[Movie Festival 4] Reddish by Galaxysyf

Reddish

REDDISH

Scriptwriter

Galaxysyf

+=+

Staring
Jung Hana
Jeon Wonwoo
Chwe Vernon

+=+

Genre
Romance || Angst

 

.

“Aku ingin warnamu kembali, Hana.”

.

___

Aku menyukai warna merah, melambangkan semangat, keberanian, dan cinta. Aku suka ketika langit berubah kemerahan, kemudian bercampur dengan warna jingga saat mentari mulai kembali ke peraduannya dan kau ada di sana.

Aku suka ketika kedua pipimu mulai merona kemerahan. Terlihat manis bersama dengan liptint berwarna red cherry yang menjadi favoritmu. Kau selalu tahu, warna merah sangat cocok denganmu meski setelan serba hitam sudah seperti seragam wajib bagimu. Kau bahkan ingin mewarnai rambutmu dengan warna merah, tapi tak berani karena bagimu hal itu akan terlalu mencolok.

Kau resmi debut beberapa hari sebelum ulang tahunmu. Wajahmu memerah seharian, tanda jika kau senang luar biasa. Kau bahkan menelponku beberapa kali di jam praktik dokter untuk memberitahu bagaimana perasaanmu saat itu, bagaimana gugupnya kau sampai rasanya kau ingin berteriak di belakang panggung. Tapi aku tak ingin merusak hari bahagiamu, jadi aku rela meninggalkan beberapa pasien.

Aku jadi suka melihatmu di TV, menyanyi dan menari penuh semangat. Banyak orang yang mendukungmu dan aku senang mendengarnya. Namamu sering diteriakan ketika bagianmu dalam lagu mulai kau nyanyikan. Kau jadi sangat populer.

Untuk beberapa alasan, aku rindu ketika kau masih menjadi teman terdekatku. Aku jadi sering minum di Starbucks sendirian ketika kau sibuk melakukan promosi untuk lagu barumu. Akhir pekan hanya bisa kuhabiskan di Rumah Sakit karena kau sudah tak bisa lagi mengajakku menonton film. Wujudmu sudah jarang kulihat saat kau lebih sering berada di Cina dan Jepang untuk beberapa waktu.

Setidaknya kau jadi punya banyak teman selama setahun kau menjadi member girl group. Kau juga jadi dekat dengan para sunbae dan rookie sepantaranmu. Hal itu termasuk seorang rapper dari grup Seventeen. Namanya Vernon, katamu. Kalian sudah saling mengenal sejak kau masih menjadi trainee. Kupikir hal itu wajar mengingat kau sangat mudah berbaur dengan lawan jenis berkat sifat tomboymu.

Kau jadi sering curhat padaku soal respon orang-orang tentang hubunganmu dengan Vernon yang hanya sebatas teman main. Meski hanya via telepon, aku senang kau punya waktu untuk menghubungiku. Meski yang bisa kudengar hanyalah keluhanmu karena penggemar Vernon yang kekanak-kanakan mulai menghinamu, tapi aku puas karena bisa mendengar suaramu. Setidaknya kau tidak lupa padaku.

Suatu hari, dating news Vernon muncul dan sudah dikonfirmasi kebenarannya. Aku lega karena bukan nama Jung Hana yang menjadi subjek wanita di berita itu. Namun berita lain soal hubungan persahabatnmu dengan Vernon merenggang juga muncul seperti tak mau kalah. Hal itu mulai menggangguku, terlebih ketika kau menghubungiku setelahnya.

Aku bertemu denganmu lagi setelah nyaris 2 tahun kau sibuk sebagai seorang Idol. Kau terlihat jauh lebih cantik dari yang kulihat di TV, juga yang terakhir kali bisa kuingat dari pertemuan kita. Wajahmu masih didominasi warna kemerahan seperti biasa dan aku suka itu.

Kau mengajakku makan bibimbap di restoran favoritmu seperti yang selalu kau lakukan dulu. Makanmu banyak, sangat lahap hingga kedua pipimu mengembung karena penuh dengan nasi dan untuk beberapa kasus, hal itu tidak begitu bagus karena artinya kau sedang stress. Tapi kau tidak bicara apapun selain menanyakan soal kabarku dan apa yang sudah kulakukan selama aku menjadi seorang dokter.

Aku akhirnya bertanya, “Apa yang terjadi padamu dan Vernon?”

“Kau lihat beritanya?” balasmu lesu.

“Persahabat yang merenggang bukan hal yang bagus, kau tahu itu.”

Aku melihatmu menghela nafas berat.

“Persahabatan antara pria dan wanita bukan lah persahabatan yang sehat. Bukan hal yang mustahil jika ada sesuatu antara keduanya. Beberapa orang berpikir seperti itu. Terlebih lagi ketika foto bersamaku lebih terekspos di instagram Vernon ketimbang dengan pacarnya sendiri. Huft.. aku bisa apa?”

Kau menyukai Vernon, bahkan sebelum kau mengenal Vernon secara pribadi. Sejak awal kau sudah menjadi fans Vernon. Aku tak terkejut jika perasaanmu terhadap sahabatmu yang lain itu berubah menjadi sesuatu hal yang lebih besar. Namun kau jadi kehilangan warnamu. Rona merah indah di kedua pipimu seolah sirna bersama datangnya kelabu. Kau mencoba tetap tersenyum meskipun aku tahu kalau hatimu tak pernah secerah apa yang terlihat. Kedua matamu tak berbinar sesering dulu.

Kudengar kau mengunjungi kawan lama kita, Bobby dan Fei dengan pikiran yang kacau. Seolah hatimu tak lagi kuat menanggung beban rasa sakit yang kau biarkan menggerogoti dirimu. Jika harus jujur, aku juga tidak kuat melihatmu seperti ini.

Kau memang benar. Persahabatan antara pria dan wanita bukan lah persahabatan yang sehat. Bukan hal yang mustahil jika ada perasaan lebih yang kusimpan, Hana. Ingin rasanya aku datang padamu, mengatakan apa yang selama ini kurasakan. Hanya itu yang ingin kulakukan.

Aku ingin melihat warna merahmu kembali, Hana.

___

Hana meremas lembar kertas ditangannya tanpa ia sadar jika air matanya telah jatuh. Tak ada yang menyangka jika selembar surat bisa membuat hati Hana merasa hancur, lebih dari sebelumnya. Hana tak bisa berhenti menangis dan berteriak ketika yang bisa ia rasakan hanyalah rasa kehilangan.

Sekarang hanya ini yang Hana punya. Hanya surat ini yang tersisa dari Jeon Wonwoo setelah seorang tentara mengabarkan berita resmi tentang kematian dokter muda itu di sebuah negara konflik militer sebagai seorang relawan.

Lalu bagaimana bisa kemerahan di wajah Hana kembali?

16 thoughts on “[Movie Festival 4] Reddish by Galaxysyf”

  1. WAH NAMAKU KOK ADA DI FFNYA CELLINE HEHEHEHEHEHE TERHURA:”””) AIH FEI AMA BOBBY DISANDINGKAN MAH BAGAIKAN AIR COMBERAN SAMA AIR WUDHU WKWKWKWKWKWK (Bobbylah air cumberannya) #CANDAWOY😄 /langsung ditabok fans ibob) :((((

    TAPIII AKU SUKAA DEH BACA CERITANYAAA walaupun sedikit tapi jadi gak kerasa bacanya wkwkwkkwwkwk eh tetiba udahan aja :((( cuman aku agak emmm apa ya baca kata ‘Kau’ terlalu sering jadi agak gimana gitu, bukan membosankan sih cuman bacanya kayak ‘Kau’ lagi ‘Kau’ lagi wkwkwkwkwkwkwk ehtapi mungkin itu emang povnya ya? Kalau diganti kadang kamu atau dirimu apa jadi gak konsisten ya? Ah taulah aku tidak berbakat aseli :((((((( JADI MAAFKAN KALO KOMENKU ANEH BEGINI:((( maaf juga ya gak maksud menggurui:((( ehehehehehehehe ❤❤❤❤

    TAPI YANG PENTING AKU SUKA IDE DAN ALUR CERITANYAAAAA ❤❤❤ APALAGI ADA KATA FEI MUNCUL WKWKWKWKWKWKWKWKWK😄 🙈🙈🙈 makasih cel udah mau masukkin namaku di ff mu hahahahaha😄 ❤❤❤❤ 😘😘😘😘 terus berkarya ya! {}

    Salam,
    Fei 98l juga<3

    Disukai oleh 1 orang

    1. WAAAAAH MAKAAASIIIH FEI >< Masih bayak yg perlu aku perbaiki. Ini ff rada bobrok emang. Aku bakal belajar nulis ff yg bener terus biar hasilnya bisa maksimal di ff selanjutnya 💕💕

      MAKASIIH JUGA UDAH MAU MAMPIR DAN BACA FF KU YG MASIH BOBROK INI ❤️❤️❤️ Fighting!!!

      Suka

  2. dan berakhir angst…
    halo!
    ceritanya simpel, ringan. kisah persahabatan yang diceritakan dalam surat tugas seorang tentara (medis). bagaimana warna merah hana bisa kembali kalau salah satu sahabatnya menghilang lagi :”)) penggambaran lewat surat ini ga disangka dan bikin ending jadi ngena.
    good job! semangat nulis yaa!

    Suka

  3. hi there!

    endingnya nyess. kretek :””)
    secara tersirat, memang Wonwoo alasan rona kemerahan Hana. tapi alur awalnya tentang persahabatan keduanya itu simpel, saling memahami itu manis menuruku. habisnya perhatian sederhana tapi saling mengagumi. dan edingnya udah deh nyess, cuman kabar dari surat. kretek sekali <//3

    see ya~

    Suka

  4. Salam kenal, galaxy-ssi!

    Mari aku mulai reviewnya.

    Judul:
    Reddish. Lalu aku lihat covernya. Kok kayak cerita horror gitu ya? Tapi covernya lucu. Beda dari yang lain.

    Lalu aku lihat cast. Hm, seventeen lagi dan lagi.

    Isi cerita:
    Aku gak bisa nangkep yang jadi aku itu vernon atau wonwoo. Pas baca lagi baru bisa membayangkan kalau itu Wonwoo.

    Lalu menyinggung tentang persahabatan cewek-cowok. Jadi si Hana suka Vernon? Lalu aku pikir kalo Wonwoo juga suka Hana. Segitiga kah?

    Aku juga lega pas lihat dating news Vernon bukan sama Hana. Wkwkwkwkwk.

    Wonwoo berasa sayang sama Hana. Dia sebagai sahabat, atau mungkin naksir, gak mau lihat Hana kehilangan warna hidupnya.

    Ya, diakhir cerita pun Hana tetep kehilangan warnanya. Wonwoo telah tiada. Aku nangkep ya sih Hana tuh baru sadar kalau orang yang melukiskan warna dihidupnya adalah Wonwoo.

    Aku suka cerita ini. Simple tapi agak ngena.

    Aku nemuin satu kata yang gak sesuai KBBI nih.
    respon –> respons
    Setau aku sih pake ‘s’ di belakang.

    Terima kasih sudah memberikan bacaan seperti ini!🙂

    With love,

    energytea

    Suka

    1. Annyeong >< Waah makasih buat reviewnya 😄
      Untuk poster, mungkin karena aku terlalu suka sama font-nya jadi nggak mikir lagi kalau akan cocok atau nggak sama ceritanya 😅

      Hehehe tadinya mau pakai cast exo, tp karena rules-nya nggak boleh pakai cast exo, jadinya aku pakai cast seventeen.

      Awalnya aku juga memikirkan apa readers akan merasa bingung atau tidak soal FF ini POV-nya siapa. Tapi ternyata aku kurang detail lagi, lain kali pasti akan lebih baik /bow/

      Iya, Wonwoo suka sama Hana, Hana suka sama Vernon, Vernon punya pacar. Ini cinta segi banyak /g 😂

      Terima kasih ya udah mampir dan ngasih review dan sarannya 🙆🏻💕

      Suka

  5. HALO!
    Salam kenal, Kak!
    Ada beberapa yang perlu dikoreksi, yang pertama itu nafas. Seharusnya napas. Terus, bukan lah. kata ‘lah’ tidak perlu diberi spasi. Ditangannya. Seharusnya di tangannya.
    Dalam segi cerita, KEREN! Apalagi endingnyaa Twistnya dapet banget! Yaampun ga nyangka banget kalau Wonwoonya matiiii :((( Ceritanya ngalir, bisa dinikmati. Aku sukaaaaa!

    Nice, kak! Keep writing!^^

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s