[Ficlet-Mix] The Wreckless Girl

The Wreckless Girl

[FICLET] The Wreckless Girl

Scriptwriter: Whitelil

Cast:

  • Red Velvet Joy
  • Gfriend Yerin
  • IOI Kim Sejeong
  • Black Pink Jennie Kim

Genre: G, Hurt/Comfort

Rating: PG-15

Note: Ini adalah hasil remake dari judul asli EXO Heartbreak Story yang pernah diikutkan lomba di EXO Fanfiction Indonesia.

***

-Part I: “Joy-ya, Let’s Not Broke Up”-

***

-Joy POV-

Aku mengutak-atik ponselku berkali-kali, merasa bosan menunggu seseorang di depan sebuah gedung seperti ini. Ku pandangi gedung tersebut lama, lalu menghela nafas. Siapa yg tak tahu salah satu gedung elit tempat bernaung artis dan idol terkenal? Gedung Cube Ent. Tak lama kemudian, sosok namja yg begitu familiar keluar dari dalam gedung tersebut. Aku masih menunggunya hingga mendekat. Namja sok polos itu tersenyum lebar menyambutku.

“Joy-yaaa bogoshipddaaaa (aku rindu)” ucapnya dengan wajah cerah.

Oppa, aku ingin putus” ucapku tanpa basa basi menanggapi ucapannya.

Wae (kenapa)?? Wae gabjagi (kenapa tiba-tiba)??”

“Aku lelah dengan semua ini. Kau terlalu sering mengabaikanku, membuat banyak sekali alasan untuk membatalkan janji denganku”

“Tapi hari ini aku tidak membatalkan…”

Majaaa (benaar) tapi kemarin kemarin? Sudah puluhan kali kau membatalkan janjimu pergi denganku. Kau juga jarang memberiku kabar, jarang meluangkan waktu untukku. Apa gunanya semua ini?”

“Joy-ya… Kenapa kau tiba-tiba seperti ini? Apakah ada sesuatu yang salah?” bodohnya kenapa pula ia harus bertanya?

“Satu-satunya yg salah disini adalah oppa. Apa kau tak menyadarinya?”

“Aku sadar aku salah. Tapi bukankah kau yg mendukungku untuk jadi idol? Aku seperti ini karna kau yg mendukungku…”

“Aku menyesali dukunganku padamu. Nan sirrheoyo (aku benci). Cube membuatmu jadi sangat menyebalkan”

“Joy-ya.. Jangan mengatakan itu”

WAE? Kau tidak suka jika aku menyalahkan agensimu?”

Jebaaal (aku mohoon). Tidak bisakah kau menungguku sebentar lagi? Tinggal sebulan lagi menuju debutku. Tidak bisakah kau bersabar sedikit lagi?”

Sirrheoyo (aku tidak mau)”

“Apa kau tidak akan menyesalinya? Pacarmu kelak adalah seorang idol terkenal”

“Sama sekali tidak”

“Joy-ya jebal jangan seperti ini”

Mianhae (maaf), Sungjae oppa. Uri keutnasseo (kita sudahi saja)” aku pun berjalan meninggalkannya begitu saja.

Ia terus meneriaki namaku, tapi aku tak akan menoleh ke belakang lagi. Sudah habis kesabaran ku menghadapinya. Agensinya itu membuatnya jadi sangat sangat menyebalkan dan aku benci itu. Maafkan aku Yook Sungjae.

***

-Part II: “Let’s Broke Up, Yerin-a”-

***

-Yerin POV-

“Ada apa denganmu hari ini? Jarang sekali kau meminta untuk bertemu denganku” ucapku seraya menyeruput matcha latte kesukaanku. Namja itu terdiam. Menarik nafas dalam dalam lalu menyeruput hot americano miliknya.

“Aku ingin putus, Yerin-a

Uhuk uhuk uhuk uhuk. Aku sontak tersedak mendengar kalimat itu keluar dari mulutnya.

MWOOO (APAAA)?”

“Aku rasa aku tidak bisa menjalani semua ini denganmu lagi” ucapnya dengan wajah datar. Sangat menyebalkan.

YAA! IM CHANG KYUN! Woaahh jinjjaa (benar-benar)” ucapku memegang tengkukku.

GEURAE GEURAE (BAIKLAH BAIKLAH)! Aku juga ingin putus denganmu. Kau pikir aku tahan dengan sikap dinginmu? Kau jarang mengirim pesan padaku, jarang meminta bertemu denganku, kalaupun bertemu kau lebih banyak terdiam. Percuma saja. Aku tidak merasakan pacaran denganmu” ucap ku kalap. Aku benar-benar kesal setengah mati.

Aku selama ini bertahan dan bersabar dengan sikapnya karna aku pikir ia bisa berubah. Nyatanya? Berani-beraninya dia memutuskanku? NIGA MWONDE (KAU INI SIAPA)?

Geurae” ucapnya singkat.

YAA bukankah kau keterlaluan? Aku yg seharusnya memutuskanmu karna kesalahanmu padaku terlalu banyak. APA SALAHKU PADAMU?” aku hanya tak habis pikir dengan sikap namja ini.

“Aku hanya tidak butuh pacar sepertimu” lagi-lagi aku tertohok mendengarnya. Beraninya dia mengatakan itu. Tidak butuh katanya?

“Aku juga tidak butuh pacar sepertimu. Tidak ada gunanya. Geurae! Uri keutnasseo” aku pun mengeluarkan ponselku lalu menelfon seseorang.

“Oh? Zelo-ya eodiya (kau dimana)? Aah bisakah jemput aku di kafe W di daerah Hongdae? Geurae ku tunggu” klik. Aku pun mematikan telfon.

Ya siapa yg baru kau telfon itu? Zelo..?”

“Uhm” kenapa juga namja ini mau tahu. Apa urusannya?

“Maksudmu.. Choi Zelo?”

Ndeee apakah ada Zelo lain di sekolah?” jawabku sebal.

Namja terkenal itu? Atlit renang itu?”

YAA SEKALI LAGI KAU BERTANYA..”

“Yerin-a bukankah kau keterlaluan? Apa kau selama ini dekat dengannya?” tanyanya tiba-tiba. Loh loh?

Wae? Apa urusanmu? Kau bukan pacarku lagi kan? Lagipula selama ini aku merasa seperti tidak punya pacar” balasku dengan dingin. Biar tau rasa dia. Menyesal kan memutuskanku?

“Yerin-a aku memang dingin padamu tapi bukan berarti aku punya yeoja lain selain kau. Aku tidak pernah mendekati siapapun selain kau. Memang sifatku yg seperti ini”

Tiba-tiba ponselku berdering. Zelo menelfonku.

“Aku tidak perduli. Aku tidak ada urusan dengan itu” ucapku lalu mengangkat telfon dari Zelo.

Ndeee? Ah kau sudah sampai? Tunggu, aku keluar sekarang” ucapku seraya bangkit dan meninggalkan Changkyun begitu saja.

“Yerin-a! Yerin-aa!” Changkyun memanggilku beberapa kali tapi aku tak ingin menoleh ke belakang lagi. Dia yang memutuskanku,  ya sudah. Mianhae, Changkyun-a

***

-Part III: “Forgive Me, Jennie-ya”-

***

-Jennie POV-

Aku sedikit berlari menuju ke taman, hujan gerimis membahasi Seoul sore itu dan aku tak menyiapkan payung. Aku memandang jauh ke tengah taman, tempat kursi taman bercat putih berada. Disana seorang namja tengah duduk, beberapa kali memandang sekeliling.

“Hanbin-a..” ucapku menghampiri namja tersebut. Namja itu menoleh lalu tersenyum tipis.

“Dari mana saja aku sudah menunggu hampir satu jam” ucapnya lembut, masih dengan senyuman.

Mian (maaf) jalanan sangat macet” ucapku lalu duduk disisinya.

“Mau kemana kita sekarang? Hari sedang hujan, sebaiknya kita pergi dari sini” ucap Hanbin lalu bangkit dari duduknya.

Kkajima (jangan pergi)” ucapku menarik tangannya untuk kembali duduk, “disini saja, aku tidak akan pergi kemana pun” ucapku membuatnya mengerutkan kening.

“Kau bisa sakit jika hujan-hujanan begini” ucap Hanbin, tapi akhirnya tetap duduk kembali.

Gwenchana (tidak apa-apa). Ada yg ingin aku bicarakan, sangaatt penting” ucapku dengan sejuta pikiran yg menumpuk di kepalaku.

Geurae (Baiklah). Apa yg mau kau bicarakan?”

“Beberapa hari lalu aku mengobrol banyak hal dengan seseorang…” ucapku menggantung, menunggu reaksinya.

Nugu (siapa)?”

“Eng.. Kim Seolhyun eonni

“Aahh Kim Seolhyun?”

“Apa kau mengenalnya? Dia baru datang dari Amerika sekitar dua minggu yang lalu”

“Dia sunbae (senior)-ku di sekolah, lalu dia pindah ke Amerika karena kuliah disana. Benar kan? Memangnya ada apa?”

“Aku yg seharusnya bertanya, ada apa antara kau dan Kim Seolhyun?”

Nothing.. Dia hanya seniorku di sekolah”

Geojitmal hajima (jangan berbohong)” aku memandang matanya dan ku temukan kebohongan disana.

“Aku tidak bohong. Memangnya ada apa? Apa dia mengatakan sesuatu padamu hingga kau bertanya seperti ini?”

“Dia mantan pacarmu kan?” Hanbin terdiam. Namja itu terlihat berpikir.

Nde” jawabnya pelan.

“Kenapa kau tidak pernah bilang? Jangan jawab karna aku tidak pernah bertanya” gertakku.

“Apakah masalah jika ia mantan pacarku? Hubungan kami sudah berakhir sejak dua tahun lalu kenapa kau ingin membahasnya?”

Geojitmal (bohong)”

Geumanhae (hentikan) Jennie-ya

“Kapan terakhir kali kau berkomunikasi dengannya? Kapan terakhir kali bertemu dengannya?” cecarku lagi.

“Aku tidak tau, sudah lama sekali”

“KIM HANBIN..” aku menaikkan nada bicaraku, “aku baru berbicara dengannya kemarin! Kau pikir apa yg kami bicarakan?”

“Apapun yg ia katakan padamu, aku mohon jangan percaya. Kau harus lebih percaya padaku, aku ini pacarmu”

“Apa alasanku harus lebih mempercayai pacarku dibanding sepupuku?” ia lagi-lagi terdiam. Kali ini benar-benar terdiam.

“Kim Seolhyun.. saudara sepupumu..?” tanyanya hati-hati.

Neo molla (kau tidak tahu)? Dua minggu yg lalu kau bertemu dengannya kan? Kau yg menjemputnya di bandara kan? Pantas saja, saat sebuah mobil berhenti agak jauh dari rumahku, aku sedikit curiga. Kenapa teman Seolhyun eonnie itu tidak mampir dulu, dan bahkan menurunkan Seolhyun eonnie agak jauh dari rumahku. Neo kkuna.. (jadi kau..)”

“Jennie-ya ini tidak seperti yg kau pikirkan…”

“Memangnya kau tau apa yg aku pikirkan? Mobil siapa yg kau pakai untuk menjemput Kim Seolhyun?”

“Jennie-ya ini benar-benar tidak seperti yg kau pikirkan, aku bisa menjelaskan”

“Aku ingin putus”

“Jangan katakan itu..”

“Satu tahun setengah. Aku sudah menjadi pacarmu satu tahun setengah Hanbin-a. Dan selama itu kau masih berkomunikasi dengannya setiap hari? Setiap ia berlibur kesini bahkan kau selalu menyempatkan bertemu dengannya? Lalu apa gunanya semua ini?”

“Jennie-yaaa aku hanya menghargainya sebagai senior”

Bullshit. Kau sangat mengecewakan Kim Hanbin. Ayo kita putus saja. Aku sudah cukup dengan semua sikapmu”

Geumanhae (hentikan), Jennie-yaa. Jangan mengatakan hal itu terus…”

Mianhae (maaf) Hanbin-a….” aku pun berlalu meninggalkannya.

Hujan gerimis masih senantiasa menjadi penonton setia kisah cinta kami. Aku tidak akan menoleh ke belakang lagi. Biarlah. Silahkan saja kejar Kim Seolhyun kalau kau mau. Walaupun ia sepupuku, aku tidak masalah jika kau ingin dengannya.

***

-Part IV: “Untouchable, Kim Sejeong”-

***

-Sejeong POV-

Aku terus berlari dan berlari. Garis finish benar-benar sudah di depan mataku, sedikit lagi aku bisa meraih rekorku. Aku harus bisa. Dan.. YAAA!!!

YAAAAA KIM SEJEONGG MENYENTUH GARIS FINISH!!! KIM SEJEONG DIPASTIKAN MENUJU KE FINAL UNTUK PERLOMBAAN LARI 1000M WOMAN TINGKAT NASIONAL!!!!”

“KIM SE JEONG! SARANGHAE! KIM SE JEONG! SARANGHAE!” aku menoleh ke arah tribun penonton, tempat dimana suara suara itu berasal. Senyum lebar sontak terbentuk dari bibirku. Joy, Jennie dan Yerin tengah bersorak disana, lengkap dengan atribut atribut layaknya seorang fans.

Ah sahabat-sahabatku, rasanya beruntung sekali memiliki kalian…

“Larimu bagus juga” ucap seseorang membuatku menoleh kaget.

Siang itu aku baru saja keluar dari ruang ganti, bersiap-siap untuk makan siang. Masih ada pertandingan final besok jadi aku harus beristirahat hari ini. Aku baru saja akan menghampiri sahabat-sahabatku yg tengah menungguku di tempat parkir, hingga tiba-tiba seorang namja asing menghampiriku dan berkata jika lariku bagus.

Nugueyo (kau siapa)?” ucapku mengerutkan kening. Aku tidak merasa pernah mengenal namja ini sebelumnya.

“Namaku Park Jimin” ucapnya dengan percaya diri lalu mengulurkan tangan. Aku memandangnya ragu, lalu akhirnya menjabat tangannya.

“Kim Sejeong” ucapku dengan senyum terpaksa.

“Aku sudah tahu. Ayo kuantar pulang” mwooo? Apa dia berniat menculikku? Hey, kita baru saja kenal!

Jwaeseonghamnida (mohon maaf |formal/). Terimakasih atas tawarannya tapi teman-temanku sudah menungguku di parkiran” ucapku lalu meninggalkan namja aneh itu begitu saja.

“Aku tau kau pasti takut. Kau berpikir jika aku mungkin saja berniat menculikmu, kan? Hahaha tidak usah takut. Aku teman Taehyung. Kau kenal Taehyung kan? Kau boleh bertanya tentangku padanya” ucapnya mengikutiku. Ia berjalan tepat di sampingku membuatku semakin takut.

Animnida gwenchanseumnida (tidak usah, tidak apa-apa |formal/)” ucapku berjalan makin cepat. Siapa juga yg mau menanyakannya pada Taehyung oppa? Tidak penting sama sekali.

“Ah Sejeong-a” ucapnya menarik lenganku. Aku sontak berteriak kaget.

YA jangan berteriak seperti itu aku kan bukan orang jahat” ucapnya panik.

“Berhenti mengikutiku” ucapku waspada.

Arrasseo arraseo (aku ngerti aku ngerti) aku tidak akan mengikutimu, tapi dengan satu syarat. Berikan idline mu padaku” ucapnya lalu mengulurkan ponselnya. iPhone 7? Woah!! Ponsel keluaran terbaru yg harganya sangat mahal itu? Namja ini memilikinya? Aku semakin yakin jika ia adalah penjahat. Jangan-jangan ia mafia human traffic! Mafia di zaman sekarang kan sangat kaya raya.

Sirrheoyo (aku tidak mau)” ucapku kembali berjalan cepat.

“Kalau begitu aku akan terus mengikutimu”

“Kalau begitu aku akan berteriak jika kau penjahat! Jangan macam-macam! Semua orang disini tentu mengenalku!”

Arrasseo arrasseo aku tidak akan…” Swiingg~ Aku berlari secepat yg aku mampu menuju mobil Joy. Yedeura (kawan-kawan) selamatkan aku!

Malam itu, aku akhirnya menanyakan tentang Park Jimin. Aku menyerah setelah bergelut dengan logikaku. Hatiku ingin menanyakan tentangnya, benar-benar menyebalkan. Maka malam itu, aku menyuruh Kim Taehyung datang ke rumahku. Kim Taehyung adalah sepupuku tercinta. Ia sangat dekat denganku karna usia kami hanya terpaut satu tahun. Rumahnya tak jauh dari sini dan kami bersekolah di sekolah yg sama. Maka jadilah aku sangat sangat dekat dengannya.

Yaaa ternyata kau tertarik juga padanya?” ucapnya lalu tertawa meledek.

Anieyo (tidak)! Aku hanya bertanya karena ia menyuruhku untuk bertanya padamu”

“Hahaha kenapa kau sensitif sekali. Jimin adalah sahabatku sejak SMP, apa aku tidak pernah bercerita sekalipun tentangnya?” Aku menggeleng. Bahkan ia tak pernah menyebut nama itu.

“Dia sangat baik, aku mengatakan ini bukan karna dia menyukaimu. Dia anak orang kaya, ayahnya memiliki banyak bisnis di luar negri. Tapi satu hal, dia playboy dan senang main perempuan”

Jinjjayo (benarkah)?” pantas saja jika ia playboy. Perlu ku akui, namja itu memang sangat keren tadi. Dengan kemeja flanel kotak-kotak berwarna biru, juga kacamata hitam. YA Kim Sejeong jangan berpikir macam-macam. Ingat, dia playboy!

“Uhm. Tapi dia sudah menyukaimu sejak lama. Sering sekali ia menanyakan tentangmu padaku”

“Bagaimana dia bisa kenal aku?”

“Tentu saja dariku, pabo (bodoh). Dia juga beberapa kali menonton perlombaanmu”

JINJJA?”

“Kalau kau mau dengannya aku bisa mendekatkan kalian”

Sirrheoyo (aku tidak mau)”

Waaeee (kenapaaa)”

“Kau bilang dia playboy dan senang main perempuan. Kenapa juga kau menyodorkan saudaramu ini pada namja playboy seperti itu”

“Itu hanya main-main dia hanya bersenang-senang dengan perempuan perempuan itu”

“Ah dwaesseo (sudahlah). Aku tidak mau dengar. Sudah sana kembali ke rumahmu”

Line!! Sebuah notifikasi tiba-tiba masuk ke ponselku.

Park Jimin add you as friend by id.

YAA OPPA! Apa kau yg memberikan id-line ku pada Park Jimin?”

Dangyeonhaji (tentu saja)”

YAAA WAEEE

Line!! Sebuah pesan tiba-tiba masuk setelahnya.

Annyeong Kim Sejeong. Kau pasti sedang menanyakan tentangku pada Taehyung, kan? Ayo pergi denganku besok. Akan ku jelaskan apapun yg membuatmu penasaran.

YAAA KIM TAEHYUUNGG NEO JUGULLAE (APA KAU MAU MATI)?!”

SIRRHEOYO.

Aku pun segera membalas pesan tersebut dalam capslock.

***

END.

Haaaiii haaaiii aku kembali dengan fanfict absurd inii hihi. Oh iyaa kemarin ada beberapa masukan untuk memberikan artian di setiap kata-kata berbahasa Korea yg aku gunakan di dalam fanfict, maka di fanfict ini aku menambahkan artiannya di dalam kurung untuk memudahkan chingudeul dalam membaca ff-ku hehe.

Ada lagi nih sedikit bocoran buat chingudeul, aku sedang on process pembuatan Stay With Me Sekuel… any of you excited about that? Absolutely not, right? Kkkk~. Terimakasih sudah membaca fanfictku yeorobuunn❤

Who’s your favorite heartbreak story? Please tell me on your review below, thankyou❤

20 thoughts on “[Ficlet-Mix] The Wreckless Girl”

  1. Walaupun penulisannya sedikit berantakan (ada beberapa kata yang disingkat) dan pemilihan katanya ada yang kurang tepat, tapi aku suka ide ceritanya.

    Masalah dikasih arti. Menurutku sih itu malah gak enak dilihat. Entahlah, karena ff yang biasanya kubaca tidak ada yang diberi arti seperti itu. Kalau menurutku sih biar tidak usah dikasih arti, author menggunakan kata-kata dalam bahasa Korea yang sering disebutkan/didengar. Jadi pembaca mengerti walau tidak usah dikasih artian.

    Ah, itu cuma saran dari saya dan sifatnya tidak mengekang author. Jadi, jika author merasa lebih nyaman dengan gaya yang sekarang, lakukan saja seperti itu.

    Keep Writing^^

    Thor, saya nitip yang di bawah….

    Kamu suka membaca ff dengan cast K-Pop atau kamu suka nulis-nulis FF tentang K-Pop, tapi gak tahu mau di-post dimana. Kirimkan saja FF kalian di https://kpopfanfictionindonesiablog.wordpress.com/ . Sebelum itu baca dulu aturannya https://kpopfanfictionindonesiablog.wordpress.com/send…/ . Untuk para newbie gak usah takut/malu/ minder, kirimkan saja fanfiction kalian, ok. Itung-itung buat tempat belajar. Karena seorang yang hebat pasti butuh perjuangan sebelum hal itu terjadi.

    Jika ada yang ingin berbagi link blog kalian dengan KFI bisa langsung klik link ini https://kpopfanfictionindonesiablog.wordpress.com/bertuk…/ .

    Maaf sekali blog ini masih sepi karena baru saja dibuat. FFnya juga belum ada, tolong partisipanya ya. Agar blog ini ramai. Jangan lupa klik ikuti ya. Kamsahamnida…

    Disukai oleh 1 orang

    1. Hai mimin kpopfanfictionindonesia, such an honor dpet komen dari adminnya langsung hehe😊

      Terimasih banyak sudah menyempatkan membaca dan memberi review, sarannya diterima dgn senang hati hihi, aku belum terlalu lama bergelut menulis fanfict jadi mohon maaf jika masih banyak kesalahan disana sini hehe😂😂

      Aku akan terus berusaha memperbaiki tulisanku kedepannya, sekali lagi terimakasih^^

      Suka

      1. Hehehehe…
        Iya, sama-sama😀 . Ah benarkah? Tapi udah bagus kok, tinggal di perbaiki sana sini. Memangnya sudah berapa bulan atau tahun? Hihihi, entahlah, kalau saya 1 tahun, itu sudah bisa disebut senior bukan ya😀 ?
        Un, terus berusaha ya ^^
        Gemeng-gemeng e’hem kamu mau sumbangin fic ke KFI https://kpopfanfictionindonesiablog.wordpress.com/ . Kalau gak mau juga gak papa, sifatnya tidak mengikat😄

        Disukai oleh 1 orang

      2. Kalo mulainya sih udh lama udh dari SMA tapi yaa gitu aku moody orgnya dan kalo bikin ff ga pernah selesai😂😂 baru ada 3 ffku yg beneran beres jadi yaa begitulah kadang cara penulisannya kurang baik😂😂

        Okee nanti aku sempatkan ngirim ffku yaa eon, eh btw aku 96line jadi harus panggil mimin eon atau saengi?😊

        Suka

  2. Wkwkwk lucu ngebayangin mukanya I.M. Dia yang minta putus eh malah dia yang ngerasa ditinggal dan di khianati (?) wkwk. Pas ngebaca bagian jenny, malah baper tau hanbin gak bisa move on.

    Keep writing ya🙂

    Suka

    1. Hii tamtam terimakasih reviewnyaa yaa😊😊

      Wkwk emg aiem melas bgtt yerinnya sengaja mau bikin dia nyesel dan berhasil😄😄

      Iyaanih abin gabisa moveon karna pesona seolhyun terlalu kuat😂😂

      Suka

  3. hi there!

    wah asik ada translatenya lol. ya meskipun ada komen yang justru kontra ehehhe.

    ya it’s up to author sih^^
    bisa juga artinya ditaruh footnote biar ngga mengganggu, mungkin ya?😦

    apa ini cewek cewek pemutus (?) wkwkwkwk
    itu Kisah Sejeong udah ngga ngerti lagi aku wkwkwkwk. untouchable banget hahha..macem langsung bikin ciut bales line kaya gitu hahha

    see ya~

    Disukai oleh 1 orang

    1. Haii thiaa iyaa itu pesenan beberapa reader yg minta translatean hehe tapi mungkin kurang nyaman juga dibaca aku jadi bingung😄😄

      Mereka cewek-cewek seterong gituu deehh hehe😊😊

      Terimakasih reviewnyaa yaaa^^

      Suka

      1. ya termasuk aku yg minta translate lol xD
        ya mungkin ada yg merasa kurang nyaman, ada yg merasa butuh, opini orang beda beda sih ya ._. baiknya gimana aja deh :’D

        iyes, douita!

        see ya^^

        Suka

  4. Haiiii, aku new reader dan ini ff pertama yg kubaca disini hihi❤ anyway aku suka sekali sama cewek2 di ff ini yang strong terus malah cowonya yang dibikin mewek ama mereka(?) apalagi partnya sejeong wkwk lucuuuu~ ditunggu karya2 yg lainnnn!

    Suka

    1. Haloo salam kenal dan selamat menjelajah di ifk hihi😊

      Waahh such an honor menjadi ff pertama yg kamu baca disini hehe, terimakasih sudah memberi review dan meninggalkan jejak, keep reading yaa😊😊

      Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s