Finding My Light -Part 6-

Finding My Light 5-7

Title: Finding My Light -Part 6-

Scriptwriter: Choi Eunchan

Main Cast:

  • Zico Block B
  • Member Block B
  • Song Ji Eun
  • Ju Woo Jae

Genre: Romance, Mystery, Friendship

Duration: Short Story Chaptered

Rating: PG-15

Previous part: 1 / 2 / 3 / 4 / 5

If I could I want you to be my side
I don’t want you to be anywhere else
I want you to keep thinking only about me
As I thought to tell you something like this….
is not cool at all

송지은.

Nama itu terus terngiang – ngiang di benak Zico. Zico memutar – mutar penanya sambil tidur di atas meja kerjanya. Dia masih memikirkan 여자 itu. Perasaannya tidak menentu.

Mengapa 여자 itu selalu tau perasaannya ?

Mengapa jantungnya selalu berdetak kencang saat melihat senyum 여자 itu ?

Siapa pelayan laki – laki itu ?

Kriiittt….

Zico terkesiap dan mendongakkan kepalanya ke arah orang yang membuka pintu ruang ke kerjanya. Jaehyo melihat Zico seperti sedang gelisah memikirkan sesuatu.

“지코야 ( Zico-ya )

“어 재효 형? ( O! Jaehyo Hyung? ) ” Zico agak kaget.

“무슨 일이야? ( Ada apa ? )” tanya Jaehyo penasaran.

“아무것도 아니에요 ( Tidak ada apa – apa )“, jawab Zico lesu.

” 밖에 가자. 멤버들이 널 기다렸어 ( Ayo keluar. Semua member menunggumu )”, kata Jaehyo.

“진짜? 그래요 ( Benarkah? Baiklah )“, Zico bangkit dari kursinya dan segera keluar dari ruang kerjanya. Jaehyo melangkah duluan dan Zico menyusul di belakangnya.

“너 왔어 ( Kau sudah datang )”, celetuk U-Kwon melihat Zico.

“여기에 앉아 ( Duduk sini )“, Kyung menyuruh Zico duduk di sebelahnya sambil memasang muka manis.

” 싫어. 지코, 태일 형 옆에 앉아 ( Tidak mau. Zico, duduk di sebelah Taeil Hyung )“, sahut B-Bomb dengan raut muka cemburu.

Zico menuruti hyung nya itu dan duduk di sebelah Taeil. Dia masih tampak lesu dan terlihat memikirkan sesuatu yang rumit.

“지코, 조희가 너한테 이야기해야 한 것을 있어요 ( Zico, Kami ada satu hal yang harus dibicarakan kepadamu )“, ucap Jaehyo.

“네? ( Ya? )” Zico jadi penasaran mendengar Jaehyo berucap seperti itu.

“요즘은 왜 형이 문제를 가지고 있는 것 처럼 보여? ( Akhir – akhir ini kenapa hyung tampak seperti orang dengan masalah? )” tanya Pyo.

Seketika Zico serasa ditusuk pedang es dingin mendengar pertanyaan Pyo. Dia memang terlihat seperti punya masalah rumit.

“여자죠? ( Wanita kan? )” tebak B-Bomb.

Ttak. Hyungnya itu benar. Dia sedang memikirkan 여자 itu. Bahkan karenanya, projectnya kadang terganggu. Konsentrasinya selalu teralihkan sengan rasa penasarannya.

” 나 알았어 지코. 조희한테 이야기해 봐 ( Aku mengerti Zico. Coba ceritakan kepada kami )“, kata  Taeil dengan kalem.

“우리가 친구죠? ( Kita teman kan? )” ujar Kyung menatap Zico.

Zico memandang semua member Block B satu persatu. Mereka balik memandang Zico seakan menunggu jawaban Zico. Akhirnya Zico menceritakan semua apa yang menyebabkannya gelisah.

“넌 사랑 빠졌어 ( Kau jatuh cinta )”, celetuk U-Kwon.

” 어? ( O? )” Zico terkejut.

“네. 사랑 빠졌어 ( Ya. Kau jatuh cinta )”,  ucap U-Kwon sekali lagi.

“왜 그래요? ( Kenapa begitu? )” tanya Zico penasaran.

“너의 심장이 쿵쿵해죠? ( Jantungmu berdetakkan? )” tanya U-Kwon meyakinkan Zico.

“근데 저 아직 궁금해. 그 남자가 누구요? ( Tapi aku masih penasaran. Laki – laki itu siapa? )“, kata Zico dengan lesu.

“아마 오빠. 사실로 오빠나 남친이 있을 거에요 ( Mungkin oppa. Bisa jadi oppa sungguhan atau pacar )“,  ujar Kyung.

” 그거 맞아! ( Itu benar! )” Jaehyo setuju dengan pernyataan Kyung.

“확인하기 위해서 그녀의 집에 가줘 ( Pergilah ke rumahnya untuk memastikan )”, saran U-Kwon.

“좋아. 좋아 ( Benar. Benar )”, sahut Pyo.

“언제요? ( Kapan? )” tanya Zico.

“언제??? 지금요! ( Kapan??? Ya sekarang! ) ” B-Bomb menepuk pahanya.

“네 알았어요. 그럼 저 갈게 ( Ya aku mengerti. Kalu begitu aku pergi )”, kata Zico.

Zico bangun dari tempat duduknya dan bersiap – siap pergi menuju ke rumah 여자 itu.

“화이팅! ( Fighting! )” Pyo dan Kyung berseru memberikan semangat kepada Zico.

“할 수 있어 ( You can do it )”, U-Kwon menepuk punggung Zico.

“여러분 고마워요 ( Terimakasih untuk kalian )“, ucap Zico sambil tersenyum. Zico menatap semua member Block B.

“사랑해 ♥ ( I love you )” Zico beraegyo dan cepat – cepat meninggalkan ruangan itu.

Semua member Block B terkesima dengan Zico. Sedetik kemudian, Pyo tertawa.

“ㅎㅎㅎㅎㅎ ( Hahahaha )”

Yang lain pun ikut tertawa.

******

Zico memakirkan mobilnya di pinggir jalan dekat dengan daerah tempat tinggal 여자 itu. Sebelum dia keluar dari mobilnya, dia melihat pelayan laki – laki tempo hari. Dia diam di dalam mobilnya untuk beberapa saat, menunggu pelayan laki – laki itu lewat.

Zico membuka pintu mobilnya dan dengan cepat mengikuti pelayan laki – laki itu. Dia hati – hati melangkah dengan menjaga jarak agar tidak ketahuan. Melihat laki – laki itu mulai memasuki jalan kecil di depan belokan sebuah rumah, Zico bersembunyi di tempat biasanya.

“우재 오빠, 왔어요? ( Woo Jae oppa, sudah datang? )” ujar Song Ji Eun dengan nada ceria.

“응 ( Ya )“, jawab pelayan laki – laki itu.

“집에 갑시다 ( Ayo pergi ke rumah )“, ajak Song Ji Eun dengan tersenyum.

Pelayan laki – laki itu mengacak – acak rambut Song Ji Eun dan menggenggam tangannya. Mereka berdua berjalan pulang ke rumah. Zico dengan berani mengikuti mereka berdua sampai di gerbang depan rumah. Entah rumah siapa. Tapi sepertinya rumah Song Ji Eun.

” 주우재야, 너 왔어? ( Joo Woo Jae-ya, kau sudah datang? )” teriak seorang 아줌마 dari dalam rumah.

“네 어머니, 제가 왔어 ( Ya ibu, aku sudah datang )”, sahut pelayan laki – laki itu.

“신발을 벗기 후에 집 안에 돌아와세요 ( Setelah melepas sepatu masuklah ke dalam rumah )”, ujar 아줌마 itu.

“알겠어요 ( Ya aku mengerti )“, balas pelayan laki – laki itu.

“오빠, 내일 너의 여친 왔죠? ( Oppa, besok pacarmu datang kan? )” tanya Song Ji Eun.

Zico yang mendengar pertanyaan Song Ji Eun, mengernyitkan dahi.

“여친? ( Pacar? )” lirih Zico.

Zico kembali menguping pembicaraan Song Ji Eun dan pelayan laki – laki itu dari balik tembok gerbang rumah Song Ji Eun.

“응, 왜요? ( Ya, kenapa? )” Pelayan laki – laki itu tampak penasaran.

“그럼 남산 타워로 갑시다! ( Kalau begitu ayo pergi ke Namsan Tower! )” seru Song Ji Eun dengan semangat.

“그래요 ( Baiklah )”, pelayan laki – laki itu tersenyum.

“오빠가 빨리 언니랑 결혼해 주세요 ( Oppa cepatlah menikah dengan eonni )“, goda Song Ji Eun.

” 알았어. 알았어. 너도 빨리 남친이 사귈래 ( I know. I know. Kau juga cepat punya pacar )”, balas pelayan laki – laki itu, yang ternyata bernama Joo Woo Jae, menggoda Song Ji Eun.

“오빠! ( Oppa! )” pekik Song Ji Eun.

Joo Woo Jae itu tertawa pelan. Pelayan laki – laki itu cepat – cepat masuk ke dalam rumah dan disusul oleh Song Ji Eun yang beraut muka kesal.

Satu dari pertanyaan Zico terjawab. Pelayan laki – laki itu yang bernama Joo Woo Jae adalah kakak laki –  laki Song Ji Eun. Zico sedikit merasa lega telah memastikan hal itu. Sekarang tinggal satu pertanyaan terbesarnya yang masih menjadi teka – teki.

Mengapa Song Ji Eun selalu bisa membaca perasaannya.

************ to be continue **************

 

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s