[Drabble-Set] Hunting

pokeballs

scripwriter : chioneexo | main cast(s) : NCT’s Taeil [Story 1], 17’s Joshua and Dokyeom [Story 2], EXO’s Suho and Sehun [Story 3]  | duration : drabble-set | genre : comedy, pokemon-go | rating : G

.

note : klik nama Pokemon untuk melihat gambar

.

[1]

Moon Taeil beruntung dirinya cukup waras untuk berburu di dalam kampusnya. Dia bukan tipe pria tolol yang mengitari gedung parlemen demi mendapatkan Rattata yang jelas-jelas bisa didapatkannya di kamar mandi umum.

 

Tetapi untuk hari ini saja, Taeil melakukan sebuah kesalahan yang nyaris  membuatnya masuk majalah kampus. Pemuda itu tidak sadar tangannya telah memutar kenop pintu kantor dosen tanpa repot-repot mengetuk terlebih dahulu, masuk seenak jidat, dan berjalan dengan tidak melihat keadaan.

 

“Nak, apa yang kau lakukan di sini?” Tanya salah seorang dosen.

 

“Nak?” Tanyanya lagi dengan nada yang lebih keras.

 

Gelagapan, Taeil menurunkan ponselnya. “Eh…anu…saya sedang mencari Chansey.”

 

Lantaran dosen-dosen di ruangan itu tidak mengerti apa, atau siapa, itu Chansey, maka salah satu dari mereka hanya menyahuti. “Mungkin kau salah ruangan. Chanyeol tidak ada di ruangan ini, dia sudah pulang sejak tadi.”

 

“Oh, b-baiklah. Saya akan segera—“ Taeil mengangkat layar ponselnya secepat kilat dan melemparkan Pokeball ke arah Chansey “—keluar dari sini. Maaf telah mengganggu rapat kalian!”

 

Dan Moon Taeil pun membungkuk sembilan puluh derajat sambil mundur selangkah melewati pintu yang tadi telah membawanya masuk.

 

Mengapa mereka mengira aku mencari Chanyeol alih-alih Chansey?

 


[2]

            Jika ditanya siapa anggota Seventeen yang sedang jatuh cinta, maka jawabannya adalah Dokyeom. Dari kemarin, dan kemarin-kemarin-kemarinnya lagi, dia terus saja membicarakan soal apakah-aku-harus-ke-rumah-Yuju hingga membuat seisi dorm pusing bukan kepalang.

 

“Kau tahu? Pergi saja jika kau ingin pergi! Aku capek mendengarmu mengeluh ini-itu soal kunjunganmu ke rumah Yuju!” Joshua membanting komiknya kemudian pergi, enggan menyahuti Dokyeom lagi.

 

Tebak apa yang terjadi pada malam harinya?

 

Dokyeom benar-benar memutuskan akan pergi ke rumah Yuju!

 

Melihat hal tersebut, Joshua pun merasa bangga sekaligus senang. “Nah, begitu dong. Masa pemuda setampan dirimu tidak berani pergi ke rumah seorang gadis? Di rumahnya nanti, jangan lupa sapa orangtuanya dengan sopan, tersenyumlah sepanjang waktu, dan buat suasana menjadi nyaman. Oke?”

 

“Itu semua…diperlukan ya?”

 

“Tentu saja! Memangnya kau ke rumah Yuju untuk tujuan apalagi selain berkenalan dengan keluarganya?”

 

“Cari Pokemon. Hehehehe.”

 

Segala rasa bangga yang ada di kepala Joshua seketika ambruk tak berbentuk.

 


[3]

            Pukul delapan malam, dorm benar-benar sehening kuburan dan dengkuran Byun Baekhyun membuat Suho ingin menyumpal mulut si pemuda dengan remote control. Di satu sisi, sang leader jelas-jelas sudah tak menaruh atensi pada siaran televisi yang menayangkan acara memancing di rawa-rawa dengan pemandu wisata yang terus mengoceh tentang habitat ikan gabus.

 

Dalam keheningan yang tiada berakhir tersebut, telepon dorm tiba-tiba berbunyi. Suho mengira telepon itu berasal dari penggemar iseng atau tukang teror yang suka mengancam akan menyebarkan foto versi jelek Kim Jong In. Well, kita tidak pernah tahu sebelum mengangkatnya bukan?

 

Yoboseyo?” Sapa Suho dengan nada ramah.

 

“Ah, Suho Hyung! Ini aku, Sehun.”

 

“Astaga, kukira siapa. Kau ada dimana? Dari tadi kutelepon lewat ponsel tapi tidak kau angkat! Cepat pulang, sudah malam nih.”

 

“Aku baik-baik saja, Hyung. Ini sedang di kantor polisi.”

 

“Kau dimana?!”

 

            “Kantor polisi.”

 

“KEJAHATAN APA YANG KAU LAKUKAN OH SE HUN?! KAU MENGUTIL, BERKELAHI, MEROKOK, ATAU MEMBUNUH?!”

 

Eish, santai saja! Aku sedang dalam misi mencari Pikachu! Aku akan pulang setelah menangkap lima atau enam Pokemon lagi. Hyung tahu tidak? Beberapa polisi di sini memanfaatkan jabatannya untuk bermain Pokemon Go lho! Mereka bisa masuk ke mana saja karena mereka polisi, dan aku berpikir untuk ganti profesi supaya bisa menangkap Pok—“

 

Merasa geram, Suho pun berkata. “Kau tahu? Lupakan saja!”

 

Brak!

 

Suho membanting gagang telepon.

 

.

 

.

 

.

 

 

“SUHO HYUNG BERISIK!”

 

Bonus Byun Baekhyun yang terkaget-kaget mendengar telepon dibanting.

 

END


a/n :

  1. Maaf ini terlalu absurd.
  2. Aku bukan Pokemon Go-lover tapi game ini terlalu booming untuk diabaikan.
  3. Adakah yang main Pokemon-Go di sini (baik reader maupun author?)

 

Mind to review?

20 thoughts on “[Drabble-Set] Hunting”

  1. halo tina, masih inget aku ga? haha yauda kalo lupa kenalan lagi ya, fey disini 98l.

    that habitat ikan gabus sukses bikin aku ngakak di dini hari yg sunyi (tulung selamatkan selera humorqu) karena wae ikan gabus? wae?

    ini lucu pisan astaga. aku bukan pokemon lovers so terimakasih bgt buat link gambarnya ya dan terimakasih (lagi) udah menulis fanfict hiburan ini. keep writing^^

    Suka

    1. masih inget kok Fey, username kamu sering muncul dimana-mana😀 . Soal ikan gabus itu aku ga bisa mikir ikan lain selain itu…nenekku suka beli sih ._.
      aku juga bukan penggemar pokemon (baik anime maupun gamenya) tapi kalo dilihat2 bentuk mereka lucu juga :3
      Okesip, makasih juga udah komen disini Fey😀

      Disukai oleh 1 orang

  2. Aku bukan pokemon-lovers tapi mengingat game ini booming sekali jadi sedikit tahu tentang cerita menangkan pokemon.

    Paling suka bagian dokyum. Kasian pisan joshua sudah bangga lalu dipatahkan dengan mencari pokemon. Dan gak tahunya pas dokyum datang yuju pun ngajak hunting pokemon keluar. Pasangan yang cocok sekali: “)

    O ya, aku tob dari line 98. Salam kenal! Suka ceritanya, ini menghibur sekali😆😆😆

    Suka

    1. wah…temennya Tob pasti ada yang main pokemon nih? di sekolahku juga lagi gempar2nya main ini jadi aku tau cara kerjanya😀
      dokyeom mah ga pernah serius, sekali serius, seriusnya ke pokemon :3 hahahaha, iya gpp kan, ngedate gaya kekinian : hunting pokemon bareng pacar xD Salam kenal juga Tob, aku TIna 97line, makasih udah komen😀

      Suka

      1. Aku tahu dari TV masa: “) dan cmn sempat lihat temen2 beberapa kali. Sekarang timeline pun ada beberapa yang ‘cerita’ hunting. Wkwkwk

        Nah iya bener ngedate kekinian. Aduh otp banget:”)

        Halo kak Tina. Tob dari line 98. Salam kenal juga^^

        Suka

  3. Yaampun Moon Taeil pengen diapaain sih? Sefokus apa kamu maz sampe nyelonong aja keruang dosen. Untung aja engga dimarahi. Aku bisa bayangin wajah paniknya Taeil, sambil mundur-mundur kiyowo gituh😄
    Senyum” ga jelas bacanya eh, apalagi oseun pengen tambah parah. Iya gapapa kamu jadi polisi aja, ganteng mah bebas ~
    Keep writing kak~

    Suka

  4. Lololololol.
    Paling suka bagian Taeil soalnya dia paling-paling-paling berisiko dibanding Sehun yang ke kantor polisi tapi polisinya juga main pokemon. Kebayang aja sih Sehun ketok-ketok ke kantor polisi terus malah nyari pokemon bareng polisi yang lain otl
    Bagus! Aku suka ♡♡

    Suka

  5. Astaga ini menghibur banget X)) tema ceritanya kekinian banget yha pokemon go. Banyak yang komen kalo mereka bukan pokemon lovers tapi tetep bisa kebawa cerita (termasuk aku), so i guess that’s what makes this fiction good😀 tetap menulis ya~
    Anyway salam kenal, aku nadya dari line 97 ^^

    Suka

  6. Gusti~~ x))) Ceritanya absurd dan saya suka hahahahah :”D
    Dan ngomong-ngomong, fanfic ini juga bisa dibilang memotivasi juga😛 pesan moral “kejarlah apa yang menjadi tujuanmu” juga sangat kentara sekali~😄

    Suka

  7. hi there!

    ampuuun ampuuunn ini fanfictnya bikin ngakak… udah gitu keinget kelakuan orang orang yang mainin ini wkwkwk.
    itu Teil masih beruntung ._. coba dosennyw tau si Chansey. bisa mampus dimarahin *euy~

    dan story kedua. ya udah itu aku ingin mengakak sambil menangis (?) ya abis kan… masa Joshua udah berapi-api, aku juga ngiranya dia bakal ngunjungin Yuju. BUT BUT SUDDENLY POKEMON? YARABB SERIOUSLY LANGSUBG SWEATDROP kyahhahahaha

    anyway aku juga bukan pokemon-go lover aku cuman suka pikachu wkwkwk.

    anyway ini sangat menghibur hahhaha xD

    see ya~

    Suka

  8. Ijinkanku tertawa terlebih dahulu. Oke, ini ff beneran menghibur. aku suka gaya penyampaian kamu, menarik.
    Bagian Moon Taeil lucu seh tp lebih ngakak bagian Sehun, sedangkan bagian Dokyeom, agak kurang dapet humornya (barangkali di aku aja).
    Senang bisa membaca ff ringan yg menghibur, keep writing author🙂

    Suka

  9. Yaampun Dokyeom … Joshua udah bangga gitu malah dijatuhin gitu aja sama DK :”)

    Taeil parah… Tapi lucu sih :3 jadi pingin ngarungin dia terus bawa pulang. /heh

    Ini menghibur bangeeet :3 aku suka aku sukaaaa

    Suka

  10. Oke, izinkan aku untuk ngakak dulu.
    Taeil terlalu fokus nyari pokemon sampe masuk ke ruang dosen :3 Aku ngakak di bagian dokyeom sama Josh. Udah serius ngira main ternyata ada pokemon di sana😀
    Uhu, nice fic🙂

    Suka

  11. duar sekali.

    dokyeom-yuju cuma teman doang🙂 iya cuma teman sekelas. ga perlu elus dada /? tapi asli ngebayangin cengiran dk pas bilang kek gitu, secara dk orangnya pecicilan abis :”)

    and mas suho, buang aja ademu sehun ke sungai. Untung dirimu masih punya hati yang besar ya🙂

    nais fic kak, temanya make hal yg lagi ngetren hehehe kipp menulis kak ^^

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s