Eunwoo’s Step

6-11

cr as picture

Cha Eunwoo [ASTRO] ft. Cha Yeseul [OC]

Family, Slice of Life – Drabble – G

“…Lagian, kurasa, kamu memang tidak berbakat untuk hal seperti ini… “

.

.

.

“Hari ini cerah, ya,” ucap Eunwoo seraya menatap gadis yang sedang duduk di seberangnya. Sebuah balasan berupa anggukan diberikan gadis tersebut pada Eunwoo. “tapi tetap saja masih lebih cerah kamu, sih.”

Eunwoo sebenarnya berniat melontarkan sebuah gombalan yang baru saja diajarkan Moonbin dua hari lalu. Alih-alih sebuah pipi yang bersemu merah muda atau lirikan mata yang nakal, Eunwoo justru mendapatkan respon yang kurang menyenangkan.

“Eunwoo, kayaknya kamu harus lebih banyak berlatih lagi, deh. Tadi itu … um, gombalan yang sudah pernah kuterima dari pacarku ketika di sekolah menengah.”

Demi apapun Eunwoo ingin mengubur diri saja atau menutup kepalanya dengan plastik hitam daripada menanggung malu seperti ini. “Kak Yeseul gak bisa kasih respon yang lebih menyemangati atau gimana, gitu?”

Ya, jadi sekarang ini Eunwoo sedang berlatih sebelum menyatakan perasaannya pada salah satu teman sekantornya. Berbekal kakak perempuan yang mau disogok dengan kartu ATMnya, ia pun mulai berlatih dengan Yeseul di halaman belakang.

“Aku ‘kan hanya menyuarakan apa yang ada di otakku. Lagian, beneran, deh, tadi itu benar-benar kurang. Coba pakai cara lain.”

Eunwoo memutar otaknya, ia merenung sebentar, mencari beberapa cara dari buku atau artikel yang pernah di bacanya. Begitu sudah mendapatkan ide, ia lantas mengajak kakak perempuannya untuk kembali berlatih.

“Pastikan yang ini, bagus, ya.”

“Yeseul, bisa minta waktunya sebentar?” ucap Eunwoo pada kakak perempuannya. Laki-laki itu menolak keras untuk menyebutkan nama gadis yang ia suka untuk latihan. Takut nanti menjadi bulan-bulanan kakaknya yang super menyebalkan.

Um, boleh. Ada apa, Eunwoo?”

“Jadi begini, kemarin aku melihat ada kedai es krim yang hari ini akan meluncurkan es krim dengan rasa baru.”

“Ya, lalu?”

“Mau tidak kamu temani aku? Kudengar, kalau yang datang sepasang kekasih bisa dapat semangkuk es krim gratis.”

Bukannya membalas ucapan Eunwoo, Yeseul justru memutar bola matanya, mengembuskan napas kasarnya sebentar, kemudian bersedekap seraya memandang Eunwoo dengan tatapan menghakimi.

“Apa lagi salahku, huh?” Eunwoo menyandarkan punggungnya, meminta penjelasan atas sikap kakaknya yang seperti itu.

“Kurasa kata ‘gratisan’ tadi tak usah disebutkan. Itu menurunkan harga dirimu, Cha Eunwoo.” Yeseul melenggut dua kali. “Ah, sudahlah, lain kali saja kamu menyatakan perasaanmu. Lagian, kurasa, kamu memang tidak berbakat untuk hal seperti ini. Jadi, lebih baik antar aku ke toko buku. Ayo.”

Eunwoo mendengus kesal, “Pergi saja sendiri. Dasar kakak yang tidak berperikemanusiaan.”

FIN.

Iklan

3 pemikiran pada “Eunwoo’s Step

    1. Hai Niswa! Eunwoo emang gitu, ya (semoga gak salfok sama gambarnya wkwk)
      Teman sekantornya itu… ya itu deh pokoknya. Rahasia. (Padahal penulisnya sendiri gak tahu wkwk)
      Makasih sudah mampir, ya, Nis!^^)/

      Disukai oleh 1 orang

  1. Jadi eunwoonya blom nyatain perasaannya ke org yg dia sukai?? itu cuman latihan aja?? wah penasaran nih gimana dia nembak org yg disukai tersebut wkwkwk😁

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s