[Ficlet] ANARCHY

anarchy-junsoo

Anarchy

Scriptwriter: Lee Uchida | Cast: Lee Junho ; Kim So Eun | Duration: Ficlet | Genre: G

~OoOoOo~

Semangat 45 telah dilontarkannya. Berbagai macam cara ia gunakan untuk membuat acara ini menjadi ramai dan bermutu. Berbagai cemooh pula ia terima. Kritik pedas yang selalu dilontarkan teman maupun sahabatnya ia tanggapi dengan pedas pula.

Siapa yang tidak mengenal Lee Junho? Aktivis kerohanian dalam sekolahnya, membahana, beremosional tinggi, pemaksa, penyuruh, dan berbagai sikap lainnya membuatku ingin menangis jika mengingatnya. Bagaikan toak berjalan saat nama itu disebutnya. Selalu ia lakukan yang terbaik demi kemenangan teman kita.

Tapi dirinya sendiri tidak bisa seperti temannya itu. Dia menaruh harapan besar agar bisa seperti temannya itu. Namun gagal. Ia tidak terpilih. Tepatnya malu mengajukan diri karena temannya sudah terpilih lebih dulu. Karena itu, aku tidak tahu mengapa dia begitu bersemangat untuk merayakan pesta temannya itu.

Sengat matahari ia terjang. Cucuran keringat ia usap kasar. Kadang, aku merasa kasihan yang mendalam. Inginku usap peluhnya dan menutupi dirinya dari sengatan matahari. Tapi, itulah Lee Junho. Namja yang selalu bersemangat merayakan pesta temannya. Sedikit anarki dan sempat cek cok dengan teman lainnya, tapi ia tidak peduli. Lee Junho selalu mengusahakan agar temannya itu menang dalam pesta itu.

Ketika teman lain memandang, tatapan mereka adalah tidak suka. Namun lihatlah lebih mendalam pada bola mata cokelat hitamnya. Di sana ada pengorbanan yang pahit yang harus ia terima. Jabatan yang selalu ia ingin. Visi dan misi yang bertahun-tahun lamanya ia susun dengan susah payah, bagaimana dirinya terus mengikuti bagai penguntit kelas tinggi. Itulah sebabnya Lee Junho tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menyaksikan langsung prosesi temannya itu.

Aku, sebagai teman yang dulu pernah jatuh hati dengannya, merasa ingin menangis. Tidak mengerti apa yang ada dalam dirinya. Yang aku tahu, dia hanya memiliki perasaan mendalam untuk menjadi seperti temannya.

“Ok Taecyeon!!! Ok Taecyeon!!!! Ok Taecyeon!!!”

Berulang kali Lee Junho selalu berteriak nama itu. Selalu ia mengangkat tubuhnya untuk melompat sebagai dukungan untuk temannya itu. Kurasa, dari seluruh teman yang mendukung Taecyeon hanya dia yang bersemangat. Lesu, kesah, tak peduli. Namun dirinya masih dengan suara toak yang serak terus meneriakkan nama Ok Taecyeon.

Ratusan kata dukungan dan cacian ia keluarkan. Emosional mengusaianya. Jika ia kekasihku, ingin aku bungkam mulutnya dan aku peluk erat dirinya sambil berkata, “Kumohon, hentikan semuanya. Hentikan cacianmu, kontrol emosimu dan tenanglah. Siapapun yang menjadi pemenangnya, dialah pilihan warga sekolah. Tolong jangan seperti ini.” Dengan harap cemas aku menangis di pundaknya dan dia tersadar apa yang dirinya lakukan.

Namun, itu bayanganku saja. Selamanya aku hanya teman dan secret fansnya saja. Karena selama ini dia ingin berkonsentrasi untuk pelajaran dan urusan jodoh dirinya serahkan pada Tuhan.

Aku tidak tahu bagaimana keadaan dirinya esok hari. Apa mungkin dia makin kesal dengan nilai yang menurun? Hingga sekarang, aku belum mengerti benar siapa dirinya sebenarnya. Bagaimana sikap manisnya, bagaimana sikap kasarnya, bagaimana sikap lugu dan lucunya.

Yang aku tahu hanyalah Lee Junho yang bersemangat mendukung temannya bagaimanapun caranya. Aku tidak tahu apakah setelah ini dirinya akan berubah menjadi seseorang yang mengerikan bagiku? Apakah dia akan disebut gangster? Monster? Atau makhluk lain yang mengerikan dan mematikan?

Sungguh aku ingin menangis mengingat kejadian tadi. Aku bukan yeoja tomboy yang tidak punya perasaan keyeojaan, walau aku tomboy, aku tetap yeoja. Aku normalkan? Buktinya aku mencintai Lee Junho tapi dia tidak mencintaiku?

Baiklah, lupakan hal itu Kim So Eun, berdoalah agar Lee Junho tidak menjadi makhluk yang kau maksud. Lee Junho tetaplah manusia normal yang kau cinta.

Aku berhenti merenungi kejadian yang kurasa terlalu ramai, terlalu bingar namun menyenangkan. Aku lebih suka membayangkan dampaknya ke depan. Aku selalu ingin cepat menjamah masa depan agar aku tahu bagaimana cerita selanjutnya tentang Lee Junho.

Sayangnya aku bukan doraemon yang mempunyai kanton ajaib yang bisa mengeluarkan mesin waktu untuk ku putar lebih cepat ke masa depan. Juga bukan manusia kuno yang mati suri selama bertahun-tahun dan terbangun telah menatap masa depan.

Aku, aku, aku, hanyalah Kim So Eun biasa yang tomboy dan selalu memikirkan apa yang terjadi ke depan dengan Lee Junho. Ingat, masa depan seseorang tidak dapat di tentukan dari sikap kerasnya, sikap pemimpin, dan sikap-sikap lainnya. Mungkin saja itu akan meleset dari dugaan kita.

Tuhan dengan sangat mudah membalikkan nasib seseorang, jadi berhenti mengacau rencana Tuhan Kim So Eun!!!!!

~OoOoOo~

Dia akan merasa seperti korban tabrak lari jika temannya itu tidak menang. Sungguh ia terlalu bersemangat dan dia terlalu bekerja keras untuk hari ini.

Kau, Lee Junho. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi olehmu kelak.

Semoga kau tetap menjadi Lee Junho yang ku kenal semasa ini.

~OoOoOo~

3 thoughts on “[Ficlet] ANARCHY”

  1. hi there!
    i- ini kim so eun? so eun yang pernah wgm-an kan? yg main di bbf? hahahaha ku senang sekali ada fict yg castnya So Eun xD

    fictnya penuh narasi tapi agak ketinggian buat aku hehhe. jadi kadang bolak balik ke atas supaya paham ngerti gitu :’D

    it’s good fiction though^^

    see ya~~

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s