Finding My Light -Part 4-

Finding My Light

Title: Finding My Light -Part 4-

Scriptwriter: Choi Eunchan

Main Cast :

  • Zico Block B
  • Member Block B
  • Song Ji Eun
  • Ju Woo Jae

Genre: Romance, Mystery

Duration: Short Story Chaptered

Rating: PG-15

Previous: [1] [2] [3]

If I could I want you to be my side
I don’t want you to be anywhere else
I want you to keep thinking only about me
As I thought to tell you something like this….
is not cool at all

“형아, 심심해요~~ ( Hyung, bosan~~ )”, keluh Pyo.

Zico yang sedang mencorat – coret sketchbook, menoleh ke arah Pyo.

“뭐할까요 ? ( Apa yang mau kau lakukan ? )” tanya Zico.

“커피숖에 가거 싶 네 ( Ingin pergi ke coffee shop )”, jawab Pyo.

“그럼 그냥 가요 ( Kalau begitu tinggal pergi saja )”, timpal Zico.

“혼자요? ( sendirian? )” tanya Pyo dengan menaikkan satu alisnya.

“왜요? 너 애기 아냐 ( Kenapa? Kau bukan bayi )”, kata Zico dingin.

“아이고 형아~ 왜 그래요? 왜 혼자 ? 나랑 함께 가 줘 ( Aigoo Hyung~ Kenapa begitu? Kenapa sendirian ? Pergilah bersamaku ) “, rengek Pyo.

“아니 ( Tidak )”, timpal Zico dingin sambil masih mencorat – coret sketchbook.

“형아~~~ 험께 갑시다 ( Hyung~~~ Ayo pergi bersama )”, Pyo menarik lengan kaos Zico.

“아니 ( Tidak )”, Zico masih sibuk dengan sketchbook-nya

“형~~~ ( Hyung~~~  ) “, rengek Pyo dengan muka manja sambil terus menarik lengan kaos Zico.

“아… 시꾸럽다! 그래, 가자 ( Ah… Berisik! Iya, ayo pergi )”, Zico bangkit dari tempat duduknya.

“아싸! ( Asyik! )” pekik Pyo.

Zico membereskan sketchbook dan peralatan tulisnya. Lalu memasukkan ke tasnya dan menyampirkan ke pundaknya. Dia melangkah keluar ke parkiran mobil disusul Pyo.

******

“형아, 우리 어디에 갈 거에요? ( Hyung, Kita akan pergi ke mana? )”

“마우스레빗 카페 ( Mouse Rabbit )”

“마우스레빗 ? ( Mouse Rabbit? )” Pyo merasa asing dengan nama itu.

“나에게 제 친구의 제의 ( Saran teman kepadaku )”

“아 그래요 ( Ah baiklah )”

“나가세요 ( Keluarlah ) ” , Zico menyuruh Pyo keluar.

“우리 도착했어요? ( Kita sudah tiba? )” Pyo heran.

“응… 내려 (Ya… turun )”

Pyo membuka pintu dan keluar dari mobil. Zico juga melakukan hal yang sama. Mereka berdua masuk ke dalam cafe.

**********

Zico kembali melanjutkan mencorat – coret sketchbooknya. Pyo asyik bermain dengan cappucino latte nya. Dia meniup – niup buih yang ada di atas cappucino lattenya.

“어 ( O… )”, seseorang terlihat kaget saat melihat Zico dan Pyo.

Zico dan Pyo yang sedang asyik dengan kesibukan mereka, mendongakkan kepala mereka secara bersamaan.

“블락비 지코와 피오져? ( Zico dan PO Block B kan? )”

Zico langsung berdiri.

“아 네 맞아요.예성 형! ( Ah ya benar. Yesung Hyung! )”

“ㅋㅋㅋ. 오서 오세요 ( Wkwkwk Selamat datang )”, sambut Yesung.

“형, 왜 여기에 있어요? ( Hyung, kenapa ada di sini? )” tanya Zico polos.

“어… 넌 몰라 ? ( O.. Kamu tidak tahu? )” Yesung agak sedikit terkejut.

“네? ( Ya? )” Zico terlihat bingung. Pyo juga terlihat bingung.

“진짜 몰라? ( Sungguh tidak tahu? )” Yesung tampak terkejut.

“왜요? ( Kenapa? )” tanya Pyo.

“난 주인님이야 ( Aku owner )”, jawab Yesung sambil tersenyum.

“아! 진짜 형?! ( Ah! Benarkah Hyung?! )” pekik Pyo.

“아이고~~ 진짜~~ ( Aigoo~~ Benar~~ )”, seru Yesung tidak percaya.

“죄송합니다 형 ( Maaf Hyung) “, ujar Pyo merasa bersalah

“괜찮아 ㅋㅋㅋ. 잘 먹겠습니다 ( Tidak apa – apa wkwkwk. Selamat makan ) ” Yesung terkekeh.

“아 예 형, 고맙습니다 ( Ah ya Hyung, terimakasih )”, ucap Zico.

“나 먼저 갈게, 안녕히 계세요 ( Aku pergi dulu. Selamat tinggal ) “, pamit Yesung.

“안녕히 가세요형 ( Selamat jalan Hyung ) “, balas Zico dan Pyo  sambil membungkukkan badan.

Zico dan Pyo kembali duduk. Zico melanjutkan aktivitas corat – coretnya di sketchbook.

“이 카페가 예성 형의 주인네요 ( Wah~ ini kafe milik Yesung Hyung ) ” kata Pyo sambil melihat sekitarnya. Dia sepertinya kagum.

“왜요? ( Kenapa? )” Zico sedikit heran.

“그냥… 좋아요. 슈퍼 주니오님가 잘 살네요 ( Hanya… ya bagus. Super Junior hidup dengan baik ya ) “, jawab Pyo.

“우리도. 근데 지금 시간이 아냐 ㅋㅋ ( Kita juga. Tapi tidak untuk waktu sekarang kkk ) “, Zico terkekeh.

Seorang pelayan wanita datang membawa pesanan Zico dan Pyo.

“잘 먹겠습니다 ( Selamat menikmati )”, kata pelayan wanita itu dengan ramah.

“아 네 고맙습니다 ( Ah ya terimakasih )“, balas Pyo dengan tersenyum. Sedangkan Zico sendiri tampak tidak peduli dan masih sibuk dengan sketchbook-nya.

“네. 힘들어지 마세요 ( Ya. Jangan sampai kelelahan )“, pelayan wanita itu tersenyum dan membungkuk, kemudian berlalu.

Mendengar kalimat terakhir wanita itu, Zico mengernyitkan dahinya. Dia seperti mengenali suara pelayan wanita itu. Zico meletakkan peralatan lukisnya dan berpikir.

“알았다 ( Aku tau )“, gumam Zico.

Zico segera berdiri dari tempat dia duduk. Dia bergegas menuju ke arah pantry dan dapur cafe. Pyo yang melihat 형 nya, bertanya – tanya ada apa dengannya.

Sesampai di pantry dan dapur cafe, Zico hanya menemukan selembar celemek dan tag name yang sudah buram. Zico menghela nafasnya. Dia kembali ke tempat dia dan Pyo duduk tadi.

“형, 무슨 일이에요? ( Hyung, ada apa ? )” Pyo bingung dengan Zico.

“아니 ( Tidak ada ) “, Zico berbohong. “집에 가자 ( Ayo pulang ) “, ajak Zico.

“왜요? 금방이에요 ( Kenapa? Cepat sekali )”, keluh Pyo.

Zico berdiri dari tempat dia duduk dan bergegas keluar dari cafe. Pyo yang kebingungan segera menghabiskan capuccino lattenya dan mengikuti Zico.

******

Zico yang terus dibuat penasaran oleh 여자 itu akhirnya selalu datang ke cafe milik Yesung ketika dia punya waktu luang. Akan tetapi, dia belum berjumpa 여자 itu.

Dan hari ini, dia kembali mengunjungi cafe itu. Dia masih bersikeras menguak rasa penasarannya.

“지아코~~ ( Zico-ya~~ ) ” celetuk seseorang. Zico yang sedang serius memainkan tabletnya, berhenti dan mendongakkan kepalanya.

” 아 예성 형 ( Ah Yesung Hyung )”, Zico segera berdiri dan memberikan salam.

“앉아… 앉아…. ( Duduk… Duduk… ) “, kata Yesung.

Mereka berdua duduk berhadapan.

“넌 자주 여기에 방문할 것 같아. 맞죠? ( Sepertinya kau sering datang ke sini. Benarkan? ) ” tanya Yesung.

“아 네 형 ( Ah ya Hyung ) “, jawab Zico sedikit kikuk.

“왜? 찾는 것이 있어? ( Kenapa ? Ada hal yang dicari? ) ” nada Yesung seeprti mencari suatu jawaban.

“아…  ( Ah… )”, Zico tambah kikuk karena sepertinya Yesung 형 menebak perilakunya.

“네? ( Ya? ) ” Yesung menunggu jawaban Zico.

“아… 저… 궁금한 것이 있어요 ( Ah…. Aku… Ada hal yang yang membuat penasran ) “, jawab Zico pelan tapi masih terdengar jelas.

“뭐가? ( Apa? )” Yesung penasaran.

“여자  종업원 대해서 ( Tentang pelayan wanita )”, jawab Zico agak malu – malu.

“어 여자 ? 여기에 남자 종업원만 있어 ( O! Wanita? Di sini hanya ada pelayan laki – laki ) “, Yesung agak heran dengan perkataan Zico.

“진짜? ( Benarkah? )” Zico memasang muka agak kaget.

“네 ( Ya )”, Yesung menganggukkan kepalanya.

“근데 몇 주 전에 여자 종업원 봤어요 ( Tetapi beberapa minggu lalu aku bertemu dengan pelayan wanita )”, lirih Zico.

“어…. 잠깐만 ( O! Tunggu )”, Yesung tampak berpikir. “아! 사실은 몇 주 전에 여기에 여자 종업원 있었어. 한 사람이 아프니까 그 여자가 누군가 대신했어 ( Ah! Sebenarnya beberapa minggu lalu memang ada pelayan wanita di sini. Karena seseorangsakit wanita itu menggantikan seseorang ) “, jawab Yesung dengan tersenyum.

“누구세요? ( Siapa? )” Zico tampak excited.

“나 잊어버렸어( Aku lupa )”, ujar Yesung dengan nada agak bersalah.

“아 그래요? ( Ah begitu? )” Zico terlihat kecewa.

“근데 아마 그 남자야 ( Tetapi mungkin laki – laki itu )”, Yesung menunjuk seorang pelayan laki – laki. Zico mengarahkan pandangannya ke pelayan laki – laki yang ditunjuk Yesung. Zico sepertinya ingat sesuatu saat melihat pelayan laki – laki itu.

“그 남자에게 물어봐줘 ( Cobalah pertanya pada laki – laki itu )”, kata Yesung.

“아 네 형. 고맙습니다 ( Ah baiklah Hyung. Terimakasih )”, Zico tersenyum.

“차! 나 갈게 ( Cha! Aku pergi )”, pamit Yesung sambil berdiri. Zico pun ikut berdiri.

“안녕~ ( Bye~ )”, Yesung melambaikan tangannya kepada Zico.

“안녕히 가세요 ( Selamat jalan)”, Zico membungkukkan badannya.

************ to be continue **************

 

2 thoughts on “Finding My Light -Part 4-”

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s