[Ficlet] 24

24-By KaaiRaas

A storyline by

KaaiRaas

24

Starring

Son Hyunwoo a.k.a Shownu of Monsta X, Hera as OC |Romance, Hurt, Fluff| Ficlet 500+ Word | Teen

The story is my own. please do not plagiarize, if I knew, I was still a lot of flaws.

Satu hari bagai satu-satu cinta kami saling merekat.

Hembusan nafas itu terdengar hingga jarak satu meter. Aku menatapnya dengan keraguan dari ujung pantry tanpa membuatnya sadar akan eksistensiku yang tak di anggap- atau lebih tepatnya aku tak ingin ia menganggapnya untuk saat ini.

“Kau menyembunyikan sakit itu, Her…”

Akhirnya aku pun menyambut diriku sendiri hingga berdiri di titik terdekat dengannya. Jarak puluhan centi masih bisa terhitung sebagai batas antar kami.

“Hyunwoo…” pekiknya tertahan. Ku patahkan senyuman dingin bercampur kaku di kedua ujung bibirku. Menjadikannya senyuman secerah sapaan matahari di pagi hari. “Kau merindukanku, huh?” kuusap puncak kepalanya yang kini tak ada jarak lagi denganku. Bahunya bergetar hebat dengan umpatan yang sesekali keluar dari mulutnya.

“Bodoh!” dia memukul dadaku pelan.

Sepekan terasa seabad. Tak hanya diri kecilnya yang bila dibandingkan dengan tubuhku. Diri bongsorku pun tak tahan untuk mengkikis jarak kala kami berjumpa.

Gelungan rambutnya yang nampak segar sudah tak benar-benar terlihat lagi. Kantung mata yang bertambah tebal mungkin nol koma dua lima, membuatnya tampak seperti panda kecil yang merindukan ibunya.

Hanya karna diriku, Son Hyun Woo yang bodoh.

“Seharusnya kau kabari aku,” Ku usap pelan kedua sungai yang mengalir dari mata bulat yang sudah tak secerah beberapa saat lalu.

“Itu tak penting. Yang penting aku sudah di sini untuk dirimu yang tercinta.”

Ku telusupkan kepalaku di bahunya yang tersampir geraian rambut panjangnya yang lepas dari gelungan. Merasakan kehangatan itu lagi.

“Aku merindukanmu bahkan lebih dari itu, Her… apa kata yang lebih jauh dari kata merindukan untuk mendedkripsikannya?”

Gumaman kecil menjadi jawabanku, “Bodoh. Tanyakan pada dirimu.”

Aku menggeleng pelan dalam keadaan yang sama. Lalu sesaat setelahnya, ku dengar pengucapan pelan yang keluar dari bibirnya. “Selamat ulang tahun bodoh!”

Ku angkat kepalaku berusaha menatapnya yang kini kembali berderai air mata, ah… aku jadi tak tega. “Coba ulangi!”

Kataku dengan riang sambil tetap mengaitkan tangan kami, “Tak ada siaran ulangan…” lalu aku mulai merengut sebal,

“Kau gengsi mengatakannya setelah amarah berhari-hari itu kau pendam, Her…”

Dia mencubit perutku dengan keras, “Aww…” kataku sambil memegang bekas cubitannya, “Aku mendengarnya. Terima kasih Hera…”

Dia membeku dengan mulut terkunci.

Kuperhatikan matanya tanpa teralih, “Aku akan membuat direktur utama untuk ditiadakan dinas. Selamanya.” Katanya sambil memandangku sengit. Lagi-lagi sifatnya selalu cepat berubah.

“Itu tak adil sayang,” kataku setengah berbisik,

“Aku pemilik perusahannya!” katanya bak anak kecil yang minta mainannya di kembalikan karna dicuri. “Terserah apa katamu. Di ujung dunia sekalipun, kau tetap milikku Her…”

Lalu aku mengecup keningnya seraya berkata, “Kau lupa dengan dua kue disana? Seperti biasanya,”

Mataku masih tak beralih dari matanya,

“Selamat ulang tahun untukmu Hera… Untuk mu, untukku, untuk kita…”

Aku merindukannya dengan segenap hatiku. Karna cinta yang di telan bumi sekalipun tetap akan menyembulkan sinyal satu sama lain bila kau masih menggenggamnya dengan yakin.

Aku mencintainya sebagai gadis yang tak hanya bernama Hera.

Tapi gadis yang tetap menyimpan cintanya.

Satu pekan bagai satu abad tanpanya.

Satu hari bagai satu-satu cinta kami saling merekat.

Dia gadisku dan diriku.

“Selamat bertambah tua…”

Dua puluh empat tahun bukan saat mabuk cinta lagi.

Tapi saat dimana kau mabuk akan kekuatan cinta yang terus menarikmu.

Selamat ulang tahun diriku dan Heraku….

-Fin

One thought on “[Ficlet] 24”

  1. Halo:)) Bahasanya mantap, suka. 😀 Hera-nya kelihatan unyu bagiku 😂😂

    Bagus tapi sayang banget ada yang bikin aku bingung, yakni letak kalimat langsung antara hera-shownu ada yg ditaruh bersamaan dlm satu paragraf. Supaya ga bikin bingung, lebih baik di taruh dlm paragraf yang berbeda ya😊
    Juga penulisan ku-(kata kerja) kamu ngga konsisten 😄 ada yang digandeng, ada yang dipisah. Lebih baik digandeng yaa😊😊

    Good luck! Keep writing! Semangatss 🙌🙌

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s