[Ficlet] BELLISSIME STELLE

BELLISSIME STELLE

BELLISIME STELLE

Main Cast: Jeon Wonwoo and Choi Zia(oc)

Supporting Cast: Kim Mingyu, and Lee Seokmin, Choi Yuna

Genre: Romance, School-life

Rating: 15

Ficlet

Scriptwriter: josh_kzk

Summary:

“Cercherò, cercherò per te, troverò per te bellissime stele”

 

Malam hari di kota Seoul, seorang gadis sedang terduduk di dekat sungai Han dan di sebelahnya banyak sekali buku-buku yang bertumpuk.

Ya, dia Zia si gadis yang tengah mempersiapkan diri untuk presentasi mata pelajaran IPA yang di berikan oleh Mr.Jung dan yahh.. dia sekarang sedang mengahalkan dan berlatih untuk mencari gerak tubuh yang pas untuk mempresentasikannya besok.

-oOo-

“ahhh… udara malam hari ini cukup dingin, ku rasa hari ini ada sesuatu” ucap Wonwoo yang sedang berada di dalam café, “Wonwoo, kita keluar yuk, sepertinya langit malam ini indah sekali” aja Mingyu “hey, lihat dia” kata Seokmin yang menunjuk seorang gadis, yang sedari tadi menarik perhatiannya. “siapa dia? Apa kau mengenalnya?” Tanya Wonwoo “oh, dia tetanggaku Zia, tadi aku ke sini bersamanya, katanya dia sedang mempersiapkan presentasi IPA, dia mendapatkan tugas untuk meneliti jenis-jenis bintang” Seokmin menjelaskan kepada Wonwoo dan Mingyu “benarkah? Wah berarti cocok dengan dirinya” kata Mingyu “wae?” “dia sama seperti bintang?” Tanya Wonwoo “iya, tapi sepertinya dia melihati kita” kata Mingyu yang membenarkan posisi duduknya karena tadi dia sedikit menyerong. “apa dia satu sekolah dengan kita?” Tanya Wonwoo “iya, dia anak yang baik, kalau kau baru kenal dengannya dia anak yang sangat pendiam, tapi dia yeoja yang hangat” kata Seokmin.

“oppa!!” panggil Zia “oppa?” Mingyu mengerutkan dahinya tak percaya “wae?” “aniyo” “ada apa?” “mmm… kau masih mau mengobrol dengan temanmu? Kalau kau masih lama aku mau pulang duluan” “ah, tidak, aku sudah mau pulang juga”  “annyeong” ucap Zia sambil tersenyum“ah, ne, annyeong” jawab Wonwoo dan Mingyu  yang membalas senyumnya, “kajja kita pulang, aku sudah janji dengan Yuna, kalau aku harus membawa adiknya pulang saat pukul 22.00, hehe” kata Seokmin sambil menyengir. “annyeong, aku pulang dulu ya” ucap Seokmin “iya, hati-hati, jaga adiknya Yuna, kalau Yuna tau kau berbuat sesuatu bisa dihajar kau” kata Mingyu “ashh!!! Awas kau, Zia maafkan temanku ya” “hehe, iya” “Zia!” panggil Mingyu “ne” “kata Seokmin, dia menyukai eonniemu” kata Mingyu “yak!!!” kata Seokmin yang sedikit marah “hehe”, “oppa, tapi memang benarkan kau menyukai eonnieku. Ahh.. kalian berdua itukan cocok!! Hahaha..” “sepertinya adiknya Yuna mendukung hubungan kalian” balas Wonwoo “kajja, nanti kalau kita lama-lama disini, aku bisa diomeli Yuna” kata Seokmin yang menggandeng Zia.

-oOo-

Di kantin Hana High School

Tiba- tiba saja seorang namja datang ke arah Zia dan “hai, aku boleh duduk disinikan?” sapanya “boleh” “kau ingat akukan?” tanyannya lagi “hem, kau itu yang kemarin bertemu di café kan?” “iya, aku Wonwoo, teman eonniemu” “ohhh… kenapa tidak bersama yang lain?” “tidak apa-apa, emm.. bagaimana presentasimu?” “mwo? Kau tau dari siapa?” “aku kan tanya bagaimana presentasimu, kenapa malah balik bertanya?” kata Wonwoo yang mengambil kotak susu strawberry milik Zia “suuunn… sunbae, itu milikku” “aku bisa membelikannya lagi, sekarang jawab pertanyaanku”  “baik, nilainya juga memuaskan, setelah latihan berhari-hari dan sepertinya kemarin dan hari ini memang hari keberuntunganku-” “Aku juga sama” kata Wonwoo yang memotong ucapan gadis dihadapannya “apa? Kenapa kau juga sama?” Tanya Zia “nanti aku jelaskan, sekarang lanjutkan ceritamu, dan sebelumnya kau mau pinjam Ponselmu” “untuk apa?” “sini, aku ingin mengetahui isi Ponselmu” “kenapa kau penasaran sekali?” “cepatlah, baru kau lanjutkan ceritamu” Zia pun member ponselnya dan entah apa yang dilakukan Wonwoo saat ini. “nah, ini, terima kasih, simpan dengan baik ya” kata Wonwoo sambil tersenyum, “nah lanjutkan ceritamu”

“Jadi, kemarin itu aku melihat Bintanng yang sangat indah dan aku jadi teringat sesuatu” “apa?” “karena aku belum member judul pada Naskah Presentasiku jadi ku Tulis saja Bellissime Stelle” “apa itu?” “dalam bahasa itali, itu disebut bintang cantik atau bintang yang indah, dan cocok sekali dengan suasana untuk beberapa hari ke depan” “ohhh… sepertinya aku juga bisa menemukan Bellissime Stelle di Seoul” “benarkah?” “iya, oh iya nanti akan kuhubungi lagi ya, sekarang kita harus ke kelas dan belajar lagi” kata Wonwoo yang berjalan meninggalkan Zia.

‘Apa maksudnya? Dia bisa menemukan Bellissime Stelle di Seoul, benarkah, aku sungguh tertarik dengan ucappannya’.

From: Wonwoo

Nanti malam, pukul 20.00  kita bertemu di Danau Seokchon ya~~

Zia pun membalasnya

From : Zia

Untuk apa?

From: Wonwoo

Kau ingin melihat Bellissime Stelle kan?

From: Zia

Oohh, ok

-oOo-

Sungguh hal yang menyenangkan bagi Zia, bisa melihat Bellissime Stelle di danau Seokchon, apalagi mala mini pohon Sakuranya masih mekar dengan indah, dia berjalan menuju seorang namja yang sedang berdiri di dekat pagar pembatas danau.

Namja itu menengok dan “hai, Zia!!” sapanya “annyeong, maaf terlambat” “oh, tidak sekarang pukul 20.00 tepat kau tidak terlambat” “mmm… kau mau menunjukkan Bellissime Stellenya kan?”Tanya Zia “hmm.. tepat di hadapanku” kata Wonwoo, Zia melihat manik milik Wonwoo, ‘aku tidak mengerti apa maksudnya’ dan sekarang Zia malah mencari bintang yang indah itu “kau tidak mengerti maksudku ya?” “hem.. mana bintangnya” “bintangnya tepat disebelahku, yang sedang memperhatikan teman-temannya yang ada di atas sana, menghiasi malam yang indah ini” kata Wonwoo yang menggandeng Zia “omo,” “Zia, bintangnya itu adalah kau, kau sama seperti mereka, sangat cantik, dan aku menyukainya” “maksudmu?” “Aku menyukaimu, kau sama seperti bintang-bintang itu, akhir-akhir ini aku selalu memikirkanmu, dank au tau kita sama-sama menyukai bintang-bintang yang indah, dan,ehemm..  aku ingin kau menjadi kekasihku” “…” “kau mau kan?” “mmm…mm.. eottoke?” “…” tidak ada jawaban dari Wonwoo “bagaimana ya, mmm.. aku mau” “benarkah?” “hem, tapi kau seriuskan?” “iya, Zia sei bellissima” “terima kasih, anche voi, bello”.

 

THE  END

One thought on “[Ficlet] BELLISSIME STELLE”

  1. hi there!

    wkwkwk Si Wonwoo gombalannya adudududu~~

    anywaaay, boleh kasih saran? ehehhe
    penulisan kalimat langsung yang jadi satu bergandeng-gandengan kayak paragraf-paragraf di atas agak bikin bingung. ehehehe. lebih nyaman kalau dijadikan per baris atau jadi paragraf baru, misal:

    Namja itu menengok dan “hai, Zia!!” sapanya

    “annyeong, maaf terlambat (.)”

    “oh, tidak sekarang pukul 20.00 tepat kau tidak terlambat (.)”

    “mmm… kau mau menunjukkan Bellissime Stellenya kan?”Tanya Zia

    “hmm.. tepat di hadapanku,” kata Wonwoo…..

    dan jangan lupa tanda titik (.) atau koma (,) di kalimat langsung hehhe.

    semoga bermanfaat ._.

    oiya, anyway aku suka sama ide pokok cerita ini, pun judulnya bagus, eye catchinh gitu. kalau diperbaiki pasti lebih kece. semoga fict fict selanjutnya bisa eyecatching dan kece yaa^^

    see ya~

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s