TIME AND FALLEN LEAVES

time and fallen leaves

i’m letting go of the people i haven’t been able to forget.

.

#31 ; Akdong Musician – Time and Fallen Leaves [ft. Red Velvet’s Yeri and EXO’s Oh Sehun]

.

Part of 365 Personal Playlist

Teras rumah kediaman Kim terlihat sangat lengang. Keretak boneka kayu yang digantung di bawah plafon terus mengisi pendengaran Yeri terhitung satu jam lalu, diselingi dengan dialog-dialognya bersama Sehun. Mereka terdiam dan sengaja membiarkan deru angin mengambil alih kendali, sebab mereka tak perlu terlalu mengumbar kata untuk tahu isi hati masing-masing.

 

“Kak…”

 

“Hm?”

 

“Hari ini ulang tahunmu, kan?” Yeri berucap tanpa menoleh pada lawan bicaranya.

 

“Ya, dan kau masih belum memberiku hadiah.” Sehun tersenyum tipis, gurat-gurat samar terpancang pada wajah lelahnya. Pemuda itu menatap tumpukan daun ginkgo di sudut terjauh rumah mereka, lantas mendesah tatkala tahu tak ada yang berniat menyingkirkan tumpukan itu.

 

“Tsk, hadiah apa lagi memangnya? Kau sudah cukup dewasa untuk menerima kado.” Yeri mendelik sebal pada sang kakak, kemudian menyembunyikan wajah di balik turtlenecknya yang sewarna lumut. “Bercanda, Kak. Aku punya hadiah untukmu, kok.”

 

“Berupa apa?” Tanya Sehun tak kalah sebal.

 

“Doa.”

 

“Itu hadiah pal—“

 

“Yeri!” Suara ibu mereka terdengar dari dalam rumah, serta merta menghentikan konversasi keduanya. “Yeri, jangan melamun di teras terlalu lama! Sebentar lagi kita akan mengunjungi makam kakakmu!”

 

“Baiklah, Bu!”

 

Sehun berdecak kecil, kemudian berkata. “Ibu sudah memanggilmu, tuh. Bersiap-siaplah segera.” Pemuda tersebut beranjak dari kursinya. “Ah, tahun ini aku ingin bunga poppy atau mawar putih. Pastikan kau membeli yang itu.” Tuturnya untuk yang terakhir kali.

 

Kemudian pria itu lenyap diterbangkan angin, barangkali hendak menyiapkan diri sebelum kunjungan adik perempuan dan ibunya ke rumah abadinya.

 

Rasanya memang mustahil melupakanmu, Kak.


a/n : aku kangen banget ngepost fanfiction di sini masa T_T . Berhubung bulan Agustus depan udah mulai kuliah (jauh dari wifi rumah dan jelas banyak tugas) aku jadi gayakin bisa aktif bikin ff terus /nangis di pojokan/

mind to review?

5 thoughts on “TIME AND FALLEN LEAVES”

  1. hi there!
    sama kayak saya kangen baca fanfict di sini setelah….. entah berapa lama gak buka ifk :””
    singkat banget ya baru baca terus udah jeduk nyess (?) pas ibunya manggil ‘hmm hantu nih sehun. dah mati’ wkwkwk ya semacam itu (?)

    Suka

  2. Halo!
    Aku bingung harus komentar apa karena tulisan ini singkat tapi ngena. Sedihnya nggak lebay tapi dapet, dan tetep dapet vibe kedekatan antara Yeri-Sehun sebagai kakak-adek. Sebenernya pas Yeri bilang mau kasih kado doa aku udah ngira ada yang ngga beres, eh ternyata bener Sehun tinggal arwah doang.
    Keep writing ya😀
    Regards,
    Angela Ranee

    Suka

  3. Lagi lagi aku suka judulnya awkwkwk (maafkeun manusia melankolis satuini:’))
    Kakak, ini style ku (lapo iki)
    Ceritanya mengalir sendu dan bayangin latarnya musim gugur itu lho, nambah nyez. Bacanya jadi enak banget euhxD
    Musim gugur memang musim seribu cerita melow (ga) /tendang.
    Berjuang!
    (Lama juga ndak berkunjung)

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s