[Ficlet] When Our Eyes Meet

park-jimin-cute-funny-jimin-favim-com-4153813

by slmnabil

Namun, ada sesuatu tentang masa depan yang tidak akan bisa kau tebak-tebak dan sama sekali melenceng dari perencanaanmu.

*

Jennie tidak begitu paham dengan teori-teori yang ada di dunia. Bahkan detik ini jika kau memintanya menjabarkan bagaimana proses terjadinya alam semesta menurut teori Bigbang, paling-paling ia malah mengatakan bahwa akhirnya mereka merilis full-album di penghujung tahun ini padahal katanya akan dirilis di penghujung tahun sebelumnya. “Otakmu seksi” tidak akan bisa disepadankan dengan Jennie—tidak dalam waktu dekat.

Sebenarnya ia tidak ingin mengeluhkan soal ini, tapi mengingat ia juga merasa dirugikan secara fisik Jennie tidak bisa tidak meributkannya.

Dia bukanlah tipe perempuan yang akan kau perhatikan lamat-lamat dari seberang meja perpustakaan. Yang kau terka-terka siapa namanya, atau kapan ia akan balas memandangmu, atau menyunggingkan seulas senyum padamu. Jennie merasa kalau dirinya serba biasa-biasa saja. Secara fisik dan psikis berada di batas rata-rata.

Kesulitan berada di posisi ini adalah: Jennie harus selalu menjadi orang yang mengawali segalanya. 1) Kenalan baru yang pertama kali mengucap sapa, 2) memusatkan perhatian kepada pria yang ditaksirnya diam-diam, dan 3) menanyakan merk produk kecantikan yang dipakai teman sekelas yang bahkan tidak menyadari eksistensinya. Pokoknya segala sesuatu yang mengharuskannya melakukan pendekatan awal.

Jennie hampir selalu menderapkan langkah pertama—bahkan ia sudah terbiasa—namun, khusus yang satu ini dia memilih angkat tangan: melakukan pendekatan pada Park Jimin.

Jennie tahu berapa langkah yang dibutuhkan untuk sampai di meja Park Jimin tengah membaca. Ia hafal bagaimana cara menyapa orang untuk pertama kali. Jennie paham ia menaruh hati pada Jimin, juga kenyataan bahwa Jimin tidak akan merasakan perasaan yang sama. Mereka bahkan tidak saling mengenal.

Namun, ada sesuatu tentang masa depan yang tidak akan bisa kau tebak-tebak dan sama sekali melenceng dari perencanaanmu. Contohnya saja, ketika Jennie akhirnya mampu menengadahkan kepalanya untuk menatap Jimin, dan ternyata lelaki itu sudah menatapnya duluan.

—end

Hasil gambar untuk the best feeling is when you look at her and she is already staring

Iklan

10 pemikiran pada “[Ficlet] When Our Eyes Meet

  1. NABIL!
    YUHU INI APA JIMIN-JENNIE KENAPA HARUS MEREKA? KENAPA AKU SUKA SEKALI HUHU JJ KAPELKU ❤

    Astaga aku mau ketawa bagian ngebahas bigbang astaga tolong aku terjungkal 😅
    Dan aku suka sekali bagian ending HAHAHA PARK JIMIN BERUNTUNGLAH KAU DISUKAI JENNIE DAN APA PULA SEORANG JIMIN JADI SOK COOL BEGINI

    keceh bil as always ya huhu btw aku rindu /plak
    kip writing ya say ❤

    Suka

  2. KAJUL KAJUL KAJUL! (iya harus tiga kali)
    YA KAN? PENGEN NYATUIN MEREKA BERDUA JUGA KAN? YES ADA PENDUKUNG ❤

    soalnya sebel kan made katanya mau rilis taun kemaren, eh taunya nunda setaun, tapi emang sih YG jan dipercaya sebelum ada teaser xd MASA NABIL SAKING PENGENNYA NULIS PAKE JIMIN TIAP MEREM MAU TIDUR YANG KEBAYANG JIMIN TERUS KAK? JADI YHA LAHIRLAH FF INI, DAN INI ORANGNYA GAMAU TAU POKONYA HARUS KUL JIMINNYA EHE 😄

    I'M SUPER EXCITED AND MISS TO SEE U TOO KAAA ❤ Makasih sudah mampir yha ❤

    Suka

  3. Haloo Nabil! Aduhhhhh ini whyyyyy whyyy ini aku banget fix astaghfirullah ((sayang cowonya bukan Jimin)) hahahha sori curhat dikit.

    Maksudnya yang aku banget tuh ‘menjadi orang yang harus mengawali duluan’. Menyapa duluan, ngajak omong duluan, fallin’ in love duluan, kalo salah minta maaf duluan ((yaiyalah)) hahahah kan sebel masa semuanya aku duluan. Coba dibalik, beuhh om sangkakala om ((heh gak jangan dulu))

    –batas curcol–

    Hoho Jimin Jennie aku kebayangnya Jimin Myself ((delusi akut)). Endingnya euy mantap jiwa staring first eaakk melting mendadak itu si Jennie-aku- haha

    Goodlah Nabil luv you ♡♡

    Disukai oleh 1 orang

    1. halo! kayanya kita belum kenalan deh hehe, nabil 99L 🙂 salam kenal
      gapapa kooo nabil suka baca curhatan, berarti ceritanya realistis wkwkwk 🙂 asik banget ya endingnya? emang itu yang ngepost kata-kata he’s already staring harus banget dikasi penghargaan heuheu xd

      makasiih ya sudah bacaaaa ❤

      Suka

  4. aku lagi nabil hahaha oke aku ngaku sebenere udah baca tulisanmu dari kemarin cuma belum sempet komen huhu maafkeun. but, aku bersikukuh ngga mau jadi silent reader, maka kubalik lagi 😀

    di awal aja udah mengundang tawa yaa bikos teori bigbang bisa nyasar ke full album bigbang. bisa bisanya kamu bil kepikiran ini. jooss!
    oke, dan aku ngerasa ini aku banget gitu ya: 1) Kenalan baru yang pertama kali mengucap sapa, 2) memusatkan perhatian kepada pria yang ditaksirnya diam-diam, hahaha. thanks loh bil, thanks! :-*

    oke, bil. keep writing yaa! aku sukak tulisanmu. iluvu~

    Disukai oleh 1 orang

    1. Yes! Yeoksi kak ani, harus sekali dicontoh oleh nabil dan pembaca-pembaca yang lain 😀

      Hehe, habis gimana fangirl mah bisanya protes doang wkwk xd iya kan ka? Orang-orang seperti kita harus jadi prolog terus, tapi ada faedahnya sih haha ((pembelaan diri))

      Makasiii kak anii suda mampir ❤ luv u 2 ❤

      Disukai oleh 1 orang

  5. NABIIIILLLLL YAMPUN KUTERPERANGAH SETELAH NGAKAK :”D ucuw banget yawla jimin cimit cimitqu jadi sok cool begini ugggghhh 😂
    Btw ini aku washfa yg ganti username :v begitu labilnya diri ini sampe2 belom menetapkan username mana yg mau dipake 😃
    Oke malah jadi curcol—

    Pokoknya kusuka pairing ini demi apapun dan kuharap nabil bakal ngelanjutin jalan cerita mereka sampe ntaaaaaar 😘
    Udahlah kubanyak bacot bubye baby nabil ^^

    Disukai oleh 1 orang

    1. KAK WASHFAAAAAAAAAA!!! iya jimin kali kali yang rada cool dikit lah biar adem wahaha 😄 gapapa kaa, kusenang membaca curcol kok 😀

      yeeees ada simpatisan jimin jennie lagi a6 bgt wkwk 😀 makasih kak washfaa sudah membaca ❤

      Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s