PROMPT #7: SWEATER

sweater-copy

 PROMPT #7: SWEATER by Tob

Park Jinwoo – Jinjin [Astro] ft. Park Junghee [OC]

 AU!Family, Life – G – Drabble

Prompt based on here.

“Jadi ini masih tentang Mark, ya?”

.

.

.

Sejak dua hari yang lalu Junghee uring-uringan tak karuan, membuat Jinwoo pusing kepala dibuatnya. Junghee bahkan hampir melemparkan ponselnya ke tempat sampah, tapi diurungkannya begitu gadis itu ingat bagaimana perjuangan untuk membeli ponsel pintar itu.

Awalnya Jinwoo pikir letak permasalahannya itu ada di ponsel milik Junghee, tapi ternyata setelah ditelusuri lebih dalam, bukan ponselnya yang bermasalah,melainkan apa yang di tampilkan oleh layar ponsel pintar itulah yang menjadi biang keladi dari semua permasalahan ini.

“Emangnya sweter itu kenapa? Kamu mau beli?”

Jinwoo melihat aplikasi di salah satu media sosial milik adiknya yang sedang menampilkan sweter berwarna hitam. Junghee yang baru keluar dari kamar mandi (gadis itu menyimpan ponsel di atas meja ruang keluarga) mengerutkan kening karena tidak mengerti arah pembicaraan yang ditelurkan oleh sang kakak.

“Ponselmu.”

Begitu kata kunci diterima, gadis itu beringsut mendekati sang kakak lalu mengambil ponselnya dengan cekatan. “Kak Jinwoo tidak sopan main ambil ponsel orang seenaknya!”

Jinwoo mengendikkan bahunya, berusaha tak acuh. “Salah sendiri simpan di mana saja.”

Junghee mengerucutkan bibirnya lalu kembali menekuni layar ponselnya dengan sesekali menggerak-gerakan jari telunjuknya tepat di atas layar.

Selanjutnya konversasi tidak diteruskan; Jinwoo memilih untuk mengerjakan tugas matematika dasarnya, sedangkan Junghee kembali fokus dengan apa yang disajikan di layar ponsel.

Harusnya Jinwoo bersyukur karena dengan heningnya suasana yang sedang terjalin sehingga kegiatannya pun dapat berjalan lancar.Tapi, ternyata kedamaian tersebut hanya berlansung kurang dari sepuluh menit karena suara teriakan nyaring terdengar oleh gendang telinga Jinwoo berikutnya.

Argh!” Junghee kini menggigit bibirnya pelan. “Menyebalkan! Menyebalkan! Menyebalkan!” lanjut gadis tersebut tanpa peduli dengan Jinwoo yang baru saja mau mengerjakan soal nomor terakhir.

Jinwoo tentu menangkap gerak-gerik aneh dari si adik, tanpa pikir panjang lelaki itu mendekati adik perempuannya dan duduk di samping gadis tersebut dengan raut muka penuh tanya. Belum sempat bibirnya meloloskan sebuah pertanyaan, Junghee lebih dulu menyela,

“Kak Jinwoo mau tidak belikan aku sweter?”

Jinwoo mulai bisa membaca situasi. Sepertinya, adik kecilnya ini menginginkan sweter baru, atau ada sweter yang baru saja meluncur dan menjadi tren sehingga keinginan untuk membeli sudah berada di ubun-ubun.

Itu sih yang dipikirkan Jinwoo. Makanya, lelaki dengan tinggi sedang itu bertanya, “Kamu perlu sweter baru? Memangnya sweter itu sedang tren, ya? Atau uang bulanan kamu sudah habis jadinya memintaku untuk membelikannya?”

Barangkali, anggukan dari kepala Junghee adalah jawaban yang semestinya Jinwoo peroleh alih-alih sebuah gelengan keras yang sekarang justru di tangkap oleh kedua netranya.

“Bukan begitu,” ucap Junghee tampak frustasi, membuat kerutan di dahi Jinwoo semakin dalam. “Masalahnya ada di sini.” Junghee kemudian menyerahkan ponselnya pada Jinwoo yang menerimanya dengan pandangan masih bertanya-tanya. “Coba scroll, deh.”

Jinwoo menurut. Ia mulai men-scroll­ layar ponsel adiknya secara perlahan. Beberapa menit kemudian, lelaki itu memandang adiknya dengan bibir membentuk seringaian.

“Jadi ini masih tentang Mark, ya?”

Junghee tidak mengangguk atau menggeleng. “Lihat lebih bawah lagi coba.”

Jinwoo mengikuti intruksi, matanya kemudian membulat begitu mendapatkan apa yang dimaksud sang adik.

“Jadi kamu memintaku membelikan sweter untuk hal kecil seperti ini?”

Adalah anggukan yang Jinwoo terima. Lelaki itu mengembalikan ponsel pada pemiliknya yang disambut oleh Junghee dengan mata berbinar – setengah memohon. Demi Tuhan Jinwoo benci tatapan yang menjadi jurus ampuh Junghee ketika meminta sesuatu. Ah, sudahlah, toh tidak ada salahnya juga menuruti permintaan sang adik.

“Baiklah, baiklah. Kita beli sweter couple, berfoto bersama lalu memamerkannya di jejaring sosial supaya kamu bisa mengikuti tren.”

FIN.

 

One thought on “PROMPT #7: SWEATER”

  1. WEZZ, JINWOO NGALAHNYA KEBANGETAN ADUH!

    Yaampun, punya kakak kayak Jinwoo gitu gimana nggak seneng coba😩. Udah ngalah, pengertian, sabar; tiap hari nempel terus dah😩. Alhamdulillah, aku juga punya kakak (cewek) yang sebaik Jinwoo:’) Mungkin nanti bisa ya aku minta sama Ibuk utk buatin aku kakak laki-laki (…) /plakk

    Aku suka ini, Kak Nad hehe. Sederhana tapi bikin bahagia /asek. Yasudah, sekian cuap-cuap dari saya. Keep writing, ya kak^^

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s