Two Sides of Missunderstanding

jun momo ff-01

Two Sides of Missunderstanding

SEVENTEEN’s Jun & Twice’s Momo | Romance | G | 2 in 1 Drabble

by rinchuwin

=====

Namanya Jun, ketua OSIS yang terkenal dengan sifat dingin dan pesonanya. Semua siswi menyukainya karena ia sangat keren walaupun tidak pernah tersenyum. Tetapi hari ini pesonanya luntur.

Namanya Momo, seorang gadis yang selalu ceria. Tiada hari tanpa tawa. Dan tentunya tiada hari tanpa fangirling Taecyeon 2PM. Tetapi hari ini ia lebih banyak diam.

Lantas, ada apa dengan mereka?

.

.

.

.

.

A Boy with a Candy Laugh

[Momo’s PoV]

===

Akhir-akhir ini, Jun selalu muncul di pikiran Momo.

Momo menolak untuk memahami kenapa ia selalu memikirkan Jun. Bahkan Momo membantah saat Nayeon bilang kalau ia telah jatuh cinta pada Jun.

“Bagaimana bisa aku jatuh cinta pada lelaki yang bahkan tidak pernah tersenyum?! Aku ini kan istrinya Taecyeon-oppa!” Itulah kata-kata yang Momo lontarkan setiap Nayeon mencurigainya.

Tetapi perasaan memang tidak bisa dibohongi. Ia enggan mengakuinya. Sebenarnya Momo telah jatuh cinta pada Jun.

Momo berbohong pada Nayeon tentang Jun yang tidak pernah tersenyum. Momo masih ingat betul kejadian di kantin sekolahnya beberapa hari lalu. Waktu itu Momo sedang bercanda dengan Nayeon. Lelucon itu sangat lucu hingga membuatnya tertawa lebar. Lalu Momo tidak sengaja melihat Jun yang duduk beberapa meja dari mejanya.

Jun tertawa padanya.

Saat itu napas Momo seakan berhenti.

Jun tertawa? Ketua OSIS yang sangat dingin bisa tertawa?

Mulai saat itu, Momo selalu mencari informasi tentang Jun. Seperti apa dirinya yang sebenarnya? Apa yang ia sukai? Apa yang tidak ia sukai? Seperti apa tipe idealnya? Apakah hanya Momo yang pernah melihat tawanya?

Kenapa Jun tertawa pada Momo?

Apa Jun juga suka Momo?

Semua ingin Momo ketahui.

Walaupun sifat Jun terkenal sangat dingin, ia mempunyai senyum dan tawa yang manis. Momo telah jatuh pada tawa Jun yang begitu manis bagai permen.

Sayangnya Momo tidak ingin jatuh terlalu dalam pada Jun.

Momo memang menyukai tawa Jun. Kenyataan bahwa tawa manis itu selalu ditunjukan pada satu orang yaitu Jung Yerin, perempuan yang selalu pulang bersama dengan Jun, membuatnya menyerah.

Rasanya Momo ingin diam seharian.

Jadi, seharusnya Momo mengatakan ini pada Nayeon:

“Bagaimana bisa aku jatuh cinta pada lelaki yang hanya memberikan tawa manisnya pada kekasihnya?!”.

.

.

.

.

.

The Unique Girl

[Jun’s PoV]

===

Akhir-akhir ini, seseorang selalu muncul di pikiran Jun.

Gadis itu memang manis dan memiliki rambut yang bagus. Tawanya membuat Jun ingin tersenyum sangking manisnya. Rambut pirangnya membuat ia terlihat seksi.

Awalnya, Jun pikir gadis itu adalah orang eksis yang hanya berteman dengan orang-orang eksis. Jun berpikir seperti itu karena gadis itu cantik.

Ternyata Jun salah.

Gadis yang ia pikirkan bukan eksis, melainkan aneh. Ia banyak dikenal orang karena keanehannya yang membuat orang menjadi senang dengannya. Termasuk Jun.

Jun masih ingat betul kejadian di kantin sekolahnya beberapa hari lalu. Waktu itu ia sedang menenangkan dirinya yang stress akan ujian Matematika di kelasnya. Ia sedang menunggu jus buah pesanannya datang. Lalu ia tidak sengaja mendengar sebuah tawa yang sangat keras.

Karena penasaran, Jun mencari sumber dari tawa itu. Ternyata tawa itu berasal dari dua perempuan yang duduk beberapa meja dari mejanya. Ia memperhatikan kenapa mereka bisa tertawa keras.

Lalu Jun melihat gadis itu. Tertawa sangat lebar. Membuat Jun tertawa juga. Ia tidak mengerti kenapa ada perempuan yang tertawa sangat lebar. Apa ia tidak takut dianggap aneh? Biasanya perempuan selalu bersikap feminin dan anggun. Tapi gadis itu berbeda. Ia sangat unik.

Itulah pertama kalinya Jun mengenal sisi lain dari gadis itu.

Mulai saat itu, Jun diam-diam mencari informasi tentangnya. Siapa namanya? Apa yang ia sukai? Apa yang tidak ia sukai? Seperti apa tipe idealnya? Apa Jun termasuk tipenya?

Dan ternyata tipe idealnya sangat tinggi!

“Hirai Momo?” tanya Yerin, sepupunya, saat mereka pulang sekolah bersama.

“Hm,” Jun mengangguk malu. Gadis itu bernama Momo. Gadis jepang itu telah menarik perhatiannya. Menurutnya Momo bukan aneh, melainkan unik.

“Kamu suka Momo?”

Sayangnya Jun tidak ingin jatuh terlalu dalam pada Momo.

“Bagimana bisa aku jatuh cinta pada perempuan unik yang hanya suka dengan oppa-oppa korea?!”.

Ya, sangking uniknya, Momo menganggap idolanya adalah kekasihnya bahkan suaminya.

Pesona Jun telah luntur.

Jun kalah telak.

.

.

.

.

.

Di dua tempat yang berbeda, Nayeon dan Yerin menatap kesal pada temannya dan sepupunya yang patah hati. Yang satu menjadi pendiam dan yang satu kehilangan pesonanya. Mereka berdua tidak tahan mengetahui kesalahpahaman yang terjadi antara Momo dan Jun.

Maka, masing-masing Nayeon dan Yerin mengatakan ini pada Momo dan Jun:

“Bodoh! (Jun / Momo) suka padamu, tau!”

Kkeut.

Salam kenal, aku author baru! Panggil aja rinrin. Terima kasih sudah membaca! 🙂

Iklan

2 tanggapan untuk “Two Sides of Missunderstanding”

  1. halo rinrin (bukan kakak kan? kalo kakak maaf banget :3) ^^ salam kenal aku liana 95 line.
    kok kocak sih nih dua orang jadinya disatukan oleh ngakaknya mbak momo. pasangan aneh bersatu! walaupun junnya agak ooc sih kalo dibikin jadi ketos yg dingin karena dia kan alay/? tapi ganteng tak apalah.
    koreksi dikit, sangking itu tidak baku, bakunya saking. terus saran aja sih, tulisannya dijustify (kalo mode dashboard pake shift+alt+j) biar lebih enak dibaca
    keep writing!

    Suka

Leave Your Review Here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s