KNIGHT, WINGS & BLOOD PRINCE

tumblr_oemt0yuyhl1ui4a49o1_540

KNIGHT, WINGS & BLOOD PRINCE

  a fanfic by Juliahwang

starring

[BTS’s] Jungkook, Jimin, Namjoon, Seokjin, Taehyung, Yoongi & Hoseok

Genre: Drama, Sad, Brothership, Fantasy!AU Rating: PG-15 Lenght: Vignette

cr pict : google

.

.

.

Jungkook tengah menikmati indahnya matahari tenggelam di atap gedung sebuah gereja. Sengaja tak menghiraukan alarm yang berbunyi nyaring di telinganya. Jungkook sudah lelah. Lelah akan hidupnya yang tak akan berlangsung lama.

“Sedang menikmati keindahan alam sebelum kematianmu?” Jimin datang dengan kepakan sayapnya yang indah. Sebagai salah satu anggota kerajaan yang paling di segani, Jimin tak bisa mengelak walau itu dari penampilannya setiap hari. Sayap emas yang indah, mahkota kecil transparan yang agung dan terakhir … busana khas kerajaan para peri.

“Tentu kau sangat tahu.” Jungkook menyahutinya dengan setengah hati. Cahaya berpendar di tubuhnya juga mulai meredup. Memasang tampang menyedihkan adalah hal bodoh yang akan ia lakukan sampai akhir nanti.

Suasana kembali hening. Jimin maupun Jungkook tak ada yang memulai percakapan lagi. Jimin sibuk membetulkan mahkota yang sejak tadi melorot di atas kepalanya, sedangkan Jungkook masih tetap diam sambil menunggu pendar di tubunya benar-benar hilang. Dan ketika sang bintang telah terlihat, hanya Jimin sendiri yang bercahaya di samping Jungkook yang nampak tak terlihat.

“Sudah waktunya,” ucapnya sambil beranjak dari tempat itu. Jimin ikut-ikutan sambil mengembangkan sayap di punggungnya. “Kau akan mati sekarang? Oh, ayolah kawan, jangan membuatku merasa bersalah saat ini.”

Jimin menarik lengan Jungkook dan mengajaknya terbang bersama. Bentangan sayap di punggung Jungkook kini hanya tinggal bulu-bulu yang terlepas seperti daun berguguran. Liquid bening memenuhi matanya, menahan perih. Jungkook bukan lah seorang kesatria lagi. Namanya telah tercoreng di seluruh penjuru kerajaan.

Mereka telah sampai di wilayah kerajaan. Jimin dengan setia menuntun Jungkook memasuki istana dengan dagu terangkat layaknya seorang bangsawan. Di sana telah duduk Namjoon dan Seokjin tepat di singgasana teratas milik kakak tertua. Penguasa wilayah luar dan kerajaan lain yang ingin bergabung. Pemilik sayap terindah bangsa peri. Raut wajah mereka nampak tenang namun tersirat kebijakan di dalamnya. Tak ada yang menandingi kepintaran Namjoon dan kekuasaan Seokjin.

Jungkook mulai gelisah. Hanya bisa menunduk dalam menahan malu dan juga kesedihannya. Tak jauh dari sana, ia melihat siluet anggota kerajaan yang lain. Masih ada tiga lagi yang patut ia waspadai. Yoongi: putra ketiga dengan segala kelicikannya, lalu Hoseok: kelincahan dan mulut pedasnya jika mengadu adalah masalah besar bagi Jungkook, sedangkan Taehyung: putra gila yang senang membunuh para peri tak bersalah hanya untuk kesenangan (Jungkook hampir menjadi korbannya, omong-omong).

Mereka semua ada di sana. Menatapnya tajam dengan raut wajah yang sama-sama bingung. Jimin hanya mengangkat bahu sambil berlutut memberi hormat kepada kakak tertua. Sayap indahnya menutup sebagian tubuh dan hanya menyisakan kepalanya yang tertunduk. Begitulah sebuah penghormatan dalam kerajaan ini.

“Kenapa kau membawa penghianat ini kembali ke istana?” Namjoon membuka suaranya. Menyisakan keheningan setelah semua tatapan kini mengarah ke Jimin. “Ia akan mati dalam hitungan menit, tapi, bolehkah ia bersaksi sekali lagi?”

Putra-putra lain mendekat menuju singgasana mereka. Duduk melingkar menyisakan satu kursi milik Jimin. Posisi itu membentuk huruf U dengan Namjoon dan Seokjin berada di tengah. Dan Jungkook harus siap menerima sidangan kedua dari mereka.

“Aku tidak pernah membunuh siapa pun dalam kerajaan ini. Aku hidup dan mengabdi disini dengan sukarela. Apa pantas aku disebut sebagai pembunuh sang putri?”

Hening tercipta kembali. Yang terdengar hanya dengusan dari si Gila Taehyung. Semua terlihat sibuk sendiri. Tak ada yang mau mendengar pembelaan Jungkook kembali. Jungkook menahan air matanya sedari tadi. Jika ia bisa membangunkan sang putri dan membawanya ke ruangan ini, ia akan melakukannya. Tapi sang putri tak akan bangun untuk kedua kalinya dan lebih memilih tidur selamanya dalam ruangan khusus yang dibuat para saudaranya.

“Semua bukti telah menunjuk ke arahmu, Kesatria. Tak ada yang berada di tempat kejadian selain dirimu. Sang putri tak mungkin mati jika panah itu tak mengenainya.”

“Tapi aku tak membawa panah saat itu dan aku hanya sedang bertugas begitu—“

“—pembohong akan tetap menjadi pembohong, Kak. Lihatlah! Mungkin Jimin ingin ikut bersamanya ke neraka dengan punggung tanpa sayap seperti itu. Menjijikkan!”

“Diamlah Taehyung! Jangan lupa bahwa kau hampir kehilangan sayapmu itu hanya karena manusia hina yang memanfaatkanmu.” Jimin mulai geram akan perlakuan adik termuda mereka. Hanya bisa mengepalkan tangan begitu Taehyung tersenyum sinis dan mengabaikan kata-katanya.

Jimin melangkah menuju kursi kosong di samping Taehyung. Kini gilirannya beragumen untuk menyelamatkan Jungkook; kesatria pemberani yang telah menyelamatkannya dahulu. Jimin tak pernah lupa dan berhutang budi hingga saat ini.

“Tolong buatlah kesepakatan yang bijak, Kak. Bukti itu tidak seluruhnya memojokkan Jungkook, ada pula yang beranggapan jika itu memang bukan salahnya. Lihatlah pria itu, betapa menyedihkan ia saat ini tanpa sepasang sayap dan cahaya pendar seorang Kesatria.”

Semua mata kini mengarah ke Jimin tanpa ada yang berkomentar. “Satu kesalahan telah menutup semua kebaikan yang ia buat. Kau harus ingat itu.”

“Aku tahu itu, Kak Yoongi, tapi berikanlah ia kesempatan kedua. Puteri juga tak akan hidup jikalau Jungkook mati.” Masih membela, Jimin kembali membahas hal yang paling sensitif untuk mereka semua. Kenyataan bahwa sang putri memang telah tiada.

Hoseok sepertinya nampak keberatan. Ia beranjak dari kursinya lalu mengahampiri Jungkook dengan tatapan dingin bak penjahat. Dilihatnya simbol peri (terlihat seperti batu berlian berwarna kuning keemasan) yang masih tertanam di kening Jungkook. Mulai meletakkan telapak tangannya dan menariknya keluar. Itu adalah hal paling menyakitkan yang Jungkook alami semasa hidupnya.

“AGH!!!”

Jungkook berlutut di hadapan Hoseok. Merasakan betapa lemas dan sakitnya ia saat ini. Seluruh tubuhnya terasa tak berfungsi. Sayap dan simbol kesatrianya telah hilang. Ia bagai di lucuti perlahan oleh mereka semua. Ia tak berdaya dan ia ingin menyudahi ini semua.

Yoongi dan Taehyung tertawa penuh kemenangan melihatnya. Yang dilakukan Namjoon dan Seokjin hanya diam dan menonton, sedangkan Jimin nampak bingung harus melakukan apa lagi. Seluruh tubuh Jungkook nampak menguning dan kemudian berubah transparan. Bagai makhluk yang bersiap untuk lenyap dari muka bumi. Ia gemetar sambil memeluk lututnya. Kembali menangis tanpa ada yang membantu.

Jimin akhirnya bangkit mengikuti jejak Hoseok. Mengambil belati milik Taehyung lalu berdiri tepat di hadapan Jungkook yang akan lenyap bagai debu dalam hitungan detik. Kejadian tak terkira telah ia lakukan. Menggores telapak tangannya dan menghujani Jungkook dengan darah segar yang baru saja ia buat. Semua yang ada di sana adalah saksinya. Jimin berlutut sambil mengembangkan sayapnya. Sinar keemasan mulai terlihat dan keenam saudara itu bersiap menyambut  benih peri baru.

“Bangkitlah kembali, Kesatria Jungkook!”

 

 

 

tumblr_oemmmz79bw1v1tehmo4_r1_400

-fin

9 thoughts on “KNIGHT, WINGS & BLOOD PRINCE”

  1. ADUH AKU GAK TAU MAU KOMEN APA 😁
    Gak nyangka mereka pangeran2 bersayap
    Kasian banget kookie musti mati karna pitnah huhuhu puk puk kookie
    Taehyung plus yoongie udah pen aja aku cekek kan kacian kan dedek kookie
    Tapi gak papa karna akhirnya kookie gajadi mati sia sia karna abang jimin tercinta nan seksehh menyelamatkan
    YEYYYY
    GOOD JOB THOR!!!!

    Suka

  2. Kakjuls! Fantasy! Suka bangeeeet.
    Yaampun yoongi jadi jahat gitu kuingin tertawa:”””””) tapi cocok kok wkwk
    Suka banget, ceritanya ngalir, dan fantasynya kusuka sekali!:3

    Penasaran benih baru jungkook tumbuh laginya kayak gimana heuheu. Ditunggu next chapternya, kakjuls!🙌

    Suka

    1. HAI TOB!
      Oh mai jan ketawa nanti kamu di habisin sama yoongi /palk xD
      HUHU MAKASIH BANYAK TOB APALAH FF INI HANYA SECUIL KECIL NASI AKING DI POJOK WARTEG (?)

      Chapter? hoho aku tidak berniat melanjutkannya say ^^
      but makasih sudah mampir❤

      Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s