PETRICHOR (SEBUAH DONGENG CINTA)

Angin adalah sahabat terbaik kita. Mengantarku terbang menemui ayu parasmu. Memberi ruang tak kekal untuk saling bersua. Memuas rindu yang saling bertaut.

A storyline by Tabina Hatake (@realtabina)

PETRICHOR
(SEBUAH DONGENG CINTA)

Casts: Choi Seunghyun (T.O.P BIGBANG); Kwon Jiyong (G Dragon BIGBANG).

Genre: Romance, Sad.

Lenght: Drabble.

Rate: General.

Warning: This is the poetry plot. Alternate Universe. Unidentified timeline. Hardship of GTOP. Enjoy.

Tercenung aku menggantung kelabu. Mengais rindu yang terkubur, membujur kaku terkekang waktu. Sudah terlalu lama aku menunggu kala dimana akan kembali menghidu harummu. Sendu, ruas itu yang kutandu untukmu. Bersama semua asa untuk menjemput peluk. Tak lama lagi, saat sang bayu menghembus keramahan hati yang mendayu. Netra memejam bibir melengkung, dimana aku sudah berserah mau. Wahai kau yang cantik disana, masihkah juga kau merinduku?

***

Tandus yang kurasa sepanjang dua musim bersilih. Tak setitik keramahan langitpun yang menyapa raga angkuhku. Ingin rasanya menekik rasa hati tak terperi. Mengutuk ilmu pasti bumi yang tak akan pernah membiarkanku kekal bercinta denganmu. Aku mendecih ironi ini. Padahal kau dan aku begitu padu. Dalam alunan musik bisu sang bayu menyisir. Mendongak harap di kepulan langit biru. Dalam harap tak pasti di ujung penanti. Akhirnya ku hirup aroma jumpamu. Anggun melambai berarak manis. Genderang petir mulai bertalu. Sekejap mata berkedip. Kurengkuh hadirmu.

***

Musim bergulir memihak hamba. Menyisip harap di waktu langka. Hati merekah rindu terpatah. Bibir terlengkung menuai rucah. Dimana mereka mengutuk sua kami berdua. Memahat kelukur tak kasat mata.

Kami melempar senyum pelepas rindu. Sejenak bergumul di waktu lekas. Meski tertuang segala laknat. Tak setitikpun hati kan luntur.

Hei, kalian yang mendusta fana. Bukankah jauh dalam hatimu kau menikmati aroma cinta kami? Berhias kata mendulang hina. Seakan kalian bersih bagai kertas putih.

Kami memang tak sempurna. Tapi bulir tetes airku tak mungkin terelak. Aku si Hujan penyejuk Buntala. Kami bersenandung merdu mencipta lagu Nya. Menebar harum basah, yang jelas tetap dinikmat para pencela. Tuhan maha penguasa, dimana jodoh pun tak pernah tertukar. Meski parak menentang nyata.

Kami hanya mampu mengarifi. Kami tahu persatuan kami hanya berbuah bencana. Tapi cobalah menilik lagi setelah kami tercerai. Dimana kalian tetap terpana. Ceruk cinta kami tak akan lekang mewarna langit. Meski itu berarti hati kami kembali merengkuh hampa.

***

Jii..
“Sudahlah, hyung. Ini memang bukan jalan yang seharusnya.”
“Tapi aku-”
“Aku tahu, Choi Seunghyun. Pulanglah. Seharusnya kau berakhir di ranjang istrimu, bukan milikku.”

– F I N –

A/N:
Hi¡ Lama sekali saya ga nongol dimari. ^^ Sebenarnya tidak bermaksud menghilang, hanya saja kebutuhan duniawi saya amat sangat menyita waktu akhir-akhir ini. Jangan ditiru ya, saya ini writer kurang bertanggung jawab ^^. Dan lagi, file posternya ilang entah kemana ini, nyeseg rasanya pas mau publish.. Semoga ga kena tegur😀

Saya nulis pakai rima lho, pada ngeh nggak? Tapi masih sangat amatir.

Menggambarkan sosok langit hujan sebagai Choi Seunghyun dan Bumi sebagai Kwon Jiyong. Petrichor sendiri adalah aroma yang tercipta saat tanah tandus tersiram hujan. Saya umpamakan cinta GTOP seperti petrichor ini. Baunya nikmat, musik hujan pun begitu merdu. Tapi mereka tak pernah bisa menyatu. Menyatu dalam arti, runtuhnya si langit bersatu dengan bumi. Kiamat dong, ya. Cinta sejenis memang selalu dipandang sebelah mata. Ini NO BASH NO OFFENSE, lho. Saya cuma menggambarkan universe saja.

Review?

6 thoughts on “PETRICHOR (SEBUAH DONGENG CINTA)”

  1. Hello, Tabina. Ini Cherry dari garis 94. Salam kenal =)

    Baru pertama kali bca ff bigbang, dan wadaw ini bxb ya. Kugagal paham sewaktu nemu kata ayu dan cantik. Jadi bayanganku lawan aku ini cewek, dan berharap penulisny lupa nyantumin tkoh oc. Sampai paragraf eksekusi yg tidaaak, apa ini! nendang skali X,DDD
    Dan soal rima bru kusadari stelah bca notemu, mungkn ga sadar krn kuterlalu fokus jabarin puisinya. Dan mungkn krn penulisanny ga berbaris2 kyak puisi. tp its okay, its beautiful, kok =)

    Kuizin koreksi dikit soal eyd, ya. yg ketangkep sama mataku aja. Typo di paragraf pertama ‘menghidu harummu’ mksudnya menghirup, bukan? =)
    dan penggunaan partikel pun dr kata ‘setitikpun’ dan ‘langitpun’ yg harusnya dipisah karena dua kata itu bukn termasuk kata yg bisa digandeng dgn partikel pun. coba cek google kata apa aja yg bsa digandeng mesra sama pun🙂
    juga kata dimana yg harusny dipisah,😉
    githu aja. aku pun sering bnget salah kaprah soal eyd, kok. jadi kalau nemu gini aku jg ikut belajar. yuk mari cinta b.indonesia dgn benar bersama xD
    smangat trus, tabina!

    Suka

    1. Haii Cherry,, panggil aja Kak Naa.. line 89.. SC disini suka panggil aku begituuu ^^ salam kenal yaa..

      iyaa ga apa2, Kak emg paling lemah soal EYD :’) senang rasanya ada yang mau koreksi❤

      iyaaa, maapkeun Kak kl bikin kamu jadi bingung😀 soalnya yah begini lah hayati.. baru bangun dari hiatus lama, apdet tengah malam buta pulak.. next, Kak perbaikin deh.. senengnya di IFK tuh kek gini, ga ada batas soal yg namanya belajar, terus dan terus..

      sekali lagi makasih reviewnyaa :)) semoga ga bikin kapok baca2 karyaku berikutnyaa ..

      sincerely,
      Naa

      Disukai oleh 1 orang

  2. Nice! (Dor) /Sealkan uluh hatiku tertombak secercah cahaya matahari, hatiku kehujanan, berkabung, meluapkan semburan pelangi (nah, apaini) (mencoba sama tapi tak sama, samasekali)

    Ohayuuu, salahkah jika aku kesini karena sangat suka judulnya? (Tidak!)

    Serius, fiksi semacam ini bukan ahliku, sama sekali, tapi ini apik sekali, ohoho. Aku baca komentarnya dulu, masa :’) maapkeun, tapi semuanya tetap keren dan bermakna dalam, hargai kisah cinta macam ini! Hip hip hore~

    Dan yang paling penting adalah walau aku sudah baca komennya, endingnya masih bikin ngakak berat (nah loh) (salah respon?)
    Tapi aku suka bangett, kamu berjuang! :)))

    Suka

    1. Hi, Ersfya.. salam kenal ^^

      it’s totally absurd ya😀 sedikit mencomot kisah teman saya yang ngaku seorang LGBT bukber kemarin.. idk, lsg bebikin aja ni tulisan😀

      thanks for review ya dear..

      Sincerely,
      Naa

      Suka

  3. hi there!
    kayak sc yg udah lama gak mosting, aku pun udah lama gak main ke ifk, hingga rasa kangen berat akhirnya berhasil membawa ke ifk lagi hahaha (owkay abaikan curhat ini)

    firstly, uwoo judulnya eye catching banget, bau-bau fantasi aku pikir wkwk
    dan puisi. mungkin ini pertama kali aku baca fict puisi and it’s so beautiful yaa hihihi.

    meskipun aku kaget sama endingnya.
    “jeduar” wkwkwk
    tapi, aku tetep suka suka suka xD

    see yaaa~^^

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s