Kyuhyun.

“up to me…evil” membenarkan kacamata minusnya.

What…?evil…jadi sebutan Kyuhyun itu evil.pantas saja..aku lihat dia tidak sopan berbicara dengan hyung-hyungnya dengan bahasa informal. Dan oh tidak tatapan mata namja itu (nunjuk Donghae). Tatapan ‘membunuh’ nya meluluhkan sang evil. Kyuhyun memilih diam, tidak mau mengganggu hyung nya yang dingin itu dan terus menyantap makanannya.

“Donghae ah…Rae ini tunangan mu juga,kau harus menghormatinya. Jadi kau akan memanggil nya dengan panggilan apa”Tanya Sungmin.

“Aku akan memanggilya Rae in ssi saja…apa kau akan keberatan Rae in ssi,aku tidak suka hal yang bertele-tele…”ucapnya dingin sambil memakan saladnya.

Ugh…sikapnya itu…. Dia tidak menatapku bahkan berkata manis padaku.sungguh menyebalkannn…tuhan…kenapa aku berada diantara orang-orang aneh ini.

Aku menghela nafas,,,mencoba mengangkat mukaku pelan. Dan setelah terdiam beberapa saat dengan memberanikan diri aku angkat bicara. Aku sudah tidak tahan dengan mereka yang terus menatapku. Menuntut agar aku segera menjawab pertanyaan mereka.akh

“tunggu…!,sebenarnya aku sangat terkejut atas pertunangan ini…jadi tolong beri aku waktu untuk menerima kalian sebagai tunanganku yang sesungguhnya,aku harap kalian mengerti”dengan wajah tegas.

Biar saja mereka tahu perasaanku yang sesungguhnya. Tapi aku memang harus mengatakannya. Aku tidak ingin terlihat lemah dan mudah ditindas.

“tidak masalah…kami akan menunggunya”kata Sungmin mantap.

“nee…itu bukan masalah besar bagiku…”tambah Kyuhyun.

“All for you princess…”Ucap Siwon yang kemudian mendekatiku dan mengusapkan jari-jari lembutnya di pipiku,membuat bulu kudukku berdiri…ugh. Aku pun segera berlari dari tempat itu.>____<

“Nona…,anda mau kemana?!”teriak Ryeowook ssi.tapi tidak aku hiraukan.

“Yak…! Siwon ah…kau membuatnya takut…”kudengar Sungmin berbicara. Setelah itu aku tak tahu lagi apa yang mereka bicarakan.aku hanya ingin cepat terbebas dari makhluk-makhluk aneh itu.

Rae in,s pov end*

Author pov*

Rae in memperhatikan pemandangan kota seoul dari jendela kamar baru nya yang berada di lantai tiga rumah ini. Sungguh indah. Dia menikmati pemandangan alam dengan secangkir  teh melati dan sepotong cake strawberry dingin buatan Ryeowook ssi. Sarapan pagi yang menyeramkan itu telah usai. Dia  bisa menghindar dari siwon dan saudara-saudaranya itu.

 Terdengar suara ramai di halaman depan. Rae in melihat empat mobil sport super mewah telah bertengger di halaman itu. Terlihat keempat namja  masing-masing menaiki mobil mereka. Dia mendesah pelan. Keempat tunangannya…lebih tepatnya keempat orang yang terpaksa harus ia panggil ‘tunangan’.

Mobil-mobil mewah itu keluar dari halaman.

“para tuan muda berangkat ke kampus nona…! anda bisa istirahat”ucap Heechul ssi yang tiba-tiba datang mengagetkan Rae in.Suaranya yang lantang dan penuh enerjik itu sungguh terdengar sedikit arogan.

“Heechul ssi…kapan kau datang?”

“baru saja nona,maaf jika mengagetkan anda”Heechul menganggukkan badannya.

“umm…gwentjhanna. Jangan bersifat formal seperti itu Heechul ssi…aku merasa tidak nyaman.duduklah disini,menemaniku”Rae in menepuk-nepuk kursi disebelahnya.

“maaf nona,aku tidak bisa…aku akan menyiapkan segala keperluan untuk kencan pertama anda dengan para tuan muda…”

“mwooo!!?kencan…”Rae in membelalak terkejut.

“nee…ini perintah dari nyonya besar.anda akan berkencan secara bergantian dengan para tuan muda…ini sudah dijadwalkan hingga empat malam ke depan. supaya kalian lebih dekat lagi. Harap nona mematuhi nya…!”ucap heechul ssi tegas.

Rae in melongo. Dia akan berkencan. Sesuatu hal yang baru untuknya dan dia akan memulai kencannya dengan orang orangyang tak terduga.

Akh…kisah cintaku…masa mudakuuuuu T_____T…tuhan bukan seperti ini yang kuinginkan. Ini terlalu mengejutkan

“maksudmu aku akan pergi berkencan dengan mereka berempat?”

“ahniyo…anda akan berkencan dengan mereka secara bergantian”.“ aku akan menyiapkan gaun dan tempat kencan yang romantis untuk kalian yay…!”seru Heechul ssi sambil tertawa senang dan meninggalkan kamar Rae in.

“yakkk…heechul ssi….aku belum sia…..ap!”teriak Rae in.tapi kepala pelayan itu sama sekali tak menggubrisnya. Tetap berjalan menjauhinya sambil bersiul gembira.

“oh jinjhaa…michoseyo”

Rae in berlari keluar kamarnya. Ia menuju ke balai utama tempat kamar nenek Shin berada.

“Halmeoni….!”teriaknya sambil membuka pintu ruangan kerja nenek Shin.Rae in terkejut…nenek Shin yang dilihatnya pagi ini sungguh berbeda sekali dengan yang kemarin.

“kenapa kau berlari seperti itu cucuku…”

Rae in duduk di depan nenek yang sudah bertransformasi menjadi super modis itu.pagi ini dia memakai gaun lady tahun 80 an lengkap dengan topi cabaret dan bulu-bulu yang menghiasinya. Rae in hampir lupa kalau dia nenek Shin.

“waeyeo…apa penampilanku pagi ini kurang menarik..?”nenek Shin memeriksa baju dan topinya dengan tatapan yang tidak nyaman.

“ah…aniy,nenek terlihat cantik sekali pagi ini,,,aku hampir tidak mengenali nenek,jinjha yepoodaaa”Rae in mengacungkan jempolnya sambil tertawa Gaje (bisa bayangin T__T)

“jeongmalyeo…ah,aku kira baju ini tidak cocok di badanku.sudah hampir sepuluh tahun aku tidak memakainya. kau tahu…ini adalah hadiah dari kakekmu saat kami masih pacaran. Hoho….saat kau datang aku jadi bersemangat lagi memakainya,aku merasa Hyuk Joo sedang ada bersamaku sekarang”

Ya tuhaaaan….sepertinya ia lebih memuja mendiang kakekkku daripada mendiang suaminya yang telah memberinya harta melimpah seperti ini  -_-

“oia..ada apa,sepertinya ada sesuatu yang ingin kau sampaikan padaku….”nenek Shin kembali focus padaku.

“apa aku harus melakukannya?ani maksud ku apakah aku benar-benar harus ’kencan’ dengan mereka’”

Nenek mengerti maksud dari ucapan Rae in.

“tentu…! aku ingin kalian menjadi lebih dekat…sebelum nanti kau akan memilih salah satu di antara mereka…”kata nenek Shin tegas.

“tapi nek…apakah mereka setuju dengan rencana nenek…?”

“sudah pasti mereka setuju….ahaha”suara tawa nenek Shin membahana di ruangan. ”kencan ini dilaksanaka juga atas usulan dari cucu-cucuku yang tampan itu, dan Rae in ah…ini adalah jadwal kencanmu,selamat menikmati…” nenek Shin melemparkan secarik kertas ke Rae in dan berlalu dari tempat itu.

“tapi nek…!” Rae in mengejar nenek Shin.

“no comment….halmoni akan berangkat ke paris sore ini,ada sesuatu yang harus aku beli disana…bye bye…Rae in ah…!!!”

Rae in hanya melongo seperti sapi ompong melihat nnek Shin yang meninggalkan ruangan.

Date One…

Rae in pov*

Aku telah sukses mengelilingi Lotte Mall, Hyundai mall, Artemis dan Perce.  Jika dicatat dalam sejarah kehidupanku, ini kali pertama  aku berkeliling digandeng bak ratu oleh seorang namja yang siap membelikan apa saja yang termahal di pusat perbelajaan itu. Aku yakin semua yeoja disekelilingku tengah melirik iri ke arahku. Bagaimana tidak, aku sedang berkencan dengan Choi Siwon,pewaris tunggal Hyundai Mart se Korea Selatan.

Beberapa jam yang lalu tiba-tiba aku di jemput oleh Siwon dengan mobil audinya dan dia membawaku ke sebuah salon ternama di Gangnam. Mereka mendandaniku dan memberikanku gaun cantik berwarna merah maroon. Aku di make over sehingga tidak mengenali diriku sendiri. Setelah itu Siwon datang dengan setelan jas warna senada dengan gaunku,dia sungguh tampan.sekilas aku terpesona olehnya. Kekeke ^_^

“you looks beautifull,Let’s begin…” Siwon menggandengku dan mengajakku berkeliling butik-butik yang sangat berkelas dan menawarkanku berpuluh-puluh gaun, tas, dan acessoris lainnya dengan merek merek ternama. Dengan telaten ia menungguku mengepas gaun dan sepatu-sepatu pilihannya. Semua gaun-gaun itu sungguh mewah dan berkelas. Membaca harga yang tertera di baju itu saja sudah membuatku sesak nafas.

Siwon berdiri dari tempat duduknya dan mendekatiku.

“kau bisa mengambil semuanya jika kau mau,,,” ucapnya dengan tenang dan dengan gaya khasnya sambil melingkarkan tangannya di pinggangku.

 Akh….membuatku risih …aku tidak biasa diperlakukan seperti itu

Aku melepaskan tangannya yang melingkar di pinggangku dan menghindar berpura-pura memilih-milih baju. Terlihat dia mendesah kecewa dengan perlakuanku. Ia pun kembali mendekatiku. Saat itu aku tak luput dari pelukannya tiba-tiba dari belakang,dan berbagai hal lain yang sering dilakukan namja-namja kebanyakan. saat ia hendak menyentuhku lagi aku sukses menendanggaris kaki nya. Aku terkikik melihatnya kesakitan. Ia pun tertawa nakal padaku.

Namja ini sangat suka skinship…aku harus hati-hati dengannya

alhasil,..tak ada satu pun gaun dan sepatu yang aku bawa pulang. Aku sudah gila jika membeli baju dan sepatu yang harganya lebih mahal dari sepetak tanah di desaku. Aku tidak mau…shireo.  Lebih baik uang sebanyak itu aku tabung dan untuk membiayai sekolah Jin Ho dan Jun Ho. Belum genap satu minggu aku di Seoul aku sudah sangat merindukan kedua adik kembarku itu. Seandainya bisa aku ingin membagi kebahagian ini bersama mereka. T_T

“what should I do for you princess…?”keluh Siwon kemudian. Aku hanya memain-mainkan jariku di kursi mobil tak menjawab pertanyaannya.

“kita cari makan saja, aku lapar…”ucapku kemudian sambil mengelus-elus perutku.

“setidaknya biarkan aku membelikan satu gaun dan sepatu untukmu.apa gunanya kita tadi keliling-keliling jika pulang  dengan tangan.dan aku ingin memberikan sesuatu untuk tunanganku ini…”mata Siwon memelas.

Aku menghela nafas. Memang benar, tidak ada salahnya menerima hadiah dari nya. Sepertinya dia tulus.

“baiklah…! kau boleh membelikanku gaun, tapi jangan yang terlalu mahal ok…!”…”atau gaun itu akan aku jual lagi”kata-kataku yang terakhir aku ucapkan sangat pelan,berharap Siwon tidak mendengarnya.

“as your wish…kau sangat manis saat sedang marah”ucapnya sambil tersenyum memamerkan lesung pipi nya.

Akhirnya kencan malam itu berakhir dengan makan malam di La Seine .

Saat itu aku merasa Siwon sangat berkharisma dan sangat-sangat menjaga imej tuan muda saat di restaurant. Sangat berbeda sekali dengan saat berdua saja denganku. Akan tetapi tetap saja di mataku ia itu cassanova. Dan aku harus sangat hati-hati dengannya.

Setelah makan malam kami pulang membawa satu stel gaun dan sepatu yang harganya sepuluh kali lipat dari harga baju yang biasa aku pakai.

“otte…kau menyukainya”Tanya Siwon.

Aku mengangguk lemah.

Date two…

Rae in pov*

Keesokan harinya aku sengaja membantu para pekerja di kebun rumah untuk menanam bunga tapi Heechul ssi melarangku. Tapi aku tetap bersikeras mengerjakannya. Aku sudah terbiasa membantu eomma di ladang lotus dan sawi di Seokchu jadi aku sangat ingin sekali membantu mereka. Aku tidak suka berdiam diri terus menerus di rumah. Membosankan…

“yak…!!! Apa Kau lupa hari ini ada kencan denganku. Kenapa kau sibuk dengan kebun itu!’ pekik seorang namja berambut ikal dari lantai dua dengan memakai piyama ungu kesukaannya. Yah dialah Cho Kyuhyun…

apa seperti itu cara dia memanggil tunangannya…kasar sekali. Aku hanya memandangnya sebentar dan kembali pada pekerjaan menanamku tak menghiraukannya.

 “Nona Rae in…anda harus segera bersiap-siap…hari ini adalah hari kencan anda dengan tuan muda Cho”ucap Heechul ssi mendekatiku. Sedari tadi dia menungguiku di bangku taman yang ada di kebun itu.

“Arrasseo Heechul ssi…”ucapku datar sambil menyerahkan peralatan menanamyang aku pegang kepada salah satu mermaid di dekatku.

Dia sendiri (Chokyu) baru bangun tidur begitu,ugh…

“Nona Rae in,,,semangat!”teriak mermaid itu. Aku menganggukkan kepalaku dan memaksakan tersenyum.

Dengan gontai aku menuju kamarku dan mandi. Setelah mandi aku didandani oleh para mermaid. Dengan menggunakan gaun berwarna ungu muda. Aku terlihat cantik. Namun aku merasa tidak nyaman. Baru aku tahu dari para mermaid bahwa warna ungu adalah warna kesukaan kyuhyun. Mengapa aku harus memakai model gaun dan warna sesuai kesukaan mereka. Aku ingin menjadi diriku sendiri.tapi aku tidak bisa.

“wow…tepat sekali gaun pilihanku…!”aku mendengar suara besar dan menggema. Terlihat Cho Kyuhyun telah siap dengan menggunakan setelan jas warna senada dengan gaunku. Dia memperhatikanku dari depan pintu.

Kemudian Kyuhyun mendekatiku

“kau terlihat sangat cantik Aegy…”bisiknya di telingaku. Aku bergidik.

“khajja…kita berangkat” Kyuhyun menggandengku keluar dari kamar dan menuju teras rumah.

Lamborghini silver metallic kesayangnnya telah bertengger di depan pintu masuk. Semenit kemudian kami sudah berada di perjalanan. Aku tidak mengucapkan sepatah kata pun di dalam mobil. Aku disibukkan dengan memikirkan apa yang akan terjadi padaku hari ini. Kyuhyun pun konsentrasi dengan menyetirnya sambil sesekali mulutnya bergumam menyanyikan sesuatu. Yang aku tahu dari pertunangan itu Kyuhyun memiliki suara yang merdu. Sesekali aku memandang ke arahnya.

Beberapa menit kemudian kami sampai di sebuah bioskop yang sangat megah. Namja itu mengajakku memasuki ruang VVIP. Yaitu sebuah mini bioskop yang hanya ada kami berdua di ruangan itu,dengan fasilitas highclass dan hidangan candle light dinner yang mewah pula.

Aku memandang sekeliling…tempat itu telah dipenuhi kelopak bunga mawar ungu dan merah. Dekorasi meja makan pun lengkap dengan warna ungu. Sangat indah. Heechul ssi sangat total mengerjakan pekerjaannya kurasa. Kyuhyun memberi  isyarat padaku mempersilahkanku untuk duduk. Aku pun mengiyakannya. kami duduk berdampingan.

Layar di depan kami mulai menyala. film movie kesukaanku ‘100 days with mr.arogant’. aku tertawa lepas melihatnya sambil seskali meminum air putih yang tersedia di meja itu. Kyuhyun hanya diam menatap ke layar movie, entah dia menikmatinya atau tidak. Tak lama kemudian pelayan dan heechul ssi mengantarkan makanan.

“apa nona menikmatinya…?”.

“ndee Heechul ssi…ghamsahamnida”aku tersenyum gembira. Dari mana Heechul ssi tahu film kesukaanku. Aku sangat berterima kasih padanya.

Kami mulai makan dalam dia. Appetizer yang dihidangkan adalah salad tuna dengan white wine.

 “Aku rasa..aku hampir mati karena bosan disini,hhhh”umpat Kyuhyun saat pelayan dan Heechul ssi meninggalkan kami.

“ndee…!??” tatapku dengan penuh pertanyaan. Kenapa dia tiba-tiba berubah, padahal sejak tadi dia diam dan menikmati makanannya.

“dan lihat ini…ugh…nenek mau mencoba membunuhku…ouch!”Kyuhyun menatap sebal kearah salad lotus di depannya sambil menyisihkan berbagai sayuran yang ada di piring itu.

Benar saja, kulihat dia memang hanya memakan ikan tunanya saja sejak tadi. Aku jadi ingat cerita Ryeowook ssi, Kyuhyun memang seorang predator (tak suka sayuran). xixixi

“sayur kan baik untuk kesehatan…”ucapku menginterogasinya.

“aaaarrrgh…! aku sudah tidak tahan lagi…”tiba-tiba Kyuhyun berdiri dan menarik tanganku, padahal aku sedang menyuapkan salad nan lezat itu ke mulutku,dan aku sangat menikmati moment di little movie ini….

“eodighaaa…!!”teriakku.

“sudah diam saja..kau akan tahu nanti,aresseo…!”Kyuhyun tetap berlari sambil menarik tanganku kencang hingga kami dapat lari dari kejaran Heechul ssi dan pengawal lainnya.

Author pov*

Doeeeenggg…dan disinilah mereka akhirnya……Lotte World. Pusat permainan dan game center terbesar di Lotte Group.

“igo mwoyaaa….!!”Rae in membelalakkan matanya.ia tengah berada di sebuah roller coaster yang akan siap meluncur.

“ini baru yang namanya kencan, yay…yay… yay…”teriak Kyuhyun girang sambil mengacung-acungkan kedua telunjuknya ke atas, “it’s party time…hana dul shit !!” roller coaster itu pun melesat kencang.

“Eommmaaaaaaaaa……!!!!!!!!” @#$^%^$#$#~

Rae in memeluk bahu Kyuhyun dengan sangat erat.ia tidak berani membuka matanya. gaun yang dipakai Rae in pun melambai-lambai kesana kemari karena mereka tidak membeli baju ganti. Orang yang melihat mereka mengira mereka adalah pasangan yang kabur dari acara pertunangan.

Beberapa menit kemudian…

“hoek…hoek…”Rae in tidak berhenti memuntahkan isi perutnya di closet. Kyuhyun menepuk-nepuk punggungnya menenangkan.

“aissshhhh…begitu saja kau mual”umpat Kyuhyun.

“neol…!!!”tatap Rae in geram,kemudian muntah lagi.

“mianhae…..”Kyuhyun menyodorkan minuman dingin saat mereka keluar dari toilet.

“kau sukses membunuhku…arreo!”Rae in membersihkan mulutnya dengan tissue. sekarang make up nya sudah benar-benar hancur.

“yakkk…!! Seharusnya kau bilang kalau kau tidak bisa menaiki roller coaster itu…kenapa menyalahkanku…ugh”balasnya.

“kau yang tiba-tiba menyeretku kemari dan memaksaku menaikinya…kau tidak memberiku kesempatan untuk bicara,bagaimana bisa aku memberitahumu?”…”Babo…”

“ndee…? Babo…??! ,kau mengataiku babo…neol jinjha”

“wae…!!?”

“aisshhh….! seharusnya tidak aku terima rencana kencan ini dari awal…hhhuuftt!”Kyuhyun melonggarkan ikatan dasinya sambil mendesah frustasi. Rambutnya pun kini terlihat acak-acakan juga.

“kau kira aku juga menginginkan ini…!?tiba-tiba ada di antara kalian berempat, bertunangan dan juga acara kencan ini hhhhfffht…”

“kau kira aku juga setuju dengan pertunangan ini…kalau tidak karena eomma mendesakku aku tidak akan sudi bertunangan dengan…eummmm…”kyuhyun tidak jadi meneruskan kata-katanya krn melihat kedua bola mata Rae In yang menatapnya dengan tatapan neraka .

“tsk…..kau ini…saat dirumah pura-pura baik padaku…pura-pura mesra,what? ‘aegya’?…tsk ternyata begini aslinya…dasar evil!”Rae In mengikuti gerakan bibir Kyuhyun saat memanggilnya aegiya saat makan malam beberapa hari yang lalu.

“yak…kau berani-beraninya ikut-ikutan memanggilku evil…!”

“memang kau evil khan…week!”

Mereka seperti dua anak kecil yang bertengkar di kamar mandi umum Lotte World.

“Saat dirumah banyak yang mengawasi, jadi kita harus pura-pura dan mesra…arreo!”ucap kyuhyun kemudian. Nadanya setengah memerintah.

Rae in merengut.

“kenapa aku harus menurutimu…?! aku akan mengadukannya pada nenek huh…!”Rae In beranjak meninggalkan kamar mandi itu.

“kalau kau berani mengadu…aku tidak akan melepaskanmu!”kyuhyun mencengkeram lengan Rae in nakal.

“Akh appo…! isshhh…lepaskan…!,aku mau pulang…”teriak Rae in.

“Shieroo..!!,ini masih siang…nanti orang rumah akan curiga dan mengadukannya kepada nenek..kita main-main di time zone dulu,,,,”ajak Kyuhyun.

“Mwoyaaaa,,,!!?”

“kalau kau tidak mau…kau melihat saja,aku yang akan main, lagian kalau kau pulang dulu dan aku tidak bersamamu orang rumah akan menanyaimu macam-macam kan,,,kau mau?”Kyuhyun berjalan menuju game center.

Mau tak mau Rae in mengikutinya.ia hanya duduk disebelah kyuhyun menunggui tuan muda itu main game.

“dasar…gamer,aku kira aku hampir karatan disini…”umpat Rae in pelan setelah mereka berada di sana hampir dua jam.

“kenapa…?”ternyata namja itu mendengar gumaman Rae in.

“eopseo…! aku ingin pulaaang..! aku lapar” T___T hari ini benar-benar hari yang buruk baginya.

“aisshhh,,,jinjha!”ia memandang Rae in yang sudah berantakan make up dan bajunya. Sepertinya ia juga tidak tega melihatnya. Rae in hamper menangis.

Kyuhyun menelfon seseorang dan tak lama kemudian mobil jemputan mereka datang.

Dalam perjalanan mereka tidak saling berkata. Bahkan mereka berdua tertidur karena kelelahan bermain dan berlari tadi.

Malam harinya…

“tuan muda Cho hebat….!”

“whaeyeo…?!”

“aku lihat mereka pulang,kau tahu make up nona berantakan tadi saat mereka sampai di rumah…dan tuan muda cho menggendongnya mesra hingga ke kamarnya”

“ommo…! apa yang telah mereka lakukan..?”

“mungkinkah mereka berciuman…?”

“waaaaa…..! aku malu membayangkannya saja…pasti kencan yang romantis U_U”

Desas desus dari para mermaid malam itu sukses membuat telinga Siwon dan Sungmin menjadi panas.mereka berdua pun menyerbu ke kamar magnae mereka. sedang Donghae hanya duduk gelisah di meja kerjanya.

“apa yang kau lakukan pada Rae in hah….!? jangan-jangan kau mendahului hyung mu ini hah?”Tanya Sungmin cemas.

“aishhh…jinjha, bocah ini,bahkan aku pun tidak berani melakukannya…aigooo…”Siwon frustasi berkacak pinggang di depan dongsaengnya itu.

Evil mode on, Kyuhyun pun memanfaatkan kecemasan hyung-hyungnya itu.

“ahahaaha…ra-ha-sia…hanya aku dan Rae in yang tahu…lalalala…!”dengan gaya yang menyakinkan ia mengulum evil smirk kepada dua hyungnya yang kini melongo melihat magnae evil itu memasuki kamar mandi. Dan si evll pun tertawa puas dalam pertapaannya.

“oh god…”desah mereka berdua menjatuhkan tubuh mereka di ranjang sang evil.

Sedangkan Rae in di dalam kamarnya, ia rasa perutnya semakin bertambah mual mendengar gossip-gosip yang dibicarakan para mermaid. Dan besok ia harus siap melihat magnae evil yang menyebalkan itu tertawa riang.hhh…-____-

Date three…

Rae in pov*

Pagi itu aku membuka mata dengan sedikit malas. Ingin sekali aku tidur seharian supaya tidak dibangunkan untuk melaksanakan jadwal kencan dengan para namja itu. Apalagi harus bertemu dengan evil sialan itu.

“hufffhhhh…..”

Tak lama kemudian ponselku berbunyi.

“bersiaplah,temui aku di ‘Kona Beans’…Heechul ssi akan mengantar mu kesana,aku sibuk…tidak bisa menjemput…mianhae”

Aku melongo melihat nama pengirimnya, Donghae…sejak kapan dia mengetahui nomor ponselku,apa dia seorang mata-mata? ( ‘naega saraman SPY…’).

kona beans…? tempat apa itu…? bahkan mendengarkannya saja aku belum pernah…semoga saja bukan tempat yang menyeramkan. jangan-jangan itu adalah tempat yang sepi dan berbahaya. Aku membayangkan aura  dingin dan jiwa kesepian yang memancar dari Donghae.orang yang dingin mungkin menyukai tempat-tempat yang sepi dan menyeramkan hiiiy… (author saraf *plakk) .

“Ah,,,,ahniyo….belum tentu kan,,,aisssh,tapi eotohkkheee…”aku membayangkan hal-hal yang tidak-tidak.

“ehem…”Heechul ssi mengagetkanku.

“apa nona sudah siap untuk kencan hari ini?”

“…mungkin” ucapku nyaris tak terdengar “ndee…”ucapku kemudian karena melihat heechul ssi melotot kepadaku. T___T

“aniyo…oh iya,Donghae menyuruhku datang ke Kona Beans,dia bilang kau akan mengantarkan aku kesana”

“iya nona…sebaiknya anda bersiap-siap”

“bisakah hari ini aku tidak memakai gaun,,,,,terlalu repot memakainya”

“ndee…gwentjhanna”Heechul ssi memanggil para mermaid untuk masuk dan mendandaniku.

Setelah mandi aku di dandani  dengan make up natural.aku suka.tidak seperti biasanya aku di make over. Kali ini pun aku memilih sendiri baju yang akan aku pakai.karena ini musim semi maka aku memilih mini dress biru muda dengan motif bunga aprikot yang elegant.rambutku pun hanya dibiarkan terurai dengan bandana warna senada. Simple…

“waaa…yepooodaaa…!”teriak para mermaid.

Aku tersenyum puas melihat penampilanku pagi ini.inilah aku…

“khajja…!,tuan muda Lee sudah menunggu anda”kata Heechul ssi.

Aku pun mengikuti nya keluar menuju teras depan. mobil yang akan mengantar kami pun telah menunggu.

Setelah setengah jam perjalanan kami sampai di sebuah coffeshop yang mungil namun mewah. Heechul ssi mengajakku masuk ke dalam. tempat ini terlihat sepi dan hangat…aku suka.

“hyeong…wasseyeo?!”pekik seseorang dari mini bar di kafe tersebut. Orang tersebut mendekat dan menjabat dengan akrab tangan Heechul ssi.

“ah nde…,nona perkenalkan ini Leeteuk ssi,teman dekat tn.muda Lee…”

“anyeonghaseyo…Lee Rae in imnida”aku tersenyum dan membungkukkan badanku pada orang yang bernama Leeteuk ssi itu. Aku memperhatikannya. Sepertinya dia namja yang hangat.

“Leeteuk imnida…, waaaah,calon menantu keluarga Shin neomu yepoodaa…!”

“Gomawo Leeteuk ssi…”namja ini sukses membuat muka ku memerah.

“o ia…dimana tn.muda Lee…tolong antarkan nona kepadanya”

”ndee hyeong…”ucap Leeteuk ssi.

Heechul ssi meninggalkanku dan Leteuk ssi mengajakku menuju sebuah ruangan yang ada di ujung kafe itu. Ruangan VVIP tepatnya. Ruangan ini sangat indah dikelilingi oleh kaca dan dengan dekorasi yang elegant.disekelilingnya terdapat dekorasi alam seperti air terjun buatan,terlihat sangat sejuk dan nyaman. Aku melihat Donghae ssi berkutat dengan laptop,gadget,plus ponselnya.dia memakai sweater biru muda plus jaz warna biru tua yang elegan.ini suatu kebetulan atau apa aku tak tahu.saat ini aku lihat kami seperti memakai baju couple

“Donghae ah,,,! tunanganmu sudah datang,sebaiknya kau singkirkan dulu benda-benda itu…kau sudah hampir tiga jam berkutat dengan mereka”ucap Leeteuk ssi.

“eoh…wasseyo”Donghae memandangku,melepas kacamatanya dan mengusap-usap matanya yang terlihat merah.

Ommo…apakah ia seorang yang gila kerja. tidak pernah aku melihatnya tanpa ketiga barang itu ada bersamanya. Dan lihat wajah itu…seperti tidak tidur selama tiga hari saja.

“ndee…”

“silahkan duduk Rae in ssi…aku telah menghandle café khusus untuk kalian pagi ini,jadi silahkan menikmati,ghanda…”Leeteuk ssi menggunakan logat dan senyuman khasnya.

“yah…gomawo hyung”

Leeteuk ssi meninggalkan kami berdua.Tak lama kemudian beberapa pelayan datang dan membereskan peralatan kerja Donghae.kemudian mereka menghidangkan beberapa makanan.

Tik tok tik tok…..Seperempat jam berlalu. Kami makan tanpa sepatah kata pun…

Aku heran dengannya.apa dia tidak suka berbicara.aku terus memperhatikannya saat makan. Sepertinya dia sangat menyukai sayuran dan sandwich.hampir setiap hari aku melihatnya makan makanan itu.

“waeyeo…?”ucapnya,masih dengan memperhatikan sandwich dan salad yang dimakannya.

“Aniyo…”

Tik tok tik tok….satu setengah jam berlalu

Aaargghhh…sepertinya aku hampir mati bosan disini…apa ini yang namanya kencan. Aku telah menghabiskan dua bungkus potato chip dan dua botol kecil coke.

Sedangkan Donghae, tadi setelah makan, dia berkutat kembali pada laptopnya…aku dibiarkan seperti obat nyamuk yang hanya bisa memandanginya mendesah,berdecak,memijit kepala karena frustasi, dan tersenyum karena pekerjaannya. What is this…? Aku kesal karena dicueki tapi kenapa aku menikmatinya?.

Dia terlihat manis saat seperti itu.tapi…woooy ada aku disini…,apa ia lebih mencintai pekerjaan daripada tunangannya ini…,

“aku rasa kau sangat sibuk sekarang, khalkhe… “aku berdiri dan hendak pergi.

“ghajima…”Donghae menarik tanganku. Aku tersentak.

“Mwo…!?”ternyata dia masih sadar aku ada.

“sebentar lagi …”

“mwoyaa…”aku telah menunggunya selama hamper dua jam dan dia bilang sbentar lagi…hhh. Dia menarikku keras sehingga aku terduduk lagi. Aku meminum air putih di hadapanku dan mengembalikan gelas itu ke meja agak keras. Aku tidak peduli jika dia akan marah. Ugh…menyebalkan. Ini benar-benar kencan yang lebih parah dari kencanku kemarin saat bersama kyuhyun.

“Aaaah…akhirnya selesai juga…!” kulihat Donghae meregangkan kedua tangannya ke atas. Setelah membereskan barang-barang pribadinya,tanpa berkata-kata dia menarik tanganku lagi keluar dari ruangan itu.

“hyeong…! aku pergi dulu,sekertarisku yang akan mengambil barang-barangku nanti…!” teriaknya pada Leeteuk ssi yang ada di mini bar café itu.

“arasseooo…enjoy your time!”

Donghae mengajakku memasuki mobil audi putih nya.

“kita akan kemana…?”tanyaku.

Donghae tak menjawab pertanyaanku.

“Donghae ssi…!”pekikku setengah berteriak.

“kau akan tahu nanti…”jawabnya santai.

“yak…!aku berhak tahu kan kita akan kemana…apa ini yang kau sebut kencan? hhhsss aigooo…”Aku mendengus kesal,tapi namja itu tak bergeming sedikitpun. Ia seperti robot yang hanya melakukan apa yang ingin ia lakukan.

“ahhh…molla…molla molla mollaa”aku sangat kesal dibuatnya.tapi aku juga tidak bisa berbuat apa-apa…tidak mungkin juga jika aku meompat keluar dari mobil kan.

Tik tok tik tok

Kenapa perjalanan ini lama sekali.apa dia akan membawaku kabur.sudah hampir dua  jam kami dalam perjalanan namun belum juga Donghae menepikan mobilnya.aku sangat merutuki hari ini.aku bosan,kesal, marah menjadi satu dan aku semakin mengantuk.aku tak tahu apa-apa setelah itu…

Tiba-tiba aku tengah berada di ladang sawi bersama kedua adikku. Kami sangat gembira menyiangi rumput-rumput yang ada disana.kami bekerja sambil bercanda riang,tapi kemudian ada empat raksasa jahat yang menghancurkan ladang dan menculikku.tunggu aku perhatikan wajah keempat raksasa itu..bukankah mereka kyuhyun,donghae,siwon,dan sungmin.yakk…! kemana mereka akan membawaku….yakk,,,! apa itu…? suara apa itu? .terdengar suara seperti ada air bah yang akan menghantamku. suaranya semakin jelas dan sangat dekat denganku. Aku takut tapi aku tidak bisa berlari.aku seperti terikat oleh sesuatu.tidakk…tidak…andwaeee!

“Eommmaaaaaa….!”pekikku.aku terkejut dan terbangun.

Ternyata hanya mimpi….aku tertidur terlentang,ommo…apa yang terjadi. Aku memeriksa bajuku,masih seperti tadi…dan apa ini.aku merasa hangat. aku berusaha duduk dan memulihkan kesadaranku dari tidur.ternyata Donghae telah merendahkan kursi mobil yang aku duduki hingga terlentang,dan dia menyelimutiku dengan jaz biru yang tadi dipakainya dan dengan seat belt yang masih melingkar di badanku. Pantas saja tadi aku merasa seperti terikat.

Aku melepaskan ikatan seatbelt dan jaz Donghae…aku melihat keluar.ommo…Laut. aku tersenyum tidak percaya sekarang aku tengah berada di tepi pantai. Aku keluar dari mobil dan mendapati Donghae ssi yang berdiri menghadap pantai. Aku mendekatinya.

“waaaaa,yepooodaa….!!!”pekikku.

“kau sudah bangun…?”

“eoh…”Aku sangat menikmati saat ini. suasana senja hari di tepi pantai yang indah.memandang hamparan lumpur bercampur air laut yang mulai surut.dengan langit yang mulai berwarna kuning keemasan.sangat indah, Aku rasa kesal dan amarahku tadi menghilang seketika.

“sejak kapan kita sampai di tempat ini…? kenapa kau tidak membangunkanku…?”tanyaku pada Donghae.

“entahlah…”lagi-lagi dia mengacuhkanku.

Oh god…terbuat dari apa orang ini sebenarnya. Kenapa orang ini sangat dingin.ingin sekali aku mengambil palu dan memecahkan aura bongkahan es disekelilingnya.

Dia berjalan menjauhiku dan menuju ke mobil. Aku masih terdiam dalam fikiranku. Haruskah aku diperlakukan seperti ini. Apa hanya aku yang merasa ini semua tidak adil. Apakah Donghae juga berfikiran seperti Kyuhyun yang sebenarnya tidak menginginkan pertunangan ini.ugh…aku mengikutinya menuju ke mobil.

“yakk…! Donghae ssi..!”pekikku sambil membuka pintu mobil dengan keras.ingin rasanya aku berteriak dan menyatakan protes karena perlakuannya. Akan tetapi niat itu terhenti saat melihatnya tertidur seperti bayi dengan posisi duduk.

Wajah lelahnya sangat jelas terlihat. Mulutnya terlihat pucat dan sepertinya kedinginan. Ia bergerak-gerak gelisah. Dengan pelan aku menyelimutinya dengan jaz yang tadi ia selimutkan kepadaku. Tak lama kemudian ia terlihat tenang.

“Kenapa ia terlihat begitu lelah…?”fikirku.

Hembusan angin pantai yang dingin membuat perhatianku teralih pada laut di depanku. Aku melihat sekeliling dan berfikir, aku baru sadar dimana kami berada sekarang

“ommo…! bukankah ini laut timur…?!”aku teringat pernah melihat foto laut ini di kalender dalam kelasku dulu.

“waa…berapa lama dia menyetir,dari Seoul ke Jeolla…kami telah melewati berapa profinsi…1..2..3..akh…!”

“pantas saja…” Dia sudah lelah karena pekerjaannya dan harus menyetir jauh pula. aku memukul-mukul kepalaku. aku mendekatinya dan merapatkan jaz yang menutupi tubuhnya.

Tanpa sengaja wajah kami begitu dekat sehingga aku mau tak mau mengamati wajah tidur itu. Mulutnya sedikit terbuka dan tanpa memakai kacamata. Dia terlihat manis. Aku hanya tersenyum tipis…dibalik sifanya yang dingin itu baru aku tahu bahwa ia seorang yang sedikit romantis juga. Ia telah sukses membuatku terharu. Dengan hati-hati aku kembali menutup pintu mobil. Akan kubiarkan dia memulihkan tenaganya.

Tidak ada yang tahu bahwa selama ini aku ingin sekali pergi ke laut timur dan mengucapkan harapanku disini. Aku mempunyai banyak sekali impian yang ingin aku capai nanti saat aku telah lulus kuliah.

Aku berjalan-jalan di tepi pantai dan membiarkannya tidur beberapa jam.aku sangat menikmati saat di tepi pantai…ini kali pertama aku menginjakkan kakiku di laut timur. Sesuatu yang sangat menyenangkan,tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Kami kembali ke Seoul saat Donghae terbangun dan hari sudah sangat gelap.

“Rae in ssi…kenapa kau tidak membangunkanku tadi? Aku melewatkan sesuatu yang indah,,,akh” tanyanya sambil mengemudi.

“Entahlah…” aku menjawab dengan santai . Dia sepertinya mengerti aku membalasnya dan dia  sedikit tersenyum.

Pagi hari kami baru sampai di Seoul.

Author pov*

Dan malam itu sudah hampir pagi. Akan tetapi suasana di kediaman keluarga Shin masih sangat ramai.

“kemana ikan cucut itu membawa pergi tunanganku…ouch,aku bisa gila…!berani sekali mereka tidak pulang sampai pagi..!”omel Siwon sambil tak henti-hentinya mondar-mandir mengelilingi ruang tamu dengan menggunakan piyama.

Begitu juga Sungmin.“Ternyata Donghae lebih berani dari perkiraanku…aigooo! Aku tidak percaya…!…akh”

“yak…hyeong…!!! kalian ini…! bisa-bisa para mermaid tidak akan bisa bekerja besok karena ulah kalian,kalian tidak melihat mereka berdiri sambil tidur hah !!!??”teriak sang magnae evil.

Peraturan dalam rumah itu adalah,para mermaid harus setia  menunggui  para majikannya,mereka tidak boleh pergi tidur jika sang majikan belum tidur.

Siwon dan Sungmin menatap pada mermaid-mermaid yang ada di situ.

“aisssh…kalian ini…..!”

“kha…!palli kha…kalian boleh pergi tidur sekarang…arreo!”teriak Siwon.

Para mermaid itu berjalan gontai ke kamar mereka masing-masing.

“Kau sendiri…! kenapa jam segini masih bermain starcraft,biasanya kau yang tidur lebih awal”Sungmin protes terhadap Kyuhyun.

“suka-suka aku lah hyung!”dengusnya. dia sendiri juga tidak tahu kenapa malam itu tidak bisa cepat tidur. Ia membayangkan Donghae dan Rae in yang  sedang bermesraan. Dia takut kalah dari hyeongnya yang satu itu.

 

 

Date four…

Hari berikutnya adalah waktu Rae in berkencan dengan Sungmin. Sebuah mobil Lamborgini  keluaran terbaru telah bertengger manis di depan pintu masuk rumah itu. Dengan malas Rae in memasuki mobil itu. Hari ini dia didandani oleh asisten pelayan.

Rae In Pov*

Semoga saja aku bisa melewati hari ini. Setelah beberapa waktu, akhirnya kami sampai di sebuah rumah. Lebih mirip dengan villa,karena rumah ini terletak di tepi pantai.aku kira sangat jauh dari kota Seoul. Rumah ini sangat asri dengan sentuhan karena banyak tumbuhan hijau disekelilingnya dan bergaya  yunani.

Seorang pelayan mempersilahkan aku masuk. Aku pun masuk ke rumah itu dan berkeliling. Rumah ini tak hanya terlihat indah dari luar namun di dalam pun terlihat sangat indah. Aku keluar menuju balkon. Letak rumah ini berada di lereng hingga balkon rumah ini menghadap ke laut dan laut terlihat sangat indah dari atas sini. Sungguh tempat yang romantis, pikirku.

Tak lama kemudian aku mendengar alunan piano,sangat indah…walau aku tidak tahu apa lagu yang dimainkan namun terdengar sangat indah ditelingaku. Aku menuju kea rah suara. Terlihat Sungmin ssi sedang memainkan piano disebuah ruangan kaca yang terletak di lantai dua rumah ini.

Melihat kedatanganku ia tersenyum dan melambaikan tangannya ke arahku. Mau tak mau aku juga ikut tersenyum membalasnya karena suasana hatiku sangat nyaman berada di tempat itu. Sungmin bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah ku.

“welcome to my paradise…jagiya”ucapnya pelan sambil memegang tanganku. Aku sangat senang diperlakukan seperti itu. Dan ditempat yang sangat indah ini.

“aku akan membuat hari ini tak akan terlupakan oleh mu…khajja”Sungmin menarikku.

Aku mengikutinya. Aku semakin penasaran akan diajak kemana dan apa yang akan kami lakukan hari ini.

Senyumku melebar saat melihat pemandangan di depanku. Kitchen set super mewah dengan bahan-bahan makanan yang segar dan menggoda kini menggelitik mataku. Jujur  aku suka. Aku hobby memasak jadi jika tebakanku benar maka Sungmin ssi akan mengajakku memasak bersama.

Dan benar saja hari ini dia mengajakku memasak sebuah masakan khas italia yang baru kali ini aku akan mecicipinya. Aku rasa dia tipe namja yang sangat perhatian. Mulai dari memakaikan apron couple kami serta membimbingku dengan telaten membuat lasagna dan dessert pannacotta yang sangat lezat. Saat ini baru aku tahu bahwa salah satu kegemaran Sungmin sama denganku yaitu  memasak.

Dan Malam ini dia kembali membuatku terpana dengan out door candle light dinner. Kami makan malam di balkon dengan setting sunset dan pantai yang sangat indah.  aku tersenyum senang ke arah Sungmin.

“Johahaeyo…?”tanyanya.

“Nee…”aku mengangguk. Senyumku terus mengembang kurasa. Sejak awal aku memang merasa nyaman dengan Sungmin ssi.

“Let’s make beautiful date tonight…”dia membimbing tanganku dan mengajakku duduk.  Aku tersenyum dan mematuhinya walaupun  tidak mengerti mengerti maksud dari ucapannya. Sungmin menuangkan red wine ke gelasku.

“ah…aniyo, aku minum juice saja”tolakku.

“ssst…sedikit saja” Sungmin ssi terus menuangkan wine itu. “Apakah kau ingin aku menikmati wine special ini sendirian? Wine ini sengaja aku pesan dari perancis untuk menemani kencan kita yang special”ucapnya pelan dan santun. Membuatku tidak bisa menolak ajakannya.

“sedikit saja ne…?”pintaku kemudian.

“it’s okay”terlihat senyum dari bibir indahnya.

Setelah menyatukan ujung gelas kami, kami pun meminum wine itu pelan. Aku hampir memuntahkan kembali minuman ini. Rasanya sangat jauh berbeda dengan soju yang ada di warung tenda kebanyakan.

“Waeyeo…?tidak suka?”

“aniy…rasanya aneh saja…”aku menyipitkan mataku. Menghalau rasa asam dan alcohol yang kuat dari minuman itu.

“gwentjhana…”Sungmin tersenyum membuatku tenang. “lama-lama kau akan terbiasa…”ucapnya lagi.

“aku sangat berterima kasih padamu Sungmin ssi”aku berbicara sambil menyuapkan sepotong lasagna ke mulutku.

“Nee??”Sungmin ssi memandangku, kurang mengerti maksud perkataanku.

Aku meletakkan garpu dan sendok di tanganku.

“sebenarnya aku juga tidak tahu apa yang sedang aku lakukan sekarang…”……

Sungmin ssi memandangku dan mulai mendengarkan ceritaku.

“entah kenapa aku bisa berada di sini sekarang,,,dan di dunia yang jauh berbeda dari duniaku yang dulu…”

tiba-tiba aku berbicara lepas dengannya. Dan aku tak bisa menahan tanganku untuk kembali menuangkan wine itu ke gelasku. Dan aku meminumnya perlahan-lahan.aku merasa sedikit frustasi,,,seingga aku menghabiskan wine itu dalam satu teguk.

“Arasseo…aku mengerti, aku juga merasa ini pasti akan terasa sangat sulit untukmu,,,”Sungmin membantuku menuangkan wine itu lagi ke gelasku.

Wajah Sugmin berubah memelas.

“tapi kau tidak menyesal kan bertemu denganku?”Muka Sungmin terlihat lucu. Dia mempoutkan bibirnya.

“ahahaha….”aku tertawa lepas…pandanganku sedikit samar. Tapi tak lama kemudian kembali noermal. Entah kenapa Sungmin ssi membuatku ingin tertawa…akh…aku senang.

“jagiya…”panggilnya lembut.

“ndee…?”

“jika kau merasa sedih datanglah padaku,,,oppa akan selalu ada untukmu”

Oppa…hmmm…manis juga. Akh,,,Sungmin ssi terlihat manis. Tidak tahu kenapa aku ingin terus tersenyum.

“Arasseo,,oppa”ucapku kemudian. Aku merasa tidak ragu memanggilnya oppa. Tapi aku memelankan suaraku karena malu.

“Ndee…?”Sungmin memasang muka bertanya-tanya.

“ah…ahniyo…lupakan”

Kami pun mulai makan lagi. Hari semakin malam dan aku rasa kepalaku mulai berputar. Aku memang tak menolak saat beberapa kali Sungmin menuangkan wine ke gelasku.

“gomawo…” ucapku sambil tersenyum.“karena kau aku bisa sejenak melupakan kegilaan yang aku rasakan beberapa hari ini,gomawo…jeongmal gomawoyo…”aku idak bisa menahan tawaku. Kurasakan sedikit pusing dan aku hamper tidak bisa membedakan garpu dan sendok. Akh,,,mual.

Aku memandang Sungmin. tersenyum padaku. Eh tunggu,,,senyum apa itu?. Aku rasa Sungmin tersenyum aneh ke arahku. Rasa pusingku sudah tidak bisa kutahan lagi. Kepalaku hamper tersungkur ke meja makan. Dengan sigap Sungmin ssi mendekat kepadaku dan memelukku.

“jagiya,,,gwentjhannayeo,,,!?”Tanya nya cemas…”khajja kita masuk,,,,kau sudah sangat mabuk”

Sungmin ssi mengangkat badanku dan membopongku dengan bridal style. Aku masih sedikit tersadar. Laki-laki itu beranjak membawaku masuk ke villa”…

“maaf tuan muda…! sudah saatnya nona kembali ke rumah…!”samar-samar kudengar suara Heechul ssi.

Sekelilingki pelan-pelan terlihat gelap. Kulihat Sungmin menatap tajam kea rah Heechul ssi.tapi setelah itu aku tidak tahu apa-apa lagi.

Di tempat lain (The Grand Palais hotel) Paris

“Nyonya…,ada kiriman dari Seoul…”ucap Sekertaris Kim.dia menyerahkan sebuah amplop kepada majikannya itu

“Aha…,bagaimana kabar cucu-cucu ku disana…”nenek Shin menerima amplop itu. Ia membuka perekat di kedua sisinya. Kemudian mengambil lembaran-lembaran yang menampilkan foto keempat cucunya dengan seorang wanita di beberapa tempat yang berbeda.

“hmmm…”wanita tua itu membuka lembaran-lembaran itu satu per satu. Setelah lama mengamati foto-foto tersebut dan berfikir sejenak,senyuman lebar mengembang di wajahnya.

 “Sekertaris Kim…”

“ndee…”

“Tolong kau hubungi Heechul ssi,beri tahu dia untuk melakukan rencana ke dua…”

“ndee nyonya…”Sekertarisnya itu membungkuk ke arahnya dan keluar dari ruangan.

“aku rasa nanti akan semakin menarik…….huhu”

Rae in pov*

Aku mendapati diriku yang telah tertidur di kamarku sendiri dengan pusing yang teramat sangat. Terlihat Sungmin duduk di dekat meja nakas dan tersenyum ke arahku. Terdapat juga sebuah baskom dan kompresan didalamnya.

“kau sudah bangun?mianhae chagiya…aku membiarkanmu mabuk semalam.pasti sangat tidak enak…”

“ah aniyo…gwentjhana,ini memang pertama kalinya aku minum wine…maaf merepotkanmu”aku memijit-mijit pelipis ku kemudian bangun ke posisi duduk.

“aniyo,kau sama sekali tidak merepotkan. sebagai ucapan  maafku  aku membawakan hadiah yang tadi malam belum sempat aku berikan,ia meletakkan sebuah bungkusan besar di pojok kamar.

“sekarang mandilah,,,semua menunggumu di ruang makan”ucapnya sambil keluar dari kamarku.

“Gomawo Sungmin ssi…!”ucapku agak lantang memandang kepergiannya.

tiba-tiba Donghae muncul dari sudut yang terletak di belakang lemari yang ada di kamarku itu.sejak kapan dia di situ? fikirku.

“Donghae ssi…sejak kapan kau ada di situ”tanyaku.

Ia tidak menjawab, hanya memandangku tajam. Setelah beberapa saat memandangku dia berjalan keluar dari kamarku tanpa mengatakan sepatah katapun selain tatapan kemarahan aku rasa. Sangat menyeramkan.

Aku menuju kamar mandi sambil memukul-mukul kepalaku,berharap rasa pusingnya hilang.aku mengingat kejadian kemarin.

“ah…eotohkhe,aku mengacaukan kencan indah yang aku impikan selama ini…phaboo”ucapku pada diriku sendiri. Fikiranku berkecamuk. Antara merasa bersalah dan juga merasa bodoh.

“dan bagaimana pandangan orang-orang di rumah ini padaku..ah eotokhe,si evil itu pasti akan mengejekku habis-habisan…”

“ah…molla”aku membuka bajuku dan mulai menghidupkan shower. Kubiarkan air shower itu mendinginkan ujung kepalaku.

“bagaimana nanti aku akan bersikap di depan keempat namja itu…mustahil kalau mereka semua tidak tahu aku mabuk semalam…ukh…memalukan”fikirku.

Setelah membersihkan badanku aku berdandan sendiri memakai gaun rumah yang santai.

“Nona…para tuan muda telah menunggu di ruang makan”Heechul ssi tiba-tiba masuk ke kamarku.

“ndee…”aku hanya mengangguk.

“oh iya…hari ini kita akan kedatangan tamu”

“mwoo…? Nugu?”

“harap nona segera turun dan sarapan bersama”Heechul ssi tidak menjawab pertanyaanku.

“ah…ndee Heechul ssi”Aku beranjak keluar kamarku bersama Heechul ssi di belakangku.

Ada perasaan takut saat akan memasuki ruang makan. Tapi aku akan bersikap sebaik-baiknya dan meminta maaf atas perbuatanku semalam.terutama kepada Sungmin ssi.aku menundukkan kepala memasuki ruang makan tersebut. Aku tidak berani menatap muka keempat namja itu. Mungkin Ryewook ssi akan merasa aneh aku cueki.tapi aku malu…biarlah.

“Rae in ah…”aku mendengar suara seorang perempuan yang sangat aku kenal.aku mendongak. Aku melihat sahabat lamaku duduk berdampingan dengan  keempat namja itu.

“Jae Hee .…Ommooo…..!?” aku sempat tidak mengenalnya karena dia telah berubah 180 derajat dari Jae Hee yang dulu aku kenal saat SMP.Dia terlihat dengan gaun dan perhiasan yang mewah dan terlihat sangat cantik.

“Nona nona…kalian berdua sudah saling mengenal?”

“ndee…! dia adalah sahabat lamaku yang pernah aku ceritakan kepadamu Heechul ssi”ucapku pelan.

“benarkah…perkenalkan nona…Jae Hee ssi adalah sahabat,teman masa kecil, sekaligus tunangan dari tuan muda Lee Donghae…”

“Ndee…?!!!”

aku menatap keempat namja itu.mereka terlihat santai dan tetap menyantap makanan dihadapan mereka.seperti tidak perduli dengan apa yang terjadi saat ini.

Apa maksud ini semua…tunangan? bukankah mereka berempat adalah calon tunanganku,tapi mengapa Donghae sudah memiliki tunangan? oh…God. kejutan apa lagi yang akan terjadi dalam hidupku sekarang? Apakah pertunanganku dan pernikahanku adalah sebuah candaan?

To be continued…..^^

(Next story : sick love&problem)

 

One thought on “MARRIED WITH THE PRINCE [Part 2]”

  1. Seru banget baca ff ini^^ Kok donghae punya tunangan? Jangan jangan semuanya udah punya tunangan dan tunangannya muncul satu persatu nanti ?
    Penasaran , ditunggu chap berikutnya ~

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s